
🍁 Happy Reading 🍁
"Ya sudah, ayo kita pulang sekarang Mas." Ajak Aluna dan hendak beranjak dari duduknya di pangkuan Rigel.
Namun baru saja Aluna hendak mengangkat bokongnya, Rigel langsung menahan Aluna dan menarik tengkuk Aluna kemudian mencium bibir Aluna dengan sangat rakus.
"Hemph... Hemph..." Aluna meronta. Merasakan Aluna yang tidak senang dengan ciumannya, Rigel pun melepaskan sejenak ciumannya di bibir Aluna.
"Aku ingin lagi Lun." Ucap Rigel dengan suara yang serak dan berat serta sorot mata yang sendu tanda kalau hasratnya sedang meninggi.
"Tapi Mas...." Belum selesai Aluna mengutarakan penolakannya karena merasakan Miss Vigi-nya yang masih perih, Rigel sudah memotong kata-katanya.
"Aku mohon Lun, Pejantan Tangguh ku sudah bangun." Mohon Rigel dengan wajah yang memelas.
Melihat wajah Rigel yang memelas, Aluna pun jadi tidak tega.
Dan mereka pun melakukannya sekali lagi sebelum mereka keluar dari kamar hotel itu.
Meninggalkan Rigel dan Aluna yang sedang mengulang percintaan panas mereka, ada Papa mertua Rigel yang mulai gelisah karena menunggu Rigel.
Setelah lama menunggu, akhirnya Papa mertua Rigel pun sadar kalau Rigel sudah tidak lagi berada di Kafe.
"Aargh.... Sial!!! Pasti Rigel sudah kabur!!" Geram Papa mertua Rigel.
__ADS_1
Ingin bertanya pada Joey kemana Rigel pergi, tapi saat ini Joey sudah berada di atas panggung. Ingin menunggu Joey sampai selesai manggung, tapi ponselnya terus-terusan berdering panggilan masuk dari istrinya.
Mau tak mau Papa mertua Rigel pun keluar dari Kafe dan pulang kerumah tanpa bukti apa-apa.
"Kali ini kau bisa lolos Rigel, tapi aku pastikan tidak dengan hari-hari berikutnya!!!" Geram Papa mertua Rigel.
🍁🍁🍁
Setelah satu jam di dalam kamar hotel, Rigel dan Aluna pun check-out dari hotel itu.
Mereka pun berjalan menuju parkiran. Aluna sudah tidak lagi memakai gaun yang ia pakai kemaren, karena sewaktu menunggu Rigel datang, Aluna menyempatkan diri berbelanja pakaian santai di toko pakaian yang tak jauh dari hotel.
"Loh.. kok kita ke parkiran motor Mas?" Tanya Aluna.
"Aku kesini pakai motor Sayang. Gak pa-pa kan kalau kita pulang naik motor?"
"Aku malah lebih senang Mas kalau pakai motor ketimbang naik mobil." Jawab Aluna dengan senyum yang merekah.
"Benarkah? Kenapa? Kan naik motor kena angin, rambut berantakan, debu nempel semua di wajah. Kebanyakan perempuan kan tidak suka naik motor."
"Tapi aku kan tidak masuk ke dalam perempuan kebanyakan Mas. Aku lebih suka naik motor. Karena bisa memeluk Mas Rigel sepanjang jalan. Kalau naik mobil mana bisa, paling pegangan tangan aja." Jawab Aluna.
Rigel hanya menggelengkan kepalanya sambil terkekeh kecil.
__ADS_1
Kini mereka sudah sampai di samping motor yang Rigel pinjam dari Joey.
"Sepertinya aku kenal motor ini." Lirih Aluna pelan namun masih bisa di dengar Rigel.
"Ini motor Joey." Sahut Rigel.
"Kok bisa Mas Rigel pakai motor Joey?"
"Tadi aku menggunakan Joey untuk alibi ku karena Papa mertuaku membuntuti ku dari belakang dan kebetulan Joey juga ada di Kafe, jadi aku minta bantuan Joey untuk mengelabui Papa mertua ku. Kalau tidak begitu, mungkin sekarang aku tidak akan berada disini." Jawab Rigel seraya memakaikan jaket kulit hitam milik Joey ke tubuh Aluna.
Hati Aluna tersentuh mendengar cerita perjuangan Rigel demi untuk menemui-nya.
"Makasih yah Mas, udah mau berjuang sampai segitunya untuk aku." Lirih Aluna.
"Sudah seharusnya Sayang. Apapun akan aku lakukan untuk bersama mu." Balas Rigel.
"Dan satu lagi Lun, mulai malam ini lebih baik kamu pulang ke apartemen mu dulu yah, sampai orangtua Carina pulang. Dan untuk sementara, kamu tidak keberatan kan kalau kita jarak dulu? Karena sepertinya Papa mertua ku mulai curiga dengan hubungan kita." Ucap Rigel dan di balas dengan anggukkan kepala oleh Aluna.
"Makasih Sayang." Ucap Rigel seraya mengecup kening Aluna.
Rigel pun lanjut memasangkan helm pada Aluna. Karena helm hanya satu, mau tidak mau Rigel memberikan helm itu untuk Aluna pakai.
Setelah helm terpasang dan mereka naik ke atas motor, Rigel pun melajukan motornya keluar dari area hotel menuju gedung apartemen tempat tinggal Aluna.
__ADS_1
🍁🍁🍁
Bersambung...