Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Menjadi Teman Mu Seumur Hidupku


__ADS_3

Akhirnya angel menyelesaikan masakan nya dengan tenang.


"Hei nyonya angel".goda Carl yang baru masuk dapur.


Angel yang tau kalau itu adalah Carl mendengus kesal.


"Cih darimana saja kau. Mengapa kau meninggal kan ku sendiri di sini dan tak memberitahu kan ku bahwa tuan mu ada di belakang ku".ucap angel ketus.


Carl tertawa mendengar ucapan angel.


"Bagaimana aku bisa mengatakan nya pada mu. Suami mu datang diam-diam. Bahkan ia menyuruh ku untuk diam".jawab Carl.


"Bahkan ia menyuruh ku keluar dari dapur dan meninggalkan kalian berdua di sini. Bagaimana cara aku mau memberitahukan nya pada mu".ucal Carl lagi.


"Itu hanya alasan mu saja".jawab angel masih marah.


"Aku berkata yang sebenar nya ngell. Tadi tuan aL menyuruh ku untuk pergi dari sini. Seharus nya kau senang bisa berdua dengan nya di sini. Ya kan?".goda Carl.


Seketika wajah angel bersemu merah setelah mendengar ucapan Carl.


"Lihat. Bahkan wajah mu sudah memerah seperti tomat".ucap Carl masih menggoda angel.


"Apasih Carl, mana ada seperti itu".jawab angel malu.


"Jujur saja kalau kau juga senang kan bisa berduaan dengan tuan aL. Bahkam tadi tuan aL memeluk mu. Aku tak menyangka jika tuan aL ternyata bisa romantis juga".ucap Carl santai.


Seketika angel membelalak kan mata mendengar ucapan Carl.


Angel merasa malu karena ketahuan oleh Carl jika tadi robert memeluk.


"Sudahlah jangan malu gitu. Aku sudah lihat tadi kok semua nya. Bahkan dari awal aku sudah ada di sana melihat nya".ucap Carl.


"Ssttt tutup mulut mu Carl, jika yang lain dengar nanti aku bisa malu".ucap angel sambil membekap mulut Carl dengan tangan nya.


Carl pun hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban karena angel membekap mulut nya.


Lalu setelah nya angel melepaskan bekapan tangan nya dari mulut Carl.


"Kau jahat sekali ngell".ucap Carl setelah angel melepas bekapan nya.


"Jahat gimana, jika aku tak membekap mulut mu. Maka akan tersebar berita di seluruh rumah ini karena mulut mu".ucap angel.


"Memang nya kenapa? kan memang benar kalau tadi tuan aL memeluk mu. Dan apa salah nya jika berita ini tersebar di penjuru rumah ini. Kan tuan aL suami mu, jadi wajar jika suami bersikao romantia dengan istri nya".jawab Carl berusaha membela diri nya.


"Terserah apa kata mu saja.Tapi yang jelas aku tak ingin menjadi bahan pembicaraan di rumah inj. Jadi tutup mulut mu Carl".ucap angel.

__ADS_1


Lalu selanjut nya mereka kembali melanjutkan masakan nya.


"Akhirnya selesai juga".ucap angel letih.


"Kau seperti nya sangat letih sekali. Seakan-akan sedang memasak banyak makanan. Padahal kau hanya membuatkan sarapan untuk sang pangeran".ejek Carl.


"Ya tentu saja aku sangat merasa letih, aku memasak ini semua dengan cinta".jawab angel membangga kan diri nya.


"Cihh bahkan sekarang kau tidak malu mengatakan cinta. Dasar".ucap Carl sambil tertawa.


Carl juga bahagia jika angel bisa mendapatkan kebahagiaan nya.


Carl bersahabat dengan angel.


Tepat nya sejak kepergian robert, Carl di tugas kan bekerja di sini dan akhir nya menjadi sahabat angel.


Bahkan selama sebulan ini Carl tak pernah melihat angel tersenyum dan bahagia seperti ini.


FLASHBACK


Saat Carl ingin membersihkan halaman belakang, Carl tak sengaja melihat angel yang duduk termenung sendirian.


