SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU

SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU
Kesal Jimy


__ADS_3

Tidak terasa sudah satu bulan semenjak pernikahan Maisi dan Albert, hari ini mereka berdua hendak berangkat kerja pagi ini, Albert dan istrinya itu turun kelantai bawah untuk sarapan pagi bersama bunda Emi dan Jimmy dimeja makan yang sudah ada menu sarapan pagi yang sudah dimasak untuk mereka semua oleh Maisi.


Pagi ini tidak banyak pembicaraan dimeja makan itu, hanya bunda Emi yang berbicara pada putranya saat ini.


"Al, ada sesuatu hal yang ingi bunda ingin katakan pada kamu. " kata Bunda Emi sambil memakan sarapannya itu.


"Ada apa bunda??" bingung Albert melihat pada Bundanya itu.


"Begini Al, itu muridnya Maisi yang cantik itu lagi dari kerja, apa di perusahaan kamu tidak ada tempat kosong yang bisa kamu tempatkan dia bekerja di perusahaan kamu?" kata bunda Emi santai.


"Siapa Bun?"Kata Albert masih bingung karena Maisi tidak pernah bilang padanya.


"Itu gadis cantik yang saat datang kepestanya kalian itu." kata Bunda Emi bingung juga kerena lupa Nama gadis itu..


"Siapa Sanyang? kamu kok gak pernah bilang atau cerita padaku??" tanya Albert pada Istrinya itu.


"Ohhhh iya aku baru ingat, untung saja bunda ingat." kata Maisi baru teringat tentang muridnya " Itu kak, aku jadi lupa bilang sama kamu kerena sibuk ngurus Kenzi saat itu aku jadi lupa tentang Kenna." jelas Maisi pada suaminya itu lagi menatpanya santai.


"Emang Kenna sudah selesai dengan prndidikanya?" kata Albert kembali.


"Sudah hampir tiga bulan ini dia di rumah kak, sekarang bantu Papanya di toko dagang." kata Maisi menjelaskan.


"Nantik kamu suruh saja dia keperusahan dengan bawak persyaratan yang biasa untuk orang kerja, atau kamu juga bisa antar dia kesana, sekalian kita makan siang sama nantikk."kata Albert tidak kempersulit istrinya itu.


"Ok,Nantik aku dan Kenna kesana ya, kerrna hari ini aku gak sampai siang ngajar kok, cuma dua jam saja." kata Maisi senang kerena suaminya itu mau memperkejakan Kenna.


"Makasih Ya Kak." kata Maisi tersenyum senang pada Albert saat ini.


Begitu juga dengan bunda Emi saat ini juga kerasa senang apa tujuan bunda Emi memasukan Gadis itu di perusahaan Albert kerena dia ingin memdekatkan Kenna dengan Jimy.


Bunda Emi hanya tersenyum sambil meyantap sarapan paginya, begitu juga dengan Maisi juga bertujuan sama dengan binda Emi saat ini.

__ADS_1


Kedua wanita cantik itu sudah saling tersenyum saat ini dimeja makan itu melihat arah Jimy yang santai saja memakan sarapannya, kerena Jimy tidak ingin banyak bicara dia hanya mendegarkan saja pembicaraan mereka itu dengan santai.


Setelah siap sarapan Mereka bertiga Langsing berangkat, saat ini Albert mengatar dulu Maisi ke sekolah tempat dia megajar, setelah itu dia baru melanjutkan perjalanannya keperusahan.


Maisi Langsung menghubungi Kenna agar bikin surat pengajuan kerja itu keperusahan Suaminya nanti siang dia akan langsuang mengantarnya sesana.


"Ada Apa Kak?" kata Kenna jika saat ini lagi serius dia memangil Maisi dengan Kakak.


"Ken, nantik siang kamu bisa antar surat lamaran kerja kamu keperusahan kak Albert, siang ini kamu jemput Kakak ke sekolah, kita sama kesana, jangan lupa itu jam 12 siang kakak tunggu." kata Maisi mematikan hpnya itu dan dia langsung masuk ke dalam kelas untuk megajar lagi ini.


Lain saat ini dengan Albert dan Jimy, mereka berdua membahas kerjaan untuk Kenna saat ini.


"Jim, kamu coba tanya pada HRD apa ada divisi lain yang yang masih kosong, kamu lihat bagian keuangan saat ini apa sudah ada tempat Orang sudah mengatikan Ivan megisi tempatnya?" kata Albert.


