
Malam hari Ardi akan keluar bersama Kevin, Ardi akan bertemu dengan teman temannya, mereka berjanji bertemu di diskotik milik sahabat Ardi.
"Daddy mau kemana?" tanya Kirana.
"Daddy mau ketemu sama sahabat Daddy," jawab Ardi.
"Boleh Kirana main ke rumah Ema? lagian besok libur," tanya Kirana.
"Nanti pulang Daddy jemput ya, karena Daddy gak ngebolehin kamu nginep, karena Daddy besok pagi ingin joging bareng kamu," kata Ardi.
"Baiklah Daddy, nanti Kirana telpon jika mau pulang dan kebetulan Rika sudah datang," kata Kirana.
"Hati hati ya princess," kata Ardi mencium kening Kirana.
"Bye Daddy,"kata Kirana.
kini Ardi dan Kevin menuju parkiran sedang Kirana berganti kostum, dia mengunakan rok jeans di atas lutut dan kaos lengan pendek di lapisi jaket jeans juga.
penampilan Kirana semakin cantik dengan rambut hitam panjang tergerai, kini Kirana juga sudah pamit ke bik Ina..
"bik.. Kirana berangkat dulu ya," pamit Kirana.
"baik non," jawab bik Ina.
kini Kirana sudah menunggu di area lobi apartemen, tak lama mobil Rika datang Kirana langsung masuk, tanpa mereka sadari Ardi dan Kevin mengawasi mereka.
Ardi di buat pusing dengan penampilan Kirana yang makin seksi menurutnya, apalagi dengan kulit putih dan tubuhnya yang sempurna di tambah wajah yang cantik.
"Kita ikuti atau bagaimana tuan," tanya Kevin.
"Kita berangkat saja Vin, lagian dia juga bareng Rika, aku yakin mereka gak akan kelewatan kok," kata Ardi.
kini Kevin mulai mengendarai mobil menuju ke tempat yang di tuju, sedang Kirana sedang menyalakan musik, Rika tak kalah seksi dia mengunakan dress selutut pas body, dan dilapisi jaket jeans juga.
mobil mereka menuju ke rumah Ema, mereka sampai di rumah mewah, mobil berhenti mereka pun menekan bel rumah.
tak lama Ema keluar sambil memakai rok mini jeans dengan atasan Sabrina, Ema langsung menyeret kedua sahabatnya untuk pergi.
kini Kirana yang menyetir, mobil Rika sudah kembali keluar dari rumah mewah itu, sedang Kirana dan Rika masih binggung dengan sikap Ema.
"Heei non.. kita mau kemana? bukanya kita mau main di rumahmu ya," kata Rika.
"Udah ah, ayo kita jalan jalan aja," kata Ema.
"Oke non," kata Kirana menancap gas menuju ke mall.
30 menit mereka sampai di mall, mereka berkeliling sekedar cuci mata, setelah makan mereka masuk ke sebuah toko baju dan membeli beberapa baju yang sama.
kini mereka sedang santai duduk di sebuah kafe, karena mereka sudah lelah mengelilingi mall tersebut.
"hei.. ini kita mau kemana lagi?" tanya Kirana.
"Mau ketempat Alex gak?" tanya Rika.
__ADS_1
"Wiih.. boleh tu," jawab Ema.
"Itu sih maunya elo kali," jawab Kirana.
"Alah.. loe gak mau kan gara gara gak kuat minum alkohol iyakan," kata Ema.
"Iya masalah buat loe," jawab Kirana.
"Gak papa lagi, nanti biar aku minta soft drink buat loe, ayo girls kita cuss," ajak Rika.
"Baiklah," jawab Kirana.
kini mereka menuju ke tempat Alex sesuai keputusan bersama, Kirana melajukan mobil dengan kecepatan tinggi, tak lama mereka sampai di diskotik milik Alex.
penjaga langsung menghubungi Alex yang sedang bersama teman temannya, karena melihat Rika yang datang dengan dua temannya.
Rika sudah berdiri di depan penjaga dengan tatapan sengit, sedang Alex izin undur diri sebentar.
