
"Apa yang ingin kamu bicarakan sama aku? aku tidak banyak waktu, Mas."
"Bisakah kamu berhenti dari dunia permodelan dan fokus pada rumah tangga kita?"
"Kamu tahu kalau jadi model papan atas adalah impianku sedari dulu. Mana mungkin aku akan melepaskannya begitu saja. Apalagi kemarin aku baru menandatangani surat kontrak launching peragaan busana tingkat dunia di Prancis."
"Kalau gitu, kita bercerai." Balas Mike melipatkan tangannya di atas meja masih memperhatikan wajah istrinya.
Deg....
"Kamu ini bicara apa? Aku tidak mau bercerai denganmu, Mas." Lintang terkejut dengan permintaan Mike yang tidak ada angin tidak ada hujan minta bercerai.
"Aku hanya ingin rumah tangga yang nyaman, bahagia, dan selalu ada kejujuran di dalamnya. Tapi kamu, kamu sudah tidak jujur padaku."
"Ma maksud kamu apa? aku selalu jujur sama kamu. Apapun itu," jawab Lintang gugup.
"Lintang, sudah satu tahun ini aku menantikan kejujuran kamu. Kamu pikir aku tidak tahu kalau kamu ada main di belakangku? Tapi, bodohnya aku yang masih berharap kamu bisa memperbaiki semuanya namun sayang, kamu tak merasa bersalah. Dan, aku putuskan untuk menceraikanmu."
"Aku juga tahu kalau keguguran yang kamu alami bukan tak sengaja melainkan di sengaja. Itulah yang membuatku semakin yakin untuk menceraikanmu."
Deg....
"Mas...! Ka kamu ta tahu dari ma mana?" Lintang terbata, ia gugup dan sudah berkaca-kaca.
Mike tersenyum getir, cintanya di permainkan, kesetiaannya di khianati, calon anaknya di bunuh oleh ibunya sendiri. Selama ini ia bertahan berharap Lintang mengakui kesalahannya dan ia akan berusaha memaafkannya. Tapi ternyata, Lintang semakin menjadi dan ia tidak bisa bertahan lagi di dalam rumah tangga penuh kebohongan.
Mike melepaskan cincin pernikahannya dan menyimpannya di depan Lintang.
"LINTANG MAHESWARI, AKU TALAK KAMU DENGAN TALAK SATU. MULAI HARI INI, KAMU BUKAN LAGI ISTRIKU DAN HARAM BAGIKU UNTUK MENYENTUHMU." ucap Mike tegas.
Deg...
Lintang mematung tak percaya di ceraikan begitu saja.
Ada beberapa jenis-jenis cerai dalam ISLAM yang bisa dibedakan dari siapa kata cerai tersebut terucap.
Salah satunya CERAI TALAK OLEH SUAMI
Perceraian ini yang paling umum terjadi, yaitu suami yang menceraikan istrinya. Hal ini bisa saja terjadi karena berbagai sebab. Dengan suami mengucapkan kata talak pada istrinya, masa saat itu juga perceraian telah terjadi, tanpa perlu menunggu keputusan pengadilan.
__ADS_1
Dan talak yang di berikan Mike merupakan
TALAK RAJ'I. Pada talak raj’i, suami mengucapkan talak satu atau talak dua kepada istrinya. Suami boleh rujuk kembali dengan istrinya ketika masih dalam masa iddah. Namun, jika masa iddah telah habis, suami tidak boleh lagi rujuk kecuali dengan melakukan akad nikah baru.
Sedangkan hukum perceraian yang Mike sebut merupakan,
PERCERAIAN SUNAH. Salah satu alasannya adalah ketika suami tidak mampu menanggung kebutuhan istri. Selain itu, ketika seorang istri tidak lagi menjaga martabat dirinya dan suami tidak mampu lagi membimbingnya.
"Akan ku urus perceraian kita di pengadilan Agama. Semoga kamu bahagia dengan cita-cita yang kamu impikan dan semoga kamu bahagia dengan pria yang membuat impianmu tercapai. Maaf, selama empat bulan ini tidak memberikan nafkah batin karena hatiku tak sanggup lagi setelah ku tahu kamu bergumul mesra dengan atasanmu."
Mike langsung pergi begitu saja meninggalkan Lintang yang sudah mematung menatap cincin pernikahan mereka. Air mata kesedihan tiba-tiba menetes dari mata keduanya.
Mike menangis sakit, Lintang menangis bersalah. Mike segera menghapus air matanya secara kasar tak ingin orang melihat kalau dia menangis.
