
Angel sedang berada di dalam kamar nya mengurung diri di dalam kamar.
Angel masih menangis di dalam kamar.
Sementara robert sedang di jalan menuju ke rumah. Tadi robert mendapatkan telfon dari asisten rumah tangga nya mengatakan jika angel tidak mau keluar kamar dan memakan makanan nya.
Hari ini robert sangat di sibukkan dengan urusan kantor sehingga robert tidak bisa pulang untuk melihat keadaan angel.
Sehabis dari cafe robert langsung menuju kantor dan baru selesai malam hari.
Sesaat setelah mendapatkan telfon dari rumah. Robert langsung bergegas menuju ke rumah.
Sepanjang perjalanan robert sangat merasa khawatit akan keadaan angel.
Karena masalah kantor, robert menelantarkan angel.
"Astaga, apa yang sebenar nya terjadi pada nya. Mengapa ia begitu sangat sensitif akhir-akhir ini. Dan lagi, akhir-akhir ini ia begitu suka berubah. Terkadang ia tertawa setelah itu ia bisa tiba-tiba menangis atau murung. Suasana hati nya sangat susah untuk di tebak".gumam robert memikirkan sikap angel yang sangat aneh.
Robert terus melajukan mobil nya dengan kecepatan penuh. Robert ingin cepat sampai ke rumah dan melihat keadaan angel.
Sementara di rumah kediaman robert, terlihat angel yang masih mengurung diri di dalam kamar.
"Nyonya, tolong buka pintu nya".ucap seorang pelayan berusaha membujuk angel.
"Iya nyonya, tolong buka pintu nya. Dari tadi siang nyonya tidak keluar untuk makan. Jangan seperti ini nyonya. Nanti tuan aL akan marah jika tau nyonya tidak makan sedari siang".pujuk pelayan yang lain.
Namun tetap tidak ada respon apapun dari angel.
Saat seluruh pelayan sedang berusaha untuk membujuk angel. Tiba-tiba robert muncul dari arah belakang dan mengaget kan seluruh pelayan.
"Bagaimana apa angel belum mau membuka pintu?".tanya robert saat sudah sampai di depan pintu kamar.
Seketika seluruh pelayan di buat terkejut dengan kemunculan robert.
"Belum tuan. Nyonya angel bahkan tidak menjawab seruan kami".jawab sang kepala pelayan.
Robert semakin khawatir mendengar perkataan sang pelayan.
"Minggir".ucap robert maju ke arah depan.
"Angel buka pintu nya sekarang atau aku akan mendobrak pintu nya. Cepat buka pintu nya sekarang".teriak robert dari luar sambil berusaha menggedor pintu nya.
"Angel apa kau tak mendengarkan ucapan ku. Buka sekarang pintu nya".teriak robert mulai terpancing emosi.
Namun hasil nya tetap nihil, tidak ada tand-tanda kalau angel membuka pintu nya.
Sementara robert sudah sangat emosi menunggu di luar.
Para pelayan semua yang ada di sana ketakutan melihat wajah marah robert.
Semenjak ada nyonya baru mereka yaitu angel, robert tak pernah lagi menampak kan wajah marah nya dan para pelayan sangat bersyukur dengan kedatangan angel ke rumah.
__ADS_1
Tapi hari ini wajah yang dulu selalu di tampilkan robert dan di takuti oleh orang-orang hari ini terlihat kembali.
Bahkan kali ini wajah robert terlihat lebih menyeramkan dari sebelum nya.
Para pelayan berbisik-bisik takut di belakang robert.
"Angel buka pintu nya sekarang".teriak robert lagi.
Namun lagi, tetap tak ada respon dari dalam.
Robert yang sudah habis kesabaran pun mencoba untuk mendobrak pintu.
Namun sebelum itu, mark tiba dan melarang robert untuk mendobrak pintu nya.
"Tunggu aL".teriak mark yang baru saja sampai.
"Ada apa kau kemari mark. Jangan ikut campur".ucap robert dingin.
"Tapi aL. Kau tak harus mendobrak pintu nya. kau bisa menggunakan kunci cadangan nya".ucap mark.
"Cepat ambilkan kunci cadangan nya".perintah mark kepada salah seorang body guard.
