Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Ancaman Angel


__ADS_3

Mark dan Angel memasuki ruangan pemberkatan.


Terlihat semua pasang mata menatap ke arah Angel dan Mark.


Tak terkecuali seseorang yang sedari tadi Angel pikirkan.


Yaitu Robert.


Tanpa sadar pandangan Robert dan Angel bertemu dan di sana tampak robert berdiri dengan sangat gagah di baluti tuxedo hitam nya.


Robert terlihat tak mampu mengalihkan pandangan nya dari Angel.


Entah apa yang ada di pikiran Robert yang pasti saat ini kegugupan Angel semakin bertambah karena melihat semua mata menatap ke arah nya.


"Apakah aku jelek? apakah ada yang salah dari penampilan ku? apakah aku tidak pantas mengenakan gaun ini? apakah benar kata kak Mark kalau aku jelek dan terlihat seperti badut?


Itulah pertanyaan yang saat ini bersarang di dalam kepala Angel.


Mark yang sadar jika Angel saat ini gugup pun kemudian menepuk pelan lengan Angel dan berkata.


"Angel tenanglah".ucap Mark yang sadar dengan kegugupan Angel.


Mendengar ucapan Mark, Angel pun berusaha untuk menenangkan dirinya dan terus berjalan dengan tegap sampai tanpa sadar saat ini mereka sudah berdiri di depan Robert.


"aL".panggil Mark menyadarkan Robert yang masih termenung.


Robert seketika sadar dan menatap ke arah Mark dan mengulurkan tangan nya untuk menyambut tangan Angel.


Kemudian Mark membawa tangan Angel ke arah Robert dan langsung di sambut oleh Robert.


Setelah itu Mark duduk di kursi yang telah di sediakan.


Robert menuntun Angel naik ke atas altar dan menuju ke arah pendeta yang akan membantu mereka untuk pemberkatan.


Robert menggenggam tangan Angel sangat erat seolah takut jika angel akan pergi.


"Kau sangat cantik my love".puji Robert .


Mendengar pujian Robert menbuat Angel tersipu malu dan membuat wajah Angel bersemu merah.

__ADS_1


"Rasa nya aku ingin langsung m3mb4w4 mu keluar dari sini secepat nya".ucap Robert lagi menggoda Angel.


Angel membulatkan mata menatap ke arah Robert seolah mengatakan APAKAH KAU SADAR DENGAN APA YANG KAU KATAKAN.


Robert yang mendapatkan tatapan dari Angel hanya tertawa.


Sedangkan Angel antara malu, bahagia dan geram melihat tingkah Robert.


Setelah itu acara pemberkatan pun di mulai.


"Saya Robert A. Stuart, aku mengambil engkau menjadi seorang istriku, untuk saling memiliki dan juga menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, dan pada waktu sehat maupun sakit. Untuk selalu saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang sangat tulus".ucap Robert dengan lantang.


dan tanpa sadar ada rasa lega dalam diri Angel setelah mendengar semua janji yang Robert katakan.


Setelah itu Angel pun mengatakan sesuai dengan apa yang Robert katakan tadi.


Setelah nya acara pemberkatan pun selesai. Robert dan Angel pun b3rc1um4n dengan penuh sayang di depan semua orang yang ada di ruangan tersebut.


Semua orang merasa bahagia terutama Albert dan juga Alesha.


Bahkan Alesha terlihat menitikkan air mata melihat kebahagiaan anak dan menantu nya.


Robert pun melepaskan c1um4n nya dari Angel dan menatap lama ke arah Angel dan berkata.


"Tetaplah bersama ku dan menua lah bersama ku, my wife".ucap Robert dan setelah itu memeluk Angel dengan penuh sayang.


Angel pun membalas pelukan Robert dan menangis bahagia.


setelah acara pemberkatan selesai.


Mereka pun menuju hotel yang sudah Robert sewa untuk para keluarga dan tamu yang di undang.


Karena nanti malam akan di adakan pesta untuk merayakan hari pernikahan mereka dan untuk itu para tamu di harapkan untuk beristirahat.


Robert pun membawa Angel menuju kamar yang telah Robert sediakan.


MALAM HARI


Acara pernikahan pun di laksanakan pada malam hari.

__ADS_1


Terlihat beberapa tamu undangan sudah hadir memenuhi aula tempat berlangsung nya acara.


Sementara itu tampak sepasang pengantin baru yang masih terlihat melepas rindu di dalam sebuah ruangan yang di hias begitu sangat indah dan romantis.


"Cukup aL".teriak Angel saat Robert tak henti-henti nya mengganggi dirinya.


Robert yang seolah peka pun tak menghentikan aksi nya.


Bagi nya menganggu Angel adalah hal yang paling menyenangkan.


Saat ini Robert dan Angel tengah bersiap untuk menghadiri acara pernikahan mereka.


Dan saat ini mereka tengah di bantu bersiap oleh penata rias yang sudah di piliu oleh Robert.


Robert yang sudah siap sedari tadi tak henti-henti nya mengganggu Angel yang tengah di make up.


Alhasil sang penata rias harus ekstra sabar menyiapkan pekerjaan nya.


"Cukup aL. Jika kau terus menganggu ku seperti ini kapan ini semua akan selesai".gumam Angel kesal.


Robert hanya tertawa mendengar perkataan Angel dan berkata.


"Tidak masalah jika ini semua tidak selesai dan kita tidak perlu pergi ke acara itu. Lagian pasti para tamu bisa memaklumi nya kalau kita tidak hadir di acara malam ini. Kita bisa habiskan malam ini bersama sepanjang malam dan membuat adek untuk aLex".ucap Robert tanpa malu.


Angel membelalakkan mata tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar.


Robert bahkan dengan gampang nya mengatakan semua nya di depan orang lain.


Dengan malu Angel melirik ke arah sang penata rias, terlihat sang penata rias tersebut menahan tawa nya setelah mendengar ucapan Robert yang sangat frontal.


"Bisakah kau berhenti bicara dan berhenti menganggu ku aL. Jika tidak aku pastikan malam ini kau tidak akan mendapatkan apapun".ancam Angel dengan menatap tajam ke arah Robert.


Mendengar ancamana yang di katakan Angel, seketika Robert menghentikan aksi nya dan berkata.


"Baiklah".jawab nya langsung berjalan ke arah kursi sembari menunggu Angel bersiap.


Angel yang merasa lega bisa membuat Robert berhenti menganggu nya, sementara sang penata rias tersenyum melihat seorang Robert yang di kenal menakutkan ternyata begitu sangat tunduk dan takut dengan ancaman sang istri.


Setelah nya tak ada yang bersuara dan mereka pun melanjutkan mempersiapkan Angel.

__ADS_1


__ADS_2