
" Ardi.. aku dengar kamu sekarang juga merambah dunia entertainment ya..." tanya Selena..
" ya.. aku mengakuisisi beberapa tv nasional..." kata Ardi..
" wah kita akan menjadi pasangan yg sempurna karena aku kan model terkenal sedang kamu juga pengusaha sukses.." jawab Selena..
" tapi IQ istriku harus jenius.. dan bukan nol besar..." jawab Ardi dingin..
Selena cemberut karena Ardi yg seakan tak tergoda padahal Selena sudah mengenakan baju yg begitu terbuka dan seksi...
" sandi bagaimana kabarmu... kama loh kita gak ketemu..." sapa Nia..
" aku baik.." jawab sandi datar..
" aish.. kalian berdua ini memang setipe ya.. sana sama dingin dan datar..." kata Harun yg melihat kedua wanita itu mulai kesal..
tak lama pesanan mereka datang.. kini mereka makan bersama.. Ardi makin di buat kesal karena Selena yg terus mencari perhatian..
tak sengaja sandi melihat Wulan berjalan bersama Kirana memasuki restoran dan menuju ke meja Ardan dan Arka...
Ardi yg melihat pandangan sandi pun terbatuk melihat Kirana yg di sulap bak ratu oleh mamanya...
Harun yg penasaran pun ikut menoleh dan kaget saat melihat Wulan yg masih cantik di usianya.. bahkan Harun tergoda melihat tubuh Wulan..
" wah.. itu bukanya nyonya Sandiaga.. " kata Harun..
" Hem.. mungkin mereka sedang makan siang di sini.." jawab sandi datar..
" aku ingin menyapa istri mu sayang... dan ayo Selena kita sapa calon mertuamu yg kampungan itu..." kata Nia..
" Nia berhenti atau akan ku buat kau menyesal..." ancam sandi..
Nia tak menggubris nya.. Nia menghampiri meja Wulan beserta anaknya.. Ardan yg melihat kedatangan Nia pun menyuruh istri dan aduk iparnya menjauh...
" sayang.. dan adik ipar.. bawa anak anak ke tempat bermain dulu.. aku tak mau anak anak melihat keributan..." kata Ardi pada sang istri..
kini istri dari Ardan dan arka pergi membawa anak anak mereka menjauh.. Wulan tetap santai..
" hallo wanita kampung... lama kita tak bertemu..." kata Nia..
" wah.. sayang ya aku tak berminat bertemu dengan mu..." kata Wulan...
" Tante mending pergi deh.. sebelum ti baju robek..." kata Arka..
" aku tak ada urusan dengan mu... aku ingin melihat wanita ini yg merebut sandi dariku..." kata Nia
" siapa yg merebut siapa... memang kau tak ingat.. dulu kau hanya pemuas nafsu.. dan kau di bayar.. jadi bulan salahku saat dia menikahiku..." kata Wulan...
Nia makin geram karena Wulan membuka semua rahasia nya yg rela tidur dengan pria demi uang...
" udah lah Tante... hallo calon mama mertua..." sapa Selena
" aku tak Sudi punya calon menantu seperti mu.." jawab Wulan..
__ADS_1
" aduh.. jahat sekali anda.. bahkan mulut anda begitu pedas..." kata Selena..
" berhenti menghina mama..." kata Kirana yg tak terima..
" hei kau siapa berani membentak ku..." kata Selena..
" aku putrinya.. dan aku tak takut padamu.." kata Kirana..
" hei gadis sialan..." kata Selena...
" hentikan... kalian membuat keributan.. dan Harun aku tak sangka keluarga tak berubah.." kata sandi .
" ayolah san.. ini hanya salah paham..." kata Harun..
" aku tak ingin menikahi wanita yg tak punya tata Krama.. dan aku juga sudah tau kebusukan mu.. bahkan apa yg kau lakukan sampai menjadi model terkenal.." kata Ardi..
" apa maksudmu..." kata Selena panik..
" aku tau semuanya.. mulai dari kau simpanan produser.. sampai penggelapan pajak oleh ayahmu.. jadi kalian bertiga jangan harap bisa menyentuh atau menyakiti keluarga ku.." kata Ardi..
" sekarang pergi..." bentak sandi..
" tunggu aku akan membuatmu menyesal..." kata Selena sebelum pergi...
sekarang giliran sandi yg mendapat tatapan tajam dari Wulan karena memilih gadis murahan untuk Ardi..
" itu gadis pilihan mu.. aku tak sangka kamu memilih wanita seperti itu untuk putramu.. sekarang biarkan Ardi sendiri yg memilih istrinya.. jika tidak aku akan membuat perhitungan dengan mu..." kata Wulan..
" ini yang terakhir kali oke..." kata Wulan..
Ardi langsung duduk di samping Kirana dan istri Ardan dan Arka kembali bersama mereka.. kini mereka menikmati waktu bersama.. bahkan Ardi terus menggoda Kirana dan tertawa bersamanya..
" idih.. raja setan luluh sama ABG..." ledek Arka..
" kenapa... iri.. bilang bos...." jawab Ardi..
sedang Kirana hanya tersipu malu.. Wulan juga bahagia melihat Ardi yg kembali ceria setelah semua luka dan penghianatan yg di alami..
" mama tadi kesini kalian bawa dua mobil atau bagai mana..." tanya Ardi..
" kami datang satu mobil.. tenang mobil mu aman di antar ke apartemen oleh Eko..." jawab Wulan..
" baiklah..." jawab Ardi..
" Kirana kamu bawa mobil kak Ardi..." tanya Ardan..
" iya om..." jawab Kirana polos..
" aish.. panggil kakak lah.. masak panggil om sih.." kata Ardan protes..
" iya kak.. Daddy yg minta..." kata Kirana
" wah kau benar benar berhasil meluluhkan s
__ADS_1
hati tak setan.. sampai mobilnya pun kau bisa meminjamkannya..." kata Arka..
" kalau mau dia bahkan bisa memilikinya..." jawab Ardi santai..
" cih.. kau pilih kasih bang.. kami pinjam saja belum tentu ku memberikan apalagi Kirana boleh meminta nya padamu..." kata Ardan..
" karena di adalah kesayangan ku.. jadi selain mama dan Kirana jangan harap kalian bisa menyentuh barang milikku..." peringatan Ardi..
mereka pun tertawa bersama.. Kirana begitu nyaman bersama kelurga Ardi.. apalagi Wulan yg begitu baik dan hangat menerimanya..
kini Ardi mengajak Kirana berjalan jalan mengelilingi mall.. mereka bahkan seperti sepasang kekasih yang tengah di mabuk cinta..
dari jauh intan dan Bu Eka melihat Kirana yg sedang berjalan bergandengan dengan Ardi pun geram..
" wah.. ternyata kau juga simpanan om om ya.." kata intan menghampiri Kirana dan Ardi..
" kenapa.. iri karena pacarku lebih kaya..." jawab Kirana...
" dasar wanita tak tau malu..." hina Bu Eka..
" berhenti menghina calon istriku.. kalau tidak ku pastikan kalian tak akan bisa membuka mulut kalian lagi.." ancam Ardi..
" kau siapa hah.. berani mengancam ku.." kata intan sombong..
Ardi mengkode sekurity untuk menyeret dia wanita ini keluar...
" lepas kan apa yg kalian lakukan padaku..." berontak intan dan Bu Eka..
" seret dan keluarkan mereka..." kata Ardi..
" hei.. berani kau lakukan ini pada kami.. kau tak tau siapa aku.." kata intan berontak..
" kalian yg tak tau sedang berhadapan dengan siapa... dan besok mungkin kalian akan di tendang oleh pria tua yg menjadikan mu simpanan..." kata Ardi...
intan dan Bu Eka terdiam mendengar ancaman Ardi.. mereka tak tau siapa pria yg berdiri mengandeng tangan Kirana.. dan seperti nya mereka sedang sial..
dua sekuriti itu mendorong dan mengusir intan dan Bu Eka dari dalam mall.. semua pengunjung berbisik melihat dua wanita itu di usir oleh sekurity..
" tunggu pembalasanku..." teriak intan..
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
__ADS_1