
Albert tidak bisa berkata lagi kerena sudah Maisi langsung mengatakan kekurangan dan apa yang selama ini dilontarkan oleh mulutnya sendiri sudah disimpan dihati Maisi sebagai Cewek bar-bar dan sebagainya, yang sering dilontarkan padanya selama beberapa bulan ini mengenal gadis di sampingnya itu.
Albert juga bingung dengan perasaan saat ini terhadap gadis yang lagi duduk di samping nya itu.
Lama Albert menatap gadis disebelahnya itu, dengan tatapan yang tidak bisa diartikan saat ini, entah apa yang sedang dipikirannya saat ini.
Maisi melihat Albert sedang menatapnya seperti itu membuat gadis itu sedikit memalingkan wajahnya kekiri kerena Maisi sedikit malu dan tidak merasa nyaman oleh tatapan Albert padanya.
"Kenapa Kamu melihatku seperti itu kak?ada yang aneh padaku?" tanya Maisi tidak memperhatikan Albert saat ini.
"Kamu merasa canggung aku menatap kamu seperti ini Mai."kata Albert menebak
"Ya kak, aku merasa tidak nyaman saat kamu menatapku seperti itu." kata Maisi pada Albert sedikit tersenyum padanya.
"Maafkan aku membuat kamu merasa tidak nyaman."singkat Albert saat ini.
Mereka berdua melanjutkan menonton film Drakor itu sampai siap dan sudah tengah malam mata Maisi sudah merasa mengantuk, tidak bisa ditahannya lagi, sehinga Maisi tertidur kepala dipundak Albert .
Albert hanya menghela nafasnya saja melihat tingkah Maisi,selalu tidak tahu tempat jika sudah mengantuk.
Albert sedikit memperhatikan wajah cantik Maisi saat tidur seperti ini, Albert hanya mengusap sedikit wajah cantik dan natural itu.
"Andai saja aku berani mengakui persaan ku padamu saat ini Mai,tapi saat ini aku belum memiliki keberanian untuk memastikan perasaan ini pada mu." kata Albert bicara pada Maisi yang tertidur nyaman didekatnya saat ini.
Albert kembali mengedong tubuh itu kembali tidur dikamarnya saat ini,Albert meletakan tubuh Maisi diatas ranjangnya itu dengan hati- hati agar tidur gadis itu tidak terganggu.
Albert menutup tubuh gadis itu dengan selimut tebal itu, dan sedikit terseyum pada gadis itu,lalu Albert tidur disofa yang ada dikamar itu.
Kedua manusia itu tertidur nyaman di tempatnya masing-masing Malam ini dengan mimpi indah mereka saat ini.
Pagi shubuh Maisi terbagun dia menyadari dirinya saat ini berada dikamar Albert lagi, Maisi melihat Albert tidur disofa tampa selimut, Maisi turun dari tempat tidur dengan pelan kerena kakinya masih sedikit sakit.
__ADS_1
Maisi menarik selimut yang diatas tempat tidur itu dan meyelimuti tubuh Albert yang sedikit kedinginan itu.
Setelah itu Maisi keluar dari kamar itu, dia melihat dapur Albert kerena Maisi tidak bisa diam saja saat situasi saat ini, Maisi membuka lemari es milik Albert itu dan mengambil sayuran dan ikan yang mau diolahnya saat ini untuk serapan pagi Albert sebelum mereka berangkat kerja pagi ini.
Tidak lama Maisi untuk mengerjakan itu semua pagi ini, semuanya sudah siap dikerjakannya saat ini.
Maisi masuk kembali kekamar setelah siap memasak seraapan pagi, saat masuk dia melihat Albert sudah siap dengan pakaian kemejanya untuk kerja pagi ini.
"Kamu sudah bangun kak?" kata Maisi sedikit segan pada Albert.
"Sudah,, kamu mandilah aku akan menunggu kamu diluar,itu pakaian kamu untuk kesekolah hari ini, pagi ini aku akan mengantarkan kamu, sebelum aku kerja." kata Albert dingin, seperti mereka pertama bertemu lagi.
"Baiklah,tapi kakak bisa serapan dulu, aku sudah menyiapkannya untuk kamu kak." kata Maisi masuk kedalam kamar mandi.
Albert menatap pungung Maisi masuk kedalam kamar mandi itu.
Albert keluar dari kamarnya saat ini melihat meja makan sudah terhidang lauk dan dan nasih diatas meja itu.
Albert duduk santai sambil membuka ponselnya sambil menunggu Maisi keluar dari kamar saat ini,tampa dia sadari saat ini orang tuanya menelponnya lagi.
"Bunda, kenapa bunda menghubungiku sepagi ini?tanya Albert menatap layar ponselnya itu.
"Hallo Bun, ada apa ?" tenya Albert menerima pagilan telpon itu.
"Al, apa kamu tidak bisa kembali saat ini,adik kamu saat ini sedang tidak baik-baik saja, kembalilah nak secepatnya, bundah tidak bisa tahan mekihat adik kamu seperti ini." tangis Bunda nya itu.
"Ada apa dengannya bun,apa ada masalah dengan kesehatan dia setelah aku kembali dari sana?" kata Albert.
"Saat ini adik kamu Sedang drop nak, bunda harap kamu kembali secepatnya sebelum kamu meyesal, dan tidak dapat bertemu dengan adik kamu lagi." kata Bunda nya diisak dengan tangisnya saat ini.
"Baiklah bun aku akan kembali hari ini. " kata Albert menutup sambungan telpon itu dengan sedikit air mata.
__ADS_1
Maisi mendegar apa pembicaraan Albert tadi dengan Orang tuanya itu.
"Kak,apa kamu sudah saraapan? makan dulu sarapan kamu setelah ini kamu bisa kembali." kata Maisi sedikit mengerti perasaan Albert saat ini.
"Ya, ayok kita Sarapan setelah itu aku kan mengantarkan kamu kesekolah,abis mengantarkan kamu aku harus kembali kenaegaraku kerena adikku sedang tidak baik-baik saja saat ini." jelas Albert pada gadis itu.
"Aku megerti kak,kamu tidak usah mengantarkan aku hari ini, kamu bisa langsung berangkat saja hari ini,sebelum kamu terlamabat." kata Maisi megerti.
"Tidak mungkin aku membiarkan kamu dengan kamu seperti ini Mai, berjalan saja kamu masih susah." kata Albert
"Aku sudah bisa jalan dan kakiku tidak sekit seperti kemarin lagi kak."kata Maisi
"Aku akan bantu kakak berkemas siap serapan ini. " kata Maisi lembut.
"Terimakasih kamu megerti keadaan ku saat ini, ini mendesak Mai." kata Albert sedikit mata berkaca mengingat adiknya yang berjuang untuk hidup.
"Jangan pikirkan aku kak,aku baik-baik saja." senyum Maisi pada Albert.
Akhirnya pagi ini mereka berpisah di lantai besmen apartemen Albert,Maisi berangkat kerja dengan taksi tapi tetap Albert megantar Maisi naik ke taksi, saat mereka berpisah hari ini.
"Mai tunggu aku kembali kesini lagi, aku akan memenuhi kamu nantik." kata Albert akhir katanya..
"Aku akan menunggu kamu kak, Hati-hati diperjalanan kamu hari ini."kata Maisi melambaikan tangannya pada Albert.
Albert melihat kepergian Amisi saat ini, setelah itu dia langsung berangkat pagi ini kebandara untuk kembali kenegaranya.
Albert meningalkan Indonesia dengan hati yang saat ini tidak dapat di katakan.perasaannya yang belum diungkapka pada Maisi, dia kembali dengan tiba-tiba kali ini ke negara asalnya,apa masih bisa dia kembali lagi ke negara yang dia tempati selama Beberapa tahun ini membuatnya nyama.
Begitu juga dengan Maisi saat ini hatinya tidak bisa dibohongi berpisah dengan Albert, ada yang beda saat ini, tapi entah perasaan apa yang di sarasa Maisi saat ini terhadap Albert.
"Semoga kamu kembali aku bisa mendapat kata yang membuat aku senang kak,semoga saja perjalanan kamu lancar hari ini." kata Maisi berkecamuk sendiri saat ini di hatinya.
__ADS_1
**************