"Aku coba tanya dulu." kata Albert mengambil telpon untuk menayakan pada hrd yang bertangung jawab atas kariawan.


Tidak lama Jimy siap bicara dan berkata pada Albert kembali.


"Jika begitu kamu jadikan sekretaris kamu saja dia Jim, jika diingat kerjaan kamu juga sangat banyak, dan kamu juga sangat sibuk aku lihat." kata Albert santai.


"Aku tidak bituh itu tuan, masak aku yang punya sekretaris sedangkan bos saja tidak." tolak Jimy pada Albert.


"Jangan membatah Jim, apa yang aku suruh, biar saja Kenna bantu kamu, suruh orang untuk menaruh meja satu lagi di ruangan kamu." kata Albert santai saja.


"Dasar kamu Al,jika tidak kerena bunda aku sudah tonjok kamu." kata Jimy kesal.


"Diamlah, cepat kamu kerjakan apa yang sudah aku bilang barusan, jangan mambanta terus,aku berikan sekretaris untuk kamu agar kerjaan kamu lebih muda dikerjakan, kamu bisa terbantu." kata Albert lagi.


"Kenapa tidak kamu saja tuan Albert Ramos yang ambil dia jadi sekretaris." kata Jimy lagi.


"Kerena Aku tidak butuh itu, kamu yang butuh, aku sudah ada kamu." jawab Albert santai.

__ADS_1


Jimy yang mendengar Bosnya itu bicara tidak bisa meyelah lagi ucapan Albert,dia terpaksa mengikuti apa kata Bosnya barusan.


Albert terseyum saja saat ini melihat Jimy keluar dari rungannya dengan kesas dan tidak semagat, kerena selama ini dia juga sangat dingin pada wanita, Albert melakukan ini agar Jimmy bisa menemukan cinta, dan menikah kerena usianya juga sudah tidak muda lagi dia seumuran dengan Albert.


"Semoga saja Kamu bisa meyukai gadis cantik itu Jimy, kerena apa tujuan Bunda memasukan Kenna kesini karena kamu, aku sudah terbaca rencana dua wanita cantik itu." kata Albert bicara sendiri saat ini.


Albert kembali melanjutkan kerjaanya menjelang siang datang, dia akan makan siang bersama istrinya hari ini, Albert juga santai kerjaanya saat ini kerena tidak ada miting ditempat lain, jadi hari ini Albert tidak sesibut seprti biasanya.


Lain saat ini dengan Jimy di ruangan melihat kariawan yang bertuagas untuk menata ruangan itu, meletakan meja dan keperluan Sekretaris Jimy nantik didalam ruangan Jimy.


"Dasar kamu Al, gak bisa bikin aku senang kamu, kenapa haru perempuan harus bantu aku disni, Laki-laki banyak." repetnya saat ini kelihat meja ada di depan nya itu.


"Bisa-bisa aku tidak hisa pokus bekerja jika ada gadis disini, kamu tahu aku selama ini tidak pernah berdekatan dengan seorang wanita, kenapa mala sekarang kamu berikan padaku sekretaris." Kesal Jimy selalu megerutuk pada Albert.


Jimy saat ini tidak konsen bekerja sampai saat ini jam sudah menujukan hampir jam 12,bentar lagi pasti gadis yang dibilang Bundanya tadi akan sampai bersama Maisi.


Jimy selama ini tidak pernah memperhatikan wajah Kenna, kerena dia juga tidak pernah tertarik dengan nama wanita semenjak putus dengan kekasinya, sampai saat ini dia tidak pernah namanya dekat lagi dengan seorang gadis.


Jimy melirik jam tangannya pasti bentar lagi Maisi dan Kenna akan sampai, jimy masuk keruangan Albert dengan santainya.


"Ada apa Jim?" sapa Albert melihat Jimy masuk.


"Maaf tuan, apa Hari ini anda akan makan diluar apa mau disini saja?"kata Jimy.


"Kamu pesan makan siang untuk kita Jimy aku lagi malas keluar, kerjaanku masih banyak." kata Albert santai.


"Baiklah jika begitu saya permisi." kata Jimy keluar dari ruangan Albert dan mengabil Ponselnya itu untuk memesan makan siang untuk mereka hari ini.


Setelah itu Jimy kembali masuk ke dalam ruangan saat ini sambil menunggu makanan yang dipesan datang.


***********

__ADS_1


__ADS_2