
Tiga hari berlalu, Yun San telah menutup diri untuk menyempurnakan pil. Hari keempat, dia keluar kamar dan menuju halaman depan.
"kenapa kalian diluar" ucap Yun San menegur ketujuh sahabatnya yang sedang bercanda dihalaman rumahnya.
"siallll ,,, kami tak mau mengganggumu" ucap Han Joe
"ayo masuk dulu" ajak Yun San, lalu masuk kerumah dan diikuti sahabatnya.
"meja kursi ini, kalian dapat dari mana" tanya Yun San sambil duduk dikursi.
"hehehe, kami ambil dari gedung perbekalan dan sekalian ingin menjadikan rumah ini sebagai tempat berkumpul" jelas Han Ji
"ooo,,,, tak masalah" ucap Yun San
Kemudian Yun San menyampaikan kalau ingin meminta bantuan pada mereka.
"ini yang dia dapat setelah melewati arai ilusi" ucap Yun San sambil mengeluarkan tiga jenis pil yang masing masing ada enam puluhan pil. Semua bahan dari pil tersebut didapatkan dari tempat tersebut. Dia meminta Han Joe dan yang lain membagikan pada murid paviliun langit dan cahaya yang sampai dipuncak.
"itu sebagai permintaan maaf, atas terganggunya kultivasi mereka" ucap Yun San.
"pil qi emas, pil penyembuh, dan pil mortal yang berguna untuk mendobrak kemacetan saat naik tingkat" ucap Han Ji terkejut saat mengetahui pil yang ada dimeja.
"kau, hanya memberikan gratis" ucap Mu An
"sudahlah, sisanya buat kalian" ucap Yun San
"baiklah mari kita temui He Gian, lalu Qin Fan dari paviliun cahaya" ucap Han Joe
"aku akan bersama kalian biar mudah urusannya" ucap Han Ji
__ADS_1
"tolong, pastikan diterima oleh mereka yang berhak untuk itu" ucap Yun San
"yakinlah, aku akan berusaha tak ada yang menyalah gunakan" ucap Han Joe
"baik,,, berangkatlah, aku mau memulihkan diri dulu" ucap Yun San
"baik, kami berangkat" ucap Han Ji lalu memasukkan pil dikantong penyimpanan dan keluar rumah bersama yang lain.
Yun San yang ditinggalkan sendirian, lalu berkultivasi untuk memulihkan staminanya. Sementara itu, ketujuh sahabatnya tengah membagikan pil pada murid baru paviliun langit. Atas bantuan He Gian, mereka berkumpul dikediaman He Gian.
Awalnya mereka bingung dengan kemurahan hati Yun San. Namun setelah dijelaskan maka mereka maklum dan berjanji untuk mrmbalasnya dikemudian hari. Tanpa menunggu lama, mereka segera undur diri untuk menyempurnakan pil yang diterimanya. Sedang Han Ji dan tujuh lainnya berpamian untuk melanjutkan tugas yang diberikan oleh Yun San. Namun, saat tiba di paviliun cahaya, terjadi sedikit keributan.
"untuk apa murid paviliun langit datang ketempat kami" tanya penjaga gerbang masuk paviliun cahaya.
"kami ingin bertemu Saudara Qin Fan, dia murid baru paviliun cahaya" ucap Han Ji
"haruskah menemui seorang junior dengan berkelompok seperti ini" tanya penjaga lainnya.
"saudara Han Joe" teriak seseorang terdengar dari kejauhan.
"itu Qin Fan" ucap Han Joe
"ada apa ini, senior" tanya Qin Fan pada penjaga
"mereka mencarimu, tapi paviliun surgawi sedang mengawasi murid baru paviliun langit, maka aku khawatir akan menimbulkan masalah jika mereka mengunjungimu" jawab penjaga tersebut.
"ohhhh,,, ternyata ada masalah seperti itu" ucap Han Ji
"maaf ,,, sebenarnya kami tidak mau ikut ikutan dengan mereka, tapi keselamatan junior kami adalah hal yang penting" ucap penjaga
__ADS_1
"tak apa apa,,, kami datang untuk berterima kasih, selain itu tak ada urusan lain" ucap Han Ji berusaha memakluminya, sambil menatap Qin Fan
"Yun San meminta kami untuk berterima kasih atas bantuanmu, dan bagikan pada semua murid junior yang ada dipuncak seribu tangga" ucap Han Ji sambil menyerahkan kantong penyimpanan pada Qin Fan
"sama-sama, semua murid junior paviliun cahaya juga berterima kasih pada saudara Yun San, sedang isi kantong ini aku pastikan untuk diterima kesemua murid junior yang berhak" jawab Qin Fan dengan menjura hormat dan berpamitan untuk membagikan pada teman temannya.
Han Ji dan yang lain, berbincang sebentar dengan para penjaga gerbang paviliun cahaya. Dari percakapan tersebut, diketahui kalau tetua dan murid paviliun surgawi masih dendam karena masalah di tanah rahasia. Penjaga itu juga berpesan agar murid paviliun langit tidak mengambil misi keluar sekte untuk beberapa waktu.
Setelah mendengar penjelasan para penjaga, Han Ji berpamitan untuk kembali. Tak lupa, jatah pil yang sisa sembilan diberikan pada delapan penjaga.
"terimalah, ini balasan atas informasinya" ucap Han Ji
"ini terlalu banyak" ucap kepala penjaga yang juga termasuk senior di paviliun cahaya
"informasi kalian juga berharga, bahkan keselamatan junior kami tak sebanding dengan pil itu" ucap Han Ji lalu berpamitan dan beranjak pergi dengan rombongannya.
"bagi saudara Yun San, berita ini lebih berharga daripada pil tersebut" ucap Han Ji pada teman temannya.
"iya, meskipun kita tidak mendapat bagian tapi bantuan Yun San pada kita juga tak terhitung nilainya" sahut Han Joe
"kami juga tak keberatan jika tidak mendapatkan bagian pil itu" ucap Mu An.
Ketujuh pemuda terlihat, tergesa gesa melesat menuju paviliun langit. Mereka bergegas menuju tempat tinggal para senior mereka untuk meminta pertimbangan dan menentukan sikap akan informasi tersebut.
Mereka membagi tugas masing masing. Han Ji dan tiga lainnya mendatangi kediaman Huang Xian. Tetua Muda Xian selalu menjadi rujukan saat murid paviliun langit sedang dalam masalah. Sedang tiga sisanya langsung menuju tempat tinggal Yun San.
****
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
__ADS_1
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
💖💖💖