
Laura memberikan sebuah gaun berwarna biru langit yang simpel namun terlihat sangat elegan.
Dengan perlahan angel memakai gaun yang diberikan oleh laura.
Cukup lama angel berada di ruang ganti, sedangkan robert sedari tadi sudah selesai mencoba baju nya.
Sekarang robert dan laura sedang menunggu angel di depan ruang ganti.
"Mengapa ia sangat lama berada di dalam?".tanya robert pada laura.
"Nama nya juga wanita, sabar ngapa sih".jawab laura ketus. Karena sedari tadi robert selalu protes.
Tak lama muncul lah angel dari dalam ruang ganti dan seketika dua orang yang sedari tadi menunggu angel di luar hanya bisa mematung melihat penampilan angel.
"Astaga sayang, kau cantik sekali".puji laura saat melihat angel keluar.
Sedangkan robert, hanya mematung melihat penampilan angel.
"Awas bisa-bisa mata mu melompat keluar".goda laura saat melihat robert tak berkedip melihat angel.
Seketika robert tersadar dan menatap tajam ke arah laura.
"Santai brother".ucap laura saat melihat tatapan tajam robert.
Lalu laura berjalan mendekati angel.
"Kau cantik sekali menggunakan gaun ini, ternyata aku tak salah memilihkan gaun ini untuk mu".ucap laura bangga.
"Terima kasih. Gaun mu sangat bagus laura".puji angel.
"Aku memang designer ternama".ucap laura membanggakan dirinya. Angel hanya tersenyum menanggapi ucapan laura sedangkan robert memutar bola nya malas mendengar kesombongan laura.
"Kau belum di dandani saja sudah cantik seperti ini, bagaimana nanti jika sudah di dandani. Aku takutnya mempelai pria nya pingsan melihat kecantikan mempelai wanita nya".ucap laura sambil melirik ke arah robert dan tentunya langsung mendapatkan tatapan tajam robert.
"Dasar pria kutub, tak bisa di ajak bercanda".gerutu laura saat melihat tatapan tajam robert.
Angel yang melihat tingkah laku laura hanya tersenyum.
"Apakah sudah selesai?".tanya robert pada laura.
"Sudah".jawab laura setelahnya ia beralih melihat ke arah angel.
"Apakah kau suka baju rancanganku kakak ipar?".tanya laura.
"Aku sangat menyukainya, ini sangat cantik".puji angel dan seketika laura berlari ke arah angel dan memeluk angel dengan sangat bahagia.
"Kakak ipar kau sangat baik, selain itu kau juga sangat cantik. Mengapa kau mau menikah dengan manusia kutub?".tanya laura polos dan seketika laura mendapatkan pukulan kecil di kepala nya.
"Anak kecil jangan banyak bertanya".ucap robert.
"Sakit kak . Kau ini suka sekali memukul kepalaku".omel laura.
__ADS_1
"Makanya punya mulut tu di jaga jangan asal bicara".jawab robert santai.
Laura mendengus mendengar ucapan robert, lalu ia beralih menatap ke arah angel.
"Kakak ipar kau lihat kelakuannya padaku, ia sangat jahat". rengek nya pada angel.
Angel yang mendengar ucapan laura hanya tertawa.
"Sudahlah. Jika kami meladeni ocehan mu, tak akan pernah selesai. Kita pulang sekarang".ucap robert pada angel.
Angel bergegas masuk kembali ke dalam ruang ganti untuk mengganti kembali pakaiannya.
Setelah beberapa menit, angel pun keluar dengan menggunakan baju yang ia pakai tadi.
"Padahal aku masih ingin berbicara dengan kakak ipar, tapi manusia kutub itu mengganggu".sindir laura yang berhasil membuat robert menatapnya tajam.
"Lain kali aku akan main kemari".jawab angel berusaha memberi pengertian pada laura.
"Benarkah kakak ipar?".tanya laura berbinar.
"Iya".ucap angel sambil tersenyum.
"Ya sudah, kami pulang dulu jangan lupa sampaikan salamku untuk mama Iren(mama laura)".ucap robert lalu berjalan keluar terlebih dahulu.
"Aku pulang dulu ya, kapan-kapan aku bakal main kesini lagi".ucap angel pamit.
"Baiklah kakak ipar. Hati-hati di jalan".ucap laura sambil melambaikan tangan pada angel.
Kali ini angel pulang bersama robert tidak bersama pak chan.
Suasana di dalam mobil sangat sunyi, karena tak ada seorang pun yang berbicara.
Robert masih fokus menyetir mobil sedangkan angel hanya diam menatap ke arah luar.
