
#55
"Selamat atas pernikahan kamu" kata Rayhan buka omongan.
"Makasih" jawab Alma singkat.
Rayhan menghela nafas kasar "Mas masih gak nyangka, harusnya mas yang...."
"Udah gak usah dibahas lagi, brarti kita emang gak jodoh" potong Alma.
"Maafin mas ya" ucap Rayhan dengan tulus.
Alma mendongak menatap Rayhan "Aku juga minta maaf, tapi mungkin emang udah jalan kita kayak gini. Seperti kata Mas jodoh mas pasti udah disiapin yang jauh lebih baik segala-galanya dari aku"
"Aku juga minta maaf soal itu, beneran mas gak ada maksud, waktu itu mas kepancing emosi aja. Kamu tetap istimewa dihatinya Mas"
Bebi mencibir denger ucapan Rayhan, dan dia berasa patung yang gak dianggap. "Udahlah, Mas kayaknya juga udah move on"
"siapa bilang, hati sama pikiran mas aja masih berantakan karena kamu" candanya.
"Heleh, orang satu RS juga udah pada denger kalau mas lagi menjalin hubungan sama Mia"
"Mana ada? sumpah enggak dek, gosip gak bener itu" Rayhan ngotot.
"Tuh kan Beb. Mia aja tuh yang halu" Bebi hanya senyum nanggepin ucapan Alma.
"kamu cemburu?" tanya Rayhan sambil natap Alma.
"Ya Allah... enggak mas, aku ini udah istrie orang lo" kata Alma tegas.
"Ucapan kamu nyakitin mas" kata Rayhan sambil nunduk.
Alma ngerasa gak enak, "maaf Mas, gak ada maksud" Rayhan cuma ngangguk.
"Mas mau taarufan gak biar cepet move on?" tanya Alma antusias, rada aneh sih dia nanya gitu ke mantan tunangannya, tapi Alma mencoba biasa aja.
Rayhan mengernyitkan dahi "Mau aja, tapi sama siapa?"
"Sama Bebi" kata Alma sambil menaik turunkan alisnya.
"Hah?!" ucap Rayhan dan Bebi barengan.
"Cieee... udah kompakan aja nih"
"Kenapa jadi gue sih Al?!" tanya Bebi pura-pura nolak, aslinya sih mau banget.
"Gue ngerasa kalian cocok aja. daripada Mas Ray sama Mia, gak ikhlas dunia akherat." ucap Alma sambil senyum puas.
"Emang Bebinya mau?" tanya Rayhan canggung.
"pasti mau. ya kan Beb?!"
"Apaan sih Al, suka bener deh nebaknya" jawaban Bebi Bikin ketiga orang itu ketawa.
__ADS_1
Tak lama Bebi menjauh karena harus ngankat telphon. Kini tinggal Alma dan Rayhan.
"Mas, aku serius. Gimanapun juga kita udah pernah deket, Aku tau mas orangnya baik, Dan aku juga pengen mas dapet yang lebih baik. Bebi emang keliatannya urakan, nakal. Tapi asal mas tau dia belum pernah pacaran. Coba deh mas lebih deket sama dia, bakal ada banyak kejutan yang bikin mas jatuh cinta sama dia"
"Mas gak tau bisa move on apa gak dari kamu"
"Pasti bisa Mas, coba deket sama orang lain biar hati mas kebuka lagi"
"Segitu pengennya kamu ngilangin perasaan mas ke kamu"
Alma senyum "Move on mas, aku juga lagi berusaha. Tapi aku gak mau kamu sama Mia, cantik dan baikan Bebi kemana-mana" kata Alma promosi.
Rayhan senyum "gak sekarang, pelan-pelan mas bakal coba buat orang lain." ucap Rayhan sambil natap Alma "Kamu bahagia sama dia?"
Alma senyum "Bahagia mas"
'Mas tau kamu lagi bohong' batin Rayhan.
***
"Al, sini bentar deh" teriak Kenzo dari arah kamar.
"Bentar!"
"Buruan, tinggalin dulu napa sih? jawab aja kalau dipanggil suami" kata Kenzo masih teriak.
"Gak sabaran amat sih nih anak. orang masih nyuci piring juga" kata Alma sambil berjalan ke arah Kenzo.
