Sahabatkah?

Sahabatkah?
#38


__ADS_3

#38


Pagi hari di kota Batu sangatlah dingin, tapi tentu tidak menyurutkan niat warganya untuk terus beraktivitas. Apalagi kalau aktivitas itu memang suatu kewajiban, salah satunya bekerja.


Alma sebenarnya masih ngerasa ngantuk banget karena dia cuma bisa tidur 5 jam setelah liburan dari Bali. Tapi gimana lagi, kewajiban untuk mengais rejeki harus dia jalani.


"Assalamualaikum" ucap Alma pada rekan seruangannya.


"Waalaikumsalam" jawab mbak Rita yang emang udah standby di mejanya.


"Yang lain belum pada datang mbak?" tanya Alma sambil jalan ke arah mejanya.


"Belum" jawabnya singkat.


"Masih ngantuk banget gue mbak, kerjaan pada numpuk, males gue bayanginnya" curhat Alma sambil naruh kepalanya tiduran di meja.


"hahaha... semangat dong Al, siap-siap laporan akhir bulan. katanya lo juga mau cuti kan? semangat lembur"


"Ck... makin males rasanya, butuh suntikan vitamin"


"vitamin apa Al? mau gue mintain ke dokter Rayhan gak?" goda Bebi yang baru dateng.


"Haiish.. dokter Rayhan dinas malem" ucap Alma malas.


"Hafal banget jadwalnya" pancing Bebi


"Iyalah" Alma langsung benerin duduknya, salah tingkah "udah ah, siap-siap apel pagi" kata Alma ngalihin pembicaran sambil makai nametagnya.


Bebi cuma ketawa ngeliat tingkah Alma. Sedangkan Alma ngasih tatapan musuh ke Bebi.


"Kenapa sih kalian ini?" tanya Bayu yang juga baru datang.


"Bebi nih pagi-pagi udah kesambet, ketawa mulu daritadi" ucap Alma.


"Serah gua dong" Kata Bebi sambil benerin riasannya.


"Eh, tadi Bu Septi chat gue. Suruh nyiapin laporan buat ke polda sama Biddokes. Nanti di evaluasi dulu sama beliau. terus besok yang berangkat gue, Alma sama Bu Rahma." terang Bayu.


"What? kenapa gue sih?" tanya Alma frustasi.


"Kan emang bulan ini laporan elo yang paling banyak Oneng!" kata Bayu.


"Gue pengen kabur ke Bali lagi lah kalau gini ceritanya" keluh Alma.


"wkakaka... hadapi kenyataan Al!" ejek Bebi.


"Hasyeeem lu!"


"Udah-udah, apel yuk!" ajak mbak Rita sambil berlalu keluar ruangan.


Alma bener-bener ngerasa pusing, bingung mau ngerjain yang mana dulu. Saat apel tadi Alma juga ngerasa Pak Pram selalu ngeliat ke arahnya, bikin Alma makin parno, keinget masalahnya sama Kenzo.


"Selamat siang!" ucap seseorang di depan pintu ruangan Alma. Kebetulan di dalam ruangan cuma ada Alma dan Bebi, yang lain lagi pada makan siang, gantian.


"Siang, cari siapa mas?" tanya Bebi sambil masang wajah cantik. Alma senyum ngeliat tingkah Bebi. Kebetulan emang Alma belakangi pintu, dia lagi duduk di depan Bebi.


Alma noleh sekilas, pengen liat siapa tamunya. "Gio!"


"Hay dek!" sapa Gio ramah sambil senyum.


"Ya Allah Al, siapa lagi itu? ganteng amat" bisik Bebi, Alma cuma senyum nanggepin ucapan Bebi.


"kog bisa ada disini?" Tanya Alma sambil berjalan ke arah Gio. Senyumnya mengembang saat liat sahabatnya itu.


"Habis ketemu Om Pram, apa kabar?"


"Baik banget, kabar elo sendiri?"


"baik juga, yang jelas tambah ganteng" kelakarnya.

__ADS_1


Alma ikutan ketawa "Ya Allah kangen banget gue sama elo Gi, masuk yuk, duduk dulu sini" ajak Alma sambil nyeret Gio duduk di kursi yang kosong.


"Lo gak lupain gue kan Al?" ucap Bebi sengaja.


Alma noleh ke arah Bebi "Ck... ini Gio, sahabat gue, orang travel juga sama kayak Kenzo"


"wah... kalau travelnya berisi cowok ganteng semua pantes laris manis" ucap Bebi bercanda.


"Amiin..." Ucap Gio sambil senyum.


"Haiiish... Gi, kenalin ini Bebi"


"manggilnya Beb aja ya, biar berasa lebih deket" kata Bebi sambil berjabat tangan Dengan Gio.


"Oke Beb" jawab Gio sambil senyum.


"duh senyummu, bikin hatiku meleleh" goda Bebi, Gio malah ketawa.


"godain aja terus!"


"kalau kayak gini dokter Rayhan gue ikhlasin lah Al!" kata Bebi spontan.


"Dasar Fans abal-abal" kata Alma sambil manyun.


"Bodo amat" ucap Bebi sambil ketawa.


"Gue gak nyangka dek, lo kerja di sini, kirain bakal ngajar di sekolah"


"Pengennya sih gitu, tapi apa boleh buat, gue malah nyasar di sini, ngajar dokumen-dokumen"


"Alhamdulilah dong, yang penting manfaat"


"iya Amin."


