SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU

SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU
Baru sadar Dua sahabt Maisi dan rasa Bahagianya jadi istri sebenarnya


__ADS_3

Maisi semalaman menunggu Kenzi sadar dari tempat perbaringan itu,sudah dua hari temannya itu terbaring lemas, Maisi dan Maya sunggu tidak tega melihat kedua sahabatnya itu seperti ini.


Pagi sudah menghampiri mereka berempat saat ini, satupun dari mereka tidak tertidur, kerena Maisi dan Maya tidak mau meninglakan rumah sakit itu untuk istrahat.


Pagi ini Maisi masuk kedalam ruangan itu bergantian dengan Maya, untuk melihat Kenzi dan Ririn.


Maisi menatap Wajah Kenzi yang masih dengan kepala yang masih diperbal itu dengan Alat ditubuahnya.


"Hai Oncong bangunlah, gue sudah bersama kalian berdua saat ini, gue datang." kata Maisi menagis saat ini disamping tempat tidur keduanya sahabatnya itu memang sengaja dimintak pada dokter agar mereka dirawat ditempat sama.


"Ken lo berjanji pada gue akan datang di hari bahagia gue dan Albert, tapi nyata lo malah enak tidur busini, dengan kompak dengan istrinya lo,jangan jahat kayak gini sama gue Ken..!! " Tangis Maisi sedih bicara pada kedua sahabatnya itu yang masih menutip mata.


Maisi memeluk tubuh Ririn dan bergantian tubuh Kenzi.


"Bangunlah Ken,gue sudah satu malam di sini, lihatlah gue Masih pakai taun pengantin gue, demi lihat lo berdua." kata Maisi menagis di dada Kenzi sedikit terisak.


Kerena tangan dan suara temannya itu Kenzi dapat mendebgar dengan baik Maisi saat ini benar-benar ada bersamanya.


"Mai....!! pangil Kenzi pelan.


"Ken lo bangun?" kata Maisi baru sadar dirinya saat ini dipangil oleh Kenzi.


"Mai, Maaafkan gue tidak bisa datang,terus lo kenapa harus di sini ?"kata Kenzi bertaya balik.


"Ahhh dasar lo ya Ken, bikin aku emosi saja, jauh-jauh gue datang untuk jegok lo sama Ririn lo bilang seenaknya bilang kayak gitu sama gue, tega lo" kesal Maisi pada Kenzi sudah sadar dari kritisnya itu.


"Hai Lo Rin, juga Sadar sudah dua hari kalian belum bangun,sekarang saat nya lo bangun dari tidur lo,gue tidak akan biarkan lo tidur lama." kata Maisi mencubtt tangan Ririn.


Saat itu juga Ririn merasa meringus kesakitan kerena cubutan Maisi itu.


"Aduhhhh sakit,jangan dicubit tangan gue." shut Ririn dedikit lemas.


"Alhamdulillah kalian berdua sadar." ucap Maisi menagis lagi didepan kedua sahabatnya itu yang masih lema itu.


Maisi keluar dengan memangil ketiga orang yang sedang menunggunya didalam, dengan tagis bahagia maisi keluar dari rungan icu itu dan memangil Maya dda Kevin uga Albert.

__ADS_1


"May" Tangis maisi masih terdegar saat keluar diri ruangan itu.


"Ada apa Maisi kamu membagilku?? "


"Mereka berdua sudah sadar. " kata Maisi menagis dipelukan Maya.


"Apa??? " kaget Kevin dan Albert bersamaan mendegar ucapan Maisi.


Albert dengan cepat memangil Dokter untuk memeriksa keadaan mereka, sedangkan Kevin langsung masuk kedalam ruangan itu memastikan kata Maisi barusan.


Dokter datang dan masuk kedalam memeriksa keadaan mereka berdua saat ini mereka berempat Masih nenunggu diluar, tidak lama dokter sudah keluar kembali, Kevin yang melihat Dokter itu baru saja keluar dengan senyuman diwajahnya.


"Bagai mana Dokter dengan keadaan adiikku?"'kata Kevin ingin tahu.


"Saat ini kondisi pasien suda membaik,mereka berdua bisa melewati masa kritis ini sangat cepat,jadi tidak ada yang perlu di cemaskan lagi, mereka berdua sudah baik." kata Dokter itu.


"Alhamdulillah..!! " kata Mereka bersamaan.


"Sebentar lagi kedua pasien bisa dipindakan keruang rawat, tuan bisa melihatnya disana saja." kata Dokter itu.


"Jika begitu saya harus melajutkan kerjaan kembali, permisi. " Ramah dokter itu.


