Sang Pengelana

Sang Pengelana
TURNAMEN GENERASI EMAS 05


__ADS_3

Waktu terus berlalu. Kemarahan peserta diluar pembatas hanya bisa dilampiaskan dengan umpatan dan sumpah serapah.


"lihat,,, tirainya mulai memudar" teriak seseorang yang membuat umpatan umpatan yang lain berhenti.


"ohhh,,, bersiaplah kita akan menyusul anak sialan itu" teriak yang lain.


***


"bangunlah,,," ucap pria tua membangunkan Yun San yang sedang berkultivasi.


"huuuuuu,,,," terdengar Yun San menghembuskan nafasnya saat bangun dari kultivasi


"jika kau terus berkultivasi maka energi disini menjadi tidak stabil" jelasnya


"tehnik dan tahap kultivasimu memerlukan energi yang cukup besar jika tidak menggunakan pil kultivasi"


"tingkatkan tahapanmu secara perlahan untuk menjaga kestabilan energi disekitar kau berada"


"diruang dimensi milikmu, jangan digunakan untuk berkultivasi dalam satu tahun ini, sebab masih dalam pemulihan energi"


Juga dijelaskan tentang kedua sahabat kecilnya jika berhasil menyempurnakan esensi darah serigala bayangan maka keduanya akan bermutasi.


Sedangkan keempat pohon yang ada di sekeliling kolam air suci adalah pohon abadi. Setiap seratus tahun hanya menghasilkan paling banyak sembilan buah. Itupun jika energi diruang dimensi dapat memenuhi kebutuhannya. Serta beberapa pengaturan lain tentang ruang dimensi juga disampaikan kepada Yun San.


"cincin penyimpananmu juga sudah aku sempurnakan" lanjutannya


Meskipun fungsinya tetap untuk menyimpan benda mati, tapi fungsi lainnya adalah dapat menyerap energi dan memurnikan lalu mentransfer kepada penggunanya.


Setelah menjelaskan fungsi dan keunggulan setelah penggabungan berhasil, lalu cincin penyimpanan diserahkan kepada Yun San.


"buka bajumu bagian dada" ucap pria tua


"baik" balas Yun San meskipun penasaran dengan maksudnya


Pria tua yang masih memegang token yang berhiaskan liontin dimensi ditengahnya. Kemudian dia mengulurkan token kedada Yun San.


"arghhhh" teriak Yun San tertahan.


"rasa sakitnya hanya sesaat karena proses penyesuaian dengan tubuhmu" ucap pria tua yang memasukkan token ketengah dada Yun San.


"itu akan menyatu selamanya dengan tubuhmu" lanjutannya. Bahkan Yun San dapat masuk dengan cara biasanya. Namun tidak boleh digunakan disembarang tempat dan situasi karena munculnya hanya ditempat yang sama.


"saatnya kau meninggalkan tempat ini" lanjutannya


"lalu bagaimana dengan senior" tanya Yun San


"sisa energiku akan aku gunakan untuk mengeluarkan mu dari istana ini dan membuat formasi ilusi untuk mengelabuhi orang orang diluar" jelasnya


"gunakan tehnik pernafasan untuk menyembunyikan tahap kultvasimu" lanjutnya


"terima kasih senior" ucap Yun San


***

__ADS_1


Bersamaan dengan diteleportasi Yun San ketempat acak di tanah leluhur, penghalang istana mulai retak.


"krackkkk,,,, bummm" setelah suara retakan dan hancurnya penghalang, puluhan bahkan lebih dari seratus pemuda melesat memasuki tempat tersebut.


Tanpa disadari, mereka akhirnya terjebak dalam formasi ilusi dan hanya keluar saat turnamen berakhir.


***


Diluar tanah leluhur kekaisaran yan, para tetua sekte, tetua klan dan pihak kekaisaran masih menunggu. Mereka berkumpul dalam beberapa kubu.


"apa ada berita dari dalam" tanya tetua klan Hong


"tak ada kabar baru dari mereka"


"kabar terakhir, tentang harta berharga didalam gua ular hitam telah dicuri pihak lain"


"namun anak anak tak ada yang mengetahui siapa pelakunya"


"siallll,,,, peserta dari mana yang mempunyai kemampuan untuk itu"


"seharusnya tak ada yang melebihi kemampuan orang orang kita"


Percakapan intens terus berlanjut dikubu kerajaan Hong, klan Hong dan organisasi serta sekte pendukungnya. Sedangkan kubu yang lain lebih tenang, namun dari ruat muka tersirat kecemasan dengan keselamatan anggotanya.


***


"terima kasih senior" guman Yun San yang saat ini berada di tepi hutan. Kemudian dia mengganti penampilannya seperti saat memasuki tanah leluhur.


"Ziomei,,,," ucap Yun San saat mengetahui siapa yang memanggilnya.


