
Hari ini toko kue sangat ramai oleh pembeli dan tak terasa sudah waktunya angel untuk pulang.
"Ya tuhan, lelah sekali hari ini".gumam angel.
"Apa kau lelah nak?".tanya madam laurent yang muncul dari arah dapur.
"Sangat madam. Hari ini toko nya sangat ramai di kunjungi.
Mungkin karena hari ini libur madam".jawab angel.
Ya hari ini adalah hari sabtu, dan biasanya pasti banyak pasangan yang berjalan-jalan atau sekedar berkumpul dengan teman-teman.
"Kau benar nak. Apa kau salah satu anak muda yang akan berkeliaran di luar sana nak?".tanya madam laurent menggoda angel.
"Aa aaku".jawab angel terbata karena terkejut dengan pertanyaan madam laurent.
"Iya kau nak. Bukankah umur mu masih muda. Apakah tidak ada lelaki yang mengajak mu untuk berkencan?".tanya madam laurent kembali.
"Berkencan".ucap angel mengulang pertanyaan madam laurent.
"Iya berkencan. Jangan bilang tak ada lelaki yang mengajak mu untuk berkencan?".tanya madam laurent penuh selidik.
Angel hanya menggelengkan kepala sebagai jawaban dari pertanyaan madam laurent.
Melihat itu madam laurent melotot kan mata karena terkejut.
"Astaga. Jangan bilang kau tidak mempunyai pasangan nak".ucap madam laurent.
"Ti...".ucapan angel terpotong oleh suara bariton seorang pria yang entah kapan sudah masuk kedalam toko kue madam laurent.
Dan pria tersebut mendengar pembicaraan antara angel dan madam laurent.
"Maaf sayang. Aku terlambat menjemputmu".ucap sang pria yang tak lain adalah robert.
Madam laurent terkejut melihat siapa yang menjadi pasangan angel.
Sedangkan angel terkejut, mengapa robert ada disini dan tadi robert memanggilnya dengan sebutan sayang.
"Apa yang terjadi pada pria gila ini. Apa ia ada salah makan atau aku yang salah mendengar. Tapi tadi aku yakin kalau dia memanggilku sayang. Nggak mungkin ia memanggil madam laurent sayang".ucap angel dalam hati.
Melihat angel yang diam, membuat robert tersenyum.
"Apa sebegitu bahagia nya dia saat aku memanggil nya sayang. Sampai ia termenung seperti itu" .ucap robert dengan bangga saat melihat angel tak berkedip melihat kearahnya.
"Bukankah anda tuan robert sang millionare itu?".tanya madam laurent saat sudah kembali kepada kesadarannya.
Mendengar pertanyaan dari madam laurent,membuat robert tersenyum bangga.
Karena ia sangat di kenali oleh orang banyak.
"Anda benar nyonya".jawab robert bangga.
"Apakah anda adalah pacar nya angel?".tanya madam laurent kembali.
Mendengar pertanyaan madam laurent.
Robert melihat sekilas ke arah angel dan ternyata angel membulatkan mata karena terkejut mendengar pertanyaan madam laurent.
Saat di lihat angel ingin menjawab, robert seketika langsung memotongnya.
"Anda benar nyonya, saya adalah pacar angel. Kami baru meresmikan hubungan kami".jawab robert sambil tersenyum menggoda kearah angel dan angel, jangan ditanya lagi.
Rasanya angel sudah tidak bisa berpijak lagi di bumi.
Rasanya kaki angel sudah seperti jelly.
Jika angel tidak berpegang kuat dengan meja, pasti angel sudah terjatuh.
"Apa yang dikatakan pria gila ini. Mengapa ia mengatakan kebohongan yang sangat fatal dan bodohnya aku, kebohongan pria ini mampu membuatku tak berdaya dan mampu membuat jantungku berdebar".ucap angel dalam hati.
__ADS_1
"Mengapa jantung ku berdebar sangat kuat hanya dengan mendengar kebohongan dari pria gila ini".gumam nya lagi.
Robert masih tersenyum melihat ke arah angel.
Robert yakin pasti angel sangat terkejut mendengar jawaban robert.
"Pasti gadis ini terkejut mendengar jawabanku".gumam robert dalam hati.
"Angel mengapa kau tak mengatakan padaku, jika kau berpacaran dengan tuan robert. Jika aku tau, mungkin aku tak akan menerima mu bekerja sebagai pelayan disini".ucap madam laurent.
