
#34
--MasRayku--
#dek, udah sampe Bali?
#Mas udah mulai jaga di RS, gantian mas ini yang kesepian
*Aku udah sampe, ini masih siap-siap mau jalan. tau gitu mending ikutan ke Bali mas
#yaudah met liburan dek, jaga diri disana. mas kerja dulu
*siap mas
Alma meletakkan ponselnya di dalam tas kecilnya. Dia udah siap buat keliling Bali. Bebi juga udah siap, mereka berjalan beriringan menuju lobi hotel, tempat yang lain ngumpul.
Seharian ini semua rombongan menikmati liburan singkat mereka, Kenzo memberikan fasilitas yang lebih ke kliennya kali ini. Beberapa tempat wisata mereka kunjungi, cuaca juga mendukung.
Sore hari seperti biasa objek wisata yang wajib dikunjungi saat ke Bali adalah pantai Kuta, semua orang asyik main ombak, ngobrol dan foto-foto. Begitu juga dengan Alma, tak berapa lama dia berniat pergi.
"Mau kemana Al?" tanya Bayu teman seruangannya.
"Jalan-jalan bentar"
"anak kecil jangan kelayapan jauh-jauh entar ilang lagi" canda Bayu.
"Bawel" teriak Alma.
Alma jalan kaki menyusuri pinggir pantai, dia berhenti di tempat yang pengunjungnya agak sepi. tapi gak terlalu jauh dari tempat temen-temennya. Dia duduk di pasir, sambil mengeluarkan ponselnya, diambilnya headset dan dimasukan ke telinga lewat dalem hijabnya.
"dek" panggil Kenzo di samping Alma dia gak sengaja ngeliat punggung Alma bergetar pelan. Alma noleh.
"Kamu nangis? kenapa?" tanyanya sambil ikutan duduk di samping Alma.
Alma senyum tipis tanpa menjawab pertanyaan Kenzo,dia ngasih satu headsetnya ke Kenzo, diterimanya headset itu dan dipakai. Dulu mereka selalu seperti itu, dengerin lagu dari satu headset.
Lembayung Bali - Saras Dewi
Menatap lembayung di langit Bali
dan kusadari betapa berharga kenanganmu
Di kala jiwaku tak terbatas
bebas berandai memulang waktu
Hingga masih bisa kuraih dirimu
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku
Bilakah diriku berucap maaf
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu
oh cinta
Teman yang terhanyut arus waktu
mekar mendewasa
masih kusimpan suara tawa kita
kembalilah sahabat lawasku
semarakkan keheningan lubuk
__ADS_1
Hingga masih bisa kurangkul kalian
sosok yang mengaliri cawan hidupku
Bilakah kita menangis bersama
tegar melawan tempaan semangatmu itu
oh jingga
Hingga masih bisa kujangkau cahaya
senyum yang menyalakan hasrat diriku
Bilakah kuhentikan pasir waktu
tak terbangun dari khayal keajaiban ini
oh mimpi
Andai ada satu cara
tuk kembali menatap agung surya-Mu
Lembayung Bali
Mereka berdua sama-sama diam, mendengarkan lagu sambil menatap luas laut dan sunset di pantai kuta. Sampai lagu selesai mereka masih diam,3 tahun lalu Alma dikasih lagu ini sama Bebi, dan lagunya bener-bener ngena di hati Alma.
"Aku kangen anak-anak Ken" kata Alma pelan, Kenzo cuma diam.
"Kangen galaknya Rara, Konyolnya Nayla, ceramahnya Kinan, Sombongnya Gio..." ucap Alma tanpa meneruskan kalimatnya.
"dan Gantengnya Kenzo" kata Kenzo sambil tersenyum sangat manis ke Alma. cewek itu ketawa.
'Aku juga kangen senyum kamu Al' batin Kenzo.
"kalau inget sih pasti inget lah, kalau kangen itu yang aku juga ragu"
"haiiish... kamu ya, bohong kan bisa biar aku seneng" protes Alma sambil ninju lengan Kenzo.
"lah orang jujur malah disuruh bohong" Kenzo bela diri. Keduanya kembali diam.
