SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU

SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU
Berkunjung kerumah Maya dan bertemu lagi dengannya


__ADS_3

Hari berganti hari sudah tidak terasa Maisi sudah satu bulan berada dijakarta,sudah bayak mendapat perkembangan dari mengajar disekolah yang ditentukan oleh Dinas di daerahnya itu.


Sore ini Maisi hendak kerumah Sahabatnya Maya karena sudah satu bulan dijakarta belum dapat untuk berkunjung kerumah sahabatnya itu, baru sekali mereka bertemu dengan maya itupun pertemuan mereka tidak seganja mereka bertemu saat itu.


Sebelum Maisi keluar dari kelasnya,tidak lupa dia Menahan Kenna dahulu, kerena Gadis itu yang menjadi temannya saat ini, kerena Kenna juga senang jika bersama gurunya itu.


"Kenna,,kamu bisa tunggu ibuk sebentar jangan pulang dulu!! " kata Maisi menahan Muridnya itu jangan pergi dulu.


"Kenapa Buk?apa ada yang ibuk butuhkan?" tanya Kenna heran pada Gurunya itu.


"Bentar, sambar dulu, biar mereka pergi dulu." kata Maisi pelan.


"Baiklah!! " kata Kenna diam menunggu gurunya itu merapikan Bukunya diatas meja.


"Ayok kita kekuar." ajak Maisi


"Ibuk bikin Aku mati penasaran ni. " kata Kenna jika ngomong berdua sama Maisi suka asal.


"Apaan sih kamu Kenna, bukan begitu maksud ibuk."kata Maisi ketawa meluhat tingkah Muridnya itu.


"Terus apa Buk, nahan aku disini?" katanya lagi.


"Ibuk ingin Nebeng kerumah Teman, jika kamu gak bantu Papa kamu dipasar." kata Maisi sedikit tersenyum pada Muridnya itu.


"Ohhh itu, gampang Buk,bukankah rumahnya teman ibuk itu searah jalanya rumah Aku buk.??" kata Kenna


"Makanya dari itu, ibuk tanya kamu,karena malas ibuk naik taksi kesana sendirian, sama kamukan enak, sambil ibuk bisa main kerumah kamu. "kata Maisi singkat.


"Emanagnya ibuk Mai mau main kerumah aku?"tanya Kenne lagi


"Ya mau dong, masa ngak!! hanya kamu teman ibuk selama disini, walau kamu murid ibuk, tapi kita teman." ungkapnya Maisi serius.


"Serius ibuk Mai berkata begitu?" kata Kenna tidak percaya.


"Serius Kenna, masak ibuk becanda sih."balas Maisi tersenyum saja melihat Tingkah Kenna.


"Ya sudah besok kita Libur jadi ibuk bisa main kerumahku seharian, abis pulang dari rumah temanya nantik Kenna jemput ya." kata Kenna.


"Eehh tunggu,,jangan Nantik di jemputnya Besok saja, malam ini ni Ibuk nginap ditmpat teman,pagi senennya kita Bisa berangkat bareng lagi kesekolah Kenna, kerena Ibuk juga mau nginap ditempat kamu."kata Maisi.


"Kapan-kapan Kenna juga mintak izin deh sama papa, agar bisa nginap dirumah Ibuk Mai, sambil mengerjakan tugas."


"Itu alasan yang bagus juga. " kata Maisi.


"Jika begitu kita berangkat sekarang, aku akan antar Buk Mai kerumah temanya ."kata Kenna Santai.


"Ya sudah kamu teman ibuk pulang kerumah bentar ganti pakaian dan mengambil pakaian Untuk hari senin biar kamu bisa bawak langsung pulang." kata Maisi dengan semangat .


Mereka berdua melakukan perjalanan kerumah Maya setelah Maisi menganti pakaian dan mengambil pakain untuk hari sebentar.


Tidak butuh satu jam menempuh perjalanan mereka akhirnya sampai juga dirumah maya,Kenna tidak menyangka teman gurunya itu orang kaya.


