
Robert berjalan dengan senang menuju kamar nya.
Robert yakin jika sekarang angel pasti sedang menunggu nya.
Saat sudah sampai di depan pintu kamar, robert mengatur nafas sebentar kemudian membuka pintu dengan perlahan.
Dan benar saja apa yang di harapkan nya memang benar-benar nyata.
Sekarang di depan nya sedang berdiri angel yang tengah menatap nya dengan tatapan yang tak bisa robert artikan.
"Kau darimana saja?".tanya angel saat sudah melihat robert.
"Aku habis jalan-jalan di luar lihat anak-anak yang sedang bermain".jawab robert bohong.
"Benarkah?".tanya angel curiga.
"Tentu saja. Memang nya ada apa?".tanya robert pada angel.
"Tidak ada apa-apa".jawab angel kemudian membuang muka ke arah lain.
"Kau darimana saja sedari tadi, aku juga tadi sambil mencarimu namun aku tidak menemukan mu dan aku kembali ke kamar. Tapi ternyata kau ada di sini. Sejak kapan kau ada di sini?".tanya robert berpura-pura.
"Tadi aku menemui ibu di kamar nya".jawab angel.
"Apakah ada masalah?".tanya robert mencoba memancing angel untuk berbicara.
"Masalah?? Apa maksud mu dengan masalah. Apa kau mengetahui sesuatu?".tanya angel curiga.
"Mengetahui apa. Aku tidak mengerti maksud kau apa".jawab robert cepat agar angel tidak semakin curiga dengan nya.
"Tidak ada. Lupakan saja".jawab angel.
Robert kemudian berjalan ke arah kasur dan membaringkan tubuh nya di kasur.
"Kau sedang apa?".tanya angel melihat robert yang membaringkan tubuh nya di kasur.
"Kau bisa lihat aku sedang apa. Lalu mengapa kau bertanya".ucap robert kesal karena angel tak kunjung mengutarakan tujuan nya.
"Wanita ini. Apa susah nya ia langsung mengatakan apa yang dia inginkan. Aku dengan senang hati akan menuruti keinginan nya. Mengapa sedari tadi ia berkata hal yang tak jelas. Aku sudah tidak bisa bersabar lagi kalau seperti ini".ucap robert dalam hati kesal melihat sikap angel yang tidak mau berterus terang.
Sementara dalam hati angel berkata.
__ADS_1
"Bagaimana ini. apa yang harus aku katakan pada nya. Bagaimana awal aku berbicara dengan nya. Aku takut jika ia menolak peemintaan ku. Mau di letak mana wajah ku jika sampai ia menolak nya. Pasti ia masih marah dengan ku karena masalah di rumah sakit kemarin. Astaga bagaimana ini, aku bahkan tidak bisa memikirkan apapun saat ini. Otak ku benar-benar sangat buntu sekarang".ucap angel gelisah dalam hati sambil melihat ke arah robert.
Robert yang sadar jika sedari tadi angel menatap ke arah nya pun bertanya.
"Mengapa sedari tadi kau melihat ke arah ku?".tanya robert berpura-pura tidak tau.
Angel terlihat salah tingkah mendengar pertanyaan robert.
"Mengapa kau diam?".tanya robert kembali.
"Hmm tidak ada".jawab angel singkat.
Kemudian angel duduk di sebuah kursi yang ada di kamar tersebut.
Robert memperhatikan gerak gerik yang di lakukan angel.
"Mengapa ia masih belum mengatakan nya. Apa sangat susah meminta dengan suami sendiri. Harus sampai kapan aku menunggu seperti ini".gumam robert dalam hati.
Sementara angel tau jika sekarang robert sedang memperhatikan nya.
"Mengapa sedari tadi ia memperhatikan ku. Aku sangat risih terus di perhatikan seperti itu. Apa yang sebenar nya yang ada dalam pikiran nya".gumam angel dalam hati.
Seketika angel terpaku melihat robert yang seakan ingin pergi.
"Kau mau ke mana aL?".tanya angel tiba-tiba.
"Aku ingin keluar".jawab robert kesal.
Saat robert ingin melewati angel tiba-tiba angel mencekal tangan robert dan bertanya.
"Bolehkah aku ikut?".tanya angel sambil menatap ke arah robert dengan tatapan yang sangat lucu menurut robert.
Seketika robert tersenyum mendengar pertanyaan yang di katakan oleh angel.
"Apa susah nya bilang kalau ingin keluar".ucap robert sambil mencubit gemaa hidung angel.
Seketika angel merajuk dan berkata.
"Sakit aL".ucap angel cemberut.
Robert tertawa dan merangkul angel untuk keluar.
__ADS_1
"Maafkan aku".ucap robert tertawa.
Akhir nya robert dan angel pergi keluar dengan robert yang menggenggam tangan angel sangat erat seakan takut jika angel pergi dari nya.
"Kau mau kemana?".tanya robert saat mereka sudah di dalam mobil.
Angel tampak bingung mengatakan niat awal nya pada robert.
angel takut jika robert tak akan mau memberikan pinjaman pada nya.
"Hei, mengapa kau termenung".ucap robert menyadarkan angel yang termenung.
Seketika angel tersadar dan berkata dan berkata.
"Maafkan aku".jawab angel tak enak hati.
"Sedari tadi aku perhatikan kau selalu termenung. Apa ada masalah atau sedang terjadi sesuatu? coba katakan padaku. Siapa tau aku bisa membantu".ucap robert menawarkan bantuan.
"Hmm tidak ada".jawab angel masih tak yakin dengan permintaan nya.
Robert seketika menggenggam tangan angel dengan lembut dan penuh sayang dan berkata.
"Jika kau memiliki masalah atau terjadi sesuatu, kau bisa mengatakan nya pada ku. Maka aku akan berusaha semampu ku untuk membantu mu. Aku adalah suami mu. Jadi sudah seharus nya aku membantu istri ku sendiri jika sedang dalam masalah. Tolong sekali saja andal kan diri ku sebagai suami mu. Aku juga ingin melakukan sesuatu hal yang bisa membuat istri ku senang dan percaya percaya pada ku. Jadi aku mohon kali ini izin kan aku untuk membantu mu".ucap robert berusaha meyakin kan angel.
Untuk sesaat angel terbuai akan perkataan robert.
Perkataan yang seolah mampu menyihir diri nya dan membuat diri angel tidak bisa berpaling ke arah mana pun.
"Katakan sesuatu ngell. aku mohon jangan biarkan aku menjadi suami yang tidak memiliki arti untuk istri nya. Izin kan aku untuk membuktikan ketulusan ku pada mu".ucap robert lagi masih terus menggenggam erat tangan angel.
"Baiklah".jawab angel sambil tersenyum mania ke arah robert dan seketika robert memeluk angel dan berkata.
"Terima kasih ngell. terima kasih".ucap robert bahagia masih terus memeluk angel.
"Tuhan, aku harap ini adalah keputusan yang benar. Aku berharap aku tidak salah untuk mengambil keputusan ini. aL aku harap kau tidak mengecewakan aku lagi".ucap angel dalam hati.
"Baiklah tuan putri. Kita akan pergi kemana hari ini? atau hari ini tuan putri ingin pergi kencan?.mengingat ini pertama kali nya kita pergi bersama lagu setelah kejadian itu".ucap robert menggoda angel.
Angel yang malu di goda robert pun kemudian membenamkan kembali wajah nya di dada bidang robert untuk menutupi wajah malu nya.
Dan robert terlihat sangat bahagia karena berhasil membuat wanita nya kembali tersipu malu.
__ADS_1