SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU

SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU
Berkunjung ke suatu tempat yang sedikit membuat hatinya Albert sedikit senang


__ADS_3

Tidak terasa waktu hari ini berlanjut Maisi Akhirnya mintak diantar pulang pada Albert sore ini karena sudah mau seharian dia bersama Albert dikediaman Bunda Emi saat ini.


Albert juga tidak mau menahan Maisi soalnya gadis itu sudah merasa tidak nyaman terlalu lama dirumah milik orang tuanya.


Akhirnya Albert mengantar Maisi kembali setelah berpamitan pada Bunda Emi saat ini, Maisi tidak banyak bicara dalam perjalanan kekonrakannya saat ini yang diantar oleh Albert pakai motor Bebek milik Skurity yang berjaga dirumahnya Bunda Albert.


"Kak !! apa gak apa kamu pakai motor ini mengantarku, ini masih panas loh?" kata Maisi pada Albert.


"Tidak apa, ayok naik !! " ajak Albert membawa Maisi naik keatas motor itu.


"Benaran kamu gak apa Kak?" tanya Maisi lagi.


" Benaran sayang gak apa, cuma sekali-sekali kita seprti ini menikmati sore pakai sepeda motor dikota ini Mai." kata Albert lembut dan tersenyum pada Maisi saat ini.


Albert menjalankan motor itu dengan pelan saja kerena tempat tinggalnya dengan kontrakan Maisi hanya dekat.


Mereka tidak banyak bicara sampai Albert di alamat rumah Maisi, Albert berenti dihalaman rumah itu, kerena Albert juga tidak akan mampir sore ini kerena ada janji dengan rekan kerjanya.


"Aku tidak mampir yang sayang,aku ada pertemuan dengan rekan kerja dari luar kota."jelas Albert pada Maisi,saat ini gadis itu juga mengerti apa yang dikatakan oleh kekasihnya itu.


"Tidak apa kak, aku mengerti kok, sekarang kamu boleh pergi entar terlambat." kata Maisi menyuruh Albert agar pergi.


"Kamu ngusirku sayang?" kata Albert pada Maisi


"Tidak begitu Kak, katanya kamu ada pertemuan ya sana cepatan pergi." suruh Maisi lagi.


"Tapi kasih dulu bonusnya, baru aku pergi." kata Albert mendekati pipinya pada kekasih hatinya itu.


" Muaaahhh...!! " sebuah ciuman di pipinya Albert.


Albert tidak menyangka akan cepat mendapatkan sebuah ciuman dari Maisi, sunguh kaget Albert dengan tiba-tiba Maisi mendaratkan ciuman di pipinya.


"Sekarang pergilah, sudah aku kasih bonusnya." senyuman Maisi pada kekasihnya itu.

__ADS_1


"Jika begitu aku pergi dulu, kamu masuklah!! " kata Albert menyuruh Maisi masuk ke dalam rumahnya itu sebelum dia pulang.


"Ya sudah aku masuk ya kak, kamu hati-hati ya di jalan." kata Maisi masuk kedalam rumah itu, dan Albert masih melihatnya.


Setelah Maisi masuk Albert barulah pergi dari rumah Kontrakan Maisi , Albert kembali pulang dan saat ini dirinya sudah ditunggu jimy.


Albert berlari masuk kedalam untuk mengganti pakaiannya, stelah itu dia kembali lagi turun dari lantai atas.


Albert dan Jimy saat ini langsung berangkat ketempat dimana saaat ini mereka sudah janjian dengan rekan kerja mereka saat ini.


Albert sampai di tempat yang sudah di janjikan itu, Albert sudah ditunggu oleh rekan kerjanya itu.


"Selamat sore tuan Albert, apa kabar anda?"Kata rekannya itu.


"Maafkan kita Tuan Jamal kami terlambat datang, mebuat anda menjadi menunggu." kata Albert merasa tidak enak hati pada rekan kerjanya itu. (maaf ya kita sedikit libatkan kembali tuan Jamal dari ceritanya Afiyah dan Alif dicerita Mantan tapi cinta, semoga saja para pembaca masih mengingat mereka ini.)


"Ahh tidak masalah tuan Albert, saya disni baru juga sampai." ramah Jamal pada Albert.


"Kita Lansung saja pada intinya saat ini tuan Jamal, kerena kita juga sama-sama sibuk, jadi kita tidak apa langsung saja membahas kerja sama ini dengan perusahan kami yang akan bukak cabang di bandung nantik?" kata Albert dengan Santai dan lebih membahas kerjaan mereka.


