Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Tak Pernah terbayangkan


__ADS_3

Robert dan Angel menatap ke arah sumber suara.


Angel diam menatap ke arah sang anak yaitu aLex.


Sementara Robert menatap bingung ke arah anak laki-laki yang tiba-tiba masuk dan berteriak mommy.


Siapa anak laki-laki ini pikir Robert.


aLex berjalan mendekat ke arah Angel dengan tatapan yan masih tertuju pada Robert.


Robert juga menatap ke arah aLex dan saat pandangan mereka saling bertemu, Robert merasakan sesuatu yang aneh dalam dirinya.


Sekilas Robert melihat dirinya dalam diri aLex.


aLex seperti copy'an diri Robert sewaktu kecil.


Seketika Robert tersadar akan sesuatu kemudian menatap ke arah Angel dan berkata.


"Apakah mungkin dia...?".tanya Robert tak mampu melanjutkan pertanyaan nya dan hanya menunggu Angel untuk berbicara.


"Mommy".panggil aLex lagi saat sudah berada di depan Angel.


"Mommy kenapa? siapa yang sudah buat mommy menangis?".tanya aLex khawatir karena melihat Angel yang menangis.


Angel kemudian menarik aLex ke dalam pelukan nya.


Angel mencium aLex dengan sangag dalam seolah sedang berusaha melepas beban nya.


sementara itu Robert masih menatap interaksi dua orang yang ada di depan nya.


"Sayang maafkan mommy karena sudah menganggu istirahat kamu. Mommy ingin memperkenalkan kamu dengan seseorang sayang".ucap Angel parau.


"Siapa mommy?".tanya aLex polos.


Angel berdiri dan menatap ke arah Robert.


"Apakah kamu ingin bertemu dengan Daddy mu sayang?".tanya Angel pada aLex, tetapi pandangan Angel mengarah ke arah Robert.


"Iya mommy. aL ingin sekali bertemu dengan Daddy".jawab aLex polos.


"Jika aL sudah bertemu dengan Daddy. Apa yang ingin aL lakukan?".tanya Angel lagi.


"aL ingin memeluk Daddy dan mengatakan jika aL sangat merindukan Daddy. aL akan mengatakan jika Daddy tidak perlu bekerja terlalu keras demi aL, karena jika aL besar nanti aL akan bekerja untuk membahagiakan Daddy dan Mommy".jawab aLex lagi.


Mendengar jawaban aL membuat Angel begitu sangat bersedih.


Sebegitukah rindu aLex terhadap sosok seorang ayah.

__ADS_1


Tak jarang terkadang aLex mendapat ejekam dari teman-teman nya karena tidak memiliki ayah.


Namun aLex tak pernah mengeluh pada Angel.


Angel tau jika setiap hari aLex selalu berdoa pada tuhan agar di pertemukan dengan sang ayah, dan itu sungguh membuat hati Angel sakit.


"Tapi bagaimana jika Daddy tidak menginginkan aL? apa yang akan aL lakukan nak?".tanya Angel lagi.


"Jika Daddy tidak menginginkan aL. maka aL tidak akan meminta Daddy untuk bisa bersama kita. aL hanya ingin bertemu dengan Daddy sekali saja mommy, setelah itu aL akan kembali pada mommy".ucap aL bijak.


Mendengar jawaban aLex, seketika air mata Robert mengalir membasahi pipi nya.


Entah mengapa mendengar jawaban aLex membuat hati Robert sakit dan sedih secara bersamaan.


"Perasaan apa ini. Mungkinkah dia anak ku dengan Angel".gumam Robert dalam hati.


Angel terus menatap ke arah Robert untuk melihat seperti apa respon dari Robert.


"Katakan pada ku, apakah dia putra ku?".tanya Robert tajam ke arah Angel.


Angel hanya diam tak menjawab.


"Katakan.Apakah dia anak ku?".tanya Robert lagi sedikit meninggikan suara nya.


"Apakah kau akan menyingkirkan nya jika dia adalah darah daging mu Tuan Robert yang terhormat?".tanya Angel dengan menekan ucapan terakhir nya.