"kenapa kau sendirian disini" tanya Ziomei


"aku hanya menyusuri tepian hutan ini" ucap Yun San santai


"ternyata kita sama,,, hahaha" sahut pemuda disamping Ziomei


"aku tak bertemu yang lain, jadi hanya mencari keberuntungan disini" ucap Yun San sambil tersenyum


"bagus kalau kau tidak kedalam, sebab kami sempat masuk dan melihat kekejaman beberapa kelompok yang saling membunuh" ucap Ziomei


"bagaimana kau bisa lolos" tanya Yun San


"kami hanya mengetahui sisa pertarungan, dan beberapa mayat pemuda dari beberapa sekte yang berbeda" jelas Ziomei


"bagaimana dengan saudara Losun" tanya Yun San


"dia bersama sepuluh orang masuk lebih dalam" ucap Ziomei


"semoga dia tak mendapatkan halangan yang berat" ucap Yun San


"mari kita istirahat dulu disini" ajak pemuda yang terus disamping Ziomei. Setelah semua duduk di rerumputan, lalu satu persatu memperkenalkan diri.


Ziomei dan tujuh lainnya adalah peserta dari kerajaan xuan. Sedangkan pemuda disampingnya yang bernama Yan Fu beserta tiga lainnya dari kekaisaran yan.

__ADS_1


***


Lembah batu. Setelah Yun San meninggalkan tempat tersebut, Xiao Di yang mendapatkan tubuh Lin Dong mulai mengkoordinasikan keputusan bersama untuk menjadikan wilayah mereka menjadi kota Dongfan.


Dengan kerjasama dan bantuan berbagai pihak, Kota Dongfan telah mendapat legalitas wilayahnya. Selain itu pembangunan yang terus berlanjut, kini menunjuk hasilnya.


Bahkan, kehancuran klan Lin akibat kehilangan sumberdaya dan perselisihan antar keluarga inti semakin memperluas wilayah kota Dongfan.


"apa yang kalian temukan" tanya Lin Dong (panggilan baru Xiao Di saat di kota Dongfan)


"formasi yang ditempatkan di mulut lembah sangat kuat dan dapat mempengaruhi energi ditubuh kami" balas Lin Wei.


Ditempat tersebut, Lin Dong bersama Xiao Yu, Lin Wei, Lin Bai dan empat tikus penggali tengah berbincang diruang rahasia.


"keempat sahabat kecil kita dapat memasuki tempat itu dengan membuat terowongan kecil menembus dinding lembah kabut" ucap Lin Bai mewakili keempat sahabat kecil mereka.


"apa yang mereka sampaikan" tanya Lin Dong


"dasar lembah mengeluarkan energi panas dan asap putih tipis dibeberapa tempat" jelas Lin Bai.


Asap tipis terus naik ke mulut lembah dan berkumpul atas bantuan formasi yang ada sehingga muncul fenomena lembah kabut.


"adakah sesuatu yang berharga yang mereka temukan" tanya Lin Dong penasaran.


"berbagai jenis tumbuhan yang menghasilkan buah tapi...." balas Lin Bai terhenti dan menatap keempat sahabat kecil mereka.


"tapi apa,,,," tanya Lin Dong sambil mengikuti tatapan Lin Bai yang mengarah ke tikus penggali


"ada kelinci yang bermutasi sedang menjaga dibawahnya" ucap Lin Bai


"kalian takut memasuki tempat itu" tanya Lin Dong dibalas anggukan keempatnya.


Mereka terus berbincang bincang dengan serius. Hal tersebut, karena pesan Lin Yun San atas kecurigaan mengenai tempat itu. Setelah urusan kota Dongfan telah dikerjakan oleh orang orang yang ditunjuk, maka Lin Dong memulai eksplorasi lembah kabut.


Setelah melalui perundingan yang panjang, akhirnya diputuskan kalau Lin Wei dan Xiao Yu mendapatkan tugas untuk buah yang sudah matang. Namun keduanya diminta untuk menyisakan beberapa agar keseimbangan tempat itu tidak terganggu.


Xiao Yu dan Lin Wei dapat mengubah tubuhnya menjadi kecil dan kemampuan terbang serta menyelinapnya sangat baik.


"baiklah, besok kalian bisa memulainya" ucap Lin Dong.


"baik tuan" balas mereka.


"maaf tuan" ucap Lin Wei sebelum beranjak pergi


"ada apa" tanya Lin Dong


"jangan lupakan bagian untuk tuan muda" balas Lin Wei


"whahaha,,,," tawa Lin Dong terdengar namun tiba tiba raut muka segera berubah.


"akupun kangen dengannya dan yang kita kerjakan saat inipun untuk membalas kebaikannya, jadi tak perlu khawatir untuk itu" balas Lin Dong


"terima kasih tuan" ucap Lin Wei kemudian mereka bubar dan kembali ketempat masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2