
Albert tersenyum saja setelah apa yang sudah mereka lakukan sejam yang lalu, saat melihat Istrinya sudah tertidur kerena kelelahan setelah memuasakan dia.
Albert masih memperhatikan wajah cantik itu yang masih dalam dekapannnya tertidur dengan nyaman, sambil megusap pipi mulus itu Albert tudak lupa mencium kening Maisi hari ini apa yang sudah diberikan padanya itu sunggu membuat Albert bahagia.
Albert masih ingat istrinya itu masih sangat menjaga dirinya tidak ada lelaki lain yang meyentuh dirinya selain dirinya sendiri, hari ini Albert bisa merasakan bagai mana dia susahnya untuk membobol keperawanan isrinya itu, dengan mandi keringat Mereka berdua akhirnya Albert bisa merasakan surga dunia itu bersama istrinya.
Hari ini tidak akan terlupakan olehnya, di hari yang sangat bersejarah dihidup Albert, sunguh susah dia untuk mendapatkan Maisi, bertahun-tahun dia harus berkorban dan berjuang untuk cintanya bisa terbalas oleh gadis yang dicintainya itu, walau sang Ayah belum merestuinya, tapi Albert bertekat untuk menikahi Maisi dengan dukungan sang bunda padanya.
"Terimakasih kamu sudah hadir kembali dalam hidipku Mai, kamu istri aku yang tidak bisa jauh dari jauh dariku lagi, hari ini kamu sudah jadi milikku seutuhnya, dengan rasa bahagia aku mendapatkan semua dari kamu, terimakasih kamu telah menjaganya untuk aku." ungkapan Albert dalam memeluk istrinya itu.
Albert kembali megeratkan pelukannya pada istrinya itu dan akhirnya dia juga ikut tertidur kerena sudah merasa lelah juga akibat petarungannya dengan istrinya itu membuat dia lama untuk bisa menjadikan Maisi istri sebenarnya.
Jam 3 sore Maisi baru terbangun dari tidurnya, dia baru akan ingat akan pergi kerumah sakit kembali untuk menjeguk Kenzi sahabatnya yang sakit saat ini kerena kecelakaan mobilnya saat ingin kebandara untuk ke Jakarta menghadiri pernikahannya.
Maisi melihat kesampingnya Albert masih tidur nyeyak yang masih memeluk dirinya.
Maisi tersenyum manis mengigat apa yang sudah terjadi pagi tadi, dirinya sudah menghabiskan waktu setenga hari untuk bercinta dengan suaminya itu, hari ini Maisi barus saja merasa menjadi istrinya Albert yang sebenarnya, kerena dia sudah melayani suaminya itu dengan sepenuh hati.
Hari ini semua pada dirinya sudah diberikan oleh Maisi pada Albert, hidupnya sudah tergantung pada suaminya itu, Maisi sangat memcintai Albert dan begitu juga Dengan suaminya itu juga memcintai dan meyayangi dirinya melebihi apapun.
"Diriku sekarang tergantung padamu Kak, aku sangat memcintai kamu,semoga cinta kamu selalu untukku sampai kita menutup mata di akhir hayat kita." ucap Maisi dengan meyentuh hidup mancung suaminya itu dengan lembut dan melayangkan satu ciuman dibibir suaminya yang masih tertidur itu.
"Terimakasih kamu sudah memcintaiku selama ini Kak, walau kita sudah bertahun-tahun tidak ada kontak tapi kamu masih saja menyipan cinta itu untukku, aku sangat bahagia hari ini kamu sudah manjadi suami aku, selama ini aku tidak pernah terpikir akan menjadi istrinya seorang Albert Ramos." kata Maisi lagi saat ini masih memperhatikan wajah tampan itu dengan rasa sayang dan cinta pada suaminya itu dengan tulus.
__ADS_1
"Beby, selama kamu menjadi istriku, jangan berpikir aku akan pergi untuk yang lain,aku sangat sulit mendapatkan kamu selama ini, maka tetaplah selalu berada disampingku setiap saat." kata Albert menyabung Kata Istrinya itu dengan mata tertutup.
