Scandal With My College Student

Scandal With My College Student
Bab 64


__ADS_3

🍁 Happy Reading 🍁


Kediaman Rigel.


Kini orangtua Carina telah berada di rumah Rigel dan Carina.


Setelah selesai makan malam, orangtua Carina dan Carina berpindah ke ruang keluarga.


"Apa Rigel sering jarang pulang lagi Mbak?" Tanya Papa mertua Rigel pada Mbak Asri yang sedang meletakkan gelas yang berisi teh hijau untuk orangtua Carina.


"Gak Pak. Pak Rigel pulang terus kerumah, ya walaupun kadang tengah malam baru pulang." Jawab Mbak Asri sedikit berbohong. Biar bagaimana pun ia harus membela orang yang telah membayarnya.


"Oh..." Papa mertua Rigel hanya membulatkan mulutnya seraya mengangguk-anggukkan kepala.


"Kamu gak usah telepon dia yah Sri, biar aja dia pulang se-maunya dia pulang." Timpal Mama mertua Rigel.


"Oh iya Bu, baik." Jawab Mbak Asri.


"Kalau begitu saya ke dapur dulu Bu." Pamit Mbak Asri dan di balas dengan anggukkan kepala kedua orangtua Carina.


Setelah Mbak Asri pergi, Mama mertua Rigel melihat ke arah Carina yang sedang bermain dengan boneka Renata dan Renita.


"Rin..." Panggil Mama mertua Rigel.


Namanya orang yang hilang kewarasan, jelas Carina tidak menyahut atau menoleh panggilan sang Mama.

__ADS_1


Mau tak mau Mama mertua Rigel itu berjalan mendekati Carina yang sedang bermain bersama boneka Renata-Renita.


"Sayang..." Panggil Mama mertua Rigel sekali lagi seraya mengambil boneka Renita kemudian memangku-nya.


"Hemh..." Saat salah satu boneka-nya di ambil barulah Carina menoleh pada sang Mama.


"Rena sama Reni sudah besar yah sekarang." Ucap Mama mertua Rigel.


Papa mertua Rigel yang sejak tadi matanya fokus ke televisi langsung menoleh ke arah sang istri.


"Iya Ma, mereka makin cantik." Balas Carina.


"Mereka kan sudah empat tahun..."


"Belum empat tahun Ma, masih tiga tahun, tiga bulan lagi empat tahun." Potong Carina meralat umur boneka kembarnya.


"Iya, iya, iya, maaf Mama salah." Balas sang Mama seraya tersenyum tipis dan miris.


"Mereka kan udah besar, kamu gak mau kasih adik ke si kembar?" Tanya sang Mama.


"Adik buat si kembar?" Lirih Carina pelan dan dengan sorot mata yang seperti sedang berpikir.


"Iya Sayang. Udah seharusnya mereka punya adik, karena sebentar lagi mereka kan sekolah, kalau mereka sekolah, nanti kamu di rumah kesepian karena gak ada teman main. Memangnya kamu gak mau nambah anak? Mama yakin pasti saat ini suami kamu ingin sekali nambah anak." Mama mertua Rigel terus mencuci otak Carina.


Carina diam dan masih berpikir.

__ADS_1


"Jangan berpikir terlalu lama Sayang, ingat suami kamu itu laki-laki normal, masih muda, gagah, ganteng, jangan sampe gara-gara kamu yang gak mau nambah anak lagi, terus ada perempuan lain di luar sana yang menawarkan rahimnya secara cuma-cuma untuk mengandung benih suami kamu. Memangnya kamu mau kalau suami kamu menanam benihnya di rahim wanita lain?" Tanya Mama mertua Rigel.


Mendengar itu dengan cepat Carina menggelengkan kepalanya.


"Carina mau nambah anak kalau gitu." Ucap Carina.


Mama mertua Rigel tersenyum senang.


"Ya sudah, kalau gitu sekarang kamu masuk kamar, tidurin si kembar lalu siap-siap. Sebentar lagi pasti suami kamu pulang." Ucap sang Mama dan di balas dengan anggukkan kepala penuh semangat dari Carina.


"Ingat, beri pelayanan yang sangat memuaskan untuk suami mu. Jangan menolak apapun yang ingin ia lakukan padamu." Bisik Mama mertua Rigel saat Carina hendak mengambil Renita dari pangkuan sang Mama.


Lagi dan lagi Carina menganggukkan kepalanya sambil tersenyum senang.


Dengan dua boneka dalam gendongannya, Carina pun beranjak dari ruang keluarga dan berjalan menuju kamar.


"Rasakan kamu Rigel, sampai kapan pun kamu tidak akan bisa lepas dari pernikahan mu dengan Carina!!" Geram Mama mertua Rigel saat Carina sudah beranjak dari ruang keluarga.


"Apa yang sedang Mama rencanakan?" Tanya Papa mertua Rigel yang sejak tadi hanya menjadi pendengar dan pemerhati.


"Apalagi kalau bukan rencana untuk mematahkan harapan hubungan Rigel dengan mahasiswanya itu. Rigel harus tetap berada menjadi suami Carina, mereka tidak boleh bercerai!" Jawab Mama mertua Rigel dengan tatapan penuh dendam.


🍁🍁🍁


Bersambung...

__ADS_1


Pemenang sementara periode minggu lalu.



__ADS_2