
🍁 Happy Reading 🍁
Aluna, Jessy dan mahasiswa itu pun berdiri menghadap patung hasil karya Aluna.
Patung dengan tiga orang berada dalam satu lingkaran berbentuk hati. Dimana ada lelaki di tengah-tengah dua orang perempuan.
Dimana si laki-laki dengan perempuan pertama saling membelakangi namun tangan mereka saling terikat, sedangkan dengan perempuan kedua, terlihat si perempuan ke dua sedang duduk di pangkuan si laki-laki dengan gaya yang erotis.
"Makna patung ini adalah skandal cinta, hubungan yang terlarang. Dimana si laki-laki sudah terikat dengan seorang wanita, namun karena wanitanya tidak pernah memperdulikan si laki-laki maka si laki-laki pun menjalin hubungan dengan wanita yang kedua. Wanita kedua memberikan segalanya dengan sepenuh hati untuk si laki-laki." Jawab Aluna.
"Woah.. sebuah perselingkuhan." Timpal mahasiswa itu.
"No! Aku menyebutnya bukan sebuah perselingkuhan namun sebuah hubungan yang sangat menantang." Balas Aluna.
"Ya kamu benar. Perselingkuhan memang hubungan yang sangat menantang. Sangking menantangnya, otak orang-orang yang berselingkuh bekerja sepuluh kali lipat lebih cepat di banding biasanya demi menemukan cara untuk bisa bersama selingkuhannya." Balas mahasiswa itu.
Mereka bertiga pun tertawa kecil. Tanpa Jessy dan mahasiswa itu sadari kalau patung buatan Aluna adalah patung yang sedang menggambarkan dirinya dengan Rigel saat ini.
"Ya sudah, goodluck yah Lun." Ucap mahasiswa itu lalu pergi meninggalkan Aluna dan Jessy.
🍁🍁🍁
Dua jam berlalu.
"Laper nih Lun, makan yuk." Ajak Jessy dan di balas dengan anggukkan kepala oleh Aluna.
"Sis, titip patung-patung kami yah, kami mau cari makan dulu. Laper." Ucap Jessy pada Siska salah satu mahasiswa seni patung yang patungnya di tempatkan tidak jauh dari patung Aluna dan Jessy.
"Oke. Nanti gantian yah." Balas Siska.
Aluna dan Jessy pun keluar dari aula dan berjalan menuju stand yang menjual makanan. Stand-stand yang berisi hasil masakan anak tata boga.
__ADS_1
Setelah memilah-milih stand mana yang mau mereka tempati makan, akhirnya di putuskan lah mereka akan makan di stand yang menjual makanan Korea.
Aluna dan Jessy pun memesan makanan kesukaan mereka, setelah mendapat makanan pesanan mereka, mereka pun duduk di salah satu meja kosong.
Setelah mendaratkan bokong di kursi mereka pun mulai menyantap makanan yang mereka pesan.
Namun baru lima suap, Aluna sudah merasa sangat kenyang.
"Jess, kamu mau gak? Aku kenyang." Ucap Aluna.
"Tumben baru makan beberapa suap udah kenyang. Biasanya habis dua mangkok baru kenyang." Sindir Jessy.
"Gak tahu, aku juga bingung. Akhir-akhir ini aku gampang banget kenyang. Minum air putih segelas aja udah bisa bikin kenyang." Balas Aluna..
"Masa sih? Tapi badan kamu gemukan loh Lun." Timpal Jessy.
"Kamu juga ngerasa kalau badan aku gemukan? Aku pikir, aku aja yang ngerasa." Balas Aluna.
Aluna pun memegang pipinya. Ia juga merasa kalau pipi-nya sudah sangat tembem.
Lima belas menit kemudian.
Setelah selesai makan, Aluna dan Jessy pun kembali ke aula.
"Jess, aku ke kamar mandi dulu yah. Mau buang air kecil." Ucap Aluna.
"Perasaan kamu tuh buang air kecil terus deh Lun." Balas Jessy yang heran karena sebentar-sebentar Aluna pamit ingin buang air kecil.
"Ya namanya juga baru minum minuman yang dingin-dingin Jess. Udah aku ke toilet dulu." Balas Aluna lalu pergi meninggalkan Jessy.
"Perasaan baru tadi deh tuh anak minum es, tapi buang air kecilnya dari tadi." Gumam Jessy yang masih heran seraya berjalan memasuki aula.
__ADS_1
🍁🍁🍁
Di toilet.
Setelah membuang air kecil, Aluna pun mencuci tangan-nya di wastafel, lalu mengeringkan tangannya dengan tissue. Saat ia hendak membuang tissue yang baru ia pakai ke tempat sampah, ia melihat ada bungkus pembalut dengan pembalut bekas yang sudah di cuci di dalam tempat sampah.
Saat melihat pembalut itu, Aluna pun baru sadar kalau dirinya sudah empat bulan tidak datang bulan.
Rasa khawatir pun seketika menyeruak dalam hati dan pikiran Aluna.
"Apa jangan-jangan aku hamil?" Lirih Aluna.
Tak ingin pusing sendiri, Aluna pun mengirim pesan untuk Rigel, menanyakan keberadaan Rigel.
📱 Aluna : Dimana Mas?
Tak sampai tiga menit, Rigel pun membalas pesan dari Aluna.
📱 Rigel : Di aula. Kamu yang dimana sekarang? Aku lihat Jessy kamu gak ada di dekat patung mu.
📱 Aluna : Aku di toilet. Mas bisa datang kesini gak? Ada yang mau aku bicarakan.
📱 Rigel : Mau bicara tentang apa?
📱 Aluna : Kesini aja dulu Mas.
📱 Rigel : Oke. Tunggu, aku kesana sekarang.
Aluna pun tak lagi membalas pesan dari Rigel dan menunggu kedatangan Rigel di depan toilet wanita.
🍁🍁🍁
__ADS_1
Bersambung...