SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU

SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU
Akhirnya Albert mendapatkan jawaban kembali


__ADS_3

"Masuklah !!" kata Pria dingin itu pada Maisi yang kaget melihat Albert bersama Asisten nya.


"Oh ,,tidak terimakasih kak, maaf tadi saya salah naik Life." lembut Maisi menolak tawaran Albert.


"Jangan buat aku kasar padamu,untuk kali ini menurut lah Mai." kata Albert sedikit menekankan kata-katanya pada Gadis itu.


Jimy tahu itu gadis yang berdiri diluar life adalah Gadis selama ini yang selalu dirindukan Bosnya itu.


"Masuklah Nona, jangan biarkan kami menunggu." kata Pria yang sama dinginnya dengan Albert


Maisi sedikit merinding mendengar kata Kedua orang itu, akhirnya dia masuk juga kecalam Life yang sama dengan kedua pria dingin itu.


Ahhh dasar ni orang sama dari kutup, sama saja kalian berdua, dasar manusia kutup lo berdua." gerutuk Maisi dalam hatinya saat ini memperhatikan kedua orang yang ada didepannya saat ini.


Maisi hanya diam saja sambil menunggu life itu terbuka, tidak lama mereka bertiga sampai dilantai besmen perusahan itu.


Asistennya Albert kekuar lebih dahulu, membiarkan Albert bicara dengan Gadis itu.


"Kamu tunggulah sebentar." cegah Albert pada Maisi.


"Kenapa Kak, kamu melarang ku ?" bingung Maisi.


"Aku ingin bicara, bisakah kamu ikut dengan ku?" kata Albert melihat pada Maisi.


"Tidak, aku hari ini ada janji dengan Kenna, aku takut dia akan menungguku lama." tolak Maisi pada Albert.


"Aku mohon Mai,aku tidak bayak waktu disni, untuk kali ini saja." kata Albert kembali.


"Baiklah, tapi kemana?" kata Maisi bingung.


"Temani aku kembali keapertemenku sebentar saja, kerena Sore ini aku akan kembali ke negaraku lagi.


"Baiklah, aku akan menghubungi Kenna lebih dahulu." kata Maisi langsung Chat Kenna, keren tidak jadi hari ini mereka berdua bertemu.


Setelah itu mereka pergi, sampai diluar Maisi baru ingat bahwa dia membawa motor.

__ADS_1


"Tunggu kak,kamu bisa duluan saja, aku akan langsung keapertemen kamu, kerena aku kesini bawak motor." kata Maisi.


"Sini kunci motor itu, kita naik motor bersama." kata Albert memintak Kunci motor itu.


"Hai apa yang kamu lakukan, kaget Maisi tiba-tiba saja Albert menarik tanganya Menuju pakairan.


"Mana motor kamu? biar aku yang bawak." kata Albert.


"Itu kata Maisi menunjuk motor skupiy warna hitam itu.


"Boleh juga!! " santai Albert mengambil cinci motor itu dan berjalan kearah motor itu, dan tidak lama Mereka meningalkan Perusahaan milik Albert, menuju Apartemen milik Albert.


Selama dalam perjalanan mereka berdua tidak bicara, Albert juga sedikit salah tingkah saat Maisi memeluk pingang.


Albert merasa rindu selama tiga tahun ini pada gadis yang berboncengan dengan nya saat ini sudah terobati.


Tidak lama Mereka sampai di Apartemen milik Albert itu, mereka menuju lantai dimana kamar apartemen itu, sampi dipintu, Maisi memperhatikan sekeliling tidak ada berubah sama seperti dulu pertama kali dia kedini.


"Ayok masuk Mai!! " ajak Albert


Maisi berjalan kesalah satu potonya yang lagi tidur.


"Kak apa semua ini,? kenapa ada potoku disini semua?dimana kakak dapat semua ini?" tanya Maisi tidak percaya


"Biar kamu tahu, betapa aku mencintaimu Mai, sampai kapanpun aku tidak akan bisa melupakan kamu, hanya kamu yang bisa masuk kedalam hatiku, dan nama kamu yang sudah tersimpan disini." kata Albert mengambil tangan gadis itu dan menaruh didadanya.


