
SK110
"Yaaaank..." teriak Kenzo saat keluar dari kamarnya.
"Kak Ken apaan sih, masih subuh udah teriak-teriak!" protes Karin yang emang nginep disana.
"Bawel! gue nyari Alma, dia gak ada di kamar" kata Kenzo panik.
"Lebay! mbak Alma lagi di dapur masak sama Mama"
Saat Kenzo mau berjalan ke bawah Karin narik kaos Kenzo "Sholat dulu sana!"
Kenzo langsung berbalik arah, masuk dalam kamarnya. Tak berapa lama dia langsung keluar kamar, badannya udah mulai segar, meskipun kadang dia masih agak pusing. Sampai dapur dia langsung meluk Alma dari belakang.
"Udah sholat?" tanya Alma sambil ngusap rambut Kenzo.
Kenzo hanya ngangguk "kenapa tadi ninggalin, aku takut kamu pergi lagi"
Alma hanya senyum, tanpa menjawab Kenzo "lepasin yank, gak enak nanti ada yang lain"
"bodo amat!" Kenzo terus meluk Alma, sesekali nyium rambut istrinya itu.
"Ekhhmm..."
Keduanya menoleh, Mama Kenzo berjalan pelan ke arah dapur sambil geleng-geleng. Kenzo ngelepas pelukannya dan langsung nyium tangan Mamanya.
"udah sembuh?"
"hehehe... udah mendingan Ma"
Seharian ini Kenzo terus manja ke Alma, dia sama sekali gak mau nglepasin istrinya. Bahkan saat yang lain lagi ngumpul di ruang keluarga ngebahas acara tunangan Karin dan Gio, Kenzo seakan gak peduli. Dunianya saat ini hanya Alma. Cukup Alma.
Sore hari Karin dan Mamanya pulang ke Surabaya bersama Gio. Seharian tadi terpaksa Gio yang ngurusin kantor travel.
"Kamu kenapa pergi?" tanya Kenzo saat keduanya lagi berbaring di ranjang.
"Aku kesel sama kamu!"
"Oke aku sadar kalau aku yang salah, tapi jangan pernah pergi kayak kemaren yank. Aku beneran takut" ucap Kenzo sambil meluk Alma posesif.
"Habisnya kamu gak bisa di ajak ngobrol, bahas apa dikit marah, gini dikit marah. mana udah berani bohong sama aku"
Kenzo ngusap rambut Alma lembut, "tentang Novi?" Alma ngangguk, "itu murni kerjaan sayank, aku gak bilang ke kamu takut kamunya salah paham. eh malah kejadiannya kayak gini"
"kenapa harus kesana berdua? kamu kan bisa ngajak yang lain!" kesal Alma.
"Saat itu anak-anak pada sibuk semua, Gio sebenarnya mau ikut tapi kelamaan kalau nunggu dia dari Surabaya"
Alma nangkup wajah Kenzo "kamu gak selingkuh sama Novi kan?"
Kenzo nyentil dahi Alma pelan "sembarangan! gak ada! kita emang berdua kesana tapi cuma ngobrolin kerjaan, gak lebih! Ada karyawan yang bawa lari uang kantor, Novi kan penanggung jawab disana, dia minta dampingan kantor pusat. Sekarang dia lagi pusing, ngurusin masalah kantor sama nikahannya. Mangkannya terus gangguin aku, biar cepet kelar katanya"
__ADS_1
"Novi mau nikah?"
"iya 2 bulan lagi"
Jawaban Kenzo bikin Alma senyum puas, kekhawatirannya selama ini terjawab sudah. Sebenernya dari awal dia ragu kalau Kenzo selingkuh tapi tingkah Kenzo selama ini bikin dia salah paham.
"pasti kamu udah mikir macem-macem ke aku?"
"Maaf,habisnya kamu sendiri kayak gitu. siapa yang gak salah paham coba. Kamu kan biasanya selalu ngajakin aku kalau keluar kota"
"Pagi itu aku ngeliat kamu kecapekan banget. ditambah kita lagi tengkar, gengsi dong aku"
"gengsi digedein" kesal Alma "kamu kenapa sih emangnya yank?"
"kenapa?" tanya Kenzo balik nanya sambil ngangkat satu alisnya.
"Sejak sebulan lalu, yang kamu ke Kediri tanpa aku dulu. Aku ngerasa kamu aneh, mudah marah, jadi suka ngelamun, gimana aku gak mikir macem-macem coba."
