
Jam 12 lewat Maisi dan Kenna baru saja sampai di perusahaan Albert, Maisi masuk dengan santai ke dalam perusahan itu karena Kariawan Albert sudah tahu Maisi itu siapa, jadi tidak banyak lagi yang meligat dia saat ini.
Maisi masuk ke dalam life menuju dimana lantai tempat suaminya saat ini, setelah sampai mereka berdua berjalan masuk ke dalam dengan membawa sasuatu di tangan mereka saat ini.
Maisi masuk ke dalam ruangan itu dengan megetuk pintu ruangan itu bersamaan dengan Jimy baru datang saat ini dengan membawa makanan didalam paperback.
Maisi melihat itu hanya tersenyum dan meyapa Jimy.
"Selamat siang kak. " sapa Maisi sebelum masuk ke dalam ruangan itu.
"Ehhh Nona,silakan masuk tuan Albert ada didalam, kerena agak pormal tidak seperti di rumah saat ini bicara pada Maisi kerena masih di perusahaan.
"Iya Kak, kita ini kau masuk." kata Maisi santai dan msuk kedalam.
Albert melihat istrinya baru saja masuk, ke dalam ruangan itu dia tersenyum, Albert bangkit dari temoat duduknya itu, dan memdekatkan pada istrinya itu.
"Hai beby ,kamu sudah datang?" sapa Albert sedikit memeluk istrinya itu.
"Baru saja Kak, kamu masih sibuk ?" kata Maisi.
"Tidak, hari ini aku tidak banyak kerjaan, tapi ada beberapa berkas yang harus aku periksa." kata Albert membawa istrinya itu duduk disofa tamu yang ada di ruangan itu.
"Hai Kenna, apa kabar kamu?" sapa Albert lembut.
"Baik kak." kata Kenna lembut.
Jimy sedikit memperhatikan gadis cantik di samping Istrinya Bosnya itu dengan inten saat ini.
"Kenapa kamu Jim, melihatnya seprti itu?" kata Albert membuat Jimy salah tingkah kerena dia ketahuan Bosnya lagi dia memperhatikan Kenna.
"Ahhh tidak tuan, saya cuma sedikit melihat dia." kata Jimy santai .
__ADS_1
"Ohhh iya Ken, ini Kak jiny. " kata Maisi pada Mantan muridnya itu.
"Hai saya Kenna Kak. " sapa kenna sambil mengulurkan tangannya pada Jimy.
"Senang bertemu anda." kata Jimy santai dan sedikit dingin dengan gaya cueknya itu.
Jimy menaruh makan siang itu dimeja saat ini, setelah itu dia ingin keluar dari ruangan Albert, ada sesuatu hal yang harus dikerjakan.
"Jika tidak ada lagi yang tuan butuhkan sebaiknya saya undur diri dulu, salamat menikmati makan siangnya." kata Jimy sopan ingin keluar dari ruangan itu.
"Hai kamu mau kemana Jim, ini makan siang kamu siapa yang makan. " kata Albert melihat banyak melihat makanan diatas meja itu, kerena istrinya juga membawa makanan untuk mereka.
"Saya ada kerjaan diluar Tuan, sebentar lagi ada pertemuan deang rekan kerja kita dari luar kota." kata Jiny santai.
"Makan dulu,ini siapa yang menghabiskan ini semua?" kata Albert melihat padanya.
"Baiklah!! " kata Jimy tidak bicara banyak bicara lagi dia juga duduk bersebelahan dengan Kenna.
Rasa lain saat ini hati Jimy kerena baru ini dia duduk berdekatan dengan gadis, apalagi Kenna adalah gadis cantik.
"Hmmm, begini Kenna, kamu ingin kerja bukan?hari ini kak Maisi baru memberi tahu kakak,jika kamu tidak keberatan dengan ini semua, apa kamu Kakak tempatkan sebagai sekretaris untuk jimy sementara waktu, kerena pekerjaan dia banyak,kamu hisa membantunya untuk sementara waktu menjelang ada devisi lain kosong." kata Albert santai bicara oada Kenna.
