SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU

SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU
Hari Pertama Disekolah


__ADS_3

Hari ini Maisi hari pertama mengajar disekolah yang sudah ditentukan oleh dinas pendidikan untuk Maisi,Maisi Berangkat kesekolah bersama Buk peni yang sebagai guru penangung jawab bagi angota setiap daerah yang ikut serta dalam studi banding disekolah itu.


Maisi sangat bersemangat hari ini berangkat mengajar pertama kalinya disekolah elit yang ada dijakarta.


Sampai disekolah itu Maisi Langsung memperkenalkan dirinya pada guru yang lain, Maisi dengan cepat berbaur dengan yang lain kerena dia cepat akrab.


Hari ini Maisi diantar oleh ibu peni ke kelas yang akan dia ajar,sampai di kelas itu, buk peni memperkenalkan dahulu Maisi pada murid, kerena dia adalah guru baru saat ini ada disekolah mereka.


"Selamat pagi semua Anak-anak!! " sapa Buk peni dengan semangat paginya.


"Pagi buk. "


"Hari ini kita kedatangan tamu baru lagi diskolah kita,Kalian semua akan belajar Dengan guru baru,Perkenalkan ini Ibu Maisi yang akan mengartikan ibuk selama Satu tahun ini sebagai guru Matematika, jadi ibu harap kalian bisa bekerja sama dengan buk Maisi dan membantu buk Maisi dalam Studi banding disekolah kita, sama seprti guru lain, yang datang kesini." Jelas Buk peni pada Anak muridnya itu.


"Baik buk, kami akan membantu Buk guru Baru." kata Salah satu murid yanga ada dikelas itu.


"Terimakasih banyak atas pengertian kaliaan semua ya, Untuk buk Maisi silakan perkenalkan diri, dan Hari ini buk Maisi bisa langsung mengajar, saya tingal dulu." kata Buk peni pamit keluar dari kelas itu.


"Terimakasih banyak buk suda membantu saya." kata Maisi ramah pada buk Pani.


Maisi tersenyum manis dan ramah pada semua anak muridnya untuk pertama kali berada dikelas yang anaknya terdiri dari kalangan orang tuanya mampu bisa dikatakan kaya.


"Selamat pagi semuanya!! " sapa Maisi lembut dan sedikit tersenyum pada muridnya saat ini.


"Pagi buk!! " kata para muridnya itu serentak.


"Pagi ini kita rilex saja ya,kerena saya baru pertama kita beradaptasi disini, kita bisa santai dulu untuk hari pertama ibuk megajar disini,dan juga Kalian belum tahu nama ibu,tadi sudah dibilang sama Buk peni, ibuk akan mengulang lagi."kata Maisi lembut.


"Perkenalkan nama ibu adalah Maisi,Bisa kalian pangil dangan buk Mai." ujarnya lagi.


"Sekarang ibuk ingin mengenal kalian semua,dengan memperkenalkan nama kalian masing-masing,bisakah?tanya Maksi


"Biasa buk.!! " kata Salah satu siswa dikelas itu.


"Baiklah, kita bisa mulai dari ketua kelas dulu, dilanjutkan dengan benda hara dan sekretaris Kelas, sekarang Bisa dimulai, silakan ketua kelas." kata Maisi menyuruh ketuak kelas untuk pertama negenalkan diri pada Maisi.


"Baiklah buk Saya Patmi Almi sebagai ketua kelas, ibuk bisa pangil saya dengan Almi." kata Almi kepalah kelas.


"Terimakasih banyak Almi."kata Maisi tersenyum pada Almi.

__ADS_1


"Selanjuntya saya Radisa mahesa, ibuk bisa pangil saya dengan Radisa, sebagai benda hara jelas."


"Salam kenal Radisa." kata Maisi lagi.


"Selanjutnya Saya Kinna Talelo,ibuk bisa pangil saya Kinna, sebagai sekretaris kelas." kata Kinna ramah dan lembut.


"Salam kenal juga Kinna." kata Maisi.


Setelah itu dilanjutkan dengan murid lain memperkenalkan diri untuk pertama kali Maisi masuk ke kelasnya,hari ini Maisi merasa senang bisa mengajar mereka,murid yang ada didalam kelas itu sangat menghormati Maisi sebagai guru baru disekolahnya.


Setelah seharian Maisi megajar akhirnya, jam 3 sore jam belajar usai juga, Maisi akan pulang kerumahnya namun dia ingat persediaan dia hari ini untuk masak tidak ada, jadi dia memutuskan untuk belanja dulu kepasar yang terdekat di tempatnya itu..


Pas Maisi ingin keluar dari gerbang sekolah,Maisi tidak sengaja bertemu lagi dengan muridnya Kinna.


"Hai buk Mai, apa ibuk ingin pulang, biar Kinna antar buk." ajak Kinna ramah.


