
SK 122
"yaaank... " rengek Alma
"Apa?" jawab Kenzo tanpa menoleh, dia masih sibuk dengan ponselnya dan bergelung dalam selimut.
"jalan pagi yuk!" ajak Alma
Kenzo tergelak "ini dingin yank, rebahan aja lah, sini aku peluk" ajaknya.
"Dih, gak mau orang pengen jalan pagi kog, kalau kamu gak mau nemenin ya udah aku sendirian aja." kesal Alma sambil beranjak berdiri.
"Ck... "Kenzo berdecak "iya-iya ganti baju dulu"
Alma tersenyum menang, entah kenapa tadi setelah sholat subuh dia pengen banget jalan kaki keliling komplek. Sambil berpegangan tangan mereka berdua mulai jalan pelan sambil sesekali bercanda.
"Gini ya yank rasanya hamil, ada rasa capek, tapi seneng banget." kata Alma disela jalannya
"iya apalagi kamu hamil kembar, capeknya ganda, tapi senengnya juga berlipat" kata Kenzo.
"Aku bersyukur banget punya kamu, bisa diandelin setiap waktu" ucap Alma sambil senyum. Kenzo balas dengan senyuman juga.
"Selamat pagi mas Kenzo, tumben jalan pagi" sapa seorang janda bohay komplek.
"iya mbak, nemenin istri"jawab Kenzo santai.
Setelahnya Alma langsung berjalan agak cepat pulang kerumah, Kenzo yang emang gak paham tentu aja protes, dia terus mengingatkan Alma supaya hati-hati.
"Kamu tuh,jalannya pelan yank. sembarangan aja, kalau perut kamu sakit gimana?" kesal Kenzo saat mereka udah masuk rumah "lain kali aku gak mau lah kamu ajak jalan pagi"
"kamu tuh gak peka tau gak! harusnya kamu tau kalau aku lagi marah"
Kenzo ngeliat Alma bingung "marah?"
"kamu kenapa tadi ganjen sama mbak Sari?"
"Siapa yang ganjen sih yank?"
"kamu! aku baru tau kamu kenal sama dia, sejak kapan? pinter ya kamu, mentang-mentang aku gendut kayak gini kamu jelalatan"
Kenzo mengusap wajah kasar "Ya Allah yank, enggak. berapa kali sih aku bilang, kamu gendut pun masih keliatan menggoda. kalau cewek tadi, mau seksi seperti apapun gak ngaruh buat aku"
"Owh jadi dia seksi" sinis Alma
"Ampun dah" Kenzo menyubit hidung Alma "kamu sejak hamil makin cemburuan, gemesin"
"Gemesin atau ngeselin?" nyalak Alma
"Gemesin plus ngeselin, jadinya pengen ngedusel terus kalau gini mah"kata Kenzo sambil menelusupkan kepala di leher Alma.
"Ck... gak usah ngalihin pembicaraan kamu yank! aku masih marah ya!"
__ADS_1
"Udah marahnya dipending dulu" tangan Kenzo sudah kemana-mana.
"ini apaan coba tangannya, minggir ih mau mandi.kesel aku sama kamu" kesal Alma.
"hahaha... kamu jangan suka ngambek dong yank. nanti kita jalan yuk, kemana gitu, kencan"
"gak mau! males kamunya ganjen!"
"enak aja kalau ngomong" bantah Kenzo.
"bener kog kamu tuh... "
Cup...
belum selesai Alma ngomel, Kenzo sudah mencium bibirnya sekilas, dan senyum sangat manis.
"love you Bunda" ucapnya sambil nyengir.
Bukannya membalas ucapan suaminya, Alma malah nyubit lengan Kenzo "ngeselin!" pipinya bersemu merah.
Kenzo meluk Alma sambil ketawa "ngapain sih buang energi buat cemburu, gak penting yank. Fokusku sekarang cuma kalian bertiga, orang lain udah gak keliatan, apalagi cewek lain, gak adaaaa"
Alma senyum senyum "Beneran ya, nanti kalau udah lahiran aku makin gendut gimana"
"Tenang aja, ntat aku beliin alat biar kamu bisa ngegym dirumah, biar tetep seksi"
"Ck... orang lain tuh bilangnya, aku bakal teteo suka meskipun kamu gendut, gitu"
"kebohongan publik itu yank, kamu milih mana dibilang kayak gitu tapi diluar suaminya jelalatan. Mending kayak aku, sebagai lelaki normal aku lebih suka dong kalau ntar istriku bisa merawat diri, ngepuasin suaminya biar gak belok sana sini"
Kenzo ketawa, diciumnya kepala Alma berkali-kali "Sayank banget sama kalian"
***
"Yaaaank... "teriak Alma dari lantai bawah. "Yaaaaank... "
"kenapa sih? aku dari kamar mandi" kata Kenzo tergopoh-gopoh.
"Perutku sakit banget, mules"
"kamu tuh tadi makan sambalnya kebanyakan, sakit gini kan jadinya" Omel Kenzo sambil ngedeket ke Alma yang lagi berdiri sambil berpegangan ke meja.
"Ini tuh beda yank sakitnya, apa aku mau lahiran ya" kata Alma "aduh yank... sakit lagi"
"loh loh... duduk dulu yank"kata Kenzo sambil megang bahu istrinya.
Beberapa kali Alma kesakitan, rasa sakit yang tiba-tiba datang tapi tiba-tiba pergi, dan itu berlangsung dalam waktu dekat. Daritadi Kenzo ngajak Alma kerumah sakit, tapi Alma masih nolak.
"Udah yank, gak tega aku liatnya,kamu tunggu sini aku ambil barang diatas dulu" kata Kenzo sambil terus lari.
Diperjalanan Alma masih sering sakit, dicengkramnya lengan Kenzo. Saat itu kenzo yang lagi nelphon Rayhan buat persiapan dirumah sakit jadi heboh jejeritan.
__ADS_1
Rayhan yang mendengar jeritan Kenzo di telphon malah ketawa ngakak. Dia ngebayangin gimana wajah Kenzo yang saat ini lagi kacau, antara bingung, khawatir, senang tapi juga sakit.
"Alhamdulilah... kedua jagoannya sehat," kata dokter Veni saat menemui Kenzo diluar.
"Istri saya dok??"
"Alma masih dalam pengaruh obat bius, masih diruang observasi. mending mas kenzo keruanv bayi dulu, mengadzani si kecil"
Kenzo tersenyum puas "i-iya dok"
Saat mengadzani si kecil bergantian Kenzo sempat gelagapan karena menangis, rasa syukur dan bahagia melebur jadi satu.
Dia sudah menjadi seorang ayah sekarang, tanggung jawabnya bertambah, Kenzo memandangi dua jagoannya bergantian.
Setelahnya dia beralih ke ruangan tempat Alma, berniat menunggui istrinya. meskipun lahiran lewat operasi,tetap saja istri tercintanya itu sudah berjuang antara hidup dan mati.
di dalan ruangan Kenzo langsung meluk Mamanya yang baru datang "Makasih ya Ma, dulu Mama udah berjuang buat lahirin Kenzo, Maaf selama ini Kenzo selalu nakal dan ngrepotin Mama"
Mama ngangguk "kamu udah jadi ayah sekarang, harus lebih kuat"
Tadi saat Alma di ruang operasi, Kenzo juga meminta maaf ke Mamanya Alma, mengucapkan banyak terimakasih sudah melahirkan perempuan sehebat Alma.
"Sayaaank... "panggil Alma saat baru membuka matanya,
"Hay... "Kenzo langsung mendekat dari memberi hadiah kecupan di bibir Alma.
"Baby twins?"
"Masih diruang bayi, nanti dianter kesini"
"kamu udah liat?"
Kenzo ngangguk "Dua jagoan. ganteng semua kayak Ayahnya"
Alma tersenyum bangga, air matanya mengalir, perjuangannya selama ini terbayar sudah, kebahaian yang semakin hari terasa bertambah.
"Makasih sayank, kamu Bunda terhebat" puji Kenzo diikuti ciuman bertubi-tubi. Alma sampai terkekeh.
"tapi aku galau... " ucap Kenzo sambil nunduk.
Untung saat ini mereka cuma berdua dalam ruangan, semua keluargar sedang makan siang di luar.
"kenapa?" tanya Alma lembut.
"Aku daritadi di protes sama orang-orang" keluh Kenzo manja
Alma mengusap rambut Kenzo "karena... "
"Belum bisa ngasih putusan nama buat baby twins"
"hahaha... " Alma ketawa, udah hampir sebulan ini mereka sering debat tentang nama, rasanya belum ada yang cocok.
__ADS_1
"Kalandra dan Kaisar" ucap Alma.
***