Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Kembali Berbaikan


__ADS_3

Robert masih terdiam saat angel kembali memeluk nya.


Robert masih tak menyangka jika angel menginginkan nya untuk tetap berada di sisi nya.


"Kau bicara apa".ucap robert yang masih belum percaya.


Angel masih diam, masih setia di dalam pelukan robert.


"Hei aku bicara dengan mu".ucap robert sambil mencoba untuk mengurai pelukannya.


"Aku mohon biarkan tetap seperti ini sebentar saja".ucap angel sambil terus menghirup wangi maskulin tubuh robert.


Wangi yang sangat angel rindukan selama satu bulan belakangan ini.


"Baiklah tuan putri".ucap robert tersenyum seraya membelai sayang rambut angel.


Cukup lama mereka dalam posisi berpelukan seakan saling melepaskan kerinduan yang lama mereka pendam.


Angel mengurai pelukannya.


"Mengapa kau menunduk?".tanya robert saat melihat angel terus menunduk seakan enggan memperlihat kan wajah nya.


"Tidak ada".jawab angel terbata.


"Mengapa kau berbicara terbata, apa kau malu?".tanya robert berusaha menggoda angel.


"Tii tidak".jawab angel masih terbata.


Seketika robert berjalan ke arah sudut ruangan dan tiba-tiba lampu di dalam ruangan tersebut menyala dan memperlihatkan bagaimana keadaan di dalam ruangan tersebut.


"Mengapa wajah mu memerah? jujur saja kalau kamu malu".ucap robert masih berusaha menggoda angel.


"Apasih".ucap angel sambil mendongak menatap ke arah robert.


Robert hanya tersenyum melihat wajah angel yang sangat dekat dengannya.


Robert sangat merindukan wajah ini.


"Aku sangat merindukan mu".ucap robert tiba-tiba.


Angel kembali tertunduk saat mendengar ucapan robert dan tiba-tiba.


"Oh tuhan, apa ini aL. Tangan mu berdarah".ucap angel terkejut saat melihat bahwa tangan robert mengeluarkan darah.


"Ini tidak ada apa-apa nya. Jangan terlalu khawatir".ucap robert berusaha santai.


Seketika angel menangis.


Robert yang melihat angel yang tiba-tiba menangis seketika panik.

__ADS_1


"Ada apa. Mengapa menangis?".tanya robert panik.


Sementara angel semakin menangis.


Robert menjadi semakin panik karena angel tak menjawab pertanyaan nya.


"Hei hei lihat aku".ucap robert seraya memegang kepala angel untuk melihat ke arah nya.


"Ada apa, mengapa kamu menangis? apa aku melakukan kesalahan?".tanya robert dengan lembut.


Angel hanya menggelengkan kepala.


"Apa aku membuat mu kecewa?".tanya robert lagi.


Angel kembali menggelengkan kepala nya sebagai jawaban.


"Lalu kamu kenapa menangis?".tanya robert kembali.


Beberapa saat angel masih tetap diam dan robert pun masih menunggu jawaban angel.


"Kamu terluka seperti ini semua nya karena aku".ucap angel sendu dan seketika langsung menangis histeris.


Robert yang melihat angel menangis semakin histeris seketika langsung membawa nya ke dalam pelukan.


"Ssstttt ini semua bukan salah mu. Jangan menyalahkan diri mu atas apa yang terjadi".ucap robert berusaha memberi penjelasan pada nya.


"Tapi kamu terluka".jawab angel parau karena menangis.


"Mengapa tertawa, tak ada yang lucu".ucap angel kesal melihat sikap robert yang santai.


"Kamu yang lucu".ucap robert sambil tersenyum.


"Apa sih, aku serius aL".ucap angel cemberut.


"Aku juga serius, kapan aku pernah bohong".jawab robert santai.


"Terserah".jawab angel jutek, seketika mood angel berubah karena robert.


Melihat angel nya merajuk, robert pun kembali tertawa.


"Maaf, aku hanya bercanda. Aku tertawa karena aku senang karena kamu masih mau memperhatikan aku. Karena kamu masih perhatian sama aku. Aku tak ada maksud apa-apa. Jangan marah lagi, sudah cukup satu bulan kamu mendiamkan aku. Jangan di tambah lagi, aku tak sanggup".ucap robert.