"Iya. aLex adalah darah daging mu".jawab Angel akhir nya.


Ddduaaarrr


Bagaikan di sambar petir di siang bolong setelah mendengar jawaban Angel.


Robert menatap lagi ke arah anak laki-laki yang berdiri di belakang Angel.


Anak itu begitu sangat mirip dengan nya.


Kini terjawab semua, dulu Robert pernah bermimpi jika Angel sedang hamil dan melahirkan seorang anak. Dan ternyata semua mimpi itu adalah kenyataan.


Hari ini Robert mengetahui jika sekarang ia sudah menjadi seorang ayah dan kini anak itu berdiri tepat di depan nya.


"Anak ku. Kau benar anak ku. Kemarilah nak, ini Daddy sayang. kemarilah".ucap Robert meminta aLex mendekat ke arah nya.


Robert merutuki kondisi nya yang tidak bisa di andalkan seperti saat ini.


aLex hanya menatap ke arah Robert dengan tatapan ragu.


Melihat tatapan ragu dari sang anak membuat Robert begitu kecewa.

__ADS_1


"Kemarilah nak ini Daddy sayang".ucap Robert lagi.


Robert berusaha untuk bergerak mendekat ke arah aLex, namun semua sia-sia karena kaki Robert benar-benar tidak bisa di gerakkan.


"Dasar kaki tak berguna. Kau bahkan tak mampu untuk mendekat dan memeluk putra mu. Kau sungguh tak bisa di handal kan. Dasar cacat, tak berguna".umpat Robert sambil memukul kedua kaki cacat nya.


Angel menangis melihat Robert yang begitu sangat putua asa karena sakit nya.


Sementara aLex merasa takut melihat Robert yang menjerit memaki dirinya sendiri.


"Mommy".panggil aLex sambil menarik ujung pakaian Angel.


Angel menoleh ke arah aLex dan berkata.


"Mendekatlah sayang, dia adalah Daddy mu. Daddy yang selama ini aL rindukan. Pergilah sapa Daddy mu sayang".ucap Angel.


aLex menatap ke arah Robert yang masih merutuki kelemahan nya,setelah itu aLex menatap kembali ke arah angel seolah bertanya BENARKAH MOM


Angel yang mengerti jika aLex merasa ragu dan takut pun kemudian berkata.


"Jangan takut nak. Dia adalah Daddy aL, Daddy tidak akan menyakiti aL. Bukan kah aL sangat merindukan Daddy dan ingin memeluk nya? jadi pergi sapa lah Daddy dan peluk dia. Ayo".ucap Angel lagi mencoba memberi dukungan pada aLex.


Lagi aLex menatap ke arah Robert.


Dengan perlahan aLex berjalan mendekat ke arah Robert, dan saat sudah berada di dekat Robert aLex berhenti dan berkata.


"Daddy".panggil aLex.


Robert mendengar sebuah suara yang memanggil Daddy ke arah nya.


Robert mendongakkan kepala nya dan betapa bahagia nya ia saat tau jika sang anak lah yang sudah memanggil nya dengan sebutan Daddy.


Robert tersenyum bahagia ke arah aLex dan berkata.


"Kemarilah nak. peluk Daddy".ucap Robert.


aLex berbalik menatap ke arah Angel seolah meminta izin dan angel pun tersenyum lalu menganggukkan kepala nya sebagai jawaban.


"Daddy, I miss you Dad".ucap aLex saat sudah berada di dalam pelukan Robert.


Robert begitu sangat bahagia saat memeluk aLex dan bahkan kebahagiaan yang sekarang Robert rasakan tak bisa untuk di gambarkan.


"Maafkan Daddy sayang. Maafkan Daddy karena sudah membuat mu menunggu terlalu lama. Maafkan Daddy".ucap Robert.


Mereka pun berpelukan dan saling menyalurkan rasa rindu mereka dan Angel hanya menangis bahagia melihat apa yang ada di depan nya.


Pemandangan yang tidak pernah Angel bayang kan kini terjadi.

__ADS_1


Angel hanya berharap jika aLex bisa merasa bahagia setelah bertemu dengan Daddy nya.


__ADS_2