Robert melirik sekilas ke arah angel yang masih setia melihat ke arah luar dan berkata.
"Besok orang tua ku datang kemari, mereka ingin bertemu dengan mu".ucap robert memecahkan ke heningan sambil masih tetap fokus melihat ke depan.
Mendengar ada yang berbicara, seketika angel menoleh ke arah robert.
"Orang tua mu?".tanya angel memastikan.
Angel sangat terkejut dengan perkataan robert.
"Iya. Ada apa??. Mengapa kau sangat terkejut seperti itu?".tanya robert heran melihat reaksi angel.
"Mengapa mereka ingin bertemu denganku?".tanya angel kembali tanpa berniat menjawab pertanyaan robert.
"Karena sebentar lagi kau akan menjadi istriku, tentu mereka ingin mengenal calon menantu nya".jawab robert santai.
Tanpa robert sadari, jawabannya mampu membuat hati angel berdetak sangat kencang.
__ADS_1
"Istrinya??? Calon menantu?? Astaga hanya mendengar kalimat itu saja sudah membuat jantungku berdetak seperti ini. Bagaimana nanti jika aku sudah menjadi istrinya dan tinggal serumah dengannya. Apakah aku bisa mengendalikan hatiku untuk tidak menyimpan rasa padanya,? tuhan apakah keputusan yang aku ambil sudah tepat.Apakah aku bisa memantapkan hatiku untuk tidak goyah".gumam angel dalam hati sambil berpaling memandang ke arah luar dan memegangi jantungnya yang berdebar.
"Aku pasti bisa, aku harus ingat perjanjian yang sudah kami sepakati. Bahwa dalam hubungan ini tidak ada yang namanya perasaan. Aku harus menguatkan hatiku agar tidak semakin jauh terjatuh dalam pesonannya".ucap angel kembali dalam hati.
Melihat angel terdiam, robert mengerutkan keningnya.
"Apa yang sedang di pikirkan gadis ini. Mengapa sedari tadi ia suka melamun".gumam robert dalam hati, sedikit melirik ke arah angel yang masih melihat ke arah luar.
Tak terasa mereka sudah sampai di perkarangan rumah angel.
Sebelum angel turun, robert berkata.
"Dandanlah yang rapi, besok malam aku akan menjemput mu jam 8 malam. Kita akan makan malam bersama orang tua ku".ucap robert.
Seketika ada rasa cemas dalam diri angel dan itu tak luput dari penglihatan robert.
"Tenanglah. Orang tua ku hanya ingin mengenal mu. Kalau yang kau takutkan, mereka tidak akan menerima mu. Aku bisa pastikan itu tidak akan terjadi. Orang tua ku orang yang sangat baik. Jadi buang semua pemikiran buruk mu terhadap orang tua ku. Karena semua itu tak akan terjadi".ucap robert yang mengerti akan kebimbangan hati angel.
Sedari tadi angel memang memikirkan reaksi orang tua robert.
Apakah mereka akan menerimanya??
Bagaimana reaksi mereka jika tau angel adalah anak dari panti asuhan??
Bagaimana reaksi mereka jika tau angel orang dari golongan rendah??
Pemikiran dan pertanyaan itu semua berputar dalam kepala angel.
Sampai perkataan robert tadi, sedikit membuat hati angel tenang.
Angel berharap apa yang di katakan robert benar.
"Aku berharap apa yang ia katakan semua nya benar".ucap angel dalam hati.
Melihat angel kembali termenung, membuat robert sedikit kesal.
Dengan jahil, robert menjentik kening angel pelan dan berkata.
"Jangan terlalu banyak berpikir. Sekarang masuk kerumah dan istirahat. Besok malam aku jemput jam 8".ucap robert seraya menjentik kening angel.
"Kau ini. Sakit tau".cemberut angel sambil memegang keningnya.
"Makanya jangan suka termenung. Sudahlah, masuk sana".usir robert dan langsung saja angel turun dari mobil.
"Terima kasih dan hati-hati dijalan". ucap angel sambil tersenyum manis ke arah robert lalu berbalik masuk kerumah.
Sedangkan robert masih mematung mendapatkan senyuman dari angel.
Karena ini pertama kali nya angel memberikan senyuman manis kepadanya.
"Astaga apa yang terjadi pada jantungku".ucap robert sambil memegangi jantungnya yang berdetak kencang.
__ADS_1
"Gadis itu selalu membuat jantungku bermasalah. Aku harus periksa ke dokter, bisa-bisa ada masalah dengan jantungku".ucap robert lalu setelahnya robert meninggalkan perkarangan rumah angel.