"Kak kamu...!!! " sebelum Maisi melajutkan katanya Albert langsung menyabar bibir manis itu kembali, Albert menimati bibir itu kembali beberapa menit, lalu Albert melepaskan ciuman itu dengan rasa nyaman dan cintanya pada istrinya itu.
"Terimakasih beby kamu sudah masih menjaga harta yang paliang berhaga itu untukku, hari ini kamu sudah memberikan untukku. "senyuman Albert terkebang di bibirnya itu.
"Kak, kamu mau bikin aku tidak bisa bernafas ya." kata Maisi agak kesal pada suaninya.
"Siapa bilang, aku ingin merasakan kembali, kerena bibir ini selalu bikin aku candu setiap aku bersamamu, aku tidak bisa melihatnya." kata Albert meyentuh bibir istrinya itu lengan jemarinya dengan lembut.
"Kamu ini pandai sekali membuat aku senang Kak,dasar gonbal kamu." kata Maisi sedikit mencubit perut istrinya itu.
"Jangan itu yang dicubit, ini saja. " canda Albert monaruh tangan istrinya itu pada benda pusakanya itu yang sudah berdiri kokoh.
"Jangan kaget, tadi kamu sudah merasakannya." Kata Albert santai dan acuh saja pada istrinya itu.
"Apa ini yang sudah meyelinap kedalam milikku, pantas saja aku merasakan sakit amat saat kamu......!!! " kata Maisi tidak meneruskan lagi katanya pada suaminya itu kerena sudah merasa malu.
"Kenapa tidak dilanjukkan beby." Kata Albert kembali naik ketubuh istrinya itu lagi.
Maisi juga merasa kaget suaminya itu saat ini kembali beraksi seperti pagi tadi.
"Apa yang ingin kamu lakukan kak?" bingung Maisi dan sedikit polos.
__ADS_1
"Kita mulai permainan lagi, aku belum bisa puas dengan yang tadi saja, untuk kali ini aku ingin merasakan lebih dari yang tadi pagi." kata Albert melakukan kembali permainan panas mereka diranjang kamar hotel milik Kevin itu.
Akhirnya Maisi tidak bisa menolak apa yang diinginkan oleh suaminya itu, dengan rasa cinta mereka berdua sorenya seprti ini mereka berdua menghabiskan waktu dengan percintaan di atas ranjang dengan panas.
Setelah satu jam berlalu akhirnya mereka meyudahi permainan mereka kerena Albert sudah terkulai lemas di disamping istrinya saat ini,Albert mencium kening istrinya itu kembali entah sudah berberapa kali dia melakukan pada istrinya itu hari ini.
"Aku akan mandi Kak, hari ini kita Kerumah sakit menjeguk Kenzi." kata Maisi lembut.
"Apa kamu bisa berjalan dengan baik hari ini Sayang?" kata Albert bertanya pada istrinya itu.
"Emang kenapa denganku ?" kata Maisi belum berdiri saat ini.
"Duduklah, jika kamu tidak merasakan sakit lagi tidak masalah kita akan pergi kerimah sakit." kata Albert bangkit dari tidurnya itu.
Maisi mulai duduk dari tidurnya,dia sedikit merasa sakit pada miliknya itu,Maisi sedikit merigis saat mangerahkan bokongnya saat ingin turun dari tepat tidur itu.
"Kenapa?" kata Albert tersenyum manis pada istrinya itu.
"Milik kamu itu besar kak, membuat aku gak bisa jalan. " repet Maisi sambil berdiri dari tempat tidir itu. "Auwwww,, sakit sekali Kak..!! " Ringis Maisi kembali kerena merasa sakit diselangkangnya saat ini.
"Aku bantu untuk mandi, ayok..!! " kata Albert megendong istrinya itu masuk kedalam kamar mandi, setelah 35 menit mereka akhirnya siap dengan mandinya sore ini, Albert membantu istrinya itu mengabil pakaian dan memberikan pada Maisi.
Setelah siap dengan itu semua Mereka berdua saat ini ingin makan di luar saja, setelah makan mereka akan langsung karumah sakit melihat Sahabat Maisi.
__ADS_1
***********