**********
Kantor AG TRADE CENTER
Mike termenung patah semangat, dia tidak terlalu pokus dalam bekerja. Andrian yang berada di sana memperhatikan raut wajah Mike yang terlihat bingung.
"Ada masalah kah sampai wajahmu begitu bahagia?"
"Saya ikut sedih mendengarnya. Namu, jika ini yang terbaik buat kalian maka saya hanya bisa mendoakan dan mendukung keputusanmu. Jika kau membutuhkan pengacara Jenni pasti siap membantumu."
"Tidak Al. Saya tidak mau mengganggu waktu Jenni dan suaminya."
"Ini sudah seminggu, Mike. Kemungkinan Jenni sudah kembali bekerja begitupun dengan James. Kau bisa datang ke kantornya Jenni di hari Senin. Perceraian itu tidak mudah, banyak syarat yang harus di penuhi dan juga membutuhkan advokat atau pengacara."
"Dulu, waktu Emily menggugat saya, saya juga menggunakan jasa Jenni sehingga proses perceraian ku cepat dan bulan ketiga sudah ketuk palu di karenakan Emily tidak hadir ke persidangan. Waktu perceraian paling lama 6 bulan dan paling cepat 3 bulan itupun kalau lancar."
Mike mendengarkan dan memikirkan perkataan Andrian dan dia mengangguk mengerti. Dengan tekad yang bulat, Mike akan mengambil jasa Jenni.
"Baiklah, saya akan mengambil jasa Jenni dan berharap proses perceraiannya lancar."
"Semoga semuanya di mudahkan, Mike. Oh iya, hari ini Claudia keluar dari rumah sakit. Saya ingin kau yang menjemput mereka dan mengantarkannya ke rumah ku yang dulu."
"Seperhatian itu padanya?" Mike memicingkan mata. Andrian melirik sebentar dan melanjutkan pekerjaannya menandatangani dokumen penting.
"Bukan saya, tapi Kanaya yang meminta. Saya hanya menyuruhmu saja." Dan, Mike mengangguk. Dia tidak meragukan kebaikan istrinya bos dan diapun berpamitan beranjak pergi.
__ADS_1
**************
Rumah Sakit
"Aku hanya menjalankan perintah Istrinya Bos untuk menjemputmu dan mengantarkanmu ke rumah yang akan kalian tinggali."
"Tapi aku merasa tidak enak pada mereka," balas Claudia berjalan menenteng tas berisi pakaian.
"Mereka baik, apalagi Kanaya sangat baik. Jadi tidak usah merasa tak enak hati. Ayo!" ajak Mke.
Mereka berjalan beriringan, Ariel dan pengasuhnya sudah berada di parkiran dekat mobil Mike.
"Tapi sebelumnya aku mau bertemu pengacara dulu. Tak apa kan jika kamu ikut dulu denganku?"
"Tak masalah," jawab Claudia singkat dan tersenyum manis.
Di saat mereka berjalan di koridor, mereka tak sengaja berpas-pasan dengan Emily dan juga Tristan yang juga sudah di perbolehkan pulang.
Mereka saling pandang. Tristan silih berganti menatap kedua wanita itu dan Emily menatap tajam penuh kebencian kepada Claudia. Dia mengepalkan tangannya tergesa mendekati dan.....
Plak....
Tristan, Mike, Jihan, terbelalak terkejut.
"Pelakor kurang ajar, gara-gara kau anakku tiada, gara-gara kau Tristan menceraikanku!"
Claudia menatap sinis.
"Oh, jadi suamimu sudah menceraikanmu? syukurlah, aku sangat-sangat bahagian mendengarnya. Dan untuk anakmu, sorry, tidak ada sangkut pautnya denganku. Mungkin Tuhan tahu mana wanita yang pantas untuk di titipkan anak dan mana wanita yang tidak pantas di berikan anak. Aku turut berduka cita." Claudia menggandeng pergelangan tangan Mike melanjutkan langkahnya namun ia berhenti sejenak.
"Selamat atas perceraian kalian, inilah yang ku inginkan," ucapnya jujur tersenyum mengejek.
Batin Claudia berkata, "Jahat sekali diriku ini."
Emily semakin marah, dia ingin menjambak rambut Claudia saat mereka berjalan namun di cekal tangannya oleh Mike.
"Jangan menyalahkan orang lain atas derita yang kau alami. Tapi berpikirlah kenapa Tuhan memberikan derita ini padamu. Berpikir! Renungkan!" ucapnya tegas menghempaskan tangan Emily. Claudia menatap Mike, ia terenyuh ada pria yang membelanya padahal ia salah.
Bersambung....
__ADS_1