Kevin kembali menap istrinya dan nemeluk Maya saat ini masih menagis senang, dan begitu juga denga Albert juga melakukan hal yang sama pada istrinya itu.


"Sekarang saatnya kata untuk ganti taun ini Sayang, apa kamu nyaman pakai ini?" kata Albert menatap istrinya itu.


"Sekarang lo bawak Maisi istirahat dulu Al, biar gue dan Maya saja yang megurus mereka berdua di sini, kasihan Maisi dari semalam belum ada istirahat." ucapa Kevin pada Temannya itu.


"Benar Maisi kamu juga harus istirahat, dan pakaian kamu ini pasti kamu tidak nyaman." kata Maya lagi.


"Baiklah, aku akan pergi istirahat dulu nanti kami akan kembali." kata Maisi pada Maya.


"Gue tinggal dulu ya." kata Albert meningalkan mereka berdua dan mengajak istrinya kehotel yang terdekat untuk mereka istirahat hari ini.


Setelah mereka sampai di hotel yang di miliki Kevin ,dari semalam itu Kevin memintak kariawan hotel mengabil barang mereka untuk disimpan di kamar yang sudah dipesan.

__ADS_1


Sebelum mereka sampai di kamar itu Albert sudah memesan makanan untuk sarapan pagi ini untuk dia berdua.


Didalam kamar Maisi merasa lega saat ini dirinya itu tidak merasa takut dan cemas lagi melihat kedua sahabatnya sudah sadar dan Baik-baik saja.


Albert mendekat pada istrinya itu yang madih membaringkan dirinya di tempat tidur empuk itu.


"Sayang kamu madi dulu sana habis itu kamu bisa tidur dengan enak." kata Albert mengigatkan istrinya itu.


"Bentar lagi kak, aku ingin baring bentar dulu." kata Maisi santai.


"Jangan seperti ini,apa kamu tidak risih dengan gaun panjang ditubuh kamu seperti saat ini?" kata Albert melihat istrinya itu.


"Kamu bisa bantu aku bukak Kak, kenapa selau cerewet sih?" kata Maisi santai saja menjawab kata Albert.


"Apa kamu gak takut aku akan melakukan yang tidak-tidak pada diri kamu Beby. " bisik Albert pada istrinya itu sedikit berbisik.


"Hahahaha, kamu ini tampak lucu kak membuat aku bertanbah gemadls saja pada kamu." ucapnya dan menatap suaminya itu dengan cinta. "Kak kamu adalah suamiku, jadi apapun yang kamu inginkan dari diriku saat ini, itu sudah sudah menjadi kewajiban aku sebagai istrinya kamu untuk melayani kamu dengan iklas, mulai saat ini aku sudah sah istrinya kamu, aku akan memberikan pada kamu." kata Maisi memeluk suaminya itu yang tersenyum padanya.


"Apa kita akan menghabiskan bulan madu di kota ini?" kata Albert ditelinga Maisi.


"Terserah kamu Kak, jika itu mengharuskan." katanya maisi santai.


"Ya sudah, jika itu mau kamu hari ini, aku tidak akan meyia-nyiakan waktu bagus seperti ini." kata Albert dengan cepat memeluk tubuh istrinya itu dan mencium bibir manis itu setelah satu minggu tidak hisa menyentu bibir yang bikinnya candu selama ini.


Albert hari ini meljiutkan aksinya di kamar hotel yang sudah di pesankan oleh Kevin d sebagai milik hotel itu.


Albert benar-benar menghabiskan waktu bercinta dan menyetuh tubuh istrinya untuk pertama kali hari ini, kerrna malam pertama yang sudah terlewatkan kerena kejadian Kedua sahabat Istrinya kecelakan.


Sepasang suami-istri itu hari ini tidak bisa menahan gejolak yang dudah lama mereka tahan, maisi meyerahkan miliknya, harta yang beharga selama ini dijaganya untuk orang yang dicintainya, hari ini dengan rasa cintanya yang besar pada Albert, dia memberikan tampak ada keraguan lagi.


Albert menikmati semua itu, dengan rasa cintanya pada gadis semalam ini dia tidak bisa lupakan, hari ini Albert telah memiliki semua, dia sudah menjadikan maisi miliknya seuntuhnya.


Dengan bermandi keringat kedua saat ini sama-sama melayang di awan, kamar hotel itu yang menjadi saksi cinta mereka berdua yang sudah memandu kasih bersama.


Hari ini Albert benar-benar bahagia Maisi sudah menjadi milik seuntuhnya, malam pertama yang seharusnya dilakukan ditempat yang mereka sudah siapkan, akhirnya di kota lain mereka habiskan waktu itu bersama dengan mandi keringat.

__ADS_1


*************


__ADS_2