"Baik tuan".jawab sang body guard kemudian pergi mengambil kunci yang di maksud.
Robert terlihat sangat gelisah menunggu di luar, terlihat dari raut wajah nya yang begitu khawatir.
"Tenang aL. Angel pasti baik-baik saja".ucap mark yang paham bahwa robert sedang gelisah.
"Bagaimana aku bisa tenang mark. aku baru membaca pesan dari kepala rumah kalau angel sedari siang hingga sekarang belum makan dan keluar kamar dan sekarang bahkan ia tak menjawab ku. Katakan bagaimana aku tidak merasa khawatir pada nya. Apa yang terjadi dengan nya di dalam sana".gumam robert frustasi.
"Tenangkan diri mu aL. Angel pasti baik-baik saja di dalam. Jangan seperti ini aL".ucap mark memberi pengertian.
Tak berapa lama datang lah body guard yang tadi di tugaskan mengambil kunci cadangan.
"Ini kunci nya tuan".ucap sang body guard sambil menyerahkan beberapa kunci.
Robert mengambil nya dengan cepat dan membuka pintu tersebut.
Karena terdapat banyak anak kunci dan di tambah robert yang begitu terburu-buru. robert begitu kesusahan membuka nya dan tak sengaja menjatuhkan anak kunci tersebut.
"Shit".umpat robert ketika tak sengaja menjatuhkan kunci.
Robert mengambil kembali kunci tersebut dan mencoba membuka nya kembali.
Namun lagi-lagi robert menjatuhkan kunci nya.
Mark menatap sedih ke arah sang sahabat karena ia tak pernah melihat robert seperti ini setelah beberapa tahun yang lalu.
Mark mengambil alih kunci yang ada di genggaman robert.
"Tenanglah aL. Jangan seperti ini".ucap mark sambil mengambil alih kunci dari tangan robert.
__ADS_1
Robert mengacak rambut nya frustasi.
Sementara mark sedang mencoba semua kunci untuk membuka pintu.
Setelah beberapa kali coba akhir nya pintu pun terbuka.
"Berhasil".gumam mark saat di rasa telah berhasil membuka pintu.
Tanpa berkata apa-apa lagi, robert langsung menerobos masuk ke dalam kamar.
Sementara mark menyuruh para pelayan untuk bubar dan menyuruh salah satu dari pelayan tersebut membawakan makanan untuk angel.
Mark menutup kembali pintu kamar tersebut dan pergi dari sana.
Mark ingin memberi kesempatan pada robert untuk menyelesaikan masalah nya dengan angel.
Sementara di dalam kamar, robert berteriak seperti orang gila memanggil nama angel.
"Angel, angel".teriak robert.
angel yang mendengar suara ribut yang memanggil nama nya pun seketika membuka mata.
"aL".gumam angel ketika robert sudah berada di depan nya yang terlihat sangat emosi.
"Mengapa kau tak menjawab panggilan ku?".tanya robert dengan dingin.
Angel yang merasa jika robert sedang di liputi kemarahan pun berusaha agar tidak kembali membuat robert marah.
"Kamu kenapa aL. aku tadi ketiduran, jadi tidak mendengar nya. maafkan aku".ucap angel sendu.
Robert yang melihat tatapan sendu angel pun seketika kemarahan yang sedari tadi ia tahan hilang seketika ketika melihat wajah sendu sang istri.
Robert berjalan mendekat ke arah angel dan duduk di tepian kasur.
"Kau membuat ku sangat khawatir. Jangan seperti ini lagi, jangan pernah tidak memberikan kabar apapun lagi pada ku. Apa kau mengerti?".tanya robert lembut.
Angel menganggukkan kepala nya patuh.
Kemudian robert membawa angel ke dalam pelukan nya dan berkata.
"Kau membuat ku gila".gumam robert kemudian memeluk angel dengan sangat erat, seakan takut kehilangan angel.
-------
Terima kasih telah setia membaca novel Robert Dan Angel.
Kalian jangan lupa untuk tinggalkan like, komen, dan juga vote serta poin nya.
karena dukungan dari kalian sangat membantu bagi ku agar aku bisa menjadi lebih semangat dalam menulis novel.
Terima kasih...
__ADS_1
Salam sayang
PUPAWACIWI