"Terimakasih banyak Kinna, ibu tingal didekat sini kok,bisa jalan, kamu bisa pulang saja nanti dicariin orang tuanya." kata Maisi menolak tawaran muridnya itu.


"Tidak apa buk, Gimna juga mau kepasar induk, untuk membantu Papa disana lagi jualan didekat sana." kata Kinna lagi.


" Oh ya, jika begitu apa ibu bisa nebeng kepasar sama kamu Kinna?"


"Jika gitu kita berangkat, soalnya ibu juga belum tahu banyak soal kota jakarta." kata Maisi jujur pada muridnya itu.


"Jika begitu hari ini Kinna akan bantu ibu ya." kata Kinna dengan hati membantu Gurunya itu.


"Bailah kita berangkat Sekarang." ajak Maisi.


"Ayok buj, nantik dipasar biar Kinna anatar ibu belanja kedalam pasar iduk." kata Kinna.


"Ok,Terimakasih yang Kinna bantuan kamu hari ini ya.


Setelah beberapa menit Mereka sampai di pasar, Kinna dengan senang hati menemani Maisi belanja, sampai Kinna hari ini megantar Maisi mencarikan Taksi untuk kembali pulang kerumah yang sudah disediakan oleh pihak dekolah.


"Kinna terimakasih ya untuk hari ini, kamu boleh lanjutkan kegiatan kamu, ibu pulang bisa pakai taksi saja." kata Maisi sudah dapat taksi.


"Baiklah Buk Mai, Kinna masuk kedalam lagi takut Papa sudah menungguin Kinna, ibu hati-hati ya, sampai ketemu kembali besok." kata Kina Ramah pada Maisi.


"Daaaa Kinna." kata Maisi meningalkan Muridnya itu yang berdiri tepi jalan yang masih melihatnya pergi.

__ADS_1


Dalam perjalanan pulang Kerumah sore ini Maisi sabgat senang bisa mengenal murid sebaik Kinna.


"Dia gadis lembut tidak sama dengan murid yang lain, dia beda tidak seperti temanya yang lain,sombong dan bersifat ankuh,mungkin saja dari mereka sebagian memang dari anak orang kaya, jadi banyak perbedaan antara mereka dengan anak yang dibawah mereka kata Maisi dapat membedakan sifat mereka.


Akhirnya taksi yang megantarkan Maisi sudah sudah sampai didepan rumahnya itu, Maisi turun dari taksi itu, setelah membayar Ongkos.


Maisi masuk kedalam perkarangan rumah dimana tempat dia tingal selama satu tahun ini.


"Mai!! " pangil seseorang dari belakangnya.


"Kamu...!! kaget Maisi melihat orang yang ada di belakangnya saat ini.


"Maaf aku tidak sengaja lihat kamu turun dari taksi pas aku lewat." kata Albert tidak enak pada Maisi, nantik gadis itu bisa salah paham padanya.


"Ohh tidak apa Kak. " kata Maisi berjalan ke pintu rumahnya itu.


"Kamu tingal disini?" kata Albert sanatai.


"Iya, untuk setahun ini aku akan tingal disini, sampai selesai dengan tugasku." kata Maisi seadanya, dan tidak banyak bicara pada Albert.


"Silakan masuk kak!! " kata Meisi berbasa basi pada Albert.


"Ohh Terimakasih Mai, aku sebentar saja, saat ini Kevin lagi menungguku di perusahaan." kata Albert menolak,kerena dia juga harus cepat ke perusahan kerena Baru saja siap miting dengan rekan bisnis Kevin didekat arah tempat Maisi.


"Ohh gitu ya!! " kata Maisi juga tidak masalah.


"Kapan-kapan aku akan mampir kesini lagi, tapi maaf untuk hari ini gak bisa." kata Albert sedikit lembut pada Maisi.


"Aku tidak masalah kak, kapanpun kakak kedini saya tidak masalah." kata Maisi masih lembut menjawab kata Albert.


"Sudah aku pamit dulu ya."kata Albert meningalkan Maisi yang masih berdiri di pitu masuk rumahnya itu, sambil melihat kepegian pria yang selalu bikin dia kesal dan jengkel itu, tapi tidak untuk saat ini mereka berdua Sama-sama tidak bisa berkata seperti awal pertemuan mereka selalu berantam.


"Kenapa dia beda bertemu sama gue ya?, apa kerena gue acuh padanya?" tanya Hati Maisi tentang Albert.


"Dia sangat berubah!! " keluh Maisi juga merindukan wajah kesal Albert saat bertengkar denganya, Maisi ingin mendegar suara Albert bete padanya.


"Lo menang sedingin Es yang ada ditutup Kak Albert." kata Maisi tersenyum memikirkan orang baru saja pergi dari hadapanhua itu.


************

__ADS_1


__ADS_2