
#61
Kenzo pulang dari kantor travel saat semuanya makan malam, Alma milih nungguin Kenzo mandi dulu. Tak lama Kenzo ikut gabung dengan Mama Papa Alma. Mereka makan dengan obrolan ringan. Sesekali meja makan dibuat ricuh dengan aksi mbanyolnya Saka.
Keesokan paginya Kenzo ngantar Alma berangkat kantor, sekalian dia berangkat ke Kediri.
"Ada masalah di kantor Ken?" tanya Alma lembut.
Kenzo melihat Alma sekilas, "Iya masalah perijinan, biasalah kantor baru, saingannya banyak"
"Tapi aman kan?" tanya Alma khawatir.
"Iya, tenang aja" kata Kenzo nenangin.
"Kamu nginep?"
"kamu pengennya gimana?" Kenzo balik nanya.
Alma manyun "mau jawab jujur takut kamu GR" usil Alma.
"Hemmh... tauk deh aku apa jawabannya, hahaha" kata Kenzo sambil fokus nyetir.
"gak usah buru-buru, selesain dulu. Daripada ntar bolak balik. lagian ada Mama Papa dirumah".
" iya" jawab Kenzo singkat. Mereka kembali hening sampai akhirnya tiba di RS.
"Kamu ati-ati ya" ucap Alma sambil mencium punggung tangan Alma.
Kenzo nahan tangan Alma, mereka saling pandang "kamu juga hati-hati, kalau kangen langsung telphon"
Alma senyum, "iya, nanti kalau udah sampek kabari"
"Iya," kata Kenzo sambil ngangguk.
"Tak doain urusan kamu lancar"
"Makasih" kata Kenzo sambil ngusap pucuk kepala Alma.
Mereka berdua saling senyum, seperti orang yang baru pacaran. "Kamu gak turun? apa mau ikut aku?"
"Haissh... kamu nih nahan tangan aku"
"ups sory" kata Kenzo spontan ngelepas tangan Alma.
"yaudah aku turun, Assalamualaikum" pamit Alma sambil turun dari mobil.
"Waalaikumsalam" jawab Kenzo, Alma nunggu Kenzo pergi duluan, baru dia masuk RS.
"Ciee penganten baru" ledek Mia, tak sengaja mereka masuk RS barengan.
"cemburu? buruan sana nikah." kata Alma mencoba biasa.
"tunggu aja undangannya" kata Mia dengan senyum sinis.
"Buruan di iket, ntar di ambil orang" kata Alma santai.
"Dia mah udah gak bisa berpaling"
"semoga" kata Alma sambil berjalan duluan.
"lo kenapa buk?" tanya Bebi saat Alma masuk ruangan "Pagi-pagi udah manyun?"
__ADS_1
"tuh nenek gayung! ngerusak mood gue aja"
"Mia?"
"Iya, udah pede aja mau nyebar undangan. ditikung orang baru kerasa tuh"
"Tenang aja, tikungannya udah otw"
"Maksutnya?" tanya Alma gak paham, Bebi cuma bisa nyengir. "lo rahasiain apa dari gue?"
"ntar aja, apel dulu kuy!" ajak Bebi sambil narik tangan Alma.
Sudah 2 hari ini Kenzo gak pulang, ternyata masalah disana masih cukup rumit. keduanya masih komunikasi, tapi Alma ngerasa kesepian.
"Lo kenapa lagi sih?" tanya Bayu yang liat Alma naruh kepala di meja. Alma cuma diem.
"biasa penganten baru, kangen sama suami"
"heemmhh... gaya lo!" cemooh Bayu.
"Sirik aja sih Bay, orang kangen suami sendiri, gak tau rasanya sih, mangkannya nikah" Canda Alma sambil merem, dia gak sadar kalau ada Rayhan di ruangan itu. Bebi cuma bisa nahan tawa.
"Dokter Rayhan, mau cari siapa?" tanya Bebi. Alma langsung melek.
"Mau nyari Alma, minta SPT tahunan saya" kata Rayhan sambil terus natap Alma, buru-buru Alma berdiri dan jalan ke mejanya, tanpa melihat Rayhan.
"monggo dok!" kata Alma sambil nyengir.
"Maaf" ucap dokter Rayhan pelan, Alma mendongakkan kepalanya.
Beberapa hari setelah Kenzo mukul Rayhan, Alma yang gantian labrak Rayhan. Gimanapun juga dia gak mau lagi Kenzo salah paham. Alma ngeluarin semuanya, rasa kecewa, marah, jengkel. Tentu aja dia ditemeni Bebi. Dan itulah awal mula Bebi beraksi.
"Aku juga minta maaf, aku cuma minta dokter bisa ngerti posisiku."
