
Keesokan harinya, pagi shubuh Maisi sudah diantar keterminal bis oleh adiknya saat ini, Maisi berangkat Kejakarta mengunakan Bis saja saat ini.
Sampai di terminal Itu Maisi harus berpisah dengan adik satu- satunya itu, dia sedih setahun ini dia tidak bisa ketemu sama kedua orang yang disayanginya itu.
"Dek jaga ibuk ya baik-baik, kakak titip ibu sama kamu,dan juga jangan lupa selalu ingat apa yang kakak sudah bilang kemaren pada kamu dek." kata Maisi mengingatkan adiknya itu tidak nakal disaat dia tidak ada.
"Iya kak, kamu gak usah cemas gitu napa sihh?" kata Angga pada kakaknya itu.
"Pasti cemas lah kakak dek, nantik kamu macam-macam pas kakak gak bersama kamu." kata Maisi lagi.
"iya kak, bawel benar ni orang." kata Adiknya itu dengan senyuman pada kakaknya itu.
"Sudah kakak berangkat sekarang ya, kamu jaga diri baik-baik disini." kata Maisi mengambil koper kecilnya itu.
"Kamu juga jaga diari kak." kata Angga sedih juga berpisah dengan kakaknya itu.
"Daaaa!! " kata Maisi naik keatas Bis yang akan jalan itu.
Dalam perjalananya Maisi tidak lupa mengasih tahu Kenzi dan Ririn tentang keberangkatan nya kejakarta, dengan menelpon Ririn.
"Hallo Mai,ada apa lo nelpon gue pagi kayak gini, ada apa?" tanya Ririn bingung.
"Gue pamit berangkat kejakarta untuk studi banding selama satu tahun ini,maafkan gue baru sekarang bisa ngabarin lo." kata Maisi pada sahabatnya itu.
"Siapa Sayang?" sahut Kenzi dalam terdekat didalam HP milik nya itu.
"Mai, ini ada Kenzi, lo bicara sama dia juga." kata Ririn
"Ada apa Mai, lo nelpon Ririn pagi kayak gini?" tanya Kenzi kembali.
"Gue berangakat kejakarta ken, kerena gue harus mengajar salah satu sekolah yang berstandar internasional,untuk bisa gue melihat cara sekolah itu megajar." jelas nya pada Kenzi
"Berapa lama lo disana?"
"Satu tahun ini gue dijakarta, gue titip ibu dan adek gue ya, selama gue gak dirumah, saat ini ibu berada dirumah bibik gue." kata Maisi pada Sahabatnya itu.
"Baiklah, lo hati jaga diri disana, lo jangan lupa tu kabarin maya juga, kerena lo sudah dijakarta." kata Kenzi tidak panjang bicara.
"Entar gue kabarin Maya setelah gue sampai dirumah yang sudah disediakan oleh pihak sekolah." kata Maisi.
Ya sudah,semoga saja berjalanan lo lancar tampa ada masalah, dan lo bisa betah selama satu tahun kedepanya." ucap Kenzi pada Maisi dengan menghakhiri telponya.
Maisi menyimpan kembali hpnya itu kedalam tasnya, setelah itu Maisi memejamkan matanya kerena masih lama dalam perjalanan kejakarta pakai bis.
Setelah 6 jam dalam perjalanan dari desanya kejakarta akhirnya bis itu sampai juga di terminal,Maisi turun dari bisa itu, Maisi mencari tukang ojol untuk megantarkanya ke alamat yang sudah dikasih kepala sekolah kemarin pada Maisi.
__ADS_1
Setelah sampai dialamat itu,Maisi sudah ditunggu oleh salah satu guru yang bertanggung jawab atas kandidat pengajar yang akan melakukan studi banding disekolah xxxxxxx untuk setahun ini.
"Selamat sore buk Maisi!!",sapa Seseorang itu pada masisi yang sudah berada di dirumah yang sudah disediakan untuknya tidak jauh dari sekolah tempatnya yang akan megajar.
"Sore juga buk peni, maaf buk saya terlambat sampai karena saya pakai bisa kesini, apa lagi pas diterminal tadi mau kesini macet bangat."kata Maisi tidak enak pada Buk peni yang menunggunya kelamaan.
"Tidak masalah buk Maisi, itu sudah makan sehari-hari penguna jalan." kata Buk peni tersenyum pada Maisi.
"Selamat datang disini Buk Maisi, semoga saja ibu bisa nyaman tingal disini selama setahun ini,dan bisa mengambil apa yang akan membawa sekolah ibuk untuk menuju yang lebih baik nantik."
"Mudah-mudahan saja saya bisa buk." kata Maisi ramah.
"Ini kunci rumah ibu, besok pagi saya akan menjemput buk Maisi kembali, untu berangkat bereng kesekolah bersama saya." jelas Buk peni.
"Baiklah buk,terimakasih banyak atas bantuan ibu hari ini." kata Maisi lagi.
"ya, Sama-sama buk, saya pamit dulu ya, silakan buk Maisi istirahat dulu." kata Buk Peni saat ini megerti kedaan Maisi baru saja sampai.
"Oh ya buk,silakan" kata Meisi ramahnya.