"gak usah ngedumel"
"iya-iya. duduk sini" kata Kenzo sambil narik Alma buat duduk disampingnya. "Nih" kata Kenzo sambil nyerahin 3 atm ke Alma.
"Apaan nih?"
"Atm"
"aku juga tau Kenzo syahputra! maksudnya buat apa"
"Owh..." Kenzo menggaruk tengkuknya "yang ini Atm pendapatan dari travel, terus yang ini pendapatan dari toko oleh-oleh, dan yang ini dari pembayaran kos-kosan"
"usaha kamu banyak juga ya, kirain cuma travel" kata Alma sambil nyengir.
Kenzo memang punya beberapa bisnis, lulus kuliah dia pengen nyoba sesuatu yang baru. Awalnya dia buka usaha travel bareng Gio, Dana awal dia pinjem Papa juga Om Pram. Setelah Travelnya mulai di pakai banyak instansi Kenzo mulai buka toko oleh-oleh. Dan dia juga ngelola kos-kosan. Kalau kos-kosan ini sebenarnya dulu milik orang tuanya, tapi sekarang Kenzo yang kelola.
"gak usah nyengir juga kali, jelek!" kata Kenzo sambil ngusap wajah Alma. istrinya itu manyun.
"Bawa semua, kamu yang kelola" kata Kenzo sambil nyodorin Atmnya.
"Kog dikasih aku semua? terus kamu?"
"Nanti aku tinggal minta uang tunai ke kamu, palingan kalau aku keluar kota aja pinjem atmnya satu"
"Yaudah kamu langsung bawa satu deh"
__ADS_1
"Enggak. kamu gak takut kalau aku bawa Atm terus diluaran aku jajanin cewek lain" goda Kenzo, Alma yang denger itu melotot. Dia bingung harus nanggepin omongan Kenzo gimana.
"hah?!"
"Biasa aja kali wajahnya, serius amat. Aku gak sebrengseek itu, apalagi aku udah nikah sama kamu. Malas kalau harus baku hantam sama bodyguard kamu, banyak banget" Canda Kenzo.
Alma ketawa "Awas aja sampe berani macem-macem"
"Semacem doang aku mah!"
"Ck... dasar playboy musiman!" umpat Alma, Kenzo malah gantian ketawa.
"Al..."
"ya?"
"Maaf ya kalau aku belum bisa jadi suami seutuhnya buat kamu. Beri aku waktu buat nerima semua yang serba dadakan ini"
"Iya aku paham" kata Alma sambil nunduk. "Ken..."
"hmm?"
"Kamu masih gak bisa terima nikah sama aku?"
"kalau boleh jujur sampai saat ini aku belum bisa nerima kamu, apalagi pernikahan dadakan ini. Tapi aku bakal nyoba"
"Tapi tolong jujur sama aku, jangan pernah nyimpen masalah sendirian"
"iya" Kenzo natap wajah Alma, dia tersenyum manis "Alma, mau gak sahabatan lagi sama aku?"
Alma senyum "Oke, sahabat!" kata Alma Sambil ngulurin tangan ke Kenzo.
"Sahabat!" jawab Kenzo sambil njabat tangan Alma.
"Jangan hianatin persahabatan kita lagi" ucap Alma sambil ngeliat Kenzo intens.
"iya"
"Aku pengen nanya banyak hal ke kamu" rengek Alma manja, bikin Kenzo sedikit meremang.
"Gak usah ngelunjak, baru aja dibaikin. Besok aja nanyanya, aku mau tidur" kata Kenzo sambil rebahan di ranjang, alasan, dia hanya gak mau Alma nanya sesuatu yang bikin dia gak bisa jawab.
"Dih, gak seru amat sih kamu!" protes Alma sambil mukul kaki Kenzo.
"KDRT! aku laporin KPAI nih!"
"kamu kira kita bocah dilaporin KPAI"
"Salah ya. apa dong? KPK?" goda Kenzo sambil senyum jahil.
"Mbuh wes, sakarepmu! aku mau lanjut nyuci piring"
"Simpen dulu ATMnya. awas ilang!" ancam Kenzo.
__ADS_1
"Bawel. tidur sana." Kata Alma sambil berlalu ke dapur.
***