Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Menyakiti nya


__ADS_3

Robert dan Angel masih terkejut dengan pertanyaan Alesha yang begitu sangat tiba-tiba.


Alesha tau jika ini bukan saat nya dia untuk bertanya seperti itu.


Alesha hanya berpikir jika sudah saat nya cucu kesayangan nya mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua yang utuh.


FLASHBACK


Alesha tengah berada di halaman sekolah aLex menunggu kepulangan sang cucu kesayangan.


Tadi Angel mengatakan tidak bisa menjemput aLex karena Angel sedang sangat sibuk di toko dan alhasil, Alesha lah yang menjemput aLex kali ini.


Beberapa menit kemudian bel pun berbunyi menandakan jika sudah saat nya untuk pulang.


Satu persatu siswa dan siswi keluar dari kelas mereka dan berlarian menuju ke arah jemputan mereka.


Terlihat dari kejauhan, aLex yang baru saja keluar dari kelas nya.


Dengan cepat aLesha turun dari mobil dan memanggil aLex.


"aL".teriak aLesha.


aLex yang merasa tak asing dengan suara panggilan tersebut pun menolah ke segala arah mencari sumber suara tersebut dan ternyata sudah ada sang nenek di hadapan nya.


Dengan bahagia aLex berlari ke arah aLesha.


"Nenek".teriak aLex dan langsung memeluk aLesha dengan bahagia.


"Oh sayang, kau membuat nenek menunggu sangat lama".ucap aLesha berpura-pura cemberut.


"Benarkah nenek?".tanya aLex merasa tak enak.


Melihat wajah sendu sang cucu, alesha pun tertawa terbahak.


"I'm sorry baby. Nenek hanya bercanda. Meskipun Nenek harus menunggu lama di sini, Nenek akan sangat merasa senang karena Nenek menunggu cucu kesayangan Nenek yang tampan seperti mu. Jadi Nenek tidak masalah jika harus menunggu aL".ucap aLesha menjelaskan.


mendengar penjelasan aLesha seketika menbuat aLex tersenyum bahagia.


"Terima kasih nek. aL sayang sama nenek".ucap aLex kemudian memeluk aLesha dengan sayang.

__ADS_1


"Iya sayang. Nenek juga sangat menyayangi mu. Ayo sekarang kita pulang".ajak aLesha.


Kemudian aLesha pun membawa aLex masuk ke dalam mobil.


"Mommy kemana nek. Mengapa nenek yang menjemput ku?".tanya aLex di dalam mobil.


"Mommy sedang sangat sibuk di toko dan meminta nenek untuk menjemput aL di sekolah".jawab aLesha.


"kasihan Mommy. Pasti mommy sangat lelah. aL ingin cepat besar dan mencari kerja biar mommy tidak harus kerja keras seperti sekarang".ucap aLex seperti orang dewasa.


Alesha tersenyum mendengar perkataan cucu kesayangan nya.


Alex begitu sangat menyayangi Angel.


Meskipun aLex tumbuh tanpa kasih sayang seorang Daddy, tapi aLex tumbuh menjadi anak yang sangat pintar dan mandiri.


Angel bisa membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi orang tua ganda bagi aLex dan aLex tumbuh menjadi anak yang baik seperti sang ibu.


"Benarkah aLex mau cepat besar dan bekerja membantu mommy?".tanya Alesha.


"Tentu nek. Jika nanti aLex besar, aLex akan mencari kerja dan membahagiakan mommy.


"Memang nya aLex yakin bisa kerja?".tanya Alesha.


"Tentu nek. aLex kan laki-laki. Kata mommy laki-laki harus menjadi kepala keluarga dan harus bisa melindungi keluarga. jadi aLex akan menjadi seperti yang mommy katakan".ucap aLex polos.


Alesha kembali tersenyum mendengar perkataan aLex.


Namun tiba-tiba sebuah pertanyaan muncuk di kepala aLesha dan bertanya.


