Sahabatkah?

Sahabatkah?
SK97


__ADS_3

SK97


Braaak...


Semua mata di satu meja itu langsung mengarah ke Rayhan yang tiba-tiba berdiri, dan bikin kursinya sedikit bergeser. Suaranya agak keras karena mungkin Rayhan dorong dengan tenaga full.


"Toilet dimana ya?"


Belum sempet yang lain protes atau bertanya ke Rayhan, dia sudah melayangkan pertanyaan, bikin semua orang sedikit kesal karena kaget dan mulai mengalihkan pandangannya.


"Bikin kaget aja nih orang!" protes Kenzo "tuh dipojok kanan, ada tulisannya!"


"oke!" ucap Rayhan santai dan berlalu pergi.


"Mau dianterin?" Gio nawarin yang dibalas dengan lambaian tangan tanda tidak perlu.


"Mesra banget lo Nyet sama Rayhan, ke toilet aja mau nemenin" sindir Kenzo.


"Takut dia kesasar Nyet!"


"heleh udah gede ini!" jawab Kenzo malas.


"Eh emang Rayhan gitu ya orangnya? bingung gue kadang mau becandain dia" ucap Gio.


"Ya emang gitu dia Gi, ini aja sekarang udah lumayan santai. Dulu mah parah banget, Bebi keren nih bisa ngrubah Rayhan" kata Alma sambil ngacungin dua jempol.


"Bukan karena gue dia berubah, percaya atau enggak itu karena elo!" jawab Bebi santai.


Kenzo mulai melirik Bebi, jujur dia gak suka bahasan ini. Gimanapun juga saat ini mereka lagi liburan bareng, suasana bakal jadi gak enak kalau ada yang ngobrol pake perasaan.


"Lah... kenapa jadi gue?" protes Alma gak trima.


"iya, gagal sama lo tuh bikin dia mikir. sekarang dia ngelakuin segala hal itu hati-hati banget, perlu mikir panjang. protek banget ke segala hal, terutama tentang pernikahan" terang Bebi.


"Bagus dong mbak Beb, tandanya dia bener-bener serius sama mbak" kata Karin.

__ADS_1


Jujur daritadi Karin Udah nangkep sinyal-sinyal gak nyaman. ada radar yang nunjukin ketidak nyamanan, juga kesal. dia gak tau itu berasal darimana, tapi yang jelas dia bisa nangkep aura emosi. Sebagai anak psikologi Karin sangat peka akan hal itu. Daridulu Karin memang mempunyai insting yang kuat, dia bisa membaca situasi dan keadaan.


"entah... bisa bagus bisa juga buruk" jawab Bebi asal.


Alma melihat Bebi, dia sudah kenal Bebi lama dan dia sadar kalau dari berangkat kemaren Bebi lebih banyak diam, gak seramai biasanya. Semenjak berenti kerja keduanya memang jarang bertemu dan sharing. Dulu tiap hari mereka bertemu, dan rasanya gak ada cerita yang terlewatkan diantara keduanya.


Setelah berenti kerja Alma memang lebih fokus ke Kenzo juga ke usahanya. Jarang komunikasi, apalagi dia berfikir Bebi mau nikah dan pasti waktunya bakal dihabiskan buat nyiapin semuanya.


Tak berapa lama Rayhan kembali dari toilet, wajahnya keliatan lebih santai. Mereka kembali ngobrol dan bercanda. Satu jam kemudian Kenzo ngajak balik hotel merekapun ikut, karena makin malam disini makin gak baik juga buat kesehatan mata.hehehe


Alma sedang nunggu Kenzo yang lagi di kamar mandi. Dia berdiri di depan jendela kamarnya yang besar. Pemandangan malam di pulang Bali bisa Dia liat dari sini. Pikirannya melayang jauh kemana-mana, hatinya sedang terusik.


"Yank..." Panggil Kenzo lembut, dipeluknya istrinya itu dari belakang.


"hmmm?"


"kenapa?" bisik Kenzo ditelinga Alma.