Angel yang mendengar ucapan madam laurent seketika membelalakkan mata.
"Mengapa madam berkata seperti itu".tanya angel.
"Iya mana mungkin aku mempekerjakan pasangan dari orang nomor satu di newyork menjadi seorang pelayan rendahan".jawab madam laurent.
"Tapi angel bu.....".ucapan angel lagi-lagi di potong oleh robert.
"Anda benar nyonya. Kalau begitu, mulai hari ini pacar saya tidak akan bekerja lagi disini".ucap robert santai.
Sementara angel sudah ingin menjawab, namun lagi-lagi harus di dahului oleh madam laurent.
"Baik tuan. Maafkan saya karena saya tidak tau siapa angel. Mulai hari ini angel sudah tidak akan bekerja lagi disini".jawab madam laurent.
Angel yang mendengar perkataan madam laurent seketika langsung menghampirinya.
"Madam tak bisa memecat ku seperti ini. Angel bukan pacarnya".ucap angel seraya menunjuk ke arah robert.
Robert yang di tunjuk hanya memandang sekilas seakan bukan hal yang penting.
"Maafkan aku nak. Tapi ini sudah menjadi keputusanku. Jika kapan-kapan kau ingin bermain kemari, datanglah. Aku akan sangat senang melihat mu".ucap madam laurent.
Angel pun menyerah, sekuat apapun ia meminta pada madam laurent, pasti tak akan mampu.
"Ini semua karena pria gila ini. Sekarang aku harus mencari pekerjaan dimana. Bagaimana nasib adik-adikku".ucap angel dalam hati sambil melihat tajam ke arah robert.
Akhirnya angel memilih masuk untuk mengambil perlengkapannya untuk bergegas pulang.
Angel menghampiri madam laurent.
"Apakah madam tidak bisa membatalkan keputusan madam? Angel dan dia, kami tidak ada hubungan apa-apa madam".ucap angel seraya membujuk madam laurent.
Angel sangat membutuhkan pekerjaan ini.
Ya meskipun gajinya tidak seberapa, tapi setidaknya angel ada pekerjaan.
Jika ia tak bekerja, jangankan untuk membantu panti bahkan untuk kebutuhannya sendiri pun tak bisa ia penuhi.
"Maaf nak".jawab madam laurent menyesal.
Setelahnya angel berpamitan dengan madam laurent.
Meskipun angel baru mengenal madam laurent, tapi entah mengapa angel sudah akrab dengan wanita paruh baya ini.
"Angel akan sangat merindukan mu madam".ucap angel sendu sambil memeluk erat madam laurent dan begitu pun madam laurent membalas pelukan angel tak kalah erat.
"Aku juga pasti akan sangat merindukanmu nak. Kau sudah aku anggap seperti anak ku sendiri. Kau jaga diri baik-baik ya nak. Kalau ada waktu main lah ke sini. Madam akan sangat senang melihat mu berkunjung kemari".ucap madam laurent sendu.
Madam laurent sudah menganggap angel seperti anaknya sendiri.
Kedua nya masih berpelukan dengan kesedihannya masing-masing dan robert hanya menperhatikan interaksi kedua nya dalam diam.
Setelah cukup berpamitannya, angel lalu melangkah menuju pintu keluar namun tangannya di cekal oleh robert.
"Pulanglah bersamaku".ucap robert dengan masih memegang tangan angel.
Angel menghempas tangan robert kasar dan lebih memilih berjalan terlebih dahulu.
Rasanya tak ada guna jika ia marah-marah dengan robert.
__ADS_1
Jadi angel memilih pergi.
"Saya permisi nyonya. Senang bekerja sama dengan anda".ucap robert lalu berlari keluar mengejar angel yang sudah lebih dulu keluar.
Melihat itu semua, madam laurent tersenyum bahagia.
"Aku harap kau menemukan kebahagiaanmu nak dan aku harap ia akan menjadi pasanganmu yang akan menjaga mu kelak".ucap madam laurent setelah robert dan angel pergi.
Sementara angel sudah berjalan terlebih dahulu meninggalkan robert.
Angel marah, sedih, kecewa dan takut.
"Apa yang harus aku lakukan sekarang. Dimana aku akan mencari pekerjaan lagi. Tak mungkin aku kembali ke panti dan menyusahkan ibu lagi".ucap angel masih terus berjalan.
"Mengapa nasib selalu tak berpihak padaku. Mengapa disaat aku mulai bangkit, maka aku akan terjatuh kembali".ucap angel.
