Sahabatkah?

Sahabatkah?
#69


__ADS_3

#69


Setelah puas muter-muter, Kenzo dan Alma balik pulang ke rumah, besok mereka juga harus kerja gak mungkin jalan sampek malam. Kencan singkatnya cukuplah bikin mereka sama-sama salting. Karena sepanjang jalan tadi mereka selalu bahas cerita lalu saat mereka pacaran. Dan cerita itu sukses bikin mereka mikir, kenapa dulu mereka bisa bertingkah konyol seperti itu. Tapi ini menyenangkan.


Selesai bersih-bersih keduanya kini sedang tiduran diranjang, Kali ini entah kenapa keduanya bisa semakin dekat. beberapa hari terakhir ini keduanya sudah biasa tidur sambil pelukan, walaupun masih tidak melakukan apa-apa, hanya tidur.


Kenzo yang tangannya sedang asyik meluk pinggang Alma, kini jiwa cowok normalnya mulai terusik. Entah sengaja atau bagaimana malam ini Alma pakai baju tidur berbelahan dada rendah. Keduanya kini saling pandang setelah tadi ngelanjutin cerita masa-masa kuliah mereka.


"Yaaank..." panggil Kenzo lembut, sambil ngusap pipi Alma.


"Heem?" jawab Alma rada grogi, tiap kali tidur dengan posisi seperti ini bersama Kenzo jelas ada gelenyar aneh di diri Alma.


"kamu beneran udah sayank sama aku?"


"kenapa jadi bahas itu?" Alma heran.


"Memastikan aja. Kamu gak nanya ke aku?" Alma mengernyitkan dahi denger pertanyaan Kenzo.


Kenzo senyum "Kayaknya aku udah jatuh cinta lagi sama aku" ucap Kenzo sambil nyubit hidung Alma.


"gombal!"


"Serius yank... jantungku bener-bener gak bisa dikondisiin kalau deket kamu. lebih parah dari yang dulu" aku Kenzo.


Alma hanya mencibir, tapi diikuti senyuman malu. Kenzo melihat wajah menggemaskan sang istri, yang makin kesini terlihat makin cantik. Almanya yang selalu sederhana,Dia gak berubah.


Perlahan Kenzo mendekatkan wajahnya ke Alma, disentuhnya bibir Alma dengan bibirnya. Mereka saling menikmati ciuman pertama mereka setelah menikah. kecupan kecupan kecil diberikan ke Alma, lambat laun makin intens dan menuntut. Tangan Kenzo juga tak tinggal diam, mulai menjelajah kesana kemari, menimbulkan sensasi yang luar biasa bagi Alma.


'Ya ampun, apa sekarang Kenzo minta jatahnya, gue takut' batin Alma disela-sela ciumannya.


Ciuman itu makin dalam, Kenzo memperlakukan Alma dengan sangat lembut, Alma yang memang gak berpengalaman hanya mengikuti alur yang dibuat Kenzo. Perlahan Kenzo melepas pagutannya.


"Love you yank" bisiknya lembut.


Belum sempat Alma membalas ucapannya, Kenzo melanjutkan usahanya. mencium kedua pipi, dahi, kedua mata, pucuk hidung, dan berhenti di bibir. Dia mengulangi ciuman panas itu dengan Alma. Tangan Kenzo mulai menjalar ke kedua bukit kembar sang istri.


Alma yang baru pertama area sensitivnya bagian atas tersentuh berasa disengat listrik, rasanya geli tapi bikin minta lebih. kelincahan tangan Kenzo bikin Alma gak sadarkan diri sampai keluar lenguhan manja.

__ADS_1


"Keeen...Aakkkhh..."


Tiba-tiba Kenzo menghentikan aktivitasnya. diliatnya Alma yang sudah tak berdaya dibawahnya. Mendadak Kenzo langsung pusing. Mata mereka beradu, Alma tersenyum sangat manis, pipinya merona merah saking malunya. Kenzo sekarang hanya melihatnya datar, perasaan campur aduk mulai mendatanginya.


Perlahan Kenzo menggulingkan diri ke samping. "Tidur ya, aku masih ada kerjaan" ucapnya sambil nutupin tubuh Alma dengan selimut.


Dan Kenzo bener-bener keluar kamar, entah dia mau kemana. Alma yang awalnya udah melayang dengan sentuhan Kenzo hanya bisa bengong.


"Kamu kenapa sih Ken? padahal kan tadi kita...." gumam Alma.


