Sahabatkah?

Sahabatkah?
SK 119


__ADS_3

SK 119


Hari ini tanpa mereka semua duga Nadya dan kedua orang tuanya serta dua kakak laki-lakinya mendatangi rumah Kenzo, tentu saja mereka kaget karena bukti yang mereka bicarakan semalem rasanya masih kurang, tapi untungnya ada Om Pram yang meyakinkan semua akan baik-baik aja.


Semua orang sudah berkumpul di ruang tamu, Gio dan Rayhan yang mengetahui kejadian itu langsung kerumah Kenzo, kebetulan Rayhan ada seminar di Surabaya selama 3 hari, dan Kenzo sengaja minta tolong Rayhan juga untuk masalahnya ini.


Alma terlihat tenang, tapi jelas dia juga ngerasa gugup. Dia percaya sama Kenzo tapi ada kemungkinan kalau pihak Nadya juga udah nyiapin sesuatu yang memberatkan Kenzo. Dan dia sangat gak rela kalau sampai Kenzo harus bertanggung jawab sama perbuatan yang bukan dia pelakunya, membayangkan saja Alma gak berani.


“Pantas saja Kenzo selingkuh sama anak saya, ternyata istrinya juga selingkuh sama duda anak satu” ucap Mama Nadya sinis.


Hampir semua orang diruangan itu kaget, darimana perempuan itu tau, karena mereka yakin bahwa foto dan video itu hanya dikirim ke pihak keluarga inti Kenzo.


“Jaga omongan anda! Istri saya bukan cewek murahan seperti anak anda! " Kenzo terlihat emosi karena perempuan itu udah ngehina Alma.


"Perempuan murahan? kamu gila ya? Nadya ngelakuin itu cuma sama kamu. kalau bukan gara-gara kamu dia gak mungkin hamil begini" balas salah satu kakak Nadya.


"Ck... yakin? " ucap Kenzo sinis.


"Udah yank" Alma coba menenangkan Kenzo dengan mengusap pipinya lembut.


Alma lalu menggenggam tangan Kenzo "saya selingkuh atau enggak itu gak ada hubungannya sama anda! jadi jangan pernah coba mencampuri urusan saya! Sekarang balik lagi ke awal, apa mau kalian datang kesini? " tanya Alma tegas.


Kenzo yang tau istrinya bersikap begitu menatapnya, biasanya Alma gak akan seberani ini, apalagi ini di depan orang banyak, tapi dia menyukai ini. Apalagi emang dari awal Kenzo minta semuanya jangan ikut bicara, dia ingin menyelesaikan sendiri, baru nanti kalau Kenzo udah mentok dia minta bantuan yang lain.


"Tentu aja kita minta pertanggung jawaban Kenzo! dan satu lagi, awalnya kita gak masalah kalau Nadya jadi istri kedua. tapi sekarang kita berubah pikiran" ucap Mama Nadya.


Kenzo mengernyitkan dahinya 'Ngomong apa sih orang ini'


"Kami ingin Nadya jadi satu-satunya istri Kenzo! itu artinya dia harus menyeraikan perempuan mandul ini" ucap Mama Nadya sambil menatap Alma sinis.


Alma hanya senyum mendengar ucapan itu "Jangan pernah bermimpi di siang bolong seperti ini tante, ujungnya nanti anda sendiri yang pingsan! "


"kamu itu memang gak punya etika ya! "


"Saya? Saya yang gak punya etika? terus apa kabar sama anak anda?" Alma terlihat emosi.


"kamu.... "


"Stop! udah ya tante saya malas berbasa-basi, langsung aja ke intinya" Ucap Alma tegas, dia noleh ke Nadya "Nadya, untuk terakhir kalinya aku nanya ke kamu, Apa kamu masih kekeh bilang kalau Mas Ken yang hamilin kamu? juga dia pelaku di video yang kamu kirim itu? jujur Nad, aku janji bakal bantuin kamu"


"Jelas Kenzo yang ngelakuim itu sampe Nadya hamil! " kakaknya mulai emosi.


"Saya gak nanya anda! jawab Nad?"

__ADS_1


Nadya terlihat gugup, karena sekarang semua orang sudah menatapnya, apalagi disana ada Om Pram yang daritadi terus melihat ke arahnya, Nadya ingat betapa mengerikan Om Pram saat marah, dengan gugup Nadya menjawab "Te-tentu aja, ini adalah anak Kenzo, hasil hubungan aku sama dia"


"Kamu bener-bener keterlaluan Nad, awalnya aku mau bantuin kamu kalau kamu jujur, tapi karena kamu sendiri yang ngomong kayak gini, aku lepas tangan" ucap Alma sambil mandang Nadya sendu "Sayank, aku percaya sama kamu" ucap Alma sambil melihat ke Kenzo.


Kenzo mengangguk dan mengusap tangan Alma, digenggamnya tangan bidadarinya itu "Saya tegaskan disini, kalau saya bukan lelaki bejat yang akan selingkuh apalagi sampai menghamili cewek yang bukan istri saya! "


"penjahat mana ada yang ngaku! mana buktinya" tantang kakak lelaki Nadya.


"Sekarang aku tanya sama kamu Nad, kapan kita ngelakuin itu? berapa kali"


"kita cuma ngelakuinnya sekali, tapi Mas Ken sering ngajak aku jalan " ucap Nadya sambil nunduk.


Kenzo senyum sinis "Apa beberapa hari yang lalu saat aku numpangin kamu buat pulang itu juga disebut jalan bareng dan selingkuh? " Kenzo natap Nadya tajam "Padahal kamu tau selama perjalanan aku nelpon Alma terus"


"kamu bilang kita ngelakuin itu setelah acara tunangannya Karin kan? tepatnya tanggal berapa?"


