Robert Dan Angel

Robert Dan Angel
Mulai Timbul


__ADS_3

Hari ini angel tidak pergi ke cafe, karena angel yakin ia akan dipecat oleh robert.


Karena semalam angel sudah membuatnya marah.


"Apa yang sekarang harus aku lakukan? Aku harus cari kerja dimana?".gumamnya sendiri.


Angel hanya mempunyai ijazah SMA, sementara disini sangat susah untuk mencari pekerjaan dengan mengandalkan ijazah SMA.


Bisa bekerja di cafe itu semua karena bantuan frans, karena itu cafe milik frans.


"Apa aku harus minta bantuan frans lagi?".ucapnya


"kayaknya nggak lah, Aku nggak mau nyusahin frans lagi. Sudah cukup selama ini aku nyusahin dia. Apalagi sekarang perusahaan frans lagi ada masalah. Sebaiknya aku cari info kerjaan sendiri saja".monolog angel sendiri.


Setelah berfikir, akhirnya angel memutuskan untuk keluar mencari pekerjaan.


Karena ia tak mungkin berdiam diri terus dirumah.


Angel pergi ke pusat kota newyork sambil membawa sebuah berkas data dirinya untuk melamar pekerjaan.


Tak terasa hari sudah siang, dan sudah berpuluh toko dimasuki angel, namun hingga saat ini belum ada satu pun yang menerima angel.


Akhirnya angel memutuskan untuk duduk sebentar disebuah halte pemberhentian bus.


"Ternyata mencari pekerjaan dikota sebesar ini susah juga".gumamnya sambil membersihkan peluh keringat yang ada di keningnya.


Setelah dirasa cukup istirahatnya, angel kembali melanjutkan usahanya untuk mencari kerja.


DI CAFE


"kemana gadis itu, berani sekali dia tidak datang bekerja. Memang dia pikir cafe ini punya nenek moyangnya".gumamnya.


FLASHBACK


Tadi saat robert sampai di cafe, ia menyuruh salah satu karyawannya untuk mencari angel dan menyuruh angel keruangannya.


tok tok tok


"Masuk".ucap robert


Masuklah seseorang kedalam ruangannya.


Awalnya robert mengira itu adalah angel, saat robert membalikkan badan menghadap orang itu.


"Ngapain kamu diruangan saya? saya kan suruh kamu panggil angel".tanya robert heran, karena yang datang bukan angel tapi karyawan yang tadi ia suruh untuk mencari angel.


"Itu pak. hmm angel tidak masuk hari ini pak".ucap karyawan tersebut.


"Ngapa ia tidak masuk hari ini?".tanya robert kembali dengan menatap tajam sang karyawan.


"Saya dan yang lain juga tidak tau pak. Angel tidak memberitahu kami semua. Bahkan saya sudah tanya dengan sahabatnya issy, dia pun tidak mendapat kabar dari angel".ucap sang karyawan sambil tertunduk karena takut ketika ditatap tajam robert.


Seketika robert terbakar emosi. Beraninya gadis itu melakukan kesalahan lagi.


"Keluar".ucap robert dingin.

__ADS_1


Sang karyawan pun bergegas keluar dari ruangan robert.


FLASHBACK END


"Shit".umpat robert.


Robert mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.


Saat ponsel tersambung dengan lawan bicaranya.


"Kau cari tau dimana gadis tak tau diri itu, SEKARANG".ucapnya marah pada sang lawan bicara.


"..........


"Siapa lagi kalau bukan ANGEL, gadis pembawa sial itu. Cari dia sampai dapat dan bawa dia kehadapanku sekarang".ucap robert masih dengan emosinya dan langsung memutuskan panggilan dan membanting ponselnya sembarangan.


"Awas kau gadis sialan, jika aku menemukanmu. Maka aku akan membuat perhitungan denganmu".ucap robert dengan emosi yang sudah tak bisa di kendalikan.


Sementara di lain tempat, angel masih berusaha mencari pekerjaan.


Rasanya angel sudah ingin menyerah kalau saja ia tak ingat adik-adik yang ada dipanti asuhan.


Selama ini angel menyisihkan setengah dari gajinya untuk membantu keperluan dipanti.


Angel tak ingin anak-anak yang ada dipanti kekurangan dalam segi makanan atau kebutuhan lainnya.


Selama ini angel hanya memikirkan orang lain tanpa memikirkan kebahagiannya sendiri. Inilah sifat asli angel. Ia mempunyai hati seputih salju. Angel akan sangat senang hati jika bisa membantu orang lain.


Tak terasa siang berganti malam.