Terkadang angel menghapus air mata nya.


Ini bukan pertama kali nya Carl mendapati angel termenung dan bahkan menangia sendiri.


Hanua saja Carl tak berani bertanya karena Carl masih bari di sini. Jadi Carl tak berani ikut campur urusan majikan nya.


"Sebenar nya apa yang terjadi pada nyonya angel".gumam Carl bingung melihat angel selalu menyendiri.


setelah Carl berfikir beberapa detik, Carl akhir nya memutuskan untuk mendekati angel.


Saat sudah berada tepat di belakang angel, Carl menjadi sedikit ragu.


"Bagaimana ini, kok aku menjadi takut saat sudah berada di dekat nya".gumam Carl dalam hati.


Carl ragu untuk untuk menegur nyonya nya.


Setelah beberapa detik diam, Akhirnya Carl memutuskan untuk menegur angel.


"Permisi nyonya angel".sapa Carl saat pertama kali memanggil nya.


Angel menoleh ke belakang ke arah sumber suara.


Angel hanya melihat ke arah nya sekilas, lalu kembali melihat ke depan.

__ADS_1


Carl yang melihat itu otomatis terkejut.


"Apa ini, mengapa nyonya angel hanya merespon ku seperti itu? Bahkan ia hanya memandang ku sekilas saja. Dan tatapan itu, tatapan nyonya angel seakan menyiratkan kesedihan, kepedihan dan juga kerinduan yang amat dalam. Apa sebenar nya yang terjadi pada nya. Mengapa aku sangat bersimpati pada nya".gumam Carl dalam hati.


"Nyonya".panggil Carl lagi.


Carl kembali berusaha untuk memanggil angel kembali.


Namun angel hanya diam, bahkan angel tak menoleh sedikit pun pada nya.


"Nyonya".panggil Carl lagi.


Namun tetap tak ada jawaban, Carl rasa nya ingin menyerah. Carl bersiap untuk melangkah pergi dari sana.


Namun tiba-tiba suara angel membuat nya berhenti.


"Ada apa".jawab angel akhirnya.


Namun angel tetap tak menoleh ke arah nya, hanya menjawab saja.


"Nyonya sedang apa sendirian di sini?".tanya Carl pelan.


"Tidak ada. Aku hanya suka dengan suasana yang tenang. Jadi aku lebih suka duduk menyendiri di sini".jawab angel masih menatap ke depan.


"Apa saya boleh di sini menemani anda nyonya?".tanya Carl.


Seketika angel menoleh ke arah Carl saat mendengar jawaban nya.


Angel melihat ke arah Carl untuk beberapa detik, kemudian angel menganggukkan kepala sebagai jawaban.


Carl pun dengan semangat duduk di samping angel.


Beberapa menit mereka hanya duduk berdiam tanpa ada yang membuka suara.


"Apa ini. Mengapa suasana nya sepi seperti ini. Apa yang harus aku katakan terlebih dahulu pada nya. Jika aku langsung bertanya , nanti ia menganggap aku ingin ikut campur. lalu apa yang harus aku lakukan? bagaimana ini".ucap Carl dalam hati.


Akhirnya Carl hanya duduk diam di samping angel.


Terkadang sekali-sekali Carl mengajak angel berbicara, meskipun angel hanya menjawab nya cuek.


Inilah yang Carl lakukan setiap hari, menemani angel meskipun angel seperti tak menganggap nya. Sampai akhirnya angel mulai mau berbicara, cerita dan tersenyum.


butuh proses hingga Carl bisa membuat diri nya di terima oleh angel hingga sampai saat ini.


FLASHBACK END

__ADS_1


"Aku berharap kebahagiaan akan terus menyertai mu. Kau adalah wanita yang baik. Kau berhak untuk bahagia. jika aku masih di beri kesempatan untuk bersama mu. Maka aku akan selalu berada di sisi mu dan melayani mu sampai akhir umur ku".ucap Carl dalam hati sambil tersenyum melihat angel yang terlihat bahagia.


__ADS_2