"15 Februari" jawab Nadya gugup.


"Oke! bener ya tanggal itu, gak mau diganti? " tanya Kenzo sinis, Nadya hanya menatapnya tajam.


Kenzo menunjukan semua buktinya, mulai dari foto. di Foto tersebut cowoknya membelakangi kamera, kalau dilihat dari postur dari belakang itu sangat mirip dengan Kenzo. Tapi satu hal, Kenzo punya tanda lahir yang cukup besar di punggung bagian atas, dan di foto itu gak ada, Kenzo juga nunjukin kejanggalan yang lainnya.


Awalnya pihak Nadya protes, dan gak terima sama bukti dari Kenzo, tapi setelah Om Pram ikut bicara mereka semua diam.


Video, dalam video itu yang terlihat jelas hanya Nadya yang selalu meracau menyebut nama Kenzo, tapi mungkin Nadya gak sadar disana ada sebuah cermin, walaupun terlihat samar tapi Kenzo bisa nunjukin kalau itu bukan dirinya. Satu lagi adalah Cctv, dan ini berkat bantuan teman Om Pram.


"Mungkin kalian datang dalam waktu lain, jadj kamu jangan berkilah! "


Kenzo tertawa "Nadya sendiri yang bilang kita cuma berhubungan sekali, dan itu tanggal 15, kenapa anda jadi nyalahin saya dan bilang saya ngarang cerita? "


"Satu lagi, mulai tanggal 14 februari sampai tanggal 18 februari saya tidak ada di Malang atau surabaya. karena saya sedang liburan di lombok bersama istri saya"


"Dan untungnya beberapa bulan terakhir ini saya gak pernah pergi kemanapun terutama keluar kota tanpa istri saya, jadi saya punya banyak alibi dan saksi kalau bukan saya pelakunya! " tegas Kenzo, matanya menatap satu-satu pihak Nadya. terutama Nadya, dia juga mengeraskan rahangnya.


"itu bisa saja akal-akalan kalian!" Mama Nadya masih protes.


"Saya juga punya satu saksi dan bukti lagi" ucap Kenzo santai "ajak sini Rin! "


Tak lama muncul Fitri dari dalam ruang tengah, dia didampingi Karin. Fitri terlihat emosi dan menatap Nadya tajam.


Plaak...


"Tega kamu ya!" bentak Fitri emosi, satu tamparan mendarat di pipi Nadya.

__ADS_1


"Fit... " ucap Nadya sambil menangis.


"Ini balasan kamu ke aku?"


Tanpa basa basi Fitri nunjukin rekaman saat Nadya curhat kalau dia lagi hamil, dan cowok itu gak mau tanggungjawab. Awalnya Fitri gak tau siapa cowok yang ngehamili Nadya, dan dia iseng bilang nyuruh Nadya minta tanggung jawab Kenzo.


Fitri gak nyangka candaannya itu dianggap serius sama Nadya, karena pada awalnya Nadya sendiri menolak ide itu, karena menurutnya gak mungkin semudah itu nakhlukin Kenzo. dari situ semua tahu kalau memang bukan Kenzo pelakunya. Karena ucapan itu muncul sendiri dari mulut Nadya.


"susah kayaknya Fit, ngajak ngobrol berdua aja gak bisa apalagi sampek seeks. Gue sama Kak Ken itu sebuah ketidakmungkinan" ucap Nadya saat itu.


Dan yang bikin Fitri marah ke Nadya, ternyata cowok yang ada dalam foto dan video itu adalah Riki, pacar Fitri. Jadi selama ini mereka selingkuh di belakamg fitri dan jadiin Kenzo kambing hitam. Itu juga karena Nadya seperti terobsesi ke Kenzo.


Akhirnya pihak Nadya pulang dengan perasaan malu, Fitri menangis dan terus minta maaf ke keluarga Kenzo. Dari dulu dia selalu gak percaya saat Karin bilang Nadya itu teman gak bener, dan sekarang Fitri tahu itu, karena cowok Fitri sendiri sudah mengaku kalau dia selingkuh dengan Nadya, bahkan mereka sering berhubungan intim.


"Tapi kamu gak pernah ngelakuin itu sama Riki kan Fit? " Pertanyaan menusuk dari Om Pram langsung membuat semuanya diam.


"Sumpah enggak pernah Om, paling jauh cuma pegangan sama ciuman"


"yakin? " goda yang lain


"yakin! "


"megang apa nih Fit? " goda Karin.


"megang tangan lah kak Rin, mau megang apanya! " kesal Fitri.


Karin malah ketawa, dan akhirnya dapat jitakan dari Kenzo. Gio yang gak terima langsung balas jitak Kenzo.


"Udah deh, kayak anak kecil aja sih"Alm melerai keduanya.


Perlahan Kenzo deketin Alma, dan megang tangannya "makasih yank, kamu hebat, Sayank banget sama kamu" bisik Kenzo


Alma hanya mencibir, dari semalem Alma masih ngambek ke Kenzo, tentu karena rasa cemburu Kenzo ke Dion kemaren. Tapi sebenarnya Alma hanya pura-pura.


uhuuk.. uhuk...


"Batuk kamu belum sembuh aja Al? " tanya Papa


"iya Pa, udah hampir sebulan, minum segala macam obat sama jamu juga masih belum mempan! " kata Kenzo sambil ngusap punggung Alma.


"Periksain dong Ken"


"Alma gak mau"

__ADS_1


"kenapa? "


***


__ADS_2