Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Lumayan


__ADS_3

Angel sengaja bangun lebih awal. Angel berniat membuat makanan sebelum ia pulang karena angel harus bekerja di laurent cake.


Angel berjalan kearah dapur dan betapa angel terkejut bahwa bibik ruth sudah ada di dapur.


"Anda sedang apa nak?".tanya bibik ruth saat melihat angel.


"Angel rencana ingin membuatkan sarapan sebelum angel pulang bik".jawab angel lalu mendekat kearah bibik ruth yang sepertinya sedang mengerjakan sesuatu.


"Biar angel yang membuat sarapan hari ini bik".ucap angel.


"Tak perlu nak. Biar bibik saja yang buat sarapannya".jawab bibik ruth menolak permintaan angel.


"Tak apa bik. Biar angel aja . Anggap saja sebagai permintaan maaf dari angel".jawab angel.


"Baiklah. Kalau kamu memaksa tapi ingat tuan muda tidak suka dengan masakan yang pedas".jelas bibik ruth memberi arahan pada angel.


Angel mengambil alih pekerjaan bibik ruth dan bibik ruth pun meninggalkan angel sendirian didapur dan mencari pekerjaan lain yang bisa ia kerjakan.


Angel sangat bersemangat memasak masakannya. Angel berencana ingin membuat nasi goreng spesial dan omelet.


"Semoga bos menyukai masakanku dan semoga bos memaafkanku".gumam angel .


Tak terasa akhirnya angel selesai memasak makanannya lalu angel pun menata nya di atas meja.


"Sudah siap nak?".tanya bibik ruth menghampiri angel yang sedang menata makanan di meja makan.


"Sudah bik. Bibik jangan bilang kalau masakan ini angel yang masak ya".ucap angel.


"Mengapa begitu?".tanya bibik ruth heran.


"Angel hanya takut nanti tuan muda tak mau memakannya setelah tau masakan ini angel yang masak".jawab angel.


Bibik ruth berfikir sejenak sebelum menganggukkan kepalanya.


"Kalau begitu angel pamit pulang bik".ucap angel pada bibik ruth.


"Kenapa pagi sekali. Apa kamu tak ingin sarapan dulu disini. Kan kamu belum sarapan".jawab bibik ruth karena melihat angel terburu-buru.


"Tak usah bik. Angel bisa sarapan nanti. Angel harus bekerja. Soalnya nggak enak kalau angel telat, karena angel baru masuk kerja".jawab angel memberi penjelasan.

__ADS_1


"Baiklah. Kamu hati-hati ya dijalan. Kapan-kapan main lagi kesini".ucap bibik ruth.


Angel yang mendengarnya hanya menganggukkan kepala.


"Main kesini lagi, sama saja aku masuk kelubang buaya untuk kedua kalinya".ucapnya dalam hati.


Lalu setelahnya angel pamit pulang.


Sementara robert baru saja membuka mata saat seseorang mengetuk pintu ruangannya.


"Permisi tuan muda".ucap bibik ruth dari luar seraya mengetuk pintu ruang kerja robert.


Tak lama robert pun keluar dengan wajah khas orang baru bangun tidur.


"Ada apa bik".tanya nya malas.


"Maaf kalau bibik bangunin tuan muda. Tapi bibik mau ingatin kalau hari ini tuan muda pergi kerja?".tanya bibik ruth merasa bersalah.


"Astaga, aku kira ada apa. Hari ini aku cuti bik. Soalnya semalam aku lembur".jawab robert.


"Baiklah tuan muda. Apa tuan muda mau sarapan?". biar nanti bibik antar kekamar".tanya bibik ruth.


"Nggak usah bik".ucapnya lalu berbalik ingin menutup pintu.


"Sia-sia nak angel bangun pagi-pagi membuat sarapan. Kalau gitu aku saja yang habiskan sarapannya. Sepertinya enak".gumam bibik ruth ingin melihat reaksi tuan mudanya.


"Tunggu bik".ucap robert.


Seketika bibik ruth berbalil melihat kearah robert.


"Pasti tuan dingin ini termakan dengan ucapanku".ucap bibik ruth senang dalam hati


"Ada apa tuan, apa ada yang bisa bibik bantu?".tanya bibik ruth pura-pura.


"Tolong antarkan sarapan saya kekamar. Bibik tadi buat sarapan kan?".tanya robert.


"Bukan bibik yang masak hari ini tuan muda, tapi nona angel. Tadinya bibik akan membuang makanannya . Karena pasti tuan nggak mau makan makanan yang dimasak nona angel kan. Tunggu sebentar tuan bibik mau buang dulu setelah itu bibik buatkan sarapan yang baru".jawab bibik ruth panjang lebar.


"Tak usah bik. Nanti bibik repot. Biar....".ucap robert terpotong oleh bibik ruth.

__ADS_1


"Tak apa tuan muda. Itu sudah tugas bibik. Bibik kedapur dulu tuan".jawab bibik ruth memotong perkataan robert.


"Aduh dasar orang tua. Kalau nggak ingat dia lebih tua udah aku lenyapkan dia. Beraninya dia memotong perkataanku. Bagaimana caranya aku membuat alasan supaya aku bisa makan masakan gadis itu tapi bibik ruth tak boleh curiga kalau aku menginginkam makanan itu".ucap robert dalam hati.


Sementara bibik ruth tertawa bisa membuat tuan muda nya kebingungan.


"Pasti tuan muda sedang mencari cara untuk membuat alasan. Tinggal bilang aja kalau ia mau makan masakan nona angel. Dasar gengsi. Malu tapi mau".gumam bibik ruth dalam hati.


"Tak usah bik".jawab robert cepat.


Bibik ruth memandang aneh kearah robert.


"Maksud saya. Jangan membuang makanan. Itu nggak baik. Biar saya makan saja meskipun saya terpaksa memakannya".jawab robert .


"Jangan tuan. Saya tak mau tuan muda nanti tak bisa menikmati makanan kalau tuan muda makannya terpaksa".jawab bibik ruth


"*Astaga tuan kutub ini masih nggak mau mengakui kalau ia sebenarnya sangat ingin makan".ucap bibik ruth dalam hati.


"Orang tua satu ini. Banyak kali perkataannya. Aku harus kasih alasan apa lagi".ucap robert geram*.


"Saya bilang tak perlu".ucap robert tegas dan dingin sambil menatap tajam kearah bibik ruth. Karena ia sudah muak membuat alasan.


Seketika bibik ruth melihat aura menakutkan dari sang tuan muda pun menjadi ciut.


"Baik tuan muda".jawab bibik ruth ketakutan.


"Bawa sarapannya kekamar saya".ucap robert dingin lalu melangkah meninggalkan bibik ruth yang masih terpaku.


"Dasar tuan kutub. Kalau ia sudah tak bisa menjawab. Andalannya hanya perkataan dingin dan tatapan tajamnya saja".ucap bibik ruth dalam hati.


Lalu bibik ruth melangkah kedapur untuk mengambil sarapan dan membawakannya kekamar robert.


Robert baru selesai membersihkan diri dan saat keluar kamar mandi ternyata makanan sudah tersedia.


Robert duduk disalah satu kursi dan mengambil sepiring nasi goreng.


Awalnya robert ragu untuk memakannya. tapi..


"Lumayan".ucapnya saat sudah memasukkan sesendok nasi goreng kedalam mulutnya.

__ADS_1


Lagi dan lagi robert memakannya dan tak terasa makanan tersebut habis olehnya.


"Ternyata kau bisa memasak gadis kecil".gumamnya tersenyum memikirkan ia sudah menghabiskan makanan yang dimasak angel.


__ADS_2