Setelah Buk peni pergi Maisi membukak rumah bulatan itu, tidak terlalu besar untuk dia tingal sediri dirumh itu, Maisi masuk kedalam rumah itu,Maisi tersenyum. melihat isi dalam ruangan itu sudah lengkap semua.
Maisi masuk kedalam kamar yang ada dalam rumah itu hanya satu saja,sangat rapi baginya saat ini melihat kasur yang belalaskan alas sepray cantik itu.
"Semoga saja gue bisa nyaman tingal disini selama satu tahun ini, dengan tugas gue ini." kata Maisi merebahkan tubuhnya dikasur itu dengan nyaman.
Maisi baru terbangun sudah sangat malam, kerena sudah merasa lapar juga perutnya yang sudah berbunyi.
"Sebaiknya gue mandi dulu, baru gue cari makanan diluar saja, saat ini tidak ada persedian gue untuk masak malam ini."kata Maisi bicara sendiri sambil masuk kedalam kamar mandi yang ada dikamarnya itu.
setelah setengah jam didalem kamar mandi itu Maisi siap juga dengan mandinya itu, Maisi memakai pakaian santai rumahn saja, setelah itu dia keluar dari rumah sederhana itu, untuk membeli makanan diluar.
Maisi berjalan dipingir jalan yang tidak jauh dari gang rumah tempat tinggalnya itu, setelah hampir kurang 10 menit Maisi meyusuri jalan akhirnya dia menemukan Penjual nasih goreng.
"Pak aku pesan satu nasi goreng ya!! kata Maisi pada pedagang itu.
"Baik neng, sebentar saya bikin pesan neng dulu." kata Pak pedagang kaki lima itu.
Sambil menunggu pesannya siap Maisi tidak lupa mengabarkan ibu dan adeknya saat ini dia sudah sampai dijakarta, dan juga Kedua Sahabatnya itu.
"Apa gue kasih tahu Maya saja saat ini gue berda disini." kata Maisi agak segan pada Sahabatnya itu, takut menganggu mereka berdua.
"Ini Neng pesanan neng sudah siap, semoga saja neng suka." kata Pak Pedangan nasih gorenga itu.
" Terimakasih ya pak." ramah Maisi pada Pedagang itu.
__ADS_1
Maisi lagi asik memakan nasih goreng yang dipesannya tadi, manun tiba-tiba seseorang berteriak memanggil namanya diarah belakangnya.
"Maisi!! " teriak suara itu yang tidak lain ditelinga Maisi dengan suara cempreng Itu.
"Maya, kok dia ada disini?hati maisi bertanya sambil membalikkan tubuhnya kearah belakangnya.
"Lo ngapain disini sih Maisi? lo dijakarta gak kasih kabar gue, jika gak sengaja bertemu disini lo gak bakal kasi kabar gue??." ucap Maya memeluk Sahabatnya itu.
"Apa kabar lo May, sehat lo?" kata Maisi senang melihat sahabatnya itu lagi.
"Gue sehat, bagai mana dengan lo?" kata Maya balik bertanya.
"Alhamdulillah gue sehat seperti lo lihat sekarang,ehhh lo lagi ngapain disini malam kayak gini diluar." kata Maisi bingung melihat sahabatnya itu hanya sendiri saja.
"Gue mau beli Nasih goreng ini langganan mas Kevin." kata Maya santai.
"Mana orangnya kok gak lihat gue Kak kevin dimana?" kata Maisi.
"Ada dimobil bersama Kak Albert." kata Maya melihat pada temanya itu.
"Ya sudah lo pesan sana nanti lo kelamaan ditunggu sama Kak kevin.
"Kita juga makan disini kok,mana mau mas Kevin harus dibungkus katanya gak enak!! " jelas Maya pada Masa.
"Gitu ya." santai Maisi
"Sayang apa sudah siap kamu pesan?" kata Kevin dan Albert baru saja sampai ditempat itu.
"Sudah mas, bentar lagi diap kok." kata Maya Santai.
"Lo kamu Maisi, kok kamu ada disini?" tanya Kevin sedikit kaget melihat Maisi sedang duduk sambil memakan Nasih goreng yang sudah dipesannya itu.
"Hai Kak, apa kabar ?" kata Maisi menyapa Kevin, tidak dengan Albert, Maisi sudah tidak mau lagi menganggu Albert, semenjak kejadian satu bulan yang lalu.
"Alhamdulillah Baik Maisi, bagai mana dengan kamu?"
"Seperti inilah Kak." santai Maisi,
"Lo kok bisa disini Maisi?" tanya Maya
"Gue ada studi banding Dari sekolah selama satu tahun di sekolah xxxxxxxx dekat dari sini, gue juga tingal dekat dari sini May, kapan-kapan lo bisa main ketempat gue." kata Maisi santai tampa memperhatikan Albert sedikit saja, kerena saat ini Albert memperhatikan ya.
"Kok kamu gak ngabarin Gue sih Maisi, tega amat lo sama gue sih!!!kata Maya kesal pada Sahabatnya itu.
"Gue baru saja sampai sore ini,jadi belum Sempat ngabarin lo May, maaf deh ya." kata Maisi tersenyum Pada Sahabatnya itu.
__ADS_1
**********