Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Kelaparan Ditengah Malam


__ADS_3

Siang pun berganti malam dan angel masih senantiasa memejamkan matanya.


Namun beberapa menit kemudian angel membuka mata nya secara perlahan.


Hal pertama yang angel lihat adalah KEGELAPAN.


Angel berusaha untuk berdiri namun rasanya semua badan angel terasa remuk.


"Astaga sudah berapa lama aku tertidur di sini".ucap angel bermonolog.


Setelah nya angel menyalakan lampu dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


Sementara di lain tempat tampak robert tengah mengerjakan suatu pekerjaan, terlihat robert yang tengah duduk sambil mengetik sesuatu di kamar nya.


Saat sedang serius mengerjakan sesuatu tiba-tiba rose datang dan mengalungkan tangan nya dengan manja di leher robert lalu berkata.


"Aku menunggu mu sedari tadi. Kau sedang apa di sini dengan keadaan ruangan yang gelap seperti ini?".tanya Rose heran melihat robert duduk mengerjakan sesuatu dalam keadaan gelap.


Robert masih fokus dengan pekerjaan nya dan tak menjawab pertanyaan Rose.


"Sayang apa kau tak mendengarkan ku?".tanya rose dengan nada cemberut.


"Aku mendengarkan mu rose. Tapi aku sedang menyelesaikan pekerjaan ku".jawab robert.


"Memang nya apa yang sedang kau kerjakan?".tanya rose penasaran.


"Ada sedang mengerjakan sisa pekerjaan ku yang kemarin tertunda".jawab robert.


Rose melihat ke arah layar laptop robert, namun rose tidak mengerti sedikit pun.


"Apa kau tidak merasa lelah sayang? ini sudah sangat malam apa kau tak ingin istirahat? aku sangat mengantuk".ucap rose manja di samping telinga robert.


"Jika kau sudah mengantuk, kau bisa langsung tidur rose. Aku memiliki banyak pekerjaan yang tak bisa untuk di tinggalkan".ucap robert tanpa melihat ke arah Rose.


"Tapi...".ucapan rose di potong oleh robert dan berkata.


"Pergilah tidur. Jika aku sudah selesai maka aku akan langsung menyusul mu ke kamar".ucap robert masih menatap ke arah depan.


Rose merasa kesal karena merasa dirinya sedang di abaikan oleh robert.

__ADS_1


Dengan kesal Rose meninggalkan robert sendiri di ruangan tersebut.


Setelah kepergian Rose, robert kembali melanjutkan pekerjaan nya.


Bukan tanpa alasan robert mematikan lampu ruangan tersebut.


Robert hanya tak ingin siapapun melihat wajah nya yang di penuhi lebam akibat p3rtengkar4n nya dengan mark tadi.


Setelah beberapa menit akhir nya pekerjaan robert selesai.


"Akhir nya selesai juga".gumam robert sambil menutup laptop nya.


Robert merenggangkan sejenak otot-otot nya agar terasa lebih rileks.


Saat robert ingin berdiri tiba-tiba pintu ruangan yang di tempati angel terbuka dan muncul lah angel dari dalam kamar tersebut secara mengendap-endap.


"Apa yang mau di lakukan wanita itu malam-malam seperti ini".gumam robert heran melihat angel yang keluar dengan diam-diam.


"Apa wanita itu ingin mencuri? atau wanita itu ingin kabur?".gumam robert lagi.


Angel terlihat sedang memperhatikan suasan di sekitar nya melihat kesana dan kemari untuk memastikan keamanan nya.


Angel berjalan secara perlahan menuju ke arah dapur.


Entah mengapa angel merasa sangat lapar karena itulah angel ingin mengisi perutnya agar sang baby tidak merasa kelaparan.


Sedari tadi robert hanya memperhatikan angel.


"Dapur? mau apa dia ke dapur. Apa jangan-jangan ia kelaparan. Cihh bahkan dia mengendap-endap seperti maling saat ingim mengambil makanan".gumam robert heran.


Robert mengikuti angel dari arah belakang. Karena minim nya cahaya sehingga robert mudah untuk mengikuti angel dari belakang.


Terlihat angel yang tengah membuka kulkas untuk mencari makanan atau pun bahan makanan.


Angel menemukam sebuah kue yang terlihat sangat menggiurkan.


"Kue ini terlihat sangat lezat, lebih baik aku memakan kue ini".gumam angel dan membawa kue itu keluar dan kemudian memotong nya.


Saat angel ingin memasukkan suapan pertama di dalam mulut nya tiba-tiba lampu di dapur tersebut seketika hidup.

__ADS_1


Angel menghentikan suapan nya dan mematung di tempat.


"Oh tuhan, siapa yang datang ke dapur malam-malam seperti ini. Apakah aku ketahuan seperti seorang pencuri yang mengendap-endap di dapur. Astaga apa yang akan aku katakan pada orang ini. Siapa dia? tuhan selamatkan aku".ucap angel dalam hati.


Terdengar langkah kaki mendekat ke arah angel.


"Astaga langkah kaki nya semakin mendekat ke arah ku. Apa yang harus aku lakukan dan apa yang akan aku katakan".gumam angel ketakutan.


Langkah kaki robert terdengar semakin mendekat di telinga angel dan angel tak henti-henti nya berdoa agar orang tersebut tidak memarahi nya.


Sementara itu robert semakin mendekat ke arah angel.


Robert sengaja menghentakkan langkah kaki nya agar terdengar di teling angel.


Robert ingin menakuti angel dan ternyata berhasil.


Terlihat angel yang mematung di tempat nya dan tak berani membalikkan tubuh nya.


"*Aku akan mem*beri mu pelajaran karena telah berani mengendap-endap di rumah ku seperti seorang pencuri".gumam robert dalam hati.


"Oh tuhan jantung ku berdetak sangat kencang saat langkah kaki itu semakin mendekat".gumam angel sambil menutup mata nya takut.


"Apa yang kau lakukan malam-malam di sini?".tanya suara bariton yang sangat angel kenal.


"aL".gumam angel pelan dan seketika angel membalikkan badan nya untuk membuktikan bahwa pendengaran nya tidak salah.


Angel membulatkan mata saat telah membalikkan badan nya.


Bukan terkejut karena ketahuan sama robert tetapi karena melihat wajah robert yang di penuhi dengan luka lebam.


"Apa yang kau lakukan di sini?".tanya robert lagi menyadarkan angel dari lamunan nya.


Angel masih diam dan melangkah menuju ke arah robert.


"Apa yang ingin di lakukan wanita ini. mengapa ia tak berkedip melihat ke arah ku dan melangkah ke mendekat".gumam robert heran.


Angel berhenti tepat di depan robert dan berkata,


"Apa yang terjadi dengan wajah mu aL?".tanya angel tanpa berkedip melihat ke arah robert dan alhasil robert dan angel saling memadangi satu dan yang lain.

__ADS_1


__ADS_2