
Hari ini angel kembali bekerja di cafe seperti biasa. Tapi ada yang berbeda dari hari ini. Entah mengapa hari ini angel sangat bahagia.
FLASHBACK
Robert melepaskan pelukannya saat dirasa angel sudah tidak menangis lagi.
Untuk sesaat robert memperhatikan wajah cantik angel.
Angel yang dipandang intens oleh robert hanya bisa tertunduk malu.
"Mengapa wajahmu memerah seperti tomat?".tanya robert berusaha menggoda angel.
Wajah angel semakin memerah di goda seperti itu oleh robert.
"Kenapa wajah kamu makin merah? jangan bilang kalau kamu malu aku godain?".ucap robert kembali sambil menangkup wajah angel.
"Apasih bos".ucap angel malu.
"Jika sedang berdua denganku, panggil nama jangan ada kata bos lagi".ucap robert pelan.
"Mengerti?".tanya robert kembali, karena angel tidak menjawab.
Angel hanya membalas dengan mengangguk kan kepalanya.
"Katakan ngapain kamu duduk disini sendirian?".tanya robert kembali.
"sa.. saaya . saya".ucap angel terbata.
"Jelaskan dengan benar".ucap robert melihat angel terbata.
"Saya nggak tau mau panggil anda apa bos".ucapnya tertunduk.
"Astaga, kirain aku apa".ucap robert lalu tertawa melihat tingkah gadis kecilnya.
"gadis kecilku? Astaga sepertinya aku sudah gila menyebutnya gadis kecilku".ucap robert dalam hati.
Melihat robert tertawa mengejeknya, angel menjadi cemberut.
"Kenapa anda tertawa, sudahlah".ucap angel lalu berbalik ingin pergi.
Tapi sebelum itu robert sudah menarik lengan angel terlebih dahulu.
"Gitu aja kamu udah marah".ucapnya.
"Kamu boleh panggil aku apa aja sesuka hatimu, tapi kamu jangan sebut dirimu saya jika kita lagi berdua. Aku merasa itu terlalu formal".ucap robert panjang lebar.
"Iya".jawab angel singkat.
"Sekarang jawab pertanyaanku, ngapain kamu malam-malam duduk disini sendirian?".tanya robert.
"Nggak mungkin kan aku jawab. aku lagi nyari kerjaan. Tapi belum dapat, karena kelelahan aku duduk disini. Kan nggak mungkin aku bilang gitu sama dia. Bisa- bisa dia malah menertawakan ku".ucap angel dalam hati sambil menatap wajah robert.
"Kenapa kamu melamun. Apa yang kamu pikirkan?".tanya robert kembali karena melihat angel hanya termenung tanpa ingin menjawab.
"Nggak ada. Tadi aku lagi jalan-jalan di sekitar sini, terus aku capek, yaudah berhenti sebentar duduk disini sambil liatin jalanan kota".ucap angel asal.
"Kamu nggak lagi bohong kan?"tanya robert sambil memicingkan mata melihat kearah angel.
"Nggak".jawab angel singkat karena jika angel banyak bicara. Angel takut robert akan semakin curiga dan makin banyak bertanya.
"Yasudah kalau gitu, sekarang kamu pulang sama aku. Ini udah larut malam".ucap robert menawarkan untuk mengantar angel.
Entah kenapa, robert melihat kalau angel lagi ada masalah yang sedang fikirkan.
"Kenapa aku merasa ada yang kau sembunyikan dariku. Sudahlah, aku tak mau memaksanya sekarang. Nanti dia bisa tak nyaman berada didekatku".ucap robert dalam hati.
"Nggak usah aL, Aku bisa pulang sendiri".jawab angel lembut menolak ajakan robert.
Seketika tubuh robert menegang mendengar angel memanggilnya aL. Dulu wanita itu yang memanggilnya aL, Dulu robert sangat suka mendengar wanita itu memanggilnya aL.
Tapi sekarang gadis didepan ini yang memanggilnya dengan sebutan aL.
"Kenapa saat angel memanggilku aL, aku jadi teringat wanita itu. Apakah wanita itu masih ada dihatiku sehingga apapun yang bersangkutan dengannya. Aku langsung ingat tentangnya".ucap robert dalam hati.
__ADS_1
"Tidak. Aku tak ingin memikirkan wanita itu lagi. Tapi kenapa harus panggilan itu yang disebut angel. bagaimana sebenarnya perasaanku sekarang., Aku nyaman saat mendengar angel memanggilku seperti itu. Tapi aku jadi teringat wanita itu. Apa yang sebenarnya aku rasakan?".tanya robert dalam hati.
"Ap app paa aku salah bicara?".tanya angel ragu. Karena setelah ia beranikan diri menyebut nama pria didepannya ini. Robert langsung terdiam seperti memikirkan sesuatu.
"Apa aku salah bicara?".tanya angel dalam hatinya.
"Nggak ada yang salah. Kamu boleh manggil aku senyamannya kamu".jawab robert.
"Ayok aku antar kamu pulang". ucap robert lagi.
"Nggak perlu. Aku pulang sendiri aja".tolak angel kembali
"Aku tak menerima PENOLAKAN".ucap robert dingin.
Angel hanya tertunduk melihat robert yang berbicara dingin seperti itu.
"Ayok ikut pulang bersamaku".ucap robert lembut kembali saat melihat gadisnya tertunduk takut melihatnya berbicara dingin.
Angel hanya bisa mengangguk.
Robert menarik tangan angel untuk masuk kedalam mobilnya.