"eh, ketemu Pak Pram beliau gak bahas macem-macem kan?" tanya Alma agak pelan.


"Enggak, cuma bahas liburan ke Bali yang kloter 2. Kenapa emangnya?" tanya Gio penasaran.


"Gak mungkinlah Pak Pram bahas masalah itu disini Al, tau sendiri disini tembok aja bisa ngomong" kata Bebi ikut nimbrung.


"masih belum tenang gue Beb!"


"napa sih?" Gio makin penasaran.


"Kenzo gak cerita ke elo?"


"tentang?"


Alma natap wajah Gio yang bingung "Lupain deh, gak mungkin dia cerita"


"Bikin penasaran aja lo dek! dia nyakitin lo lagi?" tebak Gio.


"Enggak!"


"kali ini si Kenzo yang jadi korbannya Alma" kata Bebi ngejelasin.


"maksutnya? jangan bilang kalian balikan lagi!" kata Gio kaget sendiri sama pertanyaannya.


"gak lah, sembarangan" kata Alma tegas "uda deh, gak usah bahas itu. lo sendiri lama gak disini. kangen nih pengen ngobrol-ngobrol"


"Gue sih pengennya juga ngobrol lama sama elo, tapi gak bisa, ni mau langsung balik Surabaya. Gue disini dari kemarin soalnya, masih banyak kerjaan disana. insyallah, hari rabu atau kamis gue kesini lagi sekalian persiapan ke Bali"


"Owh... gak bareng sama Kenzo?katanya besok dia baru balik Surabaya?"


"iya dia balik besok, kebetulan aja nanti malam gue janji mau ketemu klien"


Alma ngangguk-ngangguk denger penjelasan Kenzo, "Enak banget ya kalian kerjanya kayak santai gitu, sering travelling kemana-mana"


"sama lah dek, cuma kita emang lebih ke lapangan aja. kalau ada masalah ya sama pusingnnya. gak selalu pergi-pergi gue, biasanya anak-anak yang dampingin, gue sama Kenzo urusan belakang layar. cuma emang khusus RS ini gue sama Kenzo sepakat turun langsung. tau sendiri kita baru buka kantor disini, jadi pengen ngasih yang spesial aja"

__ADS_1


Alma akuin, beberapa kali dia wisata ke Bali pakai agen travel tapi emang pelayanan yang dikasih sama travel Kenzo beda, entah emang dananya yang lebih besar atau gimana gak paham. Tapi cara Kenzo ngasih pelayanan juga total banget, bikin kita nyaman.


"Setuju gue, travelnya mas de best deh, puas banget kemaren. nanti aku promoin boleh dong" ucap Bebi.


"Boleh lah. malah terimakasih banget"


"tapi nanti ada imbalannya dong" kata Bebi sambil naik turunkan alisnya.


"Bisa di atur" kata Gio santai.


"Kalau gitu minta nomer telphonnya boleh gak? biar gampang kalau nanya-nanya" kata Bebi sambil senyum.


"heleh modus lo Beb!"


"ini namanya ikhtiar Al, ngiri aja deh lo" kata Bebi sambil mukul tangan Alma.


"maklumin ya Gi, dia emang pecinta lelaki ganteng"


"wajar dong, itu mah normal tau Al. ya gak Gi?!"


"iya-iya" kata Gio malas ikutan debat mereka. Bebi senyum menang, Alma malah mencibir.


"Yaudah dek, gue balik duluan ya." kata Gio sambil berdiri.


"oke. ati-ati lo" kata Alma ikutan berdiri.


"Duluan ya Beb!" pamit Gio.


"Iya, ati-ati ganteng" ucap Bebi sambil senyum lebar. Gio cuma ngangguk.


Alma berjalan dibelakag Gio, "Dek, lo gak tengkar lagi kan sama Kenzo?"


"Enggak. nanti rencananya kita mau ketemu"


Gio keliatan kaget "ngapain?"


"ada urusan sama Pak Pram"


"kalian ada masalah?"


"Salah paham doang"


Gio menghela nafas panjang "Yaudah kalau butuh bantuan kabari gue"


"siap, makasih" kata Alma sambil melambai ke arah Gio yang udah jalan ke parkiran.


"gila lo Al, gak nyangka gue" kata Bebi saat Alma kembali duduk di depannya.


"Apa?"


"beruntung banget hidup lo dikelilingi cowok ganteng" kata Bebi "Dokter Rayhan, Kenzo, Gio, Tama."


"yang lain gak ngaruh, cuma yang pertama lo sebut tadi tuh yang spesial"


"Ck... awas bucin lo"


"biarin ke calon suami sendiri"


"Wah udah berani go publick ya lo"


kata Bebi, Alma cuma senyum "Padahal kalau diliat-liat cantikan gue kemana-mana"


"kalau gue mah yang cantik hatinya" ucap Alma percaya diri.


"Haisssh... males gue dengernya" kata Bebi kesal "Ini juga yang lain kenapa gak balik-balik sih? gak tau apa gue kelaparan"


"iya, gue juga butuh asupan makanan Beb, kerjaan gue numpuk" timpal Alma.


Bebi segera meraih ponselnya dan nelphon Bayu. "Buruan balik, gue laper!" katanya dan telphon langsung di tutup.

__ADS_1


Alma senyum dan ngasih dua jempol ke Bebi. Setelah itu dia balik sibuk ke ponselnya, balas chat dari Rayhan yang tadi sempet dia lupain karena ada Gio.


****


__ADS_2