"Mungkin hanya itu yang bisa saya sampai akan tuan Jamal, untuk kelanjutannya nantik kita bisa bicarakan di perusahaan dan penandatangan konrak kita lakukan di perusahaan ku saja." jelas Albert pada Jamal.


"Baiklah tidak masala dengan itu semua tuan Albert." kata Jamal senang, kerena bisnis ini dari Suami adik angkatnya yang memberi tahu pada Jamal saat ini kerena Alif adalah teman dekat Kevin,Kevin adalah mantan Bos Albert masa dia masih bekerja dengan Kevin beberapa tahun lalu.


"Jika begitu saya undur diri dulu tuan Albert, kerena istri dan Anak- anak saya sedang menunggu dirumah saat ini."


"Ohhh tidak masalah, kita bisa bertemu diperusahaanku nantik, maaf sudah menganggu waktu libur anda hari ini.


"Tidak apa, santai saja. " ramah Jamal pada Albert.


Akhirnya setelah kesepakatan itu selesai Jamal langsung pulang dan Albert saat ini tidak langsung pulang dia ingin mampir diduamtu tempat .


"Jim kita ketempat biasa kita datangi jika berada disini.' ajak Albert pada Asistennya itu.

__ADS_1


"Tapi untuk apa tuan ingin kesana?"tanya Jimy bingung dengan Bos nya itu.


"Tidak usah banyak tanya Jim, silakan kamu jalankan mobil ini dan tancap gas, nantik kita kemalaman." ucap Albert dengan santai menyuruh jimy pergi dari tempat mereka saat ini.


Jimy juga tidak bisa bicara apa lagi jika Albert yang sudah bicara dirinya tidak mau lagi bicara, lebih baik dia mengikuti apa kata Bosnya itu.


Setelah satu jam perjalanan kearah tempat saat ini yang dituju, akhirnya mereka sampai juga ditempat itu.


Albert turun dari mobilnya saat ini, dia melihat ibuk paruh baya itu sedang tersenyum padanya dan jimy saat ini.


"Kamu datang Nak, sudah lama kamu tidak ke sini kemana saja kamu?" Tanya seorang ibuk pada Albert.


"Maafkan saya, kerena saya baru saja sampai hari ini buk." kata Albert tersenyum Pada Ibu paruh baya itu.


Albert tidak bayak bicara saat ini dia memperhatikan sekekeling rumah berukuran kecil itu." dimana mereka buk, aku tidak melihatnya?" kata Albert pada ibuk yang selama ini mengasuh Anak-anak jalanan yang terlantar dijalanan.


Albert selama ini yang membantu ibu Marni yang membiayai mereka makan sampai pendidikan mereka,ada beberapa orang anak jalanan itu bersama ibuk Marni.


"Mereka saat ini lagi kerumah pak lurah, saat ini pak lurah ada hajatan kitaman anak laki-laki nya, jadi mereka semua diundang kesana." jelas ibuk Marni pada Albert.


Albert hanya diam saja mendengar penjelasan ibuk Marni, dia tidak terlalu masalah jika Anak-anak itu kesana.


"Apa kamu sudah akan menetap disini Nak Albert? apa masih bolak balek ke negara kamu seperti biasa yang kamu lakukan selama beberapa tahun ini?." kata Buk Marni.


"Tidak buk, saya akan menetap disini, kerena saya akan pokus pada usaha dan perusahaan saya yang ada disini." kata Albert santai menjawab kata Ibu paruh baya itu.


"Bagus jika begitu, sering-seringlah berkunjung jika kamu sudah disini, semua Anak-anak saat ini sangat merindukan kamu." jelas Ibu Marni Lagi.


"InsyaAllah buk Saya akan lebih sering kesini, waktu saya sudah banyak luang untuk bersama Anak-anak disini." jawabnya apa adanya.


Buk Marni juga senang saat ini mendegar ucapan dari Albert, jika ada Albert disni pasti Anak-anak yang yang bersama buk Marni juga akan senang,dulu Albert semasih bekerja dengan Kevin dia sering bermalam disini bersama Anak-anak jalanan ini dan menghabiskan waktunya untuk menghilangkan rasa jenuh dan rasa kekecewaannya pada sikap orang tuanya, yang selama ini dia kurang perhatian dari kedua orang tuanya.


Ditempat ini Albert selalu memilih menghabiskan waktu setelah pulang kerja, sampai dia selama di Jerman dia juga beberapa kali kesini untuk sekedar berkunjung saja, dan memberi bantuan untuk anak-anak jalanan yang selama ini sedikit menghibur hatinya setelah kehilangan adiknya.

__ADS_1


*************


__ADS_2