
Sementara di lain tempat, tampak robert berdiri di depan pintu kamar nya.
Ada rasa ragu dalam diri robert untuk membuka pintu kamar nya.
Untuk beberapa saat robert berhenti di depan pintu kamar nya dan menghela nafas sebentar lalu setelah nya robert masuk ke dalam kamar nya .
Robert membuka pintu kamar dengan perlahan.
Yang pertama robert lihat adalah gelap.
Suasana di dalam kamar terlihat begitu sangat gelap.
"Mengapa kamar sangat gelap?".gumam robert heran saat melihat kamar yang gelap.
Perlahan robert berjalan masuk ke dalam kamar.
Dengan penerangan yang temaram, robert mencoba mencari keberadaan angel.
"Dimana angel, mengapa ia tidak ada di kasur. Kemana ia pergi malam-malam begini".gumam robert dalam hati saat melihat kasur yang tak berpenghuni.
Robert melihat ke segala arah untuk mencari keberadaan angel dan mata robert tertuju ke suatu titik yang tengah tidur dalam keadaan tidur.
Seketika robert membulatkan mata tak percaya melihat apa yang ada di depan nya.
Angel yang sedang tertidur dengan keadaan duduk.
"Apakah ia menunggu ku hingga tertidur dalam keadaan seperti itu".gumam robert dalam hati.
Robert mendekat ke arah angel secara perlahan agar tidak menganggu tidur angel.
Robert memperhatikan wajah angel dengan begitu intens di bawah cahaya yang temaram.
"Apakah aku telah menyakiti nya. Apakah dalam hal ini aku yang bersalah? tapi apakah aku salah karena kembali dengan seseorang yang aku sayangi. Apa yang harus aku lakukan".gumam robert bingung.
Saat robert ingin mendekatkan wajah nya ke arah angel, tiba-tiba..
"aL".panggil angel saat membuka mata nya dan melihat robert ada di depan nya.
__ADS_1
Seketika robert memundurkan wajah nya malu seolah baru saja tertangkap basah karena telah memperhatikan wajah angel.
"Apa kau baru pulang aL?".tanya angel berdiri dari duduk nya.
Robert masih belum mau melihat ke arah angel, entah mengapa robert begitu takut melihat ke arah angel.
Sedangkan angel merasa heran dengan sikap robert yang seolah sedang menjaga jarak dengan nya.
"Ada apa dengan aL, mengapa aku merasa jika ia sedang menjaga jarak dariku".gumam angel heran melihat sikap robert.
"aL mengapa kau diam saja. Apa kau baru pulang? satu harian ini aku mencoba menghubungi mu tapi ponsel mu tidak aktif. Aku begitu mengkhawatirkan mu aL. Apa kau baik-baik saja?".tanya angel lagi karena belum mendapat respon dari robert.
Namun lagi-lagi robert hanya diam tak menjawab pertanyaan angel.
Karena tidak mendapatkan jawaban, akhir nya angel mendekat ke arah robert kemudian menyentuh tangan robert dan bertanya.
"Apa terjadi sesuatu aL?".tanya angel dengan lembut sambil menyentuh tangan robert.
Akhir nya robert menyerah dan melihat ke arah angel dan seketika pula angel membelalak kan mata melihat keadaan robert.
"Astaga aL, apa yang terjadi dengan wajah mu? Apa kau berkelahi dengan seseorang? atau ada yang berbuat jahat dengan mu? ada apa aL, tolong katakan sesuatu".tanya angel khawatir.
Mendengar nada cuek robert seketika ada sesuatu dalam diri angel merasa tidak terima.
Angel menatap lekat ke arah robert seolah sedang mencari sebuah jawaban "apakah benar yang ada di depan ku ini adalah aL yang ku kenal".
Itulah arti dari tatapan yang angel berikan pada robert.
"aL mengapa kau berbicara seperti itu?".tanya angel sendu.
"Bicara seperti apa?".tanya robert tidak ingin melihat ke arah angel.
"Tadi kau mengatakan jika aku tidak boleh terlalu berlebihan. Apa maksud nya aL?".tanya angel lagi.
"Aku baik-baik saja. Jadi kau jangan terlalu berlebihan menanggapi nya seolah-olah terjadi sesuatu yang parah dengan ku".jawab robert santai.
Tanpa robert sadari, perkataan nya mampu membuat hati angel sedih.
__ADS_1
"Apa yang terjadi dengan mu aL. Mengapa kau berubah dingin seperti ini. Apakah aku melakukan kesalahan. Apa kesalahan yang telah aku perbuat".gumam angel sendu menatap ke arah robert.
Melihat angel yang hanya diam, robert memutuskan untuk keluar kamar, namun belum robert melangkah angel lalu berkata.
"Tunggu aL. Aku akan mengobati wajah mu dulu".ucap angel menahan tangan robert.
Robert melihat ke arah angel dan berkata.
"Tidak perlu. Luka nya tidak terlalu serius".ucap robert dingin.
"Tapi aL, meskipun begitu luka nya harus tetap di obati. Kita tidak bisa membiarkan luka nya seperti itu".ucap angel masih berusaha membujuk robert.
"Tidak perlu".jawab robert.
"Tapi aL...".ucapan angel seketika terhenti saat mendengar teriakan robert.
"CUKUP !! sudah aku katakan jika aku tidak ingin di obati. Apakah kau tuli!! ".teriak robert tepat di depan wajah angel.
Seketika tubuh angel menegang mendengar teriakan robert dan melihat kemarah di wajah robert.
Tanpa sadar air mata angel mengalir membasahi pipi mulus nya.
Sementara itu, melihat angel yang menangis membuat robert merasa bersalah dan akhir nya memilih untuk keluar kamar.
Robert takut jika semakin lama ia di dalam kamar itu, maka ia akan semakin menyakiti angel.
Setelah kepergian robert, tangis angel pun pecah dan angel terduduk di lantai dengan air mata yang sudah membanjiri pipi nya.
"Apalagi kali ini tuhan, apa yang sedang kau rencanakan untuk ku. Mengapa kau selalu memberikan aku cobaan di saat aku baru saja mendapatkan sebuah kebahagian".gumam angel histeris dalam tangis nya.
"Bahkan kau tak membiarkan aku untuk bahagia walau hanya sebentar. Apa dosa yang telah ku perbuat sehingga aku seolah tidak pantas untuk mendapatkan kebahagiaan sedikit pun".gumam angel lagi.
Tiba-tiba angel melihat ke arah perut nya yang masih datar.
"Sayang, apakah kau bisa merasakan apa yang sedang mommy rasakan. Apa yang terjadi dengan daddy mu. Mengapa ia berubah, apakah mommy melakukam kesalahan. Tolong beritahu mommy sayang apa yang harus mommy lakukan".ucap angel sambil mengelus perut nya.
"aL bahkan hari ini adalah hari bahagia mu dan aku belum sempat memberikan mu ucapan dan apa kau tau aL, jika aku sedang mengandung anak mu dan aku ingin mengatakan nya pada mu sebagai kado ulang tahun mu. Tapi semua itu tidak terjadi, malah aku lah yang mendapatkan sebuah kado yaitu perubahan sikap mu".gumam angel lagi.
__ADS_1
Cukup lama angel menangis memikirkan perubahan pada diri robert dan karena terlalu lelah menangis. akhir nya angel tertidur dengan bekas air mata yang membasahi pipi nya.