SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU

SALAKAH UNTUK MENCINTAIMU
Dua tahun berlalu, Kebahagian menghampiri mereka


__ADS_3

Tidak terasa dua tahun berlalu, keluarga Ramos sangat bahagia, tepat hari ini umur putra dan putri Albert sudah mengajak Satu tahun, hari ini Algiano dan Algiana akan ulang tahun,semua keluarga terdekat datang ke Indonesia, begitu juga Bunda emi dan Tuan Ramos juga bertolak ke Indonesia untuk melihat cucunya itu ulang tahun hari ini,tidak lupa juga dengan jimy datang untuk ponakan yang saat yang selalu bikin dia tersenyum melihat wajah tampan Algiano dan di canti Algiana.


Hari ini semua berkumpul di rumah besar milik Albert dan Maisi para sahabat Maisi dan Albert juga tidak lupa dengan dihari ulta putra dan putrinya itu.


Albert sangat senang hari ini tidak tersa sikembar sudah tumbuh dengan sehat, tidak terasa sudah satu tahun saja usianya, Maisi tersenyum kerah Albert dan memeluk putra-putrinya itu, dia mendapat sepasang anak yang lucu dan Manis.


Bayak kegaduhan yang terdengar diruangan ruamh Albert saat ini kerena Para anak sahabat Albert dan Maisi juga ada bersama mereka saat ini,sikembar bermain dengan para kakaknya yang yang sudah lebih dahulu lahir dari pada mereka, hanya anak Albert dan Maisi saja saat ini perempuan yang diatantara 4 pria tampan diantara Algiana.


banyak keseruan yang terlihat antara merekan berlima, Putra Kenzi dan Putra Sakya memperebutkan Adik perempuan cantik itu, tidak ada mau yang mengalah diantara mereka, sedangkan putra Kevin hahya Cuek dan santai saja melihat Mereka berdua ribut kerena Algiana.


Kerena Saat ini Putra Kevin sudah berumur 6 tahun dua hanya diam santai tidak bayak reaksi saat ini, bocah kecil itu hanya bersikap dingin sama seperti Kevin sikap putranya itu.


"Lihatlah putra lo itu Vin, dingin seperti dedynya,kata Albert santai bicara pada Sahabatnya itu.


"Apa ubahnya dengan putra lo, tidak ada bedanya,lihat kedua bocah itu sudah ribut kerena putri lo." kata Kevin tersenyum melihat tingkah tingkah bocah-bocah itu tampak lucu.


"Semoga saja mereka dewasa nantik tidak memperebutkan putri gue seprti itu,gue ingin mereka menjaga putri gue seprti sesaudaranya, kerena kita semua sudah seperti saudara selama ini Vin. "kata Albert bicara .


"Semoga saja Al." kata Kevin tidak banyak biacara.


Saat mereka berbincang sambil memperhatikan anak-anak mereka bermain jimy datang dengan membawa kopi di dalam mampan untuk mereka semua.


Albert santai melihat jimy, dan sedikit tersenyum melihat mantan asistennya itu dengan tingkah buruknya itu.


"Dari kapan lo suka bikin kopi jim??" Tanya Kevin mekihat Jimy datang.

__ADS_1


"Mungkin profesiku pas disni berubah,menjadi pembuat kopi bukan CEO lagi. " jawab Santai Jimy.


"Lo ini ada saja Jim, bagai mana kabar lo, dan apa perusahan ayah baik-baik saja ?" kata Albert bertanya pada Saudara angkatnya itu.


"Untuk saat ini kemajuan perusahan kita sangat baik Al,aku juga sudah bekerja sama dengan perusahan besar di Amerika saat ini." kata Jimy santai.


"Baguslah Jim, aku suka jika kamu membawa yang baik utuk perusahan milik ayah." kata Albert.


"Gue salut sama lo Jim,kemampuan lo sangat menajudkan selama ini, semangat terus bro, tapi jangan lupa lo harus mengakhiri masa lajang lo, menikahlah Jagan bekerja terus." kata Kevin bicara pada Jimy.


"Jika soal itu saat ini masih belum terpikir olehku,aku masih ragu padanya, apa dia amu ikut denganku kenagaraku." kata Jimy santai bicara.


