Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Apakah Sesakit Ini


__ADS_3

Robert keluar dari restaurant yang sama dengan angel dan mark.


Orang yang mengepalkan tangannya melihat kedekatan angel dan mark tadi adalah robert.


Robert masuk kedalam mobilnya dan membanting pintu mobil dengan kasar.


"Shit".umpat robert.


"Mengapa mereka harus berada disini. Membuat mood ku hancur".ucap robert menahan amarah.


"Mengapa mereka semakin dekat".gumamnya mengingat kembali kebersamaan mark dan angel saat di restaurant tadi.


"Shit. Gadis itu benar-benar membuatku muak. Aku akan membuat gadis itu menderita".ucap robert dengan seringai nya.


Robert kembali masuk kedalam restaurant tersebut setelah menetralkan kembali emosinya.


Robert melihat dari kejauhan kedekatan antara mark dan angel.


Robert mengepalkan kedua tangannya didalam saku celana menahan amarah.


Entah mengapa melihat angel dekat dengan pria lain membuat robert terbakar emosi.


Robert perlahan berjalan menuju kearah dimana angel dan mark duduk.


Tampak angel dan mark belum sadar bahwa robert mendekat kearah mereka.


Angel dan mark masih asyik bergurau, saling melemparkan candaan dan tertawa bersama.


Melihat itu semua, ada sesuatu dalam diri robert ingin keluar dan memberontak untuk melampiaskan kemarahannya.


"Sabar. Sekarang aku harus sabar. Setelah ini gadis itu akan membayar semua nya".ucap robert dalam hati.


"Mark".sapa robert saat sudah sampai dimeja mereka.


Mark dan angel terkejut saat melihat robert ada didepan mereka.


"aL".ucap mark terkejut.


"Aku dengar hari ini kau izin tidak masuk. Aku kira ada urusan mendesak ternyata ini urusan yang membuat kau izin bekerja hari ini".ucap robert sinis sambil melihat angel seolah mengejek.


Angel yang ditatap seperti itu merasa terhina.


Lalu angel beralih memandang kearah mark berusaha meminta penjelasan.


"Mark". panggil angel pelan.


Mark menoleh kearah angel dan menganggukkan kepala seolah berkata kau tenang saja.


"Ada apa aL, mengapa kau ada disini?".tanya mark menatap kearah robert.


"Apa kau lupa mark siapa pemilik dari restaurant ini?".tanya robert tersenyum meremehkan.


Mark terdiam saat teringat kalau restaurant ini milik robert.


"Astaga mengapa aku bisa lupa kalau ini milik robert . Mengapa aku menanyakan hal yang bodoh".ucap mark dalam hati.


Melihat mark terdiam, robert tersenyum penuh kemenangan.


Lalu robert beralih menatap kearah angel.


"Dan kau gadis pembuat onar. Mengapa kau ada disini?".tanya robert kepada angel.


"Cukup aL".ucap mark tak terima dengan perkataan robert.


"Aku sedang tidak berbicara padamu mark".ucap robert dingin.


Lalu robert kembali menatap kearah angel yang masih terdiam.


"Jawab. Apa yang kau lakukan disini. Apa kau sedang menggoda mark agar kau bisa makan ditempat mewah seperti ini".tanya robert dengan sinis kepada angel.


"Cukup aL. Aku yang mengajak angel kemari. Jadi jangan mengatakannya seperti itu".jawab mark.

__ADS_1


"Sejak kapan kau menjadi juru bicara gadis ini mark?".tanya robert santai.


"Bukan seperti itu aL. Tapi kau sudah sangat keterlaluan".jawab mark membela angel.


"Cukup mark. Lebih baik kau kekantor sekarang".ucap robert tak terbantah.


"Tak bisa seperti itu aL. Hari ini aku sudah meminta izin untuk tidak bekerja".jawab mark tidak suka dengan keputusan robert.


"Disini siapa bos nya mark?".tanya robert dingin.


"Tapi aL....".ucapan mark terpotong oleh robert.


"Kau tau aku tak suka mendengarkan alasan mark. Jika kau lebih memilih bersama gadis ini. Maka kau bisa memberikan surat pengunduran dirimu dikantor besok pagi".Ucap robert pada mark.


Mark terdiam mendengar perkataan robert.


Sementara angel membelalak kan mata mendengar perkataan robert.


"Astaga apa yang terjadi. Jangan sampai mark di pecat karena diriku".ucap angel dalam hati.


Melihat tak ada jawaban dari mark, robert kembali berkata.


"Baiklah jika memang kau lebih memilih gadis ini. Aku tunggu surat pengunduran dirimu besok pagi mark".ucap robert lalu berbalik hendak pergi. Tapi tiba-tiba suara angel membuat robert berhenti.


"Tunggu tuan".ucap angel bersuara setelah terdiam melihat perdebatan antara mark dan robert.


Robert berbalik melihat kearah angel.


"Apa yang ingin kau katakan".tanya robert.


"Maafkan jika saya membuat masalah diantara kalian tuan. Saya tidak bermaksud untuk membuat masalah. Saya mohon jangan pecat mark. Ini semua kesalahan saya.


Saya meminta mark untuk menemani saya hari ini. Saya yang menyuruhnya untuk izin hari ini. Ini semua salah saya bukan salah mark. Jadi saya mohon tolong pertimbangkan lagi keputusan anda".ucap angel berbohong.


Padahal faktanya mark lah yang mengajak angel.


Tapi angel tak ingin mark kehilangam pekerjaan karena dirinya.


"Tapi ngell".ucapan mark terpotong oleh angel.