Dan itu sukses membuat angel tersipu malu.


"Kamu yang buat aku marah".ucap angel masih tersipu.


"Lebih bagus jika kamu tersipu seperti ini daripada kamu harus cemberut, kamu kelihatan jelek jika cemberut".ucap robert dan itu sukses di hadiahi pukulan kecil dari angel.


Robert hanya tertawa mendapatkan sebuah pukulan dari angel yang menurut nya tidak sakit sama sekali.

__ADS_1


Tiba-tiba robert memegang tangan angel yang sedari tadi memukul nya.


"Ampun nyonya Robert A. Stuart".ucap robert seraya memegang kedua tangan angel dan angel kembali bersemu merah saat robert mengatakan perkataam tersebut.


Robert yang melihat nya hanya tersenyum.


"Sudahlah jangan menggoda ku terus, lebih baik sekarang aku mengobati tangan mu. Darahnya sangat banyak, mari ikut aku ke kamar . aku akan mengobati mu".ucap angel seraya merangkul robert menuju ke kamar mereka.


Tiba-tiba seseorang menerobos masuk ke dalam ruang kerja robert dan betapa terkejut nya orang itu melihat pemandangan di dalam ruangan tersebut.


"Astaga, apa yang terjadi di sini".ucap orang itu terkejut yang tak lain adalah mark.


Ya tadi salah satu asisten rumah tangga yang menjadi kepala asisten rumah tangga di rumah robert menelfon mark untuk datang kemari.


Karena mereka takut jika nyonya angel tak bisa mengendalikan emosi tuan mereka.


Karena selama ini yang selalu ada di saat robert mendapat masalah atau sedang emosi adalah mark, jadi mereka mengambil keputusan untuk menelfon untuk berjaga-jaga jika seadainya nyonya angel tidak bisa membuat tuan robert membaik.


"Apa kau tak bisa mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam ruangan ku".ucap robert dingin menatap tajam ke arah mark.


Mark yang di tatap seperti itu hanya bisa menggarukkan kepala nya yang tidak gatal.


"Kalian mau kemana?".tanya mark saat melihat robert dan angel keluar dari ruang tersebut.


"Kami mau kemana pun itu bukan urusan kau mark. Jadi lebih baik tutup mulut mu jika kau tak ingin kehilangan suara mu".jawab robert dingin.


Selanjut nya mereka meninggalkan mark yang termenung setelah mendengar ucapan robert.


"Dasar pria kutub. Setelah mendapatkan pasangan, sekarang seolah tak membutuhkan ku. Awas saja jika besok dia mabuk lagi, jangan pernah menelfon ku".gerutu mark.


"Astaga ini ruangan kerja atau kandang bisa sehancur ini. Apa masalah mereka sehingga aL sampai semarah ini".gumam mark sambil memperhatikan keadaan ruang kerja robert yang sangat berantakan.


Sementara di lain tempat tampak para pelayan berbisik-bisik membicarakan angel dan robert.


"Tangan tuan aL berdarah".ucap salah satu pelayan.


"Iya, apa yang terjadi dengan tangan tuan aL. Darah nya mengalir sangat deras".ucappelayan yang lain.


"Untung nyonya angel tidak apa-apa. Syukurlah nyonya angel bisa mereda kan emosi tuan aL".ucap yang lain nya.


"Sekarang nyonya angel adalah penakluk tuan robert, mudah-mudah nyonya dan tuan bisa bersatu selama nya".ucap Carly.


Saat para pelayan sedang berbisik-bisik membicarakan robert dan angel, tiba-tiba mark muncul dari arah belakang.


"Apa yang sedang kalian lakukan di sini. Membicarakan majikan di belakang, kalian bisa di pecat".ucap mark saat sudah sampai di dekat para pelayan yang sedang bercerita.


Seketika semua pelayan terdiam.


"Daripada kalian bergosip, lebih sekarang kalian bersihkan ruang kerja tuan aL".ucap mark.

__ADS_1


"Baik tuan".ucap semua pelayan lalu semua nya bergegas mengerjakan apa yang di katakan mark


__ADS_2