Alma hanya menghembuskan nafas kasar, dia sendiri gak tau apa yang sebenarnya mengusik pikirannya. Dia ragu untuk cerita ke Kenzo, takut suaminya itu salah paham.


"gak tau yank" jawab Alma asal.


Kenzo membalikan tubuh Alma, ditatapnya sang istri. Ada sesuatu yang lagi disembunyiin wanitanya itu. Kenzo tersenyum, ditangkupnya kedua pipi Alma, diciumnya bibir mungil Alma sekilas.


"ada aku sayank, kamu bisa berbagi banyak hal sama aku, semuanya" ucap Kenzo sambil natap mata Alma.


Alma tersenyum, dilihatnya sang suami. wajah yang selalu menenangkan ini bener-bener suaminya. wajah yang daridulu selalu bikin jantung Alma gak karuan. Alma meraih kedua tangan Kenzo, diciumnya kedua tangan itu.


"Aku sayank banget sama kamu" ucap Alma.


Kenzo senyum,diraihnya tubuh mungil sang istri, dia meluk Alma erat, "Aku lebih sayank kamu"


"Yank..." panggil Alma manja.


"Apa?" Kenzo melepas pelukannya.

__ADS_1


Mereka berdua saling tatap, seperti gak ada rasa bosen diantara keduanya. saling memandang tanpa berbicara. Alma mulai menjelajahi wajah Kenzo dengan tangannya. Alisnya, matanya, pipinya, hidungny, bibirnya.


Cup...


Sekilas Alma mencium bibir Kenzo, dan suaminya itu terkekeh. Alma juga tersenyum.


"Aku beruntung jadi istri kamu, Makasih yank buat semuanya" ucap Alma.


Kenzo mencibir "Apaan sih, jadi melow gini"


Alma tersenyum "Aku tuh dari dulu pengen banget bilang makasih sama kamu"


"Bahagia gak nikah sama aku?" tanya Kenzo sambil meluk pinggang Alma.


"eehhhm..." Alma keliatan mikir, bikin Kenzo kembali mencibir, Alma ketawa "Bahagia banget dong!"


Kenzo mulai merapatkan tubuh mereka, saling tatap lagi. wangi tubuh keduanya mulai mendominasi, Kenzo tersenyum manis ke Alma, istrinya itu balas natap sambil menggigit bibir bawahnya. secara tidak langsung membuat darah Kenzo berdesir


"aku mau kamu" ucap Alma dengan suara khasnya yang terdengar sangat seksi di telinga Kenzo.


Kenzo terkekeh lagi, Alma mengalungkan tangannya di leher sang suami. Dia memberi beberapa kecupan kecil pada bibir Kenzo. Tak tinggal diam, Kenzo langsung menyambar bibir Alma.


Kenzo mendorong Alma ke salah satu dinding, dia mulai mengunci tubuh Alma dengan terus menciuminya. Ciuman yang panas dan menuntut. tangannya mulai kesana kemari, bikin Alma terus meracau gak jelas. Kenzo bener-bener bikin Alma melayang, hanya dengan sentuhan dan ciuman.


"Aaarrghhh yaaank..." lenguh Alma.


Kenzo tersenyum puas ngeliat Alma udah mencapai puncaknya, diusapnya dahi sang istri yang penuh keringat. Mereka saling tatap, dan senyum.


kenzo mendekat ke Alma "Malam ini aku bakal manjain kamu sepuasnya" bisik Kenzo ditelinga Alma, jelas bikin cewek itu merinding.


"Aku atau kamu yang sepuasnya?" sindir Alma, dia tau banget kalau suaminya itu gak bakal berenti sampe Alma nyerah.


"Sepuasnya kita berdua" ucap Kenzo sambil ketawa.


Diangkatnya tubuh Alma ke atas ranjang, tanganya mulai membawa lagi Alma ke awang-awang. Kenzo bener-bener manjain Alma, semua hal dia lakuin untuk ngebuat istrinya itu senang, terutama kegiatan ranjang seperti sekarang.

__ADS_1


***


__ADS_2