"Buk apa benar ini rumah teman ibuk Mai?" besar amat kata Kenna.


"Benar Kenna,ayok kita Masuk dulu biar kamu bisa kenalana sama teman Ibuk juga." kata Maisi mengajak Kenna masuk.


Tidak lama Maya keluar dari dalam rumah setelah Pak sekuriti menelponnya ada yang mencarinya bernama Maisi, Maya cepat- cepat keluar kerena dia tahu Sahabatnya itu datang ke rumahnya.

__ADS_1


"Maisi,, teriak Maya dari dalam melihat Sahabatnya itu sedang berdiri di pos skurity tidak jauh dari rumah itu.


"Lo Gak diangkat tlpnya May, gue udah dari tadi tlpon." kata Maisi kesal pada Maya.


"Jangan merajuk gitu dong, maaf gue lagi masak di dapur jadi gak dengar HP nya gue tinggal kamar." jelas Maya tersenyum dan memeluk Maisi.


"Pantas saja." kata Maisi acuh.


"Eeh tu siapa yang lo bawak Maisi?" kata Maya mekihat Kenna.


"Ehh iya,ini murid gue Kenna." kata Maisi memperkenalkan muridnya itu.


"Hai kak, salam kenal, saya Kenna.Sopan kena mengulurkan tangannya pada Maya.


"Hai Kenna senang bertemu dengan kamu dek." kata Maya menyapa Rama pada Kenna.


"Kita gak diajak masuk ni!! " kata Maisi becanda pada sahabatnya itu.


"Ohh iya, ayok kita masuk jadi kelupaan." kata Naya mengandeng dua orang itu.


Mereka bertiga masuk kedalam rumah mewah milik Kevin itu,Maisi baru pertama kalinya kesini, kerena pas pesta Maya,dia langsung nginap di hotel milik Kevin.


"Kak Kevin belum pulang May?"kata Maisi


"Belum,, mungkin agak malam hari ini dia pulangnyq, kerena dia keluar kota hari ini." kata Maya


"Gitu ya."


"Lo sudah satu bulan disini baru ini datang kesini, ngapain aja lo dirumah?"Tanya Maya pada Sahabatnya itu.


"Gue sibuk sebulan ini May, kerena pulang gue sudah sore jadi gue udah capek." kata Maisi.


"Tunggu dulu napa sih, entar aja bikin minumnya lo bisa mintak Bibi rumah ini untuk bikin, udah jadi nyonya Kevin kok masih saja lo kayak orang deso." kata Maisi asal Ceplos.


"Udah dari sononya tingkah itu Maisi, jadi gak bisa lupa walau sudah jadi Nyonya Kevin sekalian."kata Maya tidak mau kalah pada Sahabatnya itu.


Maya haya tersenyum saja mendegar kata Maisi kerena dia tahu temannya itu selalu suka asal bicara.


"Bik bikin minun dan bawak Cemilan kesini ya." kata Maya melihat Bu surti keluar dari dapur.


"Iya Non, bibik bikin dulu." katak Bik surti masuk kembali kedapur untuk bikin minum tamu majikannya itu.


"Enak ya jadi orang kaya itu Kak!! sambung Kenna asal.


"Tentu enak Kenna,apa yang di mau tingal mintak." kata Maisi nyambung kata muridnya itu.


"Kamu ini Asal saja,mana begitu Kenna, enak jadi kayak kalian ini, bebas, jika mau ngapain." kata Maya."


"Emang kamu gak bisa bebas gitu?Maisi heran dari perkataan sahabatnya itu.


"Mas Kevin itu terlalu berlebihan cemburunya Maisi pada gue, gue gak bisa dekat sama laki-laki,dia masih megigat Danil." kata Maya Sendu.


"Apa lo gak bahagia sama Kak Kevin May?"


"Bukan gak bahagia atau gak senang, hanya saja hidup gue gak bisa bebas kayak dulu lagi, jika mau keluar gue mau kemana-mana harus dikawal, jika tidak bersama dia keluar."kata Maya sedikit sendu.