"Aku tidak masalah Kak, dimana kak Albert menepati aku saat ini, kerena aku juga tidak ada kerjaan di rumah jadi tidak masalah kak." kata Kenna juga sangat bersukur masuk keperusahan besar milik Albert.
"Jika begitu apa hari ini kanu bisa langsung kerja? kamu bisa hari ini mepelajari apa saja yang harus kamu kerjakan, nanti Jimy Akan megajari kamu di ruangan dia."kata Albert.
"Kapan saja kakak suaruh kerja saya siap kak, hari ini saya juga tidak masalah." kata Kenna tidak ada rasa takut dan gugup sedikit saja.
"Semagat Ken, Kakak suka dengan semagat kamu." kata Maisi pada Kenna yang selama ini sangat dekat dengan dia semenjak megenal gadis itu.
Kenna hanya tersenyum manis sambil memakan makan siangnya di samping Jimy.
__ADS_1
Jimy memperhatikan Kenna ada rasa tidak dapat dikatakan saat ini, kerrna dia lihat gadis itu tidak mudah meyerah dan gadis kuat.
"Gadis seprti apa kamu ini, apa kamu sangup bekerja denganku nantik, dengan sikapku yang dingin." kata Jimy sedikit berkata dalam hatinya.
Setelah mereka makan siang siap ,Jimy langsung mengajak Kenna ke dalam ruangan dimana nantik dia akan bekerja setiap hari bersama pria dingin itu.
"Jika kamu sudah siap mari ikut dengan saya, biar saya bisa menujukan dimana tempat kamu kerja." kata Jimy sedikit dingin dan santai.
"Baiklah." kata Kenna santai dan berjalan meningalkan Albert dan Maisi diruangan itu.
Kenna hanya berjalan di belakang Jimy saat ini dengan santai, Jimy masuk kerungannya itu dan meyuruh gadis itu duduk ditempat yang sudah disediakan untuknya itu.
"Kamu bisa duduk disana,mulai besok kamu harus lebih pagi datang, sebelum saya sampai kamu sudah berada di ruangan ini, saya tidak ingin meja saya ada yang berantakan, kamu harus merapikan itu." kata Jimy pada Kenna.
"Baik pak." kata Kenna santai.
"Ok,jika kamu sudah negeri, sekarang kamu bisa kerjakan ini dulu, pelajari isi dokumen ini, dan kanu harus meyalin kembali apa saja isi dari kerja sama ini, kamu pelajari dengan baik, jangan sampai kamu melakukan kesalahan, kerena ini adalah berkas kerja sama perusahaan kita dengan perusaha luar.." kata Jimy sambil mengajarkan gadis itu dengan tegas.
"Baik pak, saya megerti." kata Kenna tidak banyak bicara, kerena Kenna juga anak yang termsuk pintar jadi tidak terlalu sulit bagian megerjan itu.
"Apa ada yang ingin kamu tanyakan ? saat saya kembali kamu sudah siap dengan dokumen ini,cukup ini dulu hari ini kerjaan pertama kamu." kata Jimy santai.
"Tidak Ada Pak, saya akan bekerja dengan baik pak." kata Kenna dengan semagat.
"Bagus itu jangan sampai kamu melakukan kesalahan di hari pertama ini." kata Jimy penuh tekanan.
"Saya tidak akan membuat bapak Jimy sulit, saya akan barubah bekerja dengan baik." jawab gadis kecil itu lagi.
"Baguslah aku suka dengan semangat kamu itu, kita lihat saja nanti, apa hari ini kamu bisa bekerja dengan baik." kata jimy santai " Jika begitu saya pergi dulu, ingat kerjakan berkas itu dengan baik, selamat bekerja dengan." kata Jimy meningalkan gadis itu yang menatpanya dengan sedikit bingung itu.
"Ahhh dasar atasan ketus, kak Albert saja yang bos tidak seprti dia."gerutuk Kenna pada Jimy. " Dasar pria dingin dan ketus kamu." kata Kenna Kesal.
__ADS_1
**********
"