SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU

SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU
Tidak sengaja bertemu


__ADS_3

Sudah satu minggu Maisi bekerja disekolah mengajar ditempat yang baru, apa yang sudah dikatakan Kakak sepupunya itu dua minggu yang lalu, dia ingin mencoba dengan hal yang baru, bukan disekolah yang pernah diutus oleh kepalah sekolahnya dulu, hari Maisi akan perangkat Megajar kesekolah baru pagi ini.


"Bang aku berangkat dulu, pagi ini ada jam. pelajaran dua jam setelah itu aku akan kembali, akan mengantar makan siang ke tempat Abang nanti, sampai jumpa nantik ya." kata Maisi meningalkan Abang sepupunya itu yang lagi serapan pagi.


"Biar abang antar ini sebentar lagi Abang siap dek. "


"Tidak usah aku jalan saja cuma dekat kok, Abang bisa langsung berangkat kerja, daaaa aku berangkat. " teriak Maisi dari ruang tamu


"Anak ini kebiasaan jika mau pergi meyelonong saja." gerutu Ivan yang lagi sarapan dimeja makan.


Maisi berjalan santai menuju sekolah yang tidak jauh dari rumah kontrakan Abangnya itu, setelah sampai sekolah Maisi tersenyum melihat Kearah pagar sekolah yang sudah ada pak skuruty yang berada disana.


"Ehhhhh Buk Mai sudah datang " kata Pak tata yang baru melihat guru baru yang cantik itu baru saja datang.


"Pagi Pak!! " sapa Maisi dengan sopan.


"Pagi juga Buk Mai." kata Pak Tata Senang melihat Maisi.


"Pak Tata pasti belum Sarapan, ini jatah buat Pak Tata pagi ini, tadi aku bikin lebih buat bapak." kata Maisi selalu membawakan Skuruty itu sarapan pagi setelah seminggu mengajar di sekolah ini.


"Terimakasih Buk Mai, jadi merepotkan ibu terus ni saya, jadi gak enak." kata pak Tata.


"Tidak apa Pak, silakan dicoba, jika gak enak jangan dimakan ya." kata Maisi masuk kedalam pekarangan sekolah itu meninggalkan Skuruty itu yang lagi melihatnya.


Maisi hanya tersenyum Sudah lama, dia tidak tersenyum seperti ini, semenjak Albert pergi meningalkannya, bibir manis itu tidak pernah tersenyum senang seperti Seminggu ini dia mengajar disekolah ini.


Jam Pelajaran Maisi dimulai, Maisi masuk kedalam kelas yang akan di ajarnya Pagi ini selama dua jam saja, habisi tu jamnya kosong, setelah jam selesai maisi akan kembali pulang kerena akan pergi mengantarkan makan siang ketempat Abangnya kerja.


"Buk Mai apa mau Langsung pulang? kata Salah satu siswanya.


"Kenapa Rian? kamu bertanya begitu?" kata Maisi heran.


"Buk nantik malam minggu kita main ditempat ibuk bole gak kita sekedar mengisi malam yang kosong saja." ucap rian pada Maisi.


"Boleh gak buk?" kata teman rian lagi

__ADS_1


"Emang kalian berdua gak pada pergi apel gitu sama ceweknya?" canda Maisi pada Muridnya itu.


"Tidak buk, kita berdua ini jomlo akut." kata Rian asal.


"Masah kalian tampan ke gini gak punya Pacar." goda Maisi pada muridnya itu kembali.


"Boleh ya buk, kerena kita ingin tahu cara rumus ini?kata Rian melibatkan tugas yang sudah diberikan Maisi barusan.


"Ya sudah kalian bisa datang nantik tapi jangan kemalaman ya." kata Maisi keluar dari dalam kelas itu.


Maisi kembali pulang kekonrakan Abangnya itu dan sampai dirumah Maisi langsung memasak kerena akan mengantar makan siang untuk Abang sepupunya itu, karena dia juga mau tahu dimana Abangnya itu kerja, setelah satu jam berkutat dengan alat dapur akhirnya Maisi selesai juga dengan pekerjaan dapur itu,Maisi memasukkan lauk kedalam kotak Makan yang akan dibawaknya nantik.


Setelah itu Maisi bersiap untuk mengantarkan makan siang itu hari ini ke tempat kerja Abangnya itu,Maisi menaiki Motor Milik Abangnya menuju dimana tempat kerja Abang itu, kerena Hari ini Maisi juga ingin menemui Kenna Muridnya waktu disekolah dia megakar dulu.


