
Robert dan angel sedang berada di sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Newyork.
Angel sedang memilih-milih barang untuk di bawa ke jerman.
Angel begitu sangat bersemangat.
"Apakah kau tidak merasa kelelahan ngell?".tanya robert yanh melihat angel masih terlihat begitu sangat bersemangat memilih padahal mereka sudah berkeliling hampir 2 jam di tempat ini.
Angel melihat ke arah robert lalu berkata.
"Tidak. Ada apa aL, apakah kau merasa lelah?".tanya angel balik.
"Aku tidak lelah. Hanya saja kita sudah hampir 2 jam mengitari tempat ini dan nanti malam kita akan berangkat ke jerman. Aku tak ingin kau kelelahan dan sakit".ucap robert perhatian.
Angel terpaku melihat sikap perhatian yang di perlihatkan oleh robert pada nya.
Angel berjalan mendekat ke arah robert dan tanpa berpikir angel langsung memeluk robert dengan lembut dan berkata.
"Terima kasih karena sudah mengkhawatirkan ku aL".ucap angel begitu lembut terdengar di telinga robert.
Kemudian angel melepas pelukan nya dan tersenyum manis ke arah robert.
Senyuman yang mampu membuat jantung robert berdetak dengan sangat kencang.
"aL" panggil angel karena melihat robert yang tak berkedip melihat ke arah nya.
"aL".panggil angel lagi karena robert masih belum merespon nya.
Namun kali ini angel menyentuh lengan kekar robert.
Seketika robert tersadar dari lamunan nya dan berkata.
"Manis".ucap robert tiba-tiba.
"Apa?".tanya angel.
"Kau memiliki senyuman yang sangat manis. Aku harap bisa selalu melihat senyuman mu".ucap robert tersenyum.
Seketika wajah angel memerah setelah mendengar perkataan robert.
"Jangan bercanda aL".jawab angel bersemu.
__ADS_1
"Aku tidak bercanda. Aku mengatakan hal yang sebenar nya. Kau memiliki senyuman yang sangat manis dan aku harap hanya aku yang dapat melihat senyuman mu dan jangan pernah untuk tersenyum kepada siapa pun terutama pada lawan jenis".ucap robert sambil memegang kedua tangan angel dan menatap intens ke dalam mata angel berharap bisa menemukan sebuah jawaban dari mata angel.
Angel tak mampu untuk mengatakan apapun karena saat ini angel merasakan hal yang sangat sulit di artikan. Angel merasakan senang, terharu, debaran jantung yang menggila dan semua itu bercampur menjadi satu.
"Jawab ngell. Apakah kau bisa mengabulkan keinginan ku tadi?".tanya robert lagi.
Angel kembali menatap robert dalam diam lalu kemudian menganggukkan kepala dan berkata.
"Baiklah".jawab angel sambil tersenyum dan tanpa aba-aba robert langsung membawa angel ke dalam pelukan nya dan berkata.
"Terima kasih".ucap robert dengan perasaan bahagia.
Dan angel pun hanya dapat membalas pelukan robert dengan kebahagiaan yang tak bisa di jelaskan.
"aL lepaskan pelukan nya. Semua orang melihat ke arah kita. Aku merasa malu".ucap angel pelan dan membenam kan wajah nya di dada bidang robert.
"Jangan memikirkan orang lain dan apa tadi kata mu. Apa kau malu berpelukan dengan ku di tempat umum seperti sekarang?".tanya robert dengan nada seolah tidak terima dengan perkataan angel.
Seketika dengan cepat angel mendongakkan kepala nya untuk melihat ke arah robert dan berkata.
"Tidak aL, bukan seperti itu maksud ku. Aku hanya...".ucapan angel terpotong karena robert seketika mengecup singkat bibir angel dan berkata.
"Itu hukuman karena kau secara tidak langsung mengatakan malu berpelukan dengan ku di depan umum".ucap robert santai kemudian melepaskan pelukan mereka.
"Apakah kau akan terus menjadi patung seperti itu di sana dengan sukarela? kalau begitu aku akan meninggalkan mu sendiri di sini".teriak robert karena melihat angel yang masih berdiri di tempat nya .
"Pria itu".gumam angel kesal kemudian melangkah cepat untuk mengejar robert.
"Jangan lari kau aL".teriak angel kesal sambil terus berlari ke arah robert.
Saat angel sedang berlari tiba-tiba..
"Akkkhh".ringis angel memegang perut nya.
Angel mencari tempat untuk duduk.
Dengan tertatih angel menuju sebuah kursi dan dengan susah payah akhir nya angel dapat menggapai sebuah kursi dan langsung mendudukkan diri nya di kursi tersebut.
"Perut ku sakit sekali".gumam angel sambil menahan ringisan nya dan angel terus mengelus pelan perut nya berharap bisa meredakan sakitnya.
Sementara di lain tempat terlihat robert sedang mencari angel.
__ADS_1
"Dimana dia, tadi ia ada di belakang ku tapi mengapa angel tidak muncul juga".gumam robert bingung.
Karena robert sudah mencari dan mencoba menelfon angel namun angel tidak mengangkat ponsel nya.
"Kamu di mana ngell".gumam robert mulai panik.
"Apa jangan-jangan angel marah dengan bercandaan ku tadi dan angel merajuk. Astaga bagaimana ini".gumam robert lagi dengan perasaan bersalah.
Robert terus mencari angel dan melihat keseluruh arah dan saat mata robert menangkap sebuah objek yang sedari tadi ia cari, robert langsung berlari ke arah objek tersebut yang ternyata adalah angel.
"Angel".teriak robert berlari ke arah angel.
Angel yang merasa ada yang memanggil nama nya pun seketika mencoba melihat ke arah sumber suara dan ternyata itu adalah robert.
"aL".gumam angel lemah.
"Kamu kenapa ngell. Apa yang terjadi dengan mu, mengapa wajah mu begitu sangat pucat?".tanya robert khawatir setelah sampai di depan angel dan melihat keadaan angel yang begitu sangat mengkhawatirkan.
"Sa...kit".gumam angel pelan.
"Apa yang sakit ngell. Bagian mana yang sakit. Ayo kita ke rumah sakit".ucap robert panik.
"Ti.. tidak perlu ke rumah sakit aL".ucap angel terbata menahan sakit.
"Tapi...".ucapan robert langsung di potong oleh angel.
"Tidak perlu aL. Aku hanya butuh istirahat. Ini sudah biasa aku rasakan, jadi tidak perlu ke rumah sakit. Aku mau pulang sekarang aL".ucap angel pelan.
Robert merasa kasihan melihat keadaan angel yang terlihat begitu sangat lemah.
Robert sebenar nya ingin memaksa angel untuk pergi ke rumah sakit. Karena ini pertama kali nya robert melihat angel yang begitu terlihat kesakitan.
Tapi apalah daya, robert tak ingin bertengkar dengan angel dan membuat nya semakin merasa sakit.
Akhir nya robert menuruti keinginan angel untuk membawa nya pulang ke rumah.
Robert berharap angel cepat sembuh dan tidak terjadi hal yang serius kepada angel.
Robert dan angel sedang menuju ke parkiran, namun di tengah jalan angel kembali meringis kesakitan dan tanpa berbicara lagi robert langsung menggendong angel dan melangkah cepat menuju parkiran.
Bahkan robert tak menghiraukan orang-orang yang melihat mereka.
__ADS_1
Dalam pikiran robert hanya satu yaitu angel nya baik-baik saja.
"Bertahanlah".ucap robert pelan pada angel yang ada di dalam gendongan nya.