Alma menghela nafas "iya, dan dokter gak perlu repot-repot mastiin aku bahagia. Kenzo selalu bikin aku bahagia, Dari dulu sampai sekarang" jawab Alma agak mendramatisir.
"Doain mas ya dek, doain mas bisa nebus penyesalan mas, dengan nikah sama pilihan kamu"
"maksutnya?"
"Mas pergi dulu" kata Rayhan pamit dan berdiri keluar ruangan.
Sebelum itu ada satu moment yang bikin semua orang melongo, Rayhan datengin Bebi, dan ngusap rambutnya lembut.
"Mas pulang dulu ya dek" ucap Rayhan lembut.
"Ati-ati masku sayank" jawab Bebi manja. sambil senyum manis ke arah Rayhan.
"What???!!" Bayu yang ada disebelahnya sampe geleng-geleng.
"Beb... lo sama dokter Rayhan?!" pekik Mbak Rita heboh.
"Tolong dikondisikan ya mulutnya, kawal sampe halal. biar gak ada yang gangguin!" kata Bebi sambil senyum jahil.
Alma beneran kaget, dia berlari ke arah Bebi dan meluk dia "Selamat Beb"
"Bentuk pengorbanan gue ke elo sama Kenzo" bisik Bebi.
"heleh... pengorbanan yang bikin lo bahagia" ledek Alma, Bebi ketawa.
"Tapi kog bisa sih? secepet ini?" tanya Alma heboh.
__ADS_1
"Bisa dong!" kata Bebi tersenyum aneh.
"Cerita lah" pinta Alma.
"ntar ajaaa" kata Bebi sambil nyelonong pergi.
Jelas itu bikin orang seruangannya heboh. Mereka tau daridulu Bebi ngejar dokter Rayhan, tapi gak nyangka aja mereka beneran jadian.
Alma ikut bahagia denger Bebi sama Rayhan jadian, bahkan tadi Bebi bilang mereka milih cepet-cepet nikah. Jujur ada yang ganjel di pikiran Alma , tapi dia cuma diam dan nyoba tepis, Alma gak mau kalau dia tanya Bebi ntar dikiranya dia masih ada rasa ke Rayhan. Biar nanti Bebi cerita sendiri.
Alma milih balik ke mejanya dan ngetik chat Ke Kenzo.
ALMA: gimana urusannya?
ALMA: Buruan balik
KENZO: Kenapa kangen?
ALMA : Gak enak Mama Papa kalau suruh nemenin aku terus
KENZO : heleh alasan, orang tadi aku nelpon Mama beliau biasa aja. kangen bilang dong 😋
ALMA : Gaaaak... Ken, Bebi katanya mau nikah, tebak dong sama siapa?
KENZO : Yang jelas bukan sama aku 😆
ALMA : Sama Rayhan 😅
Alma nunggu balesan Kenzo, tapi malah gak bunyi-bunyi.
"Al, kenapa suami lo nelphon gue?" kata Bebi sambil mendekat "Angkat gih, gue gak mau ada perang lagi"
Buru-buru Alma ngangkat telphon Kenzo "di tungguin daritadi malah nelphon Bebi, ngapain?" tanya Alma judes sambil ngelirik Bebi yang nahan senyum sambil ngeledek.
Kenzo malah ketawa "Jangan cemburu dong dek, cuma mastiin aja, takut kamu tadi ngarang bebas"
"gak cemburu ya, lagian kamu kenapa bisa mikir aku ngarang sih?"
"Kali aja kamu ngomong gitu biar aku gak berantem lagi sama dokter itu"
"Haiiish.. berantem aja sana" ketus Alma.
Kenzo terdengar ketawa "Yaudah aku lanjut kerja lagi ya, kamu gak nyangka aku selingkuh sama Bebi kan? jangan baku hantam lo"
"kamu yang aku hantam duluan" kata Alma masih jutek.
"hahaha.. Assalamualaikum dek"
"Waalaikumsalam" jawab Alma sambil nutup telphon.
Alma lalu ngeliat Bebi tajam "kenapa?" tanya Bebi sambil mundur.
"Gue setuju lo nikung,, tapi bukan Kenzo kan korbannya?" tanya Alma serius.
"Sembarangan. gue gak doyan laki orang. cukup Mas Rayhanku seorang" ucap Bebi sambil senyum.
"dulu aja bilang geli pas gue manggil Mas Rayhan, sekarang? diiih" ejek Alma.
"hahaha... Biarin deh" kata Bebi sambil berlalu pergi.
Alma senyum liat tingkah Bebi, dia juga bersyukur Bebi sama Rayhan. dalam hati dia berdoa semoga mereka berdua bahagia.
__ADS_1
***