Entah gimana awalnya kini Alma meringkuk di dalam selimut dengan air mata yang mulai menetes, rasanya ada sesuatu yang menggores egonya. hampir sebulan mereka menikah, tapi Kenzo belum pernah menyentuhnya.


"Apa salahku Ken? segitu jijiknya kamu sama aku? aku tau kamu pria normal, apa aku gak pantas buat kamu?" gumam Alma.


Di ruangan lain, Kenzo bener-bener merutuki tingkahnya sendiri. bagaimana bisa dia berenti melakukan aktivitas itu ditengah-tengah nafsunya yang membara. Malam ini Alma begitu menggoda di mata Kenzo, dia juga ngerasa udah gak tahan lagi. Tapi sekelebat bayangan masalalu yang tiba-tiba datang bikin nafsunya mendadak hilang. Dia mengusap wajahnya kasar.


"Gue butuh Ayu!" gumam Kenzo pelan. "Terpaksa gue harus nemuin dia lagi"


***


Pagi ini Alma mencoba bersikap biasa, semalem setelah puas nangis dia langsung ketiduran. Dan entah jamberapa Kenzo masuk kamar dia gak tau. Baru tadi dia sadar saat bangun buat sholat subuh, Kenzo udah ada disampingnya.


Alma diam sesaat, bahkan pagi ini Kenzo kembali memanggila 'Al'. setelah beberapa hari selalu manggil sayank.


"Ada kerjaan?"


"iya, sekalian mampir kerumah" jawab Kenzo.


Setelah itu keduanya kembali diam, hanyut dalam pikiran masing-masing. Daritadi Alma lebih banyak nunduk. Kenzo tau dia sedang menyembunyikan mata sembabnya. Baru semalem dia bilang mau bahagiain Alma, eh udah dibuat nangis lagi aja.


"Kalau gitu aku bawa motor sendiri aja. kamu nginep?"


"aku usahain langsung balik sini"


Alma ngangguk, dia yang udah selesai sarapan langsung membereskan piringnya, gak nunggu Kenzo seperti biasanya.


"Aku berangkat duluan ya" pamit Alma sambil menodongkan tangan Ke Kenzo, salim.

__ADS_1


Kenzo yang daritadi masih bengong langsung nyambut uluran tangan Alma. "Ati-ati"


"Ya, salam ke Mama Papa, Gio sama Karin juga"


"Iya nanti aku salamin. kamu mau nitip apa?"


"enggak usah. aku duluan. kamu ati-ati kesananya" ucap Alma datar.


"Iya"


Keduanya mendadak asing lagi, padahal kemaren suasana udah adem banget, Kenzo menghela nafas panjang sambil ngeliat Alma yang sudah keluar rumah.


***


Hari ini mood Alma ancur banget, bahkan beberapa kali dia kena omel Bu Septi karena salah bikin laporan. Dan hal itu gak luput dari mata Bebi, dia sadar daritadi Alma juga seperti ngehindari anak-anak seruangan. lebih asyik di mejanya.


Alma bener-bener dibuat gak tenang, sampai malam Kenzo belum balik. Dan pesannya yang terakhir bilang kalau dia nginep di Surabaya. Alma ngerasa ada yang aneh. tumben banget dia nginep di Surabaya, pasti ada sesuatu, pikir Alma.


ALMA: Rin, udah tidur?


KARIN: Belum mbak, kangen banget tauk! kapan ke sini?


ALMA: insyallah weekend, kalau jadi, hehehe.. kamu dirumah?


KARIN: Iya, ni lg ngobrol sama Mama Papa


ALMA: Kenzo gak ikutan? udah tidur dia?


KARIN: Maksutnya? ya gak taulah, kan mbak istrinya.


ALMA: Bentar, Kenzo gak kesana?


KARIN: Enggak, udah lama gak balik rumah. udah betah kayaknya ngelonin mbak disana, hahaha


Alma makin bingung, tadi Kenzo bilang mau kerumah, tapi kog Karin bilang gak kesana. Kenzo lagi bohongin Alma? dicobanya nelphon nomer Kenzo, gak aktif. pikiran Alma mulai kemana-mana.


Pengen rasanya dia nelphon Gio, sekedar nanya. Tapi diurungkan, gimanapun juga Kenzo suaminya, rasanya gak pas aja kalau nanyain ke orang lain. mending besok dia nanya langsung ke Kenzo.

__ADS_1


***


__ADS_2