Tidak butuh lama Maisi sampai di gedung tinggi menjulang itu.


"Berakti Bang Ivan bekerja bukan ditempat sembarangan,bagus juga bang Ivan posisinya adalah Sebagai menejer keuangan diperusahaan ini." kata Maisi santai masuk kedalam lobi itu,sebelum dia masuk Maisi menelpon Ivan terlebih dahulu.


"Apa Dek?kata Ivan didalam layar pipi itu.


"Abang gak bisa turun kebawah, kamu antar saja Ke lantai 5 ya nanti cari ruangan menejer, Ok." kata Ivan memutuskan sambaungan telponnya.


"Selalu begitu kata Maisi kearah Life sampai memainkan hpnya Maisi malah salah naik Life, dia naik Life khusus untuk orang penting di perusahaan itu, bukan life karyawan biasa.


Setelah life itu terbuka Maisi langsung naik melecet Tombol 5,setelah itu Maisi tidak memperhatikan siapa saja orang masuk kedalam Life itu kerena asik ceting sama Kenna kerena Mereka berdua sudah janjian."


Dari awal masuk life itu mata seseorang tidak lepas dari orang yang ada disebelahnya itu,pria itu menatap gadis yang ada disebelahnya itu tampa mengedipkan mata.


Maisi baru saja menyadari ada orang yang naik bersamaan dengannya tadi tapi maisi tidak melirinya sama sekali.


Saat Sampai dilantai 5,maisi hendak keluar dari life itu, tapi dia dihalang oleh pria itu.


"Kau....!! ucap Maisi kaget.


Lama Keduanya diam didalam lif itu, Maisi tidak percaya akan bertemu orang yang sudah lama dirindukan itu.

__ADS_1


"Apa kabar ?" kata Albert sedikit lembut pada gadis pujaan yang itu.


"Aku Baik Kak." kata Maisi salah tingkah dia sedikit tidak nyaman.


"Mmm, aku duluan kak." kata Maisi keluar dari life itu.


Albert hanya melihat Maisi hanya santai, sambil bertanya dalam hati," kenapa dirinya ada disini?apa dia bekerja disini?" kata Albert masih melihat punggung Maisi.


Albert Keluar dari life itu ingin tahu, tapi rasa penasaran Albert kembali mengikuti Maisi dan keluar dari life itu,Albert melihat Maisi dengan Menajer keuangan diperusahaan nya itu.


"Apa hubungan Maisi dengan dia?" kata Albert sedikit penasaran.


Setelah itu Albert meningalkan Lantai 5 ingin ke lantai 7 dimana Ruangannya saat ini.sedangakan Maisi Sambil bicara pada Kakaknya itu.


"Ini makan siang untuk kamu Bang,setelah ini aku ingin jalan dengan Kenna, gadis cantik yang sudah 4 Tahun kami berteman dan sangat dekat." kata Maisi pada Sepupunya itu.


"Ya sudah, kamu boleh pergi sekarang tapi hati-hata ya, abang banyak kerjaan, kerena Ceo perusahaan ini hari ini akan datang, jadi banyak kerjaan yang harus abang kerjaakan.


"Isssss ngusir lagi, pada hal sudah aku antar makan siang untukmu Bang, jahat banget kamu ini." kesal Maisi


"Bukan begitu Dek, pemilik perusahaan ini sangat arogan dan sombongnya, dia tidak ada ampun jika melakukan kesalahan dalam bekerja, Sana kamu pergi." kata Ivan pada Adiknya itu.


"Ya sudah aku pulang Kak." kata Maisi meningalkan ruangan Ivan.


Maisi kembali berjalan lagi kearah life yang tadi, namun tiba-tiba saja Ivan melarangnya untuk naik life sebelahnya itu.


"Dek jangan naik Life sebelahan ya itu adalah life khusus untuk orang penting diperusahaan ini." kata Ivan melarang.


"Ya sudah. " kata Maisi yang sudah memencet Lif itu.


Kerena Maisi tidak jadi menaiki life yang sudah dipecetnya tadi, dia memencet life disebelahnya lagi,namun saat Maisi menunggu life itu terbuka,life disebelahnya tadi lebih duluan terbuka, Maisi melihat Lifa yang ada disebelahnya tadi santai saja.


"Masuklah !!" kata Pria dingin itu pada Maisi yang kaget melihat Albert bersama Asisten nya.


"Oh tidak terimakasih kak, maaf tadi saya salah naik Life." lembut Maisi menolak tawaran Albert.

__ADS_1


************


__ADS_2