Alex menghampiri Rika bersama dua sahabatnya.
"Hai kak kita boleh masuk ya," kata Rika.
"Gak boleh Sono pulang," kata Alex.
"Gue bilangin ke papa, kalau loe suka main cewek 4 orang sekaligus," bisik Rika mengancam.
"Aish.. iya-iya awas sampai bocor, eh kalian berdua sini," kata Alex memanggil dua pengawal.
"ada apa bos?" tanya pengawal.
"Siap bos," jawab para pengawal.
kini Alex kembali bergabung bersama teman temannya, sedang Kirana n geng sudah menempati kursi yang di tunjukkan pengawal.
"ada masalah bro, kenapa muka loe lecek gitu?" tanya Ardi.
"Biasa adik gue datang kesini bawa temennya lagi," kata Alex.
"Bukannya adek lor masih 16th ya," tanya Kevin.
"Yoi.. tapi dia punya kartu as gue kalau gak ngebolehin, wih abis burung gue di potong sama papa gue,"jawab Alex.
sedang Ardi dan Kevin tertawa dengan puas, Rika dan Ema sudah minum bir kaleng sedang Kirana hanya minum softdrink.
"Ayo kita turun." ajak Ema.
"Ayo." jawab mereka kompak.
kini tiga gadis itu tengah bergoyang mengikuti musik yang memekakkan telinga, Kevin sekilas seperti melihat Kirana tapi karena pencahayaan yang kurang jadi tidak begitu jelas.
mereka bertiga menjadi pusat perhatian apalagi Ema dan Rika sudah sedikit teler, sedang Kirana hanya biasa saja.
kini Kirana memilih duduk setelah berkeringat, sedang dua pengawal itu terus mengawasi dua gadis yang tengah berjoget-joget gak jelas itu.
__ADS_1
Kirana mengirim pesan pada Ardi.
"Daddy seperti nya aku akan menginap di rumah Rika, jadi Daddy bisa menikmati malam ini oke, love you dad," isi pesan Kirana.
"kenapa jadi nginap sih," gerutu Ardi setelah membaca pesan Kirana.
"Kenapa bro kok kesel gitu?" tanya Alex.
"Anak gue nginap di rumah temannya, padahal tadi niat nya gue mau jemput," jawab Ardi kesal.
"Wih.. kapan loe beranak?" tanya Alex.
"Sialan loe, dia itu anak angkat gue," jawab Ardi.
kini Ardi mencoba menghubungi Kirana ternyata terhubung tapi tidak di angkat oleh Kirana, sedang Kevin melihat cahaya ponsel yang terang kearah wajah Kirana.
Kevin menunjuk ke arah gadis yang sedang duduk sendirian itu, Alex pun menoleh dan kaget melihat sahabat adiknya.
"Ngapain tuh bocah main ke tempat ginian," kata Ardi sudah marah.
"Sabar dulu, dia kan Kirana temen adek gue." kata Alex.
"Dia itu putri angkat gue," kata Ardi nyelonong menghampiri Kirana.
"****** loe dek, ngapain ngajak anak raja setan ke sini sih," kata Alex.
"Sabar bro," kata Kevin.
"Brengsek loe," maki Alex.
Kirana tak tau jika Ardi sudah berdiri di depannya, Kirana sedang asik dengan ponsel nya.
"Gadis cantik boleh aku temani minum." kata Ardi.
"Gak usah, gue gak butuh," jawab Kirana yang masih sibuk dengan ponselnya.
Ardi yang merasa di cuekin langsung merebut ponsel Kirana, sedang Kirana yang marah pun memaki pria itu, tapi terhenti saat melihat Ardi sudah dengan tatapan tajam seakan membunuh itu.
"Pulang," kata Ardi.
"Tapi Rika dan Ema," bantah Kirana.
"Biar jadi urusan Alex dan Kevin, kamu ikut Daddy pulang," kata Ardi.
"Aku mau masih mau main Daddy," kata Kirana menghentak hentakkan kakinya.
Ardi mengambil tas dan mengendong Kirana seperti karung beras, Ardi sudah makin kesal karena Kirana terus membantah.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih