
Ema pun menerima bunga pemberian dari Leo, sedang pak Haris merasa bahagia jika ada seorang pria yg bisa menerima putrinya.
"baiklah kak Alex, kita akhiri semuanya karena kak Alex juga tak pernah mencintai Ema kan, maaf aku tak bisa hidup dengan pria yg bahkan tak pernah melihatku." kata Ema.
"kau sengaja ingin membatalkan semua setelah kau tau kondisiku kan. kau gadis licik ema.!" bentak Alex.
"Alex jaga bicaramu pada Ema!" bentak Leo tak kalah keras.
Ardi, Kevin dan juga Kirana kaget melihat Leo yang bisa marah seperti saat ini, karena Leo selalu terlihat murah senyum.
" sabar kak Leo. maaf kak Alex sebenarnya Ema sudah tau selama ini kak Alex tak pernah berhenti berkencan dengan semua gadis. bahkan aku sering melihat kak Alex berganti wanita, maaf Ema tak sekuat itu untuk menyaksikan suami Ema harus sering berkencan." kata Ema lirih.
"karena kau tak ingin memberikannya padaku." kata Alex.
"maaf kak Ema tak bisa, sudah cukup Ema kehilangan mahkota yg membuat ema menyesal," jawab Ema dan Bu Retno langsung memeluk putrinya.
"jadi pak Anggara yg terhormat, mulai hari ini putri kami tak punya hubungan apapun dengan putra keluarga ini. dan saya Haris Nasution memutuskan pertunangan antara Ema dan Alex. kami permisi." kata pak Haris dan Leo meninggalkan rumah keluarga Rika dengan marah.
"kalian puas membuat sahabat ku terluka dengan drama ini, kalian semua jahat!" teriak Rika yang berlari ke kamarnya.
"maaf kalau begitu kami juga harus undur diri, karena tugas kami sudah selesai, dan Alex aku kecewa padamu." kata Ardi yang meninggalkan rumah itu bersama Kirana dan Kevin.
sedang Alex terduduk lemas mengetahui semuanya. kini hidupnya hancur karena melukai gadis seperti Ema.
"kalian berdua akan tetap menikah, dan setelah pernikahan kau dan intan harus pergi keluar negri." kata tuan Anggara.
" kenapa ayah? kenapa kami harus ke luar negri?" tanya Alex.
" kau bodoh hah.. kau tak tau siapa Leo selama ini." kata pak Anggara sudah dengan kemarahan.
"dia hanya seorang hacker ayah dan juga anak buah dari keluarga Shiddiq." jawab Alex.
" kau bodoh ya.. dia adlah putra pertama keluarga Aditama. dia pewaris utama perusahaan Aditama properti." jawab tuan Anggara yg berhasil membungkam Alex.
Alex tau jika itu perusahaan terbesar yg bergerak dalam properti di Indonesia, Alex tak menyangka pria yg terlihat urakan itu adalah pewaris utama perusahaan besar.
kirana beserta yg lain menuju ke rumah Ema untuk melihat keadaan gadis itu. sesampainya di rumah itu Kirana masuk dan melihat Ema yg masih menangis.
"hei.. katanya kau gadis kuat?" kaya Kirana.
"aku hanya tak menyangka mereka bisa menghina ku tak sempurna. dan lebih percaya wanita itu." kata Ema.
"berhenti menangis Ema, sekarang siapapun yg berani membuat wanita dari seorang Leo menangis harus bersiap siap menghadapi kemarahan ku." kata Leo.
__ADS_1
"kau bisa apa bung, kau hanya seorang hacker." kata Ardi.
"ternyata aku sukses ya menyembunyikan identitas asliku." kata Leo.
" maksudmu?" tanya Ardi yang sudah duduk bersama Leo dan Kevin.
sedang Kirana terus menenangkan Ema bersama Bu Retno.
"sebenarnya nama lengkap ku adalah Leonardo Aditama, aku putra pertama dari pasangan Abimanyu Aditama dan Amalia." jawab Leo.
" berarti kau pewaris perusahaan Aditama yg misterius itu." kata Ardi terkejut.
"aku hanya seorang hacker kok, dan perusahaan ku adalah sampingan aja." jawab Leo enteng.
sementara dua orang gadis di depan mereka sudah melongo tak percaya jika itu adalah Leo yang sebenarnya.
"kak Leo, aku merasa tak pantas bersanding dengan mu." kata Ema.
"asal kau tau Ema, orang tuaku saja sudah menyetujui pernikahan ini saat aku menunjukkan fotomu dan juga mengatakan segalanya pada mereka."kata Leo.
"wah kak Leo gercep ya.." kata Kirana.
"karena aku tak ingin kehilangan wanita yang aku cintai apalagi melihatnya menangis." kata Leo.
" anggap saja aku sedang membebaskan Ema dari monster menjijikan itu." kata Leo.
" terima kasih nak Leo sudah mau menerima Ema dengan semua kekurangannya." kata pak Haris.
"om aku sebenarnya yang harus berterima kasih karena telah memberikan putri mu padaku. ya kan Ema?" kata Leo.
Ema hanya mengangguk menyetujui perkataan dari Leo.
setelah itu mereka semua pulang untuk beristirahat,Kevin mengantar Ardi dan Kirana terlebih dahulu baru dia pulang.
Ardi dan Kirana memilih menuju ke kamar putri mereka yg sudah terlelap dalam mimpi. Kirana memandangi Andhara yg sedang tidur.
"kenapa mommy?" tanya Ardi.
"aku hanya tak menyangka jika hidupku bisa seperti ini dengan kehadiran kalian." jawab Kirana.
"aku yang merasa beruntung dengan kehadiranmu yang telah memberi anak yang begitu cantik dan lucu." kata Ardi.
"terimakasih atas segalanya Daddy. aku mencintaimu." kata Kirana.
__ADS_1
"aku juga sangat mencintai mommy dan tak lupa gadis kecil kita." kata Ardi memeluk Kirana.
malam itu setelah mandi mereka pun memilih untuk tidur bersama putri kecilnya. bahkan kamar Andhara termasuk begitu besar.
dengan ranjang king size dan di kelilingi pagar, mainan juga tertata rapi dan juga Andhara sendiri memiliki 3 pengasuh untuk menjaganya.
Ardi bahkan memilih segalanya yang terbaik untuk putrinya itu. bagi Ardi untuk Andhara tak boleh sembarangan.
keesokan harinya Kirana sedang off kuliah karena tak ada jadwal. sedang Ardi sudah berangkat karena ada rapat.
Kirana sedang bermain dengan putrinya yang sedang aktif aktifnya, karena usia Andhara yang sudah hampir satu tahun itu.
"Andhara ayo kita kunjungi Daddy di perusahaan yuk, sambil bawa makan siang" kata Kirana pada putri kecil ya yg menanggapi dengan celoteh lucunya.
kini Kirana bersiap bersama Andhara, mereka diantar oleh supir untuk menuju ke restoran untuk membeli makan siang untuk Ardi dan Kevin.
setelah membeli makanan dan kue Kirana kini melanjutkan perjalanan menuju ke perusahaan, tapi saat sampai Kirana binggung karena begitu banyak wartawan yang mengepung perusahaan Ardi.
Kirana menelpon Ardi, dan menanyakan apa yang terjadi.
"hallo Daddy.. ada apa dengan perusahaan kok begitu banyak wartawan?"tanya Kirana yg masih di dalam mobil yg berhenti sedikit jauh.
"sayang bagaimana kau tau, ada masalah dengan Alex yg membuat ku pusing." kata Ardi.
"baiklah, bisakah mengirim kan perlindungan untuk ku dan Andhara." kata Kirana.
" baiklah aku akan menyiapkan pengawalan ketat untuk kalian." kata Ardi.
kini mobil Kirana berhenti tepat di lobi gedung. supir turun terlebih dahulu dan membawa semua bawaan dari Kirana.
tak lama ada sepuluh bodyguard yang membuka jalan untuk Kirana, kini Kirana turun dengan pengawalan ketat dari para wartawan.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih