
Hari ini robert bangun sangat pagi.
Entah mengapa hari ini robert sangat bersemangat.
Robert mengambil ponselnya lalu menelpon seseorang.
Saat panggilan tersambung.
"Halo mark".sapa robert pada mark diseberang sana.
"......
"Apa semua berkas mengenai pengalihan nama cafe itu sudah kau urus mark?".tanya robert.
"......
"Bagus. Antar berkas itu kekantor pagi ini"
ucapnya lalu mematikan ponselnya.
Senyum robert tak pernah luntur dari wajahnya.
"tunggu aku gadis ******".ucap robert dalam hati.
Di Kantor Energy Stuart Corp
Tampak seseorang masuk kedalam gedung pencakar langit dan diikuti oleh asistennya.
Siapa lagi kalau bukan Robert A. Stuart.
Robert melangkah dengan sangat elegan masuk kedalam gedung tersebut dengan senyum yang tak pernah luntur sedari tadi .
Karyawan yang melihat robert tersenyum semuanya terkejut. Karena selama mereka bekerja dengan robert, ini pertama kalinya mereka melihat seorang robert TERSENYUM.
Dan yang lebih mencengangkan adalah untuk pertama kalinya robert menyapa para karyawan yang melintas didepannya.
Sambil terus tersenyum dan melangkah robert masuk kedalam lift khusus untuk dirinya yang langsung terhubung dengan ruangannya.
Saat robert sudah masuk kedalam lift, semua karyawan berbisik-bisik membicarakannya.
"Kesambet apa bos kita hari ini?".tanya salah satu karyawan.
"jangan-jangan bos kita salah makan nggak? dari masuk hingga sampai naik lift senyumannya tak pernah luntur".kata karyawan lain.
"selama aku bekerja disini aku tak pernah melihat bos tersenyum seperti tadi. Ternyata kalau bos tersenyum, dia manis juga ya".ucap salah satu karyawan wanita.
Dan banyak lagi pertanyaan - pertanyaan yang keluar dari mulut para karyawan robert.
Karena mereka semua heran, apa yang terjadi dengan robert sehingga ia berubah hari ini.
Saat robert sampai di dalam ruangannya.
"Mana berkas yang aku minta tadi mark?".tanya robert masih tetap tersenyum.
"ini".jawab mark sambil menyerahkan sebuah berkas.
Robert membaca isi nya dan tersenyum lalu setelahnya robert menutup berkas itu dan membuka laptopnya untuk mengerjakan suatu pekerjaan.
Mark yang sedari tadi berdiri diam dan sangat penasaran akan perubahan sikap robert, akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.
"Boleh aku bertanya bos".ucap mark.
"Sudah berapa kali aku bilang, jangan....".ucapan robert terpotong oleh mark.
"terlalu formal jika kita sedang berdua".ucap mark melanjutkan perkataan robert. Mark sudah terlalu sering mendengarnya.
Robert hanya tersenyum mendengar perkataan mark. Karena terlalu sering mengucapkan itu, mark sampai hafal kata-katanya.
"Aku sudah hafal dengan kata-kata itu, bahkan rasanya aku sudah bosan mendengarnya".ucap mark malas.
Robert hanya tertawa. Entah mengapa hari ini ia hanya ingin tersenyum dan tertawa.
"Apa yang tadi ingin kau tanyakan mark?".tanya robert kembali.
"Sedari tadi aku melihatmu selalu tersenyum dan yang lebih mengejutkan lagi tadi seorang ROBERT ALEX STUART menyapa para karyawan ???".ucap mark sedikit menegaskan saat menyebut nama robert.
"jangan pernah sembarangan menyebut nama tengahku mark".ucap robert dingin sambil menatap tajam kearah mark.
Mark yang paham maksud robert hanya bisa terdiam.
"Kau membuat mood ku buruk mark".ucapnya lagi.
"Bukankah kau menginginkan aku kembali seperti diriku yang dulu?? Lalu mengapa sekarang kau pertanyakan perihal perubahanku".tanya robert kembali.
"Bukan begitu aL, aku hanya ingin tau . Apa yang membuatmu berubah seperti ini?".tanya mark masih penasaran akan perubahan robert.
"Nanti kau juga akan tau mark".balas robert singkat sambil tersenyum.
"apa yang membuatnya berubah seperti ini?? apakah ini semua ada hubungannya dengan wanita itu??".tanya mark dalam hati.
__ADS_1
"Baiklah. Aku ingin mengerjakan masalah cafe ini dan memberitahukan bahwa nanti kau akan berkunjung kesana. Kalau kau memerlukan sesuatu hubungi aku segera".ucap mark lalu keluar dari ruangan robert.
Setelah kepergian mark, robert langsung mengerjakan pekerjaannya yang tersisa.
Karena setelah ini ia akan bersenang-senang dengan tikus kecilnya.
Tanpa robert sadari, hanya memikirkan itu saja ia jadi senyum- senyum sendiri .
Tak terasa waktu sudah menunjukkan siang hari, Robert berencana ke cafe untuk memperkenalkam dirinya sekaligus memberi tikus kecilnya kejutan.
Robert keluar dari kantornya dan menuju ke tujuannya yaitu cafe.
Saat diperjalanan robert memikirkan rencana apa yang akan ia lakukan untuk tikus kecilnya.
"Bagaimana reaksi gadis itu jika bertemu denganku ya, dan apa pendapatnya jika aku yang sekarang menjadi atasannya".gumam robert.
Memikirkan itu semua membuat robert tersenyum, tak sadar akhirnya robert sampai didepan cafe tersebut.
Sebelum turun robert melihat penampilannya dikaca.
"apakah penampilanku sudah oke. Apakah pakaian yang aku kenakan hari ini sudah oke. Tampangku udah oke kan?" tanyanya pada dirinya sendiri sambil melihat tampilannya di cermin.
Entah mengapa robert ingin terlihat sempurna didepan karyawan-karyawan barunya atau terlihat sempurna didepan wanita itu.
Padahal selama ini robert dikenal sebagai orang yang tidak pernah mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi hari ini dia sangat berbeda. Apa karna gadis itu.
"Nggak mungkin. Ngapain aku harus terlihat sempurna didepan gadis itu. Tak penting".katanya mengelak akan pemikirannya sendiri.
Akhirnya robert keluar dengan gaya khasnya.
Berjalan dengan gaya angkuhnya, robert masuk kedalam cafe tersebut.
Ternyata didalam sudah ada mark sang asisten.
"Selamat siang bos".sapa mark saat melihat robert masuk.
"Apa kau sudah mengumpulkan semua karyawan?".tanya robert tanpa membalas sapaan mark.
"Belum bos, karena sebagian dari mereka masih mengerjakan pekerjaan. Dan juga masih ada sekitar 7 orang lagi yang belum datang. Ketujuh orang itu masuk shift siang jam 2 nanti bos".jawab mark menjelaskan.
"Baiklah. Sekarang kumpulkan semuanya. Saya mau melihat karyawan-karyawannya".ucap robert .
"Baik bos. Silahkan anda menunggu diruangan anda bos. Jika sudah berkumpul semua, saya akan memanggil anda".ucap mark.
Mark pun berjalan terlebih dahulu memberi arahan kepada robert dimana ruangannya.
Setelah sampai robert masuk kedalam ruangan dan mark pun pergi untuk mengumpulkan para karyawan.
"Bahkan dapur dikantor ku 2 kali lipat lebih besar daripada ruangan ini".ucapnya mengejek .
Beberapa menit kemudian datanglah mark keruangan robert memberitahukam bahwa semua karyawan sudah berkumpul.
Semua karyawan sudah berkumpul di ruangan khusus untuk melakukan pertemuan di cafe itu.
Saat semua karyawam sedang berbisik-bisik membahas siapa bos mereka yang baru.
Tiba-tiba mereka mendengar suara sepatu yang beradu dengan lantai, seketika mereka semua terdiam dan melihat kearah sumber suara.
Dan muncul lah sosok seorang pemuda yang sangat dikenal di newyork.
Muncul lah robert dengan gaya angkuhnya dan berdiri didepan mereka semua.
Semua karyawan masih termenung, ternyata yang akan menjadi atasan mereka adalah orang terkaya di newyork.
"Eheemm".ucap robert memecahkan lamunan mereka semua.
Semua karyawan pun tersadar dari lamunan mereka.
"Perkenalkan saya adalah Robert A. Stuart. Kalian pasti sudah tau siapa saya. Sekarang cafe ini sudah menjadi milik saya dan mulai sekarang cafe ini berjalan dibawah pimpinan saya dan dibawah peraturan saya".ucapnya tegas dengan tatapan dinginnya seperti biasa.
Semua karyawan merasakan aura intimidasi dari robert.
Robert memperhatikan semua karyawan, dan ia tidak menemukan tikus kecilnya.
"Kemana dia?".pikir robert.
"Siapa disini yang bertugas sebagai kepala cafe atau penanggung jawab di cafe?".tanya robert.
Majulah seorang pria tinggi berkulit putih dan pria itu berjalan kearah robert.
"Saya penanggung jawab cafe ini tuan, nama saya bryan". ucap pria itu.
"Ada berapa anggota di cafe ini?.tanya robert.
"Semuanya ada 15 anggota tuan. 6 Pria dan 9 wanita.Terbagi 2 shift. 8 orang shift pagi dan 7 orang shift siang hingga malam".ucap bryan menjelaskan.
"Baiklah. Saya tipe orang yang tidak suka ada kesalahan sedikitpun . Jadi ingat ini baik-baik. Jika kalian melakukan satu kesalahan, maka kalian akan menerima konsekuensinya. Jadi jangan melakukan satu kesalahan pun".ucapnya tajam .
Semua karyawan tertunduk takut melihat tatapan tajam dan perkataan tajam sang bos.
__ADS_1
"Apa kalian tidak punya mulut untuk menjawab?".bentaknya.
"Mengerti bos".ucap mereka semua.
Setelah itu robert pergi menuju ruangannya dan diikuti mark dari belakang.
Setelah kepergian robert, barulah semua karyawan bisa bernafas lega.
"Hari-hari kita pasti akan seperti dineraka memiliki bos seperti dia".ucap salah seorang karyawan pria.
"Sepertinya aku tak akan betah bekerja disini".ucap yang lain.
"Meskipun tatapannya tajam tetap masih tampan".puji salah seorang karyawan wanita.
Sedangkan salah seorang wanita masih terdiam dengan pemikirannya.
"kamu sekarang lagi apa? ternyata penggantimu orang yang sangat kejam".ucap issy dalam hati.
Tak terasa akhirnya pergantian shift.
Saat issy lagi bersiap-siap untuk pulang. Tiba-tiba tangannya ditarik oleh seseorang dan ternyata itu adalah angel.
"Angel, aku kirain siapa tadi".ucapnya kaget.
"Hehehe maaf ya aku ngagetin kamu".ucapnya sambil nyengir.
"issy bos baru kita seperti apa? Aku dengar katanya bos kita tampan".tanya angel penasaran.
"Iya memang tampan. Malahan sangat tampan".ucap issy jujur . Karena robert memang sangat tampan meskipun berbanding terbalik dengan sifatnya.
"Wah berarti setiap hari bakal cuci mata dong kita".ucap angel berusaha menggoda issy.
"cuci mata??yang ada sakit mata lihat tatapan matanya yang tajam seperti pisau".ucap issy dalam hati.
"woi kenapa bengong".ucap angel karena issy termenung.
"Bos kita yang baru memang tampan tapi sayang tatapan nya tajam kali. Sepertinya orangnya galak" ucap issy sambil berbisik di akhir kalimat.
Angel termenung mencerna perkataan issy.
Tiba-tiba ada suara yang memecahkan lamunannya.
"Angel, kamu dipanggil bos diruangannya".ucap salah satu temannya.
"Ada apa?".tanya angel.
"Nggak tau".ucapnya langsung pergi.
"Kira-kira ada apa ya bos manggil aku?".tanya angel pada issy.
Issy hanya menggeleng kan kepala.
Saat angel ingin melangkah, tiba-tiba perkataan issy membuatnya takut.
"Kamu hati-hati ya ngell, jangan sampai buat kesalahan. Tadi bos itu bilang dia nggak suka sama yang namanya kesalahan. Jika ada kesalahan kita akan mendapat konsekuensinya".ucap issy memperingati.
Angel menelan ludahnya kasar. Sambil berjalan menuju ruangan sang bos. Angel tak hentinya berucap dalam hati.
"tuhan selamatkan aku dari segala kesalahan. Mudah-mudahan bos baru ini tidak seperti yang mereka bilang".ucapnya berulang kali sebagai mantra untuk memberanikan dirinya.
Sampai didepan pintu ruangan, angel tidak langsung mengetuk pintu.
Angel menarik nafas panjang, entah mengapa ia sangat takut.
Setelah merasa cukup, angel pun mengetuk pintu ruangan.
Tok tok tok
"Masuk" .ucap orang yang ada didalam.
Angel masuk dengan rasa cemas. Angel berjalan pelan kearah robert.
Robert duduk membelakangi angel sehingga angel tidak bisa melihat wajah bos barunya.
"kenapa ia harus duduk membelakangi aku sih. Kan jadi nggak bisa lihat wajahnya".gerutu angel dalam hati.
Dengan memberanikan diri. Angel bertanya.
"Bos memanggil saya? Apa ada yang bisa saya bantu?".tanya angel sedikit gugup sambil menundukkan kepalanya.
Karena saat memasuki ruangan ini, angel merasakan aura intimidasi yang sangat kuat.
Angel masih menundukkan kepalanya sampai sebuah suara membuatnya mendongakkan kepala.
"Senang bertemu denganmu lagi nona".ucap robert sambil menyeringai melihat angel.
Angel seketika membulatkan mata melihat orang yang ada didepannya.
"*Masalah apalagi ini".ucapnya dalam hati.
__ADS_1
"welcome my world angel".ucap robert tersenyum menakutkan*.