"Apa kalian masih Melajutkan hubungan kalian selama dua tahun ini?" kata Albert bertanya pada Jimy tentang hubungan Jimy dan Kenna banyak kemanjuan.


"Ya,,lo ajak saja Kenna nikah biar lo lebih bisa selalu bersamanya." kata Kevin bucara.


"Aku belum yakin dengan gadis itu, aku masih ragu apa dia mau menerima dan aku ajak menikah, jika tidak aku merasa sangat kecewa." kata Jimy sangat sangat takut.


"Jangan menyerah dulu bro, lo coba bicara dulu padanya, apa dia mau lo ajak nikah." saran Kevin pada Jimy.


"Nantilah aku akan coba bicara padanya, aku banyak waktu disini kali ini." kata Jimy.


Albert hanya diam setelah mendengar saudara angkatnya itu, dia juga mengerti kedaan Jimy saat ini tidak bisa sepertinya harus meninggalkan pekerjaan untuk mengejar cintanya.


Banyak yang dipertimbangkan oleh Jimy saat ini, saat dia juga lagi berjuang untuk keperlus bisnis milik orang tua angkatnya itu diseluruh negara, kerena Albert juga mereyerah dia tidak mau mengambil ahli perusahaan milik keluarganya itu, kerena saat ini perusahaan juga sudah lebih maju dari perusahan ayahnya selama beberapa tahun ini dia kelolah.

__ADS_1


Kebahagian Albert dan Maisi saat ini sudah bahagia, cinta untuk keluarganya saat ini sudah diberikan oleh Maisi apa lagi dirinya sudah memiliki dua anak sekali gus,semenjak kelahiran si kembar Albert benar-benar sangat memperhatikan keluarganya, tidak seprti dia waktu kecil dulu, dirinya tidak dapat kasih sayang sepenuhnya dari kedua orang tuanya, kerena mereka disibukkan bekerja.


Namun saat ini Albert tidak mau putra dan putrinya tidak mendapat kasih sayang sepertinya saat masa kecil bersama Adiknya, pada akhirnya adiknya meninggalkan dirinya untuk selama.


Albert lebih banyak waktunya untuk keluarga kecilnya, dia tidak mau melewatkan bermain dan hari libur untuk keluarganya, Albert akan selalu berusaha untuk bisa membagi waktu untuk kedua anaknya.


Mereka berdua saat ini hanya tersenyum manis saat melihat kedua sikebar meniup lilin yang ada bersama mereka saat ini, satu tahun sudah umur mereka berdua saat, Albert ingin putrinya bisaa tumbuh cantik dan pintar seperti ibunya, begitu juga dengan putranya juga ingin putranya seperti dia saat dewasa nantik bisa mengantikannya untuk meneruskan bisnisnya nantik.


Maisi hanya tersenyum senang duduk tersandar disamping suaminya saat ini setelah acara ulang tahun itu siap.


"Kak aku ingin mereka tumbuh dewasa dengan sehat, somoga saja keluarganya kita tidak ada gangguan apapun, kita bahagia seperti ini sampai hangat kita."kata Maisi memeluk suaminya itu.


"Terimakasih kamu sudah mau tetep bersamaku,aku sangat bahagia bisa menikah dan mengadi ibu dari putra dan putriku beby." kata Albert sedikit genit pada istrinya saat ini.


"Apaan sih kamu kak,iss genit kali." kata Maisi membalas suaminya itu dengan mencium bibir suaminya itu.


"Jangan memancing ku Sayang, lihat itu Bunda dan Ayah suadah menatap kita." kata Albert segala merasa salah tingkah kerena istrinya mecium dirinya disaat orang ramai diruangan itu.


"Biarkan saja aku sangat bahagaia kak, kerena kamu sudah menemani aku selama dia tahu ini, dan sudah membariku dua bocah lucu itu." kata Maisi menarik hidung mancung suaminya itu.


Semua yang ada diruangan itu sangat bahagia menyaksikan kebahagiaan mereka berdua, pada akhirnya cinta mereka bisa bersatu, walau banyak rintangan dari cinta mereka berdua, butuh bertahun-tahun Albert baru bisa mendapatkan istrinya itu.



TAMAT

__ADS_1


__ADS_2