Kenzo mengusap rambut Alma lembut, dipandanginya wajah sang istri "Maafin aku yank. Aku cuma capek aja, pusing mikirin kerjaan. Sampai rumah pengennya dimanja kamu, tapi saat kamu mulai bawel aku jadi tambah pusing, langsung emosi deh" Kenzo nyium rambut Alma lagi.
"Maaf, aku bawel kan buat kebaikan kamu juga yank"
"tapi dilihat dulu kondisi suaminya kayak gimana."
"iya iya maaf"
"Selama di rumah Mama kemaren kamu pasti juga kacau banget, jangan pergi-pergi lagi" Kenzo meluk Alma lagi.
Selama 3 hari kemaren Alma memang pergi ke rumah mertuanya, dia sengaja minta tolong ke yang lain supaya gak bilang ke Kenzo, biarin aja suaminya kelimpungan, dan berhasil sampai akhirnya Kenzo tumbang.
Kenzo merenggangkan pelukannya "Dasar ya kalian semua,sekongkol ngerjain aku!"
Alma ketawa, diusapnya rahang sang suami "Awalnya aku gak ada niat pergi selama itu, tapi Mama yang maksa,kata beliau biar kamu belajar"
Kenzo natap Alma sendu "Aku bener-bener sayank kamu,gak mau tanpa kamu lagi. Ampun aku yank, gak kuat"
Alma tersenyum, diusapnya pipi Kenzo "Maaf ya, pergi tanpa ijin kamu"
Kenzo ngangguk "Lain kalau udah muak sama sikap aku langsung tegur aku, tapi jangan main pergi kayak kemaren. ngancem pergi boleh lah, asal cuma bohongan gak beneran"
Alma manyun, "Enak banget kamu ngomongnya"
"Yank..." panggil Kenzo saat keduanya agak lama diam.
"hmmm?"
"Itu kamu masih sakit?" tanya Kenzo sambil nunjuk bagian bawah Alma dengan dagunya.
Alma mengangkat satu alisnya, gak paham "maksutnya?"
"Terakhir kali kita ngelakuin aku kasar banget ke kamu, pasti sakit. Maaf"
__ADS_1
Alma senyum "Emang sakit sih, tapi lebih banyak ke rasa kesal sama kecewa"
"Maaf"
"Jangan pernah gitu lagi yank, kesannya aku kayak cewek murahan yang bisa kamu kerjain semaumu. tanpa ada rasa, asal puas"
Kenzo menggeleng kuat "Gak... gak gitu, Maaf ya yank" Alma ngangguk lemah, rasanya masih kesal kalau inget kejadian itu.
"Yank... kamu gak trauma kan?" tanya Kenzo
"Trauma?"
"Iya trauma. gara-gara aku ngelakuinnya kasar takutnya kamu trauma"
"Mungkin" jawab Alma asal.
Kenzo langsung mendelik kaget "Yank, mau dicoba gak biar tau kamu trauma apa enggak?"
Alma ketawa "Modus banget sih kamu, bilang aja kamu lagi pengen"
Kenzo garuk tengkuknya "Kangen tauk yank, lama gak nyentuh kamu"
"kamu masih sakit, tidur lagi aja" Alma mulai menutup wajahnya dengan selimut.
"Yank, aku tuh khawatir sama kamu. Percaya deh,setelah kita ngelakuin itu pasti aku langsung sembuh"
"kamu khawatir sama aku apa khawatir sama 'adek' kamu itu?"
"Dua-duanya" Jawab Kenzo sambil tangannya narik selimut Alma.
Kedua mata mereka saling beradu, Alma tersenyum jahil. Tangannya dia mainkan di dada Kenzo,sambil dia menggigit bibir bawahnya.
"Yaaank..." Rengek Kenzo manja
"Lakuin yank, tapi yang lembut jangan kasar" ucap Alma dengan nada menggoda.
"Kamu ratunya malam ini sayank" ucap Kenzo sambil menangkup gunung kembar Alma.
Dan terjadilah apa yang mereka inginkan...
(....)
Kenzo menciumi seluruh wajah Alma "Makasih sayanku!"
"hmmm." jawab Alma lemas, dia seperti gak punya tenaga lagi.
Kenzo begitu sangat lembut, dan dia sangat memanjakan Alma, melakukan semua hal yang bikin Alma melayang, menunjukan kalau hanya Alma ratu dalam hidupnya.
Kenzo sendiri begitu puas saat ngeliat Alma meronta kenikmatan. Di dekapnya tubuh sang istri.
"Yank... Sebenernya ada satu hal lagi yang aku sembunyiin dari kamu" ucap Kenzo ragu.
__ADS_1
"Apa?"
***