"Kak,apa selama ini kamu tidak pernah melupakan tentang kita." kata Maisi lagi.


"Tidak Mai, tidak semudah itu aku bisa melupakan kamu,walau aku tidak pernah datang kesini tiga tahun belakangan ini, semenjak aku menyusul kamu ke desa, aku selalu memantau kegiatan kamu Mai."terangnya pada Gadis itu.


"Tapi kenapa kak, aku sudah meyuruh kakak untuk melupakan aku." kata Maisi lagi.


"Kerena aku sangat mencintaimu kamu, sampai sekarang."kata Albert masih menatap gadis itu.


"Kamu jahat kak,kamu mencintaiku tapi kamu membiarkan aku sendiri, selama tiga tahun ini,kamu tidak pernah mencoba untuk berusaha mendapatkan aku, kamu benar-benar pergi hari itu, dan tidak kembali lagi kerumahku saat itu lagi, aku sangat kecewa kak." kata Maya menagis saat ingat waktu itu terahir kali dia bicara dan melihat Albert terahir kali di rumahnya itu.

__ADS_1


"Jangan salahkan aku Mai, itu keinginan kamu sendiri tidak menginginkan itu semua, aku membawa luka yang dalam sampai saat ini Mai, kata-kata kamu itu tidak pernah aku lupakan." jelas Albert.


"Tapi kenapa kamu tidak mencoba kembali lagi lagi dan memperjuangkan cinta kamu, tapi kamu lansung pergi dan meningalkan aku sendiri, kamu jahat kak, jahat." tetesan air mata Maisi jatuh dipelupuk matanya.


"Maafkan aku Mai." kata Albert memeluk gadis dihadapanya itu.


Lama Maisi sesegukan menagis dipelukan Albert, Albert membiarkan gadis itu menagis kerena rasa penyesalan keduanya saat ini yang sudah meyia-yiakan waktu beberapa tahun ini.


"Maafkan aku Mai,selama ini juga tidak bisa melupakan kamu, aku sangat mencintaimu." kata Albert mencium kening gadis yang sangat dirindukannya itu.


Albert menghapus air mata Maisi,kerena Maisi sudah terlalu lama menagis.


"Sudah, jangan menagis lagi,aku mintak maaf sudah buat kamu merasa sakit dan kecewa padaku Mai, bisakah kita memulai lagi dari awal? aku akan serius dengan hubungan kita ini Mai, aku janji tidak akan membuat kamu kecewa lagi." kata Albert masih menghapus air mata Gadis itu.


"Tapi kamu janji tidak akan meninggalkan aku lagi sendiri disini, dan membuat aku menunggu kamu lagi kak?" kata Maisi menatap Albert.


"Aku janji tidak akan membuat kamu menunggu lagi dan tidak akan meningalkan kamu lagi, aku akan menetap disini, kamu tahu kenapa aku mendirikan perusahaannya di sini, kerena kamu alasan utamaku.. " kata Albert.


"Terimakasih kamu kembali kesini untuk aku." kata Maisi memeluk Albert senang.


"Aku mencintaimu Mai. " kata Albert dalam pelukannya.


"Aku Juga sangat Mencintai kamu." Balas Maisi menatap Albert.


Albert tidak dapat lagi menahan kerinduannya selama tiga tahun pada gadis didalam dekapannya itu saat ini, Albert mencium bibir manis itu dan mengecup bibir itu sebentar, lalu dia tersenyum manis pada Maisi.


"Terimakasih sudah membalas rasa cinta ini Sayang,bertahun-tahun aku menunggu ini dari kamu,akhirnya hari ini aku dengar juga, terimakasih." kata Albert kembali mencium bibir Maisi dan ******* bibir itu agak lama.


Mereka berdua melepas rasa yang sudah lama sama-sama dipendam dan ditahan oleh sepasang manusia ini,kali ini Albert tidak akan pernah melepaskan Maisi lagi, dia sangat mencintai Maisi.


Begitu juga Maisi saat ini juga tidak ingin jauh lagi dengan Orang yang sudah memiliki seluruh hatinya, cintanya hanya untuk Albert selama ini.


Hari ini Albert dan Maisi dipertemukan kembali,mereka tidak akan pernah disangka akan bertemu lagi.


****************

__ADS_1


__ADS_2