SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU

SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU
Bersitegang lagi


__ADS_3

Akhirnya hari yang ditunggu Kevin dan Maya tiba juga,Acara pesta mereka diadakan dihotel milik Kevin sangat mewah dan meriah,Kemewahan Dari ruangan itu disulap menjadi canti dihari bahagi Kevin dan Maya.


Kevin dan Maya saat ini lagi bersiap untuk memakai pakaian pengantin , Maya sangat cantik memakai gaun pengantin yang yang elegan itu,Maya hanya Bigung saja semua sudah disiapkan oleh Kevin,Maya tidak tahu dengan ini semua.


Maisi yang baru samapai di hotel tempat acara itu, kerena kemaren mereka sampai dm tidak. lansung ketempat Maya, kerena Kenzi membawa ke rumah besar Kevin, jadi sampai sekarang maisi belum bertemu dengan Sahabatnya itu sama sekali.


Saat ini dihari bahagia sepasang suami-istri itu, Maisi jemput oleh Albert ke rumah Kaevin dan keluarga Dari Maya juga bersama mereka saat, setelah didalam gedung Bibik Maya dan kakak sepupu Maya sudah berpisah dengan mereka saat ini kerena bunda Mery membawak duduk ditempat spesial untuk keluarga Maya.


Maisi menatap Maya dan Kevin berbincang santai, Maisi tahu itu orang yang pernah memberi luka dalam pada sahabtanya itu,Maisi hanya memperhatikan sahabatnya itu dari jauh saja.


Albert juga sudah berada di dekatnya saat ini, Maisi kaget saat Albert berada berdiri di sampingnya saat ini.


"Lo kenapa sih, main diam-diam saja jika berdiri dekat gue!! kaget Maisi pada Albert.


"Lo aja yaang selalu bingung lihatin Maya dan Kevin, lo kenapa Sih??" tanya Albert sedikit baik pada Maisi.


"Lo tahu gak itu cowok adalah mantan Maya, mereka sempat mau nikah,tapi cowok itu masih mencintai Mantanya, pada akhirnya Maya yang Mengalah dengan kesakitan yang ditanggung selama satu tahu belakangan ini, untung saja Kak Kevin ada yang selalu menghiburnya, sunggu sakit jika gue ingat kelakuan Mantanya maya." kata Maisi menjelaskan Kisa sahabatnya itu.


"Kevin gak pernah cerita ama gue." kata Albert santai saja.


"Ketena gak ada untungnya dia cerita sama lo." kata Maisi asal bicara.


"Kita kesana yok, itu Kenzi juga sudah naik keatas juga mau mengsih selamat pada mereka berdua." ajak Albert pada Maisi.


"Ayok, kayaknya sudah gak ada lagi tamu Kak, kita kesana saja sekarang." kata Maisi yang sudah dari pagi sudah berada di gedung itu.


Mereka berdua menuju dimana Sahabatnya itu sedang berdiri saat ini, Maisi berjalan bersama Albert ketempat mereka berempat itu.


Kalian ini jika ingin Mesra-mesra nantik saja pas siap acaranya."kata Kenzi datang berempat dengan Istrinya juga sepasang manusia yang suka ribut itu, siapa lagi bukan Maisi dan Albert.


"Selamat ya kak,semoga kalian bahagia dan lageng sampai maut memisakan."kata Kenzi lagi seriusnya.


"Selamat Ya may,semoga kamu bahagia hidup dengan kak Kevin jangan pernah lagi sedih, jalankan hidup dengan semestinya."puluk Ririn pada sahabatnya itu.


"Terimakasih banyak My friend."balas Maya Senang.

__ADS_1


"Aku gak dipeluk sih masak kalian berdua saja yang pelukan. "kata Maisi agak ngambek pada kedua orang yang berpekukan itu.


"Aku juga dong." kata Kenzi meneteskan air matanya melihat tiga gadis itu yang selama ini dia jaga akhirnya Hari ini sudah menemukan jodoh yang tepat untuk mereka, lain dengan Maisi belum jelas statusnya saat ini.


"Sini Oncong aku juga ingin peluk lo!!" kata Maya memeluk ketiga sahabatnya itu,dengan air mata bahagia saat ini mereka habis akan kerena jam Pesta sudah Selesai para tamu jiga sudah tidak ada lagi diruangan itu sore ini.


"Suda Ken, ko peluk istrinya gue." kata Kevin cemburu pada adik sepupu nya itu.


"Dia cemburu May!!" bisik Kenzi pada Maya.


"Kita kerjai sekalian Ken!!! " ajak Maya pada sahabatnya itu.