"Jadi aL kasihan sama mommy yang bekerja keras untuk membuat aL senang?".tanya Alesha.


"Iya nek. aLex kasihan melihat mommy yang kelelahan setiap hari setelah pulang bekerja. Jadi aLex mau menggantikan posisi mommy".jawab aLex sendu saat teringat di mana Angel terlihat begitu sangah kelelahan usai dari tempat kerja nya.


"Apakah aLex mau membahagiakan mommy dan membuat mommy tidak perlu kelelahan lagi?".tanya Alesha.


"Iya".jawab Alex cepat.


Alesha tersenyum dan berkata.

__ADS_1


"Kalau begitu, aLex harus bantu Daddy dan mommy kembali bersama. Dengan begitu mommy tidak perlu bekerja lagi dan aLex bisa bersama dengan Daddy dan Mommy".ucap Alesha.


Terlihat aLex yang terdiam mendengar perkataan aLesha.


Seolah tengah memikirkan apa yang di katakan aLesha, Alex cuma diam memcerna perkataan aLesha.


"Apa yang kamu pikirkan sayang?".tanya aLesha saat melihat aLex yang termenung.


"Apakah Daddy dan mommy bisa bersama kembali nek?".tanya aLex.


Ternyata sedari tadi hal itulah yang di pikirkan oleh ALex.


Alesha tersenyum dan berkata.


"Tentu sayang. Apa aLex bahagia jika Daddy dan mommy kembali bersama?".tanya Alesha.


"Tentu saja nek. aLex akan sangat bahagia jika bisa bersama dengan Daddy dan mommy. aLex akan mengatakan pada semua teman aLex jika aLex juga memiliki Daddy. aLex juga akan meminta Daddy untuk menjemput aLex di sekolah agar teman-teman aLex melihat Daddy aLex dan tidak mengejek aLex lagi".ucap alex senang.


Alesha terenyuh mendengar ucapan aLex.


Alesha tau selama ini aLex kerap kali mendapatkan ejekan dari teman-teman nya yanh mengatakan jika aLex tidak memiliki seorang ayah.


Hati aLesha begitu sangat sakit melihat aLex yang berpura-pura bahagia di saat hati nya begitu sangat terluka.


"Iya sayang. Daddy pasti sangat senang bisa menjemput putra kesayangan nya".ucap Alesha sambil memeluk alex dengan penuh sayang.


"Nenek berjanji pada mu sayang, nenek akan memberikan keluarga yang utuh untuk mu dan nenek berjanji akan membawa kedua orang tua mu untuk kembali bersatu".ucap aLesha dalam hati.


Setelah itu tak ada yang membuka suara di antara mereka karena aLex yang tertidur di dalam pelukan aLesha.


FLASHBACK END


"Mengapa kalian diam? bukankah kalian harus nya memikirkan kebahagiaan aLex? harus nya kalian tidak egois dan menghancurkan hati aLex lebih lama lagi. aLex membutuhkan kasih sayang dari kedua orang tua nya.


Meskipun aLex terlihat tumbuh menjadi anak yang periang, tapi di lubuk hati nya yang paling dalam, ia sangat memimpikan keluarga yang lengkap. Bahkan tak jarang alex menatap teman-teman sekolah nya yang bahagia dengan kedua orang tua nya. aLex adalah anak yang cerdas. Bahkan sampai detik ini pun aLex masih bisa berpura-pura bahagia, meskipun pada kenyataan nya aLex begitu sangat menginginkan kedua orang tua yang utuh".ucap aLesha menjelaskan.


Terlihat Robert dan Angel hanya diam tertunduk mencerna perkataan Alesha.


"Mama harap kalian tidak terlalu lama menyiksa aLex dengan keegoisan kalian. Karena kita tidak tau sampai di mana batas titik kesabaran seseorang".ucap aLesha kemudian berdiri dan meninggalkan Robert dan Angel yang masih tetap diam.

__ADS_1


__ADS_2