Didalam mobil
"Mark kita kejalan xxx mengantar gadis ini".ucap robert saat masuk kedalam mobil.
"Siapa dia aL?".tanya robert.
"Nggak usah banyak tanya".ucap robert dingin.
"Dasar tuan kutub".ucap mark, lalu mark melihat kearah angel.
"Hai, namaku mark. kau bisa memanggilku mark. Nama anda siapa nona? mengapa anda bisa bersama dengan bos kutub saya?" tanya mark sengaja membesarkan suaranya.
Mark tau jika robert tidak suka ada orang lain yang akrab dengan gadisnya.
"Gadis ini cantik, terus aku lihat sepertinya dia gadis baik. mudah-mudahan ia bisa mengembalikan dirimu yang dulu aL".ucap mark dalam hati.
"Anda bisa panggil saya angel tuan".ucap angel memperkenalkan diri.
Angel pun ikut tersenyum mendengar candaan mark.
Robert yang melihat itu seketika cemburu.
"Bisakah kalian tidak usah sok akrab dan kau mark, sejak kapan kau ramah dengan orang asing".ucap robert dingin sambil menatap mark tajam.
Mark tau pasti sekarang robert cemburu padanya karena berhasil membuat gadisnya tersenyum.
"apakah sekarang kau sedang cemburu aL".ucapnya dalam hati.
"Santai bos, Apa sekarang kau seperti seorang kekasih yang cemburu melihat pasangan mu tersenyum dengan pria lain".ucap mark sambil tertawa.
Seketika robert menatap tajam kearah mark dan mark yang dipandang seperti itu terdiam.
Karena mark tau arti tatapan itu.
"awas kau mark".Maki robert dalam hati.
Angel yang melihat mark terdiam saat dipandang oleh robert hanya mengedikkan bahu tak mengerti.
"Bos dan karyawan sama-sama aneh".Pikir angel
Tak berselang beberapa menit, mereka sampai didepan kontrakan angel tentunya arahan dari angel.
Angel turun dari mobil robert.
"Terima kasih atas tumpangannya bos".ucap angel ramah sambil tersenyum.
Untuk beberapa saat robert tertegun melihat senyuman angel.
sampai sebuah suara membuatnya tersadar.
"Ehem".dehem mark.
__ADS_1
"Kalau begitu saya permisi masuk dulu bos".ucapnya sopan.
"Terima kasih tuan mark".ucap angel sambil melihat kearah mark.
"Sama-sama nona".ucap mark.
Saat angel ingin melangkah, tiba-tiba robert berkata.
"Masuklah besok bekerja seperti biasa".ucapnya dan dibalas anggukan oleh angel.
Setelah itu robert meninggalkan perkarangan rumah angel.
FLASHBACK END
Angel sedang membersihkan meja yang baru selesai terpakai.
Tiba-tiba ponsel angel berbunyi menandakan ada telfon masuk.
"frans".gumam angel melihat nama yang tertera di layar ponselnya.
"Halo frans". sapa angel saat mengangkat ponsel.
"........
"Aku lagi di cafe, kenapa ?".tanya angel.
"........
"Baiklah. nanti malam aku tunggu kamu di cafe ya".ucap angel.
Setelah itu sambungan terputus.
Angel melanjutkan kembali pekerjaannya.
DILAIN TEMPAT
Tampak robert tengah sibuk dengan berkas yang ada diatas mejanya.
Hari ini robert sangat sibuk sehingga ia tak bisa pergi ke cafe.
Entah mengapa hari ini ia tidak bersemangat, robert ingin sekali melihat gadis kecilnya. Tapi karena masalah kerjaan, membuatnya tidak bisa untuk bertemu dengan gadisnya.
"Kira-kira ia sedang apa sekarang ya. Kenapa aku merindukannya".gumam robert sendiri sambil tersenyum memikirkan gadisnya.
"Nanti malam aku akan mampir ke cafe untuk melihatnya. Lebih baik aku selesaikan pekerjaan yang membosankan ini".ucapnya lalu setelah itu robert kembali menyelesaikan pekerjaannya.
Malam pun tiba, angel sudah selesai berberes.
Sekarang angel sedang menunggu frans didepan cafe.
Tak lama tampak sebuah mobil memasuki perkarangan cafe.
Turunlah seorang pria berbalut kaos putih dipadukan dengan celana pendek selutut.
"Hai". sapa pria itu sambil mendekat kearah angel.
"Hai frans".sapa angel sambil tersenyum.
Frans memeluk angel dan berkata
"Aku sangat merindukanmu my angel".ucap frans lembut seraya memeluk erat angel.
Entah mengapa angel tak merasa getaran apapun mendengar perkataan frans.
Reaksi tubuhnya tak seperti dulu.
Kalau dulu saat frans menggodanya, angel sudah merona bahkan jantung angel berdebar sangat kencang.
Tapi hari ini, mendengar frans mengatakan kalau ia merindukan angel.
Rasanya seperti biasa saja, tak ada reaksi apapun yang ditimbulkan oleh tubuh dan jantung angel.
"mengapa aku tak merasakan hal yang dulu selalu aku rasakan jika berdekatan dengan frans. Sekarang rasanya seperti biasa saja. Ada apa denganku".tanya angel dalam hati.
__ADS_1
Tak jauh dari dua insan yang tengah berpelukan, tampak seorang pria mengepalkan tangannya dengan rahang yang mengeras menahan amarah.
Lalu pria itu pun pergi meninggalkan perkarangan cafe tersebut dan meninggalkan dua insan yang masih setia berpelukan itu.