
🍁 Happy Reading 🍁
Satu es potong selesai Aluna nikmati, Aluna pun meletakkan sampah plastik pembungkus es potong kembali ke dalam kantong plastik hitam.
"Ya... Udah mulai cair." Keluh Aluna saat melihat tiga es potong yang lainnya mulai mencair.
Aluna pun menoleh ke arah Rigel. Ternyata saat ini Rigel sedang menatap Aluna tapi Aluna tahu kalau pikiran Rigel sedang memikirkan hal lain.
"Mas.. es-nya udah cair tuh." Tegur Aluna.
Dan teguran Aluna itu pun berhasil membuyarkan fantasi liar Rigel.
"Oh.." Respon Rigel kikuk sambil melihat es potong yang ada di tangannya yang sudah mencair.
Cepat-cepat Rigel menenggak es potong yang sudah mencair itu lalu memasukkan sampah pembungkus es potong ke dalam kantong plastik hitam.
"Kamu masih mau lagi?" Tanya Rigel pada Aluna.
Aluna menggelengkan kepalanya seraya memanyunkan bibirnya. Ada sedikit rasa kecewa dalam diri Aluna karena sisa es potongnya sudah tidak lagi mengeras.
Melihat Aluna yang memanyunkan bibirnya, tanpa sadar Rigel mendekatkan wajahnya ke wajah Aluna.
Sadar kalau Rigel sedang mendekati wajahnya, tiba-tiba saja jantung Aluna berdegup kencang dan matanya malah terfokus dengan bibir Rigel yang seksi dan menggoda yang mirip dengan bibir aktor idola-nya.
Cup. Pelan tapi pasti, bibir Rigel pun menempel di bibir Aluna.
__ADS_1
Mata Aluna membulat seketika begitu merasakan bibir Rigel menyentuh lembut bibirnya.
Aluna yang kaget tidak bisa bergerak. Seolah-olah tubuhnya sekarang sedang terkunci. Meski tubuh-nya tak bisa ia gerakkan tapi otaknya sadar seratus persen kalau saat ini bibirnya dan bibir Rigel sedang bersentuhan.
"Apa ini yang dinamakan ciuman?" Gumam Aluna dalam hati.
Karena tak merasakan pergerakan Aluna. Rigel menganggap diam-nya Aluna sebagai tanda kalau Aluna memberikan akses pada dirinya untuk melakukan lebih dari mengecup.
Perlahan Rigel pun mulai melu*mat bibir Aluna dengan lembut. Dan luma*tan yang begitu lembut itu berhasil membuat Aluna terhipnotis.
Aluna malah memejamkan matanya menikmati luma*tan lembut bibir Rigel. Meski menikmati, tapi Aluna tidak membalas luma*tan-luma*tan yang Rigel berikan.
Otak Aluna sudah tidak sadar, membuat akal sehatnya sudah tidak berfungsi dengan baik.
Perlahan tapi pasti dengan bibir yang masih berpautan, Rigel mendorong pelan tubuh Aluna sampai menyandar ke sandaran sofa dan Aluna menurut saja, permainan lembut bibir Rigel benar-benar membuatnya hilang kesadaran. Apalagi ini baru pertama kalinya Aluna merasakan ciuman.
Tak lama Aluna pun membalas ciuman Rigel. Mendapat balasan dari Aluna, Rigel makin menggila. Luma*tan yang tadinya lembut lama-kelamaan menjadi rakus dan penuh hasrat.
Tangan Rigel pun juga sudah tidak bisa lagi di kondisikan, pelan tapi pasti tangan Rigel yang sejak tadi memegang sandaran sofa kini mulai mengge*rayangi punggung Aluna mulai dari atas sampai kebawah, hingga akhirnya tangan kanan itu berhasil masuk ke balik pakaian yang Aluna pakai saat ini sedangkan tangan kiri Rigel menekan tengkuk Aluna untuk memperdalam tautan bibir dan belitan lidah mereka.
Sampai saat ini akal sehat Aluna belum kembali aktif. Ia malah menikmati sentuhan tangan Rigel dan membalas dengan tak kalah rakus ciuman bibir dan belitan lidah Rigel.
Sampai akhirnya tangan nakal Rigel tak hanya mengge*rayangi kulit punggung Aluna melainkan sudah berpindah ke depan dan sedang mendaki naik menuju gunung susu Aluna, disitulah akal sehat Aluna kembali.
Aluna yang tadi sempat memejamkan matanya menikmati sentuhan Rigel sontak membuka matanya lebar-lebar lalu mendorong tubuh Rigel sampai Rigel mundur beberapa jengkal dari tubuhnya.
__ADS_1
Seketika suasana pun menjadi canggung. Tak ada kata-kata yang keluar dari mulut Aluna. Ia menyeka air sisa percampuran salivanya dan saliva Rigel di bibirnya lalu menutup dada-nya dengan kedua tangannya.
Sedangkan Rigel, ia mengusap wajahnya kasar kemudian menjambak rambutnya seperti orang yang sedang frustasi sambil matanya melihat ke arah lantai.
🍁🍁🍁
Bersambung...
Jangan lupa LIKE, KOMEN, HADIAH dan VOTE-nya. Terimakasih. 🙏🙏
🍁 Sekali lagi untuk mengingatkan 🍁
Hai Kakak-Kakak, Bunda-Bunda, sudah tgl 1 nih. Miss mau bagi-bagi hadiah untuk lima orang yang paling banyak memberikan point untuk novel ini. Terhitung mulai tgl 1 Agustus s/d tgl 31 Agustus.
Pemenang Pertama : Pulsa sebesar 150.000 (bisa di uangkan.)
Pemenang Kedua : Pulsa sebesar 100.000 (bisa di uangkan.)
Pemenang Ketiga : Pulsa sebesar 50.000 (tidak bisa di uangkan.)
Pemenang Keempat dan Kelima pulsa sebesar 25.000 (tidak bisa di uangkan.)
Miss tidak akan melihat dari rangking umum melainkan dari rangking mingguan dan akan Miss umumkan setiap hari Senin urutan pemenang sementara-nya. Jadi kelihatan yah mana yang memberikan hadiah setiap minggunya, bukan langsung memberikan point banyak-banyak begitu pengumuman tiba.
Terimakasih. 🙏🙏
__ADS_1