"Ini pertama kalinya aku ke Bali setelah sama kalian dulu. gak tau kenapa rasanya moment sama kalian itu nempel banget Ken"
"iya aku paham"
"Bisa gak ya kita balik kesini barengan kayak dulu lagi?"
"sulit sih, udah pada sibuk sendiri" kata Kenzo datar. Alma noleh ke Kenzo.
"tuh kan cerita sama kamu tuh gini, orang lagi melow mbok ya di ademin, ini malah kayak disiram minyak, jadi tambah panas, hadeh..." protes Alma, Kenzo ketawa.
"Mangkannya jangan terlalu baper dong dek, kangen boleh tapi jangan sampek nyiksa diri" Kenzo noleh ke Alma "sampek nangis gini, jelek tauk!"
Alma senyum, dia kembali diam. "inget gak waktu kamu sama Gio ngubur aku disini pake pasir pantai? sampek banyak orang yang fotoin" Alma nginget kejadian dulu.
"gak bakal bisa aku lupain lah" kata Kenzo sambil senyum. "Dulu setelah capek main kita selalu duduk jejer sambil ngadep sunset. cerita tentang impian masing-masing"
"Dan gak nyangka impiannya pada belok" kata Alma sambil cekikikan.
"Iya, padahal kamu dulu yang paling semangat buat jadi guru, eh malah nyasar di RS" ledek Kenzo.
"pengen banget sih emang jadi guru, tapi rejekinya di RS gimana dong"
"yaudah, jadi guru buat anak kamu aja"
__ADS_1
"itu sudah pasti lah" kata Alma sambil menerawang jauh.
Keduanya kembali hening. Mereka berdua sibuk menikmati keindahan yang diciptakan oleh sang ILahi. Sampai akhirnya Alma bangkit berdiri.
"kemana?" tanya Kenzo sambil megang tangan Alma, tapi sekilas langsung dilepas.
"gabung sama yang lain, yuk!" ajak Alma sambil benerin hijab dan bajunya.
"Duluan aja, aku masih pengen disini"
"Jangan lama-lama, ntar sawan!"
"emamg aku bayi, enak aja kalau ngomong" protes Kenzo sambil ngelempar satu kerikil kecil ke Alma, cewek itu malah cekikikan.
"Dari mana Al?" tanya Bebi yang emang daritadi nyariin Alma.
"jalan-jalan" jawab Alma singkat.
"Kirain lo diculik sama bule!" canda Bebi.
"iya, diculik sama bule lokal" kata Alma balas candaan Bebi.
"Kenzo nih maksutnya? wah ati-ati CLBK buk!"
"Sembarangan kalau ngomong, orang kita cuma ngobrolin masa lalu doang"
"masalalu kalian kan indah, jangan baper lo. ntar kebablas lagi. inget yang disana" Bebi mengingatkan.
Alma sampai lupa kalau daritadi dia belum ngabarin Rayhan, ponselnya memang dia taruh di dalam tas, dan di silent.
Akhirnya mereka jalan beriringan mengejar rombongan keluar pantai, karena emang udah malam, pantai juga udah mulai sepi.
"Al, besok malam pas jam bebas temenin gue ya"
"kemana?"
"ketemu sama temen SMA, kebetulan dia kerja disini"
"owh beres!" kata Alma lagi. "tapi elo ya yang minta ijin, males aku. nanti bu Septi nanya macem-macem"
"iya nanti aku yang bilang, lagian kan udah sepakat kalau acara bebas"
"iyasih" kata Alma sambil garuk tengkuknya.
--Rayku--
#Dek... lg apa?
# Sibuk amat 🙄
*Maaf mas, daritadi ponsel aku silent
#iya, seru liburannya?
*Seru banget
#dipuas-puasin liburannya, masnya di anggurin ini
*hahaha... sabar mas, lusa udah nyampek Malang
#kangen
*Sama masku 🤗
Alma naruh ponsel di tasnya lagi, dia kembali ngeliat keluar jendela. Suasananya masih sama seperti dulu. Sekilas dia ngeliat Kenzo yang lagi ngomong ngasih arahan di depan, Alma senyum tipis.
__ADS_1
***