Angel sudah kelelahan seharian mencari pekerjaan, namun tidak kunjung mendapatkan satu pekerjaan pun.


Angel berjalan menyusuri jalanan di ibu kota newyork.


Sejenak angel berhenti dan duduk ditepi jalan khusus pejalan kaki.


Angel memperhatikan malam hari di tengah kota newyork, banyak kendaraan melintas, dan bahkan banyak juga para pasangan berjalan diarea ini.


Saat angel sedang melihat lihat keindahan kota newyork, tiba-tiba sebuah lampu mobil menyilaukan matanya.


Angel berusaha melihat kearah mobil tersebut, namun karena terlalu silau dengan lampunya membuat angel tak bisa untuk melihat siapa yang ada didalam mobil tersebut.


Sampai tiba-tiba sebuah langkah kaki berhenti tepat didepan angel.


Angel mendongakkan kepalanya dan betapa terkejutnya angel.


Seseorang yang sangat tidak diharapkannya, Mengapa malah muncul didepannya.


"mengapa pria gila ini bisa ada disini, membuat mood ku jadi hancur".ucap angel dalam hati.


Angel berdiri dari duduknya hendak melangkahkan kakinya menjauh dari makhluk yang menurutnya sangat menyebalkan baginya.


"Tunggu".ucap robert sambil mencekal tangan angel.


Seketika angel membalikkan badannya menghadap orang yang sudah membuat mood nya seketika hancur.

__ADS_1


"Lepaskan".ucap angel dingin.


"Kalau aku tak mau melepaskannya, apa yang bisa kau lakukan?".tanya robert dengan senyum evil nya.


"Lebih baik anda lepaskan tangan saya sekarang, sebelum ada yang melihat seorang MILIONERE nomor satu di newyork memegang tangan seorang wanita ******".ucap angel dengan tatapan sendu nya.


Sebenarnya angel bukan gadis pendendam atau pemarah, tapi entah mengapa ia tak bisa lagi jika harus mendengarkan perkataan tajam dari pria didepannya ini.


"Sekarang kau mengakui bahwa kau adalah seorang ******".tanya robert seakan mengejek.


Angel malas menanggapi perkataan robert, angel pun berusaha melepaskan tangannya.


Tetapi tenaga angel kalah kuat dengan tenaga robert.


"Saya mohon lepaskan tangan saya".ucap angel pelan.


"kenapa kau tidak masuk kerja hari ini?".tanya robert masih memandang lekat mata angel.


"Itu bukan urusan anda".ucap angel.


"Sekali lagi aku bertanya, mengapa hari ini kau tidak masuk kerja".ucap robert sambil mencekal kuat tangan angel.


"aaauchh".ringis angel karena tangannya di cekal kuat oleh robert.


Mendengar ringisan angel, Seketika robert melepaskan tangan angel.


"Jawab pertanyaanku nona".tanya robert kembali.


Angel yang malas meladeni robert, memilih pergi menjauh sampai suara robert membuat angel ketakutan.


"MEGAN ANGELICA".ucap robert berteriak marah.


Seketika angel berhenti dan berbalik menghadap robert.


Rasanya seluruh aliran darah dalam tubuh angel seketika berhenti saat melihat wajah marah robert.


Robert berjalan kearah angel sambil terus menatap tajam kearah angel.


Saat sudah didepan angel, robert kembali bertanya.


"JAWAB".ucap robert dengan penuh penekanan.


Angel masih menunduk takut, ia seketika takut melihat wajah marah robert.


Tak terasa air mata angel mengalir keluar dengan sendirinya.


Robert yang melihat air mata angel seketika sadar akan perkataan dan perlakuannya terhadap angel.


"Shit".umpat robert sambil mengacak rambutnya frustasi.


"Jawab pertanyaanku, kenapa hari ini kau tidak masuk bekerja?".tanya robert lembut.


Mendengar nada lembut robert, seketika angel mendongak untuk menatap robert.


Saat mata mereka bertemu, mereka berdua termenung untuk beberapa saat dengan pemikiran masing-masing.

__ADS_1


"mengapa saat melihat mata ini, aku merasakan bahwa ia seperti orang yang berbeda. Dirinya begitu kejam dan menakutkan, sementara matanya menunjukkan bahwa ia seseorang yang sangat terluka dan kesepian. Siapa kamu sebenarnya??".tanya angel dalam hati.


"mengapa saat aku melihat matanya, aku menemukan sebuah kedamaian disana. Matanya mampu memadamkan amarahku, matanya mampu membuatku luluh dan bahkan mata itu, aku ingin selalu melihatnya. Apa yang terjadi denganku?".tanya robert dalam hati.


__ADS_2