Scandal With My College Student

Scandal With My College Student
BonChap 14


__ADS_3

🍁 Happy Reading 🍁


Mendengar teriakan Rigel, Carina yang menunggu di ruang tamu pun langsung beranjak dari tempat duduknya dan berjalan dengan langkah panjang menuju kamar mandi dan pasti diikuti Robby dari belakang.


"Ada apa? Hasilnya positif?" tanya Carina.


Aluna menganggukkan kepalanya.


"Iya Mbak, garis dua Mbak." jawab Aluna.


"Syukurlah." Ucap Carina lalu mendekati Aluna dan memeluk Aluna.


"Selamat yah Lun. Aku turut bahagia. Sekarang aku lega, kamu bisa hamil lagi." ucap Carina tulus.


"Makasih yah Mbak." balas Aluna.


Carina melepaskan pelukannya lalu mendekati Rigel.


"Selamat yah Rig." ucap Carina tulus seraya menyodorkan tangannya.


Bukannya membalas uluran tangan Carina, Rigel malah langsung memeluk Carina.


"Makasih yah Rin, ini karena keikhlasan kamu, makanya Aluna bisa hamil lagi. Padahal sebelum-sebelumnya tidak seperti ini." ucap Rigel seraya menangis bahagia.


"Bukan Rig, ini karena kamu dan Aluna lulus ujian pernikahan yang di berikan tuhan, makanya tuhan kasih hadiah untuk kalian menjadi orangtua." balas Carina seraya melepas pelukan Rigel karena merasa tidak enak pada Aluna.


"Kalian jaga yah anak kalian ini." ucap Carina pada Aluna dan Rigel.


"Jadi ada yang traktir makan siang nih." ucap Robby tiba-tiba.

__ADS_1


"Oke, ayo kita makan siang. Jangankan makan siang, kalian mau belanja apa aja juga aku bayarin." ucap Rigel .


"Ayo Lun, kita habisin uang suami kamu." ucap Carina sambil menarik tangan Aluna.


Setelah Aluna dan Carina pergi, Robby mendekati Rigel.


"Selamat yah Pak." ucap Robby.


"Terimakasih yah." balas Rigel.


"Kamu juga, tolong jaga Carina. Jangan melakukan kesalahan seperti yang pernah saya lakukan pada Carina." pesan Rigel.


"Siap Pak." ucap Robby.


"Hish kamu, gak usah formal gitu lah manggil saya. Manggil Rigel aja." balas Rigel seraya menepuk pelan lengan Robby.


"Udah yuk." Rigel pun merangkul Robby dan menyusul Carina dan Aluna.


🍁🍁🍁


Hari Pernikahan.


Hari yang dinantikan Robby dan Carina pun tiba. Hari dimana mereka mengikrarkan janji sehidup semati dalam ikatan pernikahan.


Pengucapan janji suci dan resepsi di adakan di kota B.


Sebelum pengucapan janji suci ini, Robby dan Carina sudah lebih dulu menjalani sidang nikah polisi, sidang nikah ini adalah sidang yang wajib diikuti setiap polisi yang akan menikah.


Pengucapan janji suci pun berjalan dengan khidmat. Selesai melakukan pengucapan janji suci yang di lakukan di salah satu rumah ibadah, mereka pun berpindah ke kafe, dimana tempat resepsi berada. Sudah banyak tamu undangan berdatangan ke kafe itu dan menunggu kedatangan Robby dan Carina.

__ADS_1


Setelah lima belas menit perjalanan dari rumah ibadah, akhirnya mobil rombongan pengantin pun tiba di kafe.


Setelah turun dari dalam mobil, Robby dan Carina di giring ke sebuah ruangan untuk mengganti pakaian mereka. Ruangan mereka tidak di pisah, karena mereka sudah sah menjadi suami istri.


Robby mengganti sendiri pakaiannya, sedangkan Carina ada dua orang yang membantu mengganti Carina berganti pakaian, karena di resepsi ini Carina memakai gaun seperti princess. Sedangkan saat pengucapan janji suci tadi, Carina memakai kebaya.


Robby melihat Carina yang sedang berganti pakaian dari pantulan cermin.


Robby menelan salivanya susah payah saat melihat kulit mulus Carina. Robby hanyalah laki-laki biasa yang hasratnya juga mudah terpancing jika melihat penampakan tubuh seorang wanita, apalagi wanita itu sudah sah menjadi istrinya. Ingin sekali rasanya Robby membawa lari Carina dari tempat itu menuju hotel yang sudah Robby booking untuk kamar pengantin mereka.


Ceklek.


Tiba-tiba seseorang dari pihak wedding organizer masuk ke ruang ganti itu.


Seketika fantasi liar Robby buyar.


"Apa sudah selesai berganti baju?" tanya orang itu.


"Sebentar lagi, tinggal touch up aja." jawab salah seorang yang membantu Carina berganti pakaian.


Tak ingin kembali berfantasi liar, Robby pun memutuskan untuk menunggu Carina di luar.


Untung saja orang wedding organizer itu cepat datang, kalau tidak, mungkin sekarang fantasi liar Robby makin dalam dan membuat celana Robby menyempit.


"Aku tunggu di luar yah." ucap Robby dan dibalas dengan anggukkan kepala oleh Carina karena saat ini wajah Carina sedang di touch up.


Robby pun keluar dari ruangan itu dan menunggu Carina di depan pintu.


🍁🍁🍁

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2