"Apa kamu ingin aku gendong Kekamar May, kerena aku lagi baik hati di hari bahagia kamu ini." pancing Kenzi biar Kevin bertambah marah padanya.


"Adik sialan lo, masak aku ada disini berani lo nawarin bini gue untuk megendonganya, awas saja jika lo berani, kenak lo pakai tinju ku ini."kesal Kevin pada Sepupunya itu.


"Alah untuk hari ini saja aku bisa memeluknya kak, masa kamu cemburu,istrinya aku saja tidak marah, iyakan Rin?" ucap Kenzi pura-pura.


"Coba jika lo berani nyentuh istrinya gue, abis lo."ancam kevin geram pada adik sepupunya itu.


"Isss jijik gue lihat lo kaya gitu May." kata Ririn dan Maisi bersamaan.


"Iss kalian gak tahu saja Pegantin baru ." kata Kevin lagi meyambung kata kedua gadis cantik itu.


"Lo ngapin bigung saja Disitu Al, lihat kita disini?" kata Kevin pada Asistennya itu.


"Gak,,gue cuma lihat kalian saja kok, enak bangat seperti kalian berempat bersahabat kayaknya gue iri sama kalian semua."ujar Albert tersenyum pada kelima orang yang dihadapanya itu.


"Lo gak punya teman Ya ?" tanya Maisi asal ceplos saja mulutnya itu.


"Enak saja lo bilang gue gak punya teman. " kata Albert pada Maisi.


"Sepertinya akan ada petir dan badai lagi ni May!! Sayang ayok kita turun dan kembali kekamar kita." ajak Kenzi pada Istrinya.


"Kita juga Ingin kekamar mau main lato-lato saja." kata Kevin acuh dan cuek saja membawa istrinya itu menuju kamarnya saat ini meningalkan dua orang yang lagi berantam itu.

__ADS_1


"Mayyyy Awas lo, gue akan balas kalian kenapa tega sih nigalin gue sama Si es balok ini." kata Maisi Berteriak pada sahabatnya itu.


"Daaaaa Mai kami mau istirahat dulu, semoga kalain itu jodohh!! " ketawa Maya pada Maisi saat ini ditingal sendirian.


"Sekarang kamu mau cari gara-gara Sama gue bukan ?",mari kita mulai Maisi ucap Albert juga mengendong Maisi masuk kedalam kamarnya saat ini.


"Hai lepas Es balok gue,lo mau apa sih!! " kesal Maisi pada Albert saat ini tidak mau menurunkan Maisi dari gendong.


"Sebaiknya kamu diam, bawel!! " kata Albert yang masih Mengendong Maisi.


"Kak gue mohon turunkan dari gedongan lo ini, elo mau kemana bawak gue Sih. " umpat Maisi masih saja Mulutnya itu tidak henti-henti megomel pada Albert saat ini.


"Diam mulut itu gak, jika tidak Jagan Salahkan gue akan menghabisi lo bentar lagi.


"Gila lo ya!!! "kesal Maisi yang masih digendong Albert.


Albert hanya tersenyum licik mengedong gadis yang suka cari gara-gara dengannya itu.


Albert hanya tersenyum licik mengedong gadis yang suka cari gara-gara dengannya itu.


"Kak jangan kayak gini gue mohon turunkan gue dong!! " kata Maisi memohon pada Albert yang masih berjalan kearah kamarnya yang sudah disiapkan untuk mereka masing-masing hari ini.


"Lo bisa diam gak!! kata Albert sampai didalam kamarnya saat ini, sampai didalam kamar itu Albert menjatukan Maisi dikasur empok itu.


"Aduuuuh sakitnya Kak, lo gak punya hati ya, kasar kali sama cewek!! " Umpat Maisi kesal pada Albert.


"Bukan gue yang mecari gara-gara duluan, tapi lo,,gerti gak!! " bentak Albert pada Maisi yang terdiam terpaku di atas ranjang itu.


"Kenapa Lo,,takut baru tahu sifat gue yang kasar sama cewek." kata Albert terseyum licik pada gadis yang di hadapannya itu.


"Maafkan gue,mungkin sifat gue sudah kayak gini membuat lo tersinggung." kata Maisi sedikit rasa sedih kerena dibentak oleh Albert barusan.


"Maafkan gue sekali lagi yang sudah menyingung lo, mulai hari ini gue gak akan pernah gangu lo lagi, gue yang ini yang terahir bertemu lo disini, maaf gue.!!! " ucap Maisi berjalan keluar dari kamar Albert dengan sedikit sedih.


Albert menatap gadis itu keluar dari kamarnya, sedikit sedih, Albert ada sedikit bersalah pada gadis yang baru di Bentaknya itu.

__ADS_1


***************


__ADS_2