"Sudahlah mark. Kau tak perlu menutupinya. Aku tak ingin kau menanggung semua masalah yang aku buat".ucap angel memberi pengertian pada mark.


"Sekali lagi maafkan saya tuan. Ini semua murni kesalahan saya".ucap angel menatap kearah robert.


"Baguslah jika kau menyadari kesalahanmu".jawab robert senang melihat angel begitu pasrah.


"Kalau begitu kembalilah kekantor sekarang mark".ucap robert pada mark.


"Baiklah".jawab mark singkat.


"Ayo angel aku antar kau pulang".ucap mark menarik tangan angel untuk beranjak pergi.


Robert yang melihat itu seketika panik.


"Jika gadis ini pulang. Sia-sia usaha aku membuat mark pergi dari sini. Aku belum puas menyakiti gadis ini. Apa yang harus aku lakukan".ucap robert dalam hati sambil memikirkan alasan yang tepat.


"Tunggu mark. Aku menyuruhmu untuk pergi kekantor sekarang bukannya mengantar gadis ini".ucap robert.


"Kau tak bisa memaksa aku seperti ini aL. Aku yang membawa angel kemari. Jadi aku yang akan mengantarnya pulang".Jawab mark mulai emosi.


"Terserah kau mark. Jika kau tak kekantor sekarang lebih baik kau tak perlu lagi datang".jawab robert berusaha mengancam.


"Aku yakin gadis ini pasti akan memaksa mark untuk kekantor. Kita lihat saja mark, siapa yang akan menang".ucap robert penuh kemenangan dalam hati.


"Cukup. Mark lebih baik sekarang kau kembali kekantor. Jangan pikirkan aku mark, Aku bisa pulang sendiri".ucap angel pada mark.


"Tak bisa seperti ini ngell. Aku harus bertanggung jawab mengantarkan mu sampai kerumah".ucap mark berusaha membuat angel mengerti.


"Tak apa mark. Lebih baik sekarang kau kekantor. Aku akan pulang sendiri. Nanti jika sudah sampai kerumah, aku akan mengabarimu".jawab angel lembut memberi pengertian pada mark.


Setelah berpikir, akhirnya mark setuju.

__ADS_1


"Baiklah. Kau hati-hati dijalan. Jika ada apa-apa segera hubungi aku".ucap mark seraya memegang tangan angel.


Robert yang melihat itu seketika terbakar api cemburu.


Tanpa sadar robert memegang gelas milik angel hingga pecah dan mengeluarkan banyak darah.


Angel yang melihat itu seketika mendekat kearah robert dan melihat luka ditangan robert.


"Astaga darahnya banyak sekali".ucap angel tanpa sadar memegang tangan robert.


Robert terpaku melihat reaksi angel yang begitu panik melihat darah mengalir dari tangannya.


Angel melihat kearah mark dan berkata.


"Pergi lah mark. Aku bisa jaga diri. Aku akan menghubungimu. Aku tak ingin masalah ini menjadi lebih buruk . Aku mohon dengarkan perkataanku kali ini mark".ucap angel memohon.


Angel tak ingin masalah ini semakin panjang.


Akhirnya mark pun setuju dengan perkataan angel.


"Baiklah. Jika sudah sampai rumah kabari aku".Ucap mark lalu meninggalkan mereka berdua.


Sekarang tinggal angel dan robert.


Angel berdiri dan berjalan kearah salah satu pelayan untuk meminta perlengkapan P3K.


Angel melangkah kearah robert sambil membawa perlengkapan P3K.


Dengan telaten angel membersihkan dan mengobati luka ditangan robert.


Robert hanya diam memperhatikan angel yang mengobati lukanya.


"Sudah selesai".ucap angel tanpa sadar.


Saat angel mendongak kan kepala mata angel bertemu dengan mata robert.


Untuk beberapa detik mereka masih terdiam saling pandang.


"Ehem".ucap robert yang tersadar terlebih dahulu.


Angel yang tersadar dari lamunan pun berusaha menetralkan keadaanya.


"Kau tak perlu sok baik didepanku. Aku tak membutuhkan pertolongan dari gadis sepertimu".ucap robert sombong.


Angel yang mendengarkan perkataan robert hanya tertunduk sedih.


"Maaf jika saya salah. Tapi saya tidak ada niat apa-apa, saya melakukannya murni karena saya ingin menolong. Maaf jika memang tuan menganggap saya seperti itu".ucap angel sendu.


Setelah itu angel membereskan peralatan P3K dan memberikan kepada seorang pelayan yang ada disana.


Angel lalu kembali lagi ketempat dimana robert berada.


Angel mengambil tas nya dan berniat pergi dari hadapan robert.


Angel sudah tak tahan berada disini bersama robert.


Saat angel melangkah.


"Tunggu".ucap robert.


Angel berhenti tetapi masih tetap membelakangi robert.


"Biar aku mengantar mu pulang. Anggap saja ini sebagai bentuk terima kasih dariku karena kau sudah mengobati lukaku".ucap robert.


Mendengar itu, angel pun berbalik menghadap kearah robert.


"Sebelumnya terima kasih atas kebaikan anda. Tapi saya tak ingin merepotkan anda. Jadi terima kasih". ucap angel tersenyum dan melangkah pergi.


"*Mengapa sesakit ini mendengar perkataan darinya. Apakah begini rasanya sakit hati yang diberikan oleh orang yang kita kagumi".ucap angel dalam hati sambil melangkah pergi.


"Jika aku tau akan sesakit ini. Aku tak akan pernah mau mencoba".ucap angel lagi dan selanjutnya hanya air mata yang menemani angel*.

__ADS_1


__ADS_2