Angel duduk di sebuah taman di pusat kota.
Banyak pengunjung yang ada disana. Namun angel tak menghiraukan mereka semua, yang angel pikirkan bagaimana ia melanjutkan hidupnya.
Tanpa angel sadari, Sedari tadi robert memperhatikan angel karena sedari tadi robert mengikuti angel secara diam-diam dari belakang.
"Apa yang membuat gadis itu harus bersedih sampai seperti ini? Apakah pekerjaan di toko kue kecil itu sangat berarti baginya. Apakah gaji disana besar sehingga ia harus sesedih itu. Kemarin saat aku memecatnya di cafe waktu itu, jangankan menangis bahkan ia tak nampak sedikit pun wajah bersedih. Apa yang sedang ia pikirkan".gumam robert masih memperhatikan angel.
Cukup lama robert memperhatikan angel dari kejauhan, hingga robert rasa sepertinya angel sudah sedikit membaik. Robert pun perlahan berjalan mendekati angel.
Angel yang tau siapa yang sedang berdiri didepan nya masih tetap setia menunduk.
Angel malas jika harus berdebat dengan robert untuk saat ini.
"Angel".panggil robert pelan.
Angel tak bergeming.
"Angel".panggil robert kembali.
Lagi, angel masih tetap tak bergeming.
Robert yang geram di cuek kan seketika terbakar emosi.
Robert menarik paksa tangan angel untuk berdiri.
Dan saat sudah berdiri, tanpa sengaja mata mereka saling beradu pandang.
Tampak mata angel sudah bengkak, mata dan hidungnya merah khas seperti orang setelah habis menangis.
"Apa yang terjadi pada gadis ini. Apa sebegitu sedihnya ia di pecat dari pekerjaannya. Tatapan matanya pun kosong, seakan tak ada kehidupan didalam nya. Apa yang sebenarnya ada dalam pikiran gadis ini".ucap robert dalam hati setelah melihat betapa hancurnya angel.
Angel berusaha melepaskan diri dari cengkraman robert.
"Lepaskan saya tuan".ucap angel akhirnya.
"Aku tak akan pernah melepaskanmu. Apa yang membuatmu sangat bersedih".tanya robert melihat ke manik mata angel.
Angel hanya diam, tak ingin menjawab.
"Katakan. Mengapa kau sangat sedih kehilangan pekerjaan yang tak seberapa itu dan aku bisa pastikan bahkan gajinya pasti kecil".ucap robert seakan mengejek.
Mendengar itu seketika angel menatap tajam kearah robert.
"Memang gaji disana tidak besar, tapi disana saya merasakan kedamaian, saya merasakan sangat di butuhkan dan saya sangat bersyukur dengan gaji yang di berikan. Saya sedih karena hanya itu pekerjaan yang saya miliki, sementara saya masih memiliki tanggungan untuk adik-adik saya. Jangankan untuk memenuhi kebutuhan adik saya, bahkan kebutuhan saya sendiri pun belum tentu bisa saya penuhi".jawab angel sedih memikirkan nasibnya.
Robert terpaku mendengar jawaban angel.
"Percuma saya menjelaskan pada anda.
Orang kaya seperti anda tak akan pernah bisa mengerti dengan keadaan orang miskin seperti kami. Bahkan kalian tak akan pernah tau bagaimana bahagia nya kami saat kami mendapatkan gaji setelah bekerja sebulan penuh. Kalian tak akan pernah tau bagaimana orang seperti kami membagi dan memisahkan setiap kebutuhan yang kami perlukan. Bahkan kalian nggak akan pernah tau bagaimana rasanya jika harus di pecat. Karena bagi orang seperti kami, hidup itu keras. Jika tak bekerja kami tak akan bisa makan. Jika kami tak makan maka kami akan mati. Meskipun kami sakit, namun kami harus tetap bekerja demi kelangsungan hidup kami. Orang kaya seperti anda tidak akan mengerti". ucap angel dengan berlinang air mata.
Melihat dan mendengar perkataan angel, entah kekuatan darimana seketika robert menarik angel kedalam pelukannya dan berkata.
__ADS_1
"Akan aku pastikan kau tak akan merasakan semua yang kau katakan tadi. karena ADA AKU DISINI".ucap robert lembut seraya mencium puncak kepala angel dan mengusap pelan punggung angel seolah memberikan kekuatan melalui usapan tangannya.