"Kak Maya, itu tandanya Kak Kevin itu sayang sama kakak,dia tidak mau terjadi apa-apa sama kakak, kerena mungkin ada kejadian yang dulu menimpa kakak, jadi mungki dia takut akan kehilangan kakak." sahut Kenna.

__ADS_1


"Benar tu kata murid gue tu May, ada benarnya juga ucapan Kenna. " kata Maisi.


"May,, jangan lo jadikan beban pernikahan lo dengan hal-hal yang tidak penting,dulu lo lajang, sekarang lo itu istrinya dari Kevin,banyak lawan dan dari pesaing suami lo yang akan menganggu kehidupan lo berdua, jadi lo harus sabar dengan semua ini, ini dilakukan kak Kevin kerena untuk kebaikan elo May, percaya lah."kata Maisi mengingatkan Maya.


"Gue akan selalu sabar Maisi,gue tahu Mas Kevin itu sangat meyayangi gue." kata Maya.


"Ehhh kak Aku pulang dulu ya, besok soreaku jempauk buk Mai lagi kesini, gak lupakan dengan janji kita tadi." kata Kenna pada Maisi.


"Cepat kali Dek pulangnya? " kata Maya.


"Takut papa nyariin ini sudah jam Lima sore." kata Kenna.


"Gitu ya, besok kamu kesini agak cepat ya, kita belum berbincang bayak hari ini." kata Maya sedikit Sendu, baru saja kenalan sama Kenna harus berpisah lagi.


"Besok aku kembali lagi kesini Kak Maya, senang bertemu dengan kaka Maya." kata Kenna beranjak dari tempat Duduknya.


Maisi megantarkan Kenna keluar dari rumah besar itu,menuju motornya saat ini.


"Sampai jumpa besok Buk Mai, besok aku jemput." kata Kenna


"Kamu hati-hati bawak motornya Kenna Jagan ngebut kamu ya."ingat Maisi pada Muridnya itu.


"Soal itu gak usah Cemas Buk, lari 100 saja kata Kenna Asal. .


"Jangan Gila kamu Kenna,itu kencang kali." kata Maisi merasa takut.


"Gak Bu, aku bakal pelan saja,mana mau aku cekaka Buk, entar aku gak bisa jemput guruku yang cantik ini lagi kesini. " canda Kenna sambil menghidupkan motornya itu.


"Sudah sana Pulang."


"Elahh,, ngusir dia." kata Kenna Ketawa.


"Daaa Buk, sampai besok, aku pulang dulu ya."kata Kenna meningalkan pekarangan rumah bersar milik Kevin itu.


"Emang ini anak jika bicara suka asal." kata Maisi ingin masuk kembali namun langkahnya Kembali berenti melihat mobil Kevin baru saja Sampai.


Maisi berdiri saja memperhatikan Orang yang keluar dari mobil itu.


"Hai Maisi, apa kabar?" kata Kevin menyapa Sahabat istrinya itu.


"Baru pulang lo kak?" tanya Maisi.


"Iya,baru kembali dari luar kota." jelas Kevin.


"Maya Mana? tanya Kevin tidak melihat istrinya itu.


"Ada Didalam kak, jangan cemas dia tidak akan keluar dari pekarangan rumah ini,dia itu sudah jadi anak pigit." bicara Maisi asal.


"Kamu ini jika bicara suka asal Maisi, gak berubah-ubah tingkah kamu itu." kata Kevin paham dengan Maisi orangnya kayak mana jika bicara suka asal.


"Ayok masuk!! Al lo gak Masuk?" tanya Kevin melihat Albert berdiam saja didalam mobil kevin.


"Bentar, gue ada yang mau diambil." kata Albert.


"Ya sudah gue masuk dulu ya." kata Kevin meningalkan Maisi dan Albert diluar.


Maisi hanya melihat Albert sebentar setelah itu dia megikuti Kevin masuk, namun Albert kembali memangil namanya.

__ADS_1


"Mai